Showing posts with label Azzurri. Show all posts
Showing posts with label Azzurri. Show all posts

Tuesday, August 02, 2011

Milan Berminat Rekrut Aquilani

Alberto Aquilani
Periode ketidakpastian Alberto Aquilani di Liverpool tampaknya akan segera berakhir. Adalah sang juara bertahan Serie A Italia AC Milan yang menyatakan minatnya kepada gelandang timnas Italia tersebut. Aquilani diproyeksikan sebagai pengganti Andrea Pirlo yang telah hijrah ke Juventus.

Meski baru musim panas ini kembali ke Liverpool setelah menjalani periode peminjaman ke Juventus selama satu musim, kelanjutan basib Aquilani di Anfield masih dalam tanda tanya besar. Jauh-jauh hari dia sudah dapat kabar kalau dirinya tak masuk dalam rencana The Reds musim depan.

Adalah Fiorentina yang awalnya dikabarkan bersedia memboyongnya kembali ke Italia. Namun kini Milan ikut menyatakan ketertarikan untuk merekrut mantan pemain AS Roma itu.

"Kami bisa melakukan pembicaraan terkait Aquilani. Dia seorang gelandang dengan karakteristik yang kami cari, seperti pemain lain di posisi ini, dia bisa saja yang kami cari," terang Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani.

Milan hingga kini masih mencari pemain tengah baru demi mencari pengganti untuk Andrea Pirlo yang dilepas ke Juventus. Saat wacana 'Mr. X' tak kunjung terealisasi, Aquilani bisa jadi akan direkrut Diavolo Rosso untuk menambah kekuatan lini tengahnya. Demikian diberitakan Football Italia.
Selengkapnya...

Wednesday, March 30, 2011

Azzurri Kalahkan Ukraina 2-0

Timnas Italia
Azzurri melanjutkan tren positif pada laga internasional. Tampil dengan sejumlah pemain cadangan, Gli Azzurri menang 2-0 dalam laga ujicoba kontra Ukraina.

Bertanding di Lobanovsky Dynamo Stadium, Rabu (30/3/2011), Prandelli mengistirahatkan sejumlah pemain utamanya. Dia pun memberi kesempatan kepada sejumlah pemain lapis kedua untuk tampil sebagai starter.

Dalam pertandingan ini, sebenarnya Ukraina tampil lebih dominan. Statistik Soccernet mencatat mereka unggul penguasaan bola 54:46. Mereka juga tercatat melepaskan 16 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Italia hanya mampu melepaskan delapan tembakan dan empat di antaranya tepat sasaran.

Meski demikian, keberuntungan jadi milik Giuseppe Rossi dkk. Mereka keluar sebagai pemenang setelah gol-gol Giuseppe Rossi dan Alessandro Matri gagal dibalas oleh tim tuan rumah.

Italia membuka keunggulan pada menit ke-27. Rossi sukses menceploskan bola ke gawang Oleksandr Shovkovskiy lewat tembakan kaki kiri dari jarak dekat, setelah sebelumnya sepakan Alberto Aquilani membentur pemain lawan.

Pada babak kedua, tim tamu harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Davide Astori menerima kartu kuning kedua. Namun, Ukraina tetap tak bisa menembus gawang Emiliano Viviano.

Sembilan menit jelang laga usai, Italia malah sukses menggandakan keunggulan. Gol ini berawal dari kesuksesan Sebastian Giovinco lolos dari jebakan offside dan menggiring bola ke kotak penalti.

Melihat Matri dalam posisi tak terkawal, bola pun disodorkannya kepada striker Juventus tersebut. Tanpa kesulitan, Matri menaklukkan Shovkovskiy lewat sebuah tembakan datar ke pojok kanan gawang. Kemenangan 2-0 untuk Italia bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:
Ukraina: Shovkovskiy, Rakitskiy, Tymoschuk, Oshchipko, Fedetskyy, Rotan (Oliynyk 76'), Aliev (Devic 54'), Stepanenko, Yarmolenko, Gusev, Seleznyov

Italia: Viviano, Chiellini (Astori 17'), Gastaldello, Criscito, Maggio (Santon 45'), Montolivo, Aquilani (Giovinco 45'), Nocerino, Marchisio (Parolo 88'), Rossi (Matri 62'), Gilardino (Bonucci 76')

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Saturday, March 26, 2011

Azzurri Pukul Slovenia 1-0

Thiago Motta
Pemain naturalisasi Italia kelahiran Brazil, Thiago Motta akhirnya mencetak gol pertamanya bersama timnas Italia sekaligus membawa Gli Azzurri mengatasi Slovenia dengan skor tipis 1-0.

Dalam lanjutan laga Grup C Kualifikasi Piala Eropa 2012, Sabtu (26/3/2011) dinihari WIB, kedua tim bermain alot sejak laga di Petrol Arena dimulai.

Gol Motta di menit ke-73 memecahkan kebuntuan sekaligus membawa Italia kokoh di puncak klasemen dengan 10 poin dari empat laganya. Sementara Slovenia setingkat di bawahnya dengan tujuh poin.

Jalannya pertandingan

Enam menit laga berjalan Slovenia sudah terancam gawangnya dari serangan Italia. Tembakan keras mendatar Ricardo Montolivo masih bisa ditepis oleh Samir Handanovic.

Giampaolo Pazzini menguji Handanovic di menit ke-16 lewat sepakan jarak dekat yang belum mampu menjebol gawang Slovenia karena sukses dijinakkan Handanovic.

Tujuh menit setelahnya Pazzini kembali membuang peluang mencetak gol. Dari sudut sempit Pazzini yang dikawal bek Slovenia menembak ke arah gawang dan bola menghantam tiang.

Untuk pertama kalinya Gianluigi Buffon harus berjibaku menyelamatkan gawangnya. Sepakan jarak jauh Robert Koren memaksa Buffon menepis bola dengan susah payah di menit ke-29.

Babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Pada menit ke-52 Handanovic mendapat gempuran dan kali ini tendangan keras Stefano Mauri masih bisa ditepisnya.

Setelah saling jual beli serangan di babak kedua Italia akhirnya mampu menjebol gawang Handanovic ketika laga memasuki menit ke-73 lewat jasa Motta.

Kerjasama satu dua Motta dengan Federico Balzareti membelah pertahanan rumah dan Motta akhirnya menyelesaikan dengan sepakan kaki kiri keras ke pojok kiri gawang Handanovic.

Di masa injury time Slovenia nyaris menyamakan kedudukan andaikan tandukan Botsjan Cesar tak melayang di atas mistar Buffon.

Susunan pemain

Slovenia: S Handanovic; Brecko (Andjelkovic 69), Cesar, Suler, Jokic; Birsa (Ilicic 74), Koren, Radosavljevic, Kirm; Dedic (Ljubijankic 56), Novakovic

Italy: Buffon; Maggio, Bonucci, Chiellini, Balzaretti; Aquilani, Thiago Motta, Montolivo (Marchisio 87); Mauri (Nocerino 63); Pazzini, Cassano (Rossi 74)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, February 07, 2011

Azzurri Naturalisasi Gelandang Brasil

Thiago Motta
Azzzurri melakukan naturalisasi lagi terhadap gelandang asal Brasil yang memperkuat klub Inter Milan Thiago Motta. Motta aslinya adalah pesepakbola asal Brasil. Namun tak kunjung mendapat panggilan dari Seleccao, pada akhirnya Motta memilih untuk membela Azzurri.

Gelandang Inter Milan berusia 29 tahun itu termasuk dalam skuad Cesare Prandelli yang disiapkan untuk laga friendly melawan Jerman, 9 Februari besok.

Kabar Motta akan berbaju Azzurri sebenarnya sudah beredar sejak pekan lalu saat si pemain mengaku sudah dihubungi Prandelli mengenai kemungkinan dirinya bergabung ke sana. Meski baru sekitar tiga tahun tinggal di Negeri Pizza, Motta bisa membela Italia karena darah yang didapat dari sang kakek.

Namun sempat terjadi perdebatan karena Motta sebelumnya sempat bermain bagi timnas U-23 Brasil saat Piala Emas tahun 2003. Namun karena Brasil adalah negara undangan, jadi tak dianggap sebagai panggilan resmi. Sebelumnya, Presiden FIGC Giancarlo Abete juga telah mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk dapat menyertakan Motta dalam laga persahabatan kontra Jerman. FIGC menganggap ajang Gold Cup bukan ajang resmi dan Motta hanya memperkuat U-23.

Menurut Football Italia, FIFA kabarnya berkenan memutihkan catatan Motta yang tercatat dua kali pernah memperkuat Brasil di ajang Gold Cup 2003 silam.

Kini kabar itu bukan sekadar isapan jempol karena Motta jadi pemain naturalisasi ketiga sejak Prandelli memegang La Nazionale, setelah Amauri (Brasil) dan Cristian Ledesma (Argentina).

Selain Motta, Prandelli pun kembali membawa kiper Juventus Gianluigi Buffon yang absen lama karena cedera serta Antonio Cassano yang mulai menemukan performanya sejak bergabung dengan AC Milan.

Debutan lain yang ada di antara 23 nama yang dibawa Prandellli adalah playmaker Parma Sebastian Giovinco dan penyerang pinjaman Juve dari Cagliari, Alessandro Matri

Kiper: Buffon (Juventus), Sirigu (Palermo), Viviano (Bologna)

Bek: Astori (Cagliari), Bonucci (Juventus), Cassani (Palermo), Criscito (Genoa), Chiellini (Juventus), Maggio (Napoli), Ranocchia (Inter)

Gelandang: Aquilani (Juventus), De Rossi (Roma), Giovinco (Parma), Mauri (Lazio), Montolivo (Fiorentina), Thiago Motta (Inter), Nocerino (Palermo), Palombo (Sampdoria)

Penyerang: Borriello (Roma), Cassano (Milan), Matri (Juventus), Pazzini (Inter), Rossi (Villarreal)
Selengkapnya...

Thursday, November 18, 2010

Turunkan Banyak Pemain Baru Italia Imbang Lawan Rumania

Cesare Prandelli melakukan eksperimen dengan menurunkan sebagian besar pemain muka baru di timnas melawan Rumania. Akibatnya Italia gagal meraih hasil maksimal dalam laga ujicobanya tersebut. Memainkan laga di Hypo Grup Arena, Kamis (17/11/2010) dinihari WIB, Gli Azzurri diimbangi Rumania dengan skor 1-1.

Italia lebih dulu tertinggal oleh gol Ciprian Marica di menit 34. Fabio Quagliarella menyelamatkan timnya dari kekalahan dengan menceploskan gol balasan di menit 82.

Mario Balotelli memperoleh peluang pertama di menit 23 lewat tendangan bebas dari jarak yang cukup jauh yang melebar tipis ke kiri gawang. Tiga menit berselang, Balotelli mengancam lagi tapi sepakannya masih melambung.

Italia justru kebobolan lewat serangan balik. Ciprian Marica menjadikan Rumania memimpin setelah sepakannya di menit 34 dari kotak penalti bersarang di pojok atas gawang Emiliano Viviano.

Tertinggal, Italia terus melancarkan tekanan. Tiga menit pasca re-start melalui umpan terobosan Daniele De Rossi diterima Alberto Gilardino yang lantas melepaskan sepakan. Tetapi bola masih bisa ditangkap oleh Tatarusanu. Menerima assist dari sundulan Gilardino, Fabio Quagliarella melepas tembakan dari kotak tapi masih melenceng ke kanan.

Tim tuan rumah sesekali mengancam. Di menit 70, Cristian Tanase melepas sepakan kaki kanan tapi masih melambung. Italia menyamakan skor menjadi 1-1 berkat Quagliarella di menit 82. Diawali sepak pojok, Pirlo melepas umpan silang yang diteruskan Quagliarella dengan sundulan dari sudut sempit.

Italia terus menggempur pertahanan Rumania. Di menit 86 kerja sama Pirlo-Gilardino hampir saja membuahkan gol tambahan buat tim tamu.

Rumania melancarkan serangan terakhir ke jantung pertahanan Italia. Namun bola hasil sepakan Dan Alexa mampu diamankan oleh Viviano. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain
Rumania: Gabriel Tamas, Razvan Dinca Rat, Mihai Florescu, Adrian Rapotan (Dan Alexa 80'), Ciprian Deac, Gabriel Torje, Bogdan Stancu, Ciprian Marica, Christian Chivu (Dorin Goian 16'), Costel Pantilimon (C. Tatarusanu 45'), Cornel Rapa

Italia: Emiliano Viviano, Leonardo Bonucci, Andrea Ranocchia, Cristian Ledesma (Daniele de Rossi 45') (Pazzini 80'), Frederico Balzaretti, Davide Santon (Mattia Cassani 60'), Alessandro Diamanti (Andrea Pirlo 45'), Stefano Mauri, Alberto Aquilani, Guiseppe Rossi (Gilardino 46'), Mario Balotelli (Quagliarella 60')

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, November 14, 2010

Cassano Dicoret Azzurri

Karena sikap Cassano akhir-akhir ini sangat buruk sehubungan dengan perseteruannya dengan presiden Sampdoria maka pelatih Azzurri mencoret Cassano dari daftar pemain yang dipanggil timnas Italia. Demikian juga dengan karir Cassano di klubnya Sampdoria dimana ia sudah dicoret dari skuad dan pihak klub juga akan mengajukan untuk memutus kontrak dengan Cassano.

Bukan hanya karir klub, namun juga karir tim nasional Cassano ikut terancam karenanya. Pelatih Italia Cesare Prandelli mengatakan tak akan menyertakan eks pemain Bari, AS Roma, dan Real Madrid itu.

"Saya mengatakan bahwa saya tidak akan memanggil pemain yang bersikap buruk atau merugikan diri dia sendiri," tukas Prandelli kepada La Gazzetta dello Sport dilansir dari Football-Italia.

"Ketika ada pemain sudah tidak masuk skuad di klubnya, maka dia tidak bisa terpilih untuk tim nasional," tandas eks pelatih Fiorentina itu.

Prandelli justru membuka pintu bagi bad boy lain yakni Mario Balotelli yang dalam laga melawan West Brom striker Manchester City itu mendapatkan kartu merah.

"Untuk Balotelli kasusnya berbeda. Mario dikartu merah bukan disebabkan karena perilaku buruknya. Dia bermain di sebuah pertandingan dan sebagai seorang pemain," tandas Prandelli.

Kembali ke soal Cassano, meski suksesor Marcello Lippi itu telah menutup pintu timnas namun itu tak berarti hubungannya secara personal dengan Cassano berakhir.

"Saya tidak akan meninggalkan Cassano meski dia membutuhkan waktu untuk menyelesaikan masalahnya dengan Sampdoria."

"Saya sudah bicara dengan dia tentang masalah yang dihadapi dan impresi yang saya dapatkan adalah dia ingin meninggalkan sepakbola. Saya minta dia untuk melakukan refleksi, memikirkan lagi segalanya, dan tetap bersama keluarganya."

Sumber : detiksport
Selengkapnya...