Thursday, September 29, 2011

Milan Kalahkan Plzen 2-0

AC Milan berhasil memetik kemenangan 2-0 saat menjamu Viktoria Plzen di matchday kedua Liga Champions. Di San Siro, Kamis (29/9/2011) dinihari WIB gol kemenangan Rossoneri dibuat Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano.

Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Milan sempat dibuat kesulitan oleh Plzen di babak pertama. Penampilan hebat dari kiper Marek Cech bahkan membuat Rossoneri frustrasi karena banyak peluang yang dikreasikan terhadang sang penjaga gawang.

Milan baru membuka keunggulan di menit 53, itupun melalui eksekusi pemnalti Zlatan Ibrahimovic. Sementara gol kedua dibuat Cassano di menit 66.

Kemenangan ini melanjutkan start bagus Rossoneri, yang pada laga pertama dua pekan lalu mengimbangi Barcelona dengan 2-2 di Camp Nou. Dengan The Catalans memetik kemenangan besar atas BATE, Diavolo Rosso harus puas duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan nilai empat.

Jalannya Pertandingan

Milan nyaris kebobolan di menit-menit awal. Rossoneri beruntung Cristian Abbiati tampil luar biasa di bawah mistar gawang, dia menepis dengan jarinya bola hasil diving header yang dilakukan Marek Bakos.

Di menit kelima Milan balas mengancam saat umpan Ibra disambar Cassano dengan sepakan keras. Malang buat Milan, bola masih membentur kaki kiper Marek Cech dan gol batal tercipta.

Cech kemudian beberapa kali membuat pemain Milan frustrasi dengan penyelamatan yang dia lakukan. Salah satunya terjadi di menit 33 saat dia dengan sangat baik menghalau sepakan Ibra yang meneruskan umpan Ignasio Abate di tiang jauh.

Lima menit kemudian Ibra kembali dibuat kecewa saat sepakannya berhasil diredam Cech. Sementara semenit sebelum turun minum umpan Clarence Seedorf yang melintas di muka gawang gagal dijangkau satupun pemain Milan. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Di awal babak kedua, tepatnya menit 53 Milan akhirnya mmecah kebuntuan. Gol pertama tuan rumah bermula dari bola sepakan Ibra yang menyentuh tangan pemain Plzen, dan wasit menunjuk titik putih.

Maju sebagai eksekutor, Ibra menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Milan pun memimpin 1-0.

Sebuah kerjasama segitiga antara Seedorf, Ibra dan Cassano nyaris menambah keunggulan Milan. Namun sepakan terakhir yang dilepaskan Cassano melayang tinggi di atas sasaran.

2-0 untuk Milan! Di menit 66 Ibra dengan sempurna mengontrol bola hasil umpan panjang. Dia membuat gerakan memutar dan melepaskan umpan pada Cassano yang melepaskan tembakan dan bersarang di gawang Plzen.

Delapan menit sebelum bubaran, Plzen punya kans memperkecil ketinggalan. Namun kegagalan Michal Duris menyambar bola hasil tendangan sudut di tiang dekat membuat keunggulan dua gol Milan tak berubah.

Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate (De Sciglio 87), Nesta, Thiago Silva, Antonini (Taiwo 78); Nocerino, Van Bommel, Seedorf (Aquilani 70); Emanuelson; Cassano, Ibrahimovic

Viktoria Plzen: Cech; Rajtoral, Cisovsky, Bystron, Limbersky; Pilar (Fillo 75), Jiracek, Horvath, Kolar (Darida 91), Petrzela; Bakos (Duris 67)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, September 25, 2011

Milan Kalahkan Cesena 1-0

Setelah mengawali musim dengan tanpa kemenangan, semalam akhirnya Milan berhasil memetik kemenangan pertamanya di musim ini di giornata 4 dengan mengalahkan Cesena dengan skor tipis 1-0. Di San Siro, Minggu (25/9/2011) dinihari WIB, gol tunggal Rossoneri lahir di menit-menit awal pertandingan lewat Clarence Seedorf. Hasil itu merupakan kemenangan perdana Milan di Seri A musim ini. Milan kini naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan poin lima. Jalannya Pertandingan Milan unggul cepat saat laga baru berjalan lima menit. Seedorf menyepak bola ke arah tiang jauh dan si kulit bundar lantas bersarang di dalam gawang Ravaglia. Tiga menit kemudian, Abbiati dipaksa melakukan penyelamatan dari usaha Cesena menyamakan kedudukan dari sepakan Candreva. Cesena menekan lagi pada menit 12. Mendapat ruang tembak, bidikan Mutu masih jitu dan Abbiati mampu mengamankan bola. Penyelamatan Abbiati dari umpan silang Candreva pada menit 21 sebaliknya kurang oke. Untung buat Milan, Martinez gagal meneruskan bola. Milan gantian nyaris menjebol gawang lawan pada menit 24. Seedorf mengirim umpan berbahaya ke arah gawang Cesena, meski Yepes gagal menuntaskannya dengan baik. Peluang lain untuk Milan hadir pada menit 37. Usai melewati pemain lawan, Abate mengirim umpan potensial ke arah gawang Cesena, tetapi Cassano tidak kuasa menyambut bola. Peluang untuk Seedorf pada menit 61. Bola berpindah dari Abate ke Cassano kemudian Seedorf yang melepaskan tembakan yang menghantam mistar. Enam menit kemudian Cassano mengklaim penalti untuk Milan usai dijatuhkan Rodriguez. Tapi wasit tak sependapat. Susunan Pemain: MILAN: Abbiati; Abate, T.Silva, Yepes, Taiwo (Zambrotta 52'; Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Emanuelson; Cassano (Inzaghi 82'), El Shaarawy (Aquilani 66') CESENA: Ravaglia, Rodriguez, von Bergen, Rossi (Colucci 79'), Comotto, Martinez (Ghezzal '45), Parolo, Guana, Martinho, Mutu, Candreva (Eder 45') Sumber : Detiksport Selengkapnya...

Thursday, September 22, 2011

Pato Menambah Daftar Cedera Milan

Alexandre Pato
Dituntut untuk segera bangkit dan dapat meraih kemenangan untuk mempertahankan gelar juara, Milan malah mendapat badai cedera karena yang terbaru penyerang andalannya Alexandre Pato mengalami cedera pada pertandingan kontra Udinese Kamis (22/09/2011) dinihari WIB. Hal ini menambah daftar pemainnya yang juga sudah masuk ruang perawatan. Pato cuma bermain selama 21 menit sebelum Stephan El Shaarawy masuk menggantikan dalam laga kontra Udinese. Belum tahu cedera apa yang diderita penyerang tengah berusia 22 tahun itu. Beruntung El Shaarawy bermain bagus dalam laga itu dan mencetak gol yang menyelamatkan Milan dari kekalahan, setelah sempat tertinggal lewat gol penyerang Udinese Antonio Di Natale. Cederanya Pato ini menambah panjang deret daftar pemain Rossoneri yang bermasalah dengan kesehatannya. Sebelumnya sudah Zlatan Ibrahimovic, Robinho, Kevin-Prince Boateng, Massimo Ambrosini, Gennaro Gattuso, Daniele Bonera dan Luca Antonini. Yang lebih memusingkan tentunya kini Allegri cuma punya satu penyerang murni yakni si gaek Filipo Inzaghi. Sisanya adalah penyerang lubang atau second striker macam Antonio Cassano dan juga El Shaarawy. Kondisi ini tentunya memusingkan untuk Allegri yang harus membawa Milan lekas bangkit, setelah belum mampu menang di tiga laga awal Seri A. Meski begitu Allegri tak mau khawatir karena ia mencoba memanfaatkan stok pemain yang ada. "Tanpa Pato, kami tidak punya lagi penyerang tengah. Jadi kami harus beradaptasi dengan Alberto Aquilani, Antonio Cassano dan di akhir-akhir Urby Emanuelson yang mengisi posisi itu," analisa Allegri usai laga di Football Italia. "Kami berharap cedera Pato tidak serius namun El Shaarawy tampil baik ketika ia masuk. Saat ini kami punya 12 pemain yang cedera dan kami tidak mempunya satupun striker. Jadi aku akan terkejut ketika orang-orang mengkritikku atau meragukan aku bisa bertahan di sini," tutupnya. Kita harapkan Pato tidak mengalami cedera serius dan dapat segera membela Milan di laga selanjutnya. Selengkapnya...

Milan Ditahan Seri Udinese

El Shaarawy usai cetak gol
Bertanding di kandang sendiri menjamu Udinese Milan nyaris kalah saat tertinggal lebih dulu dan baru babak kedua mampu memaksakan hasil seri 1-1 setelah mampu membuat gol balasan. Dengan hasil ini sang juara bertahan masih belum juga bisa meraih kemenangan pertama di Seri A dari tiga laga yang telah dimainkan. Di San Siro, Kamis (22/9/2011) dinihari WIB, Milan bahkan harus ketingalan duluan lewat gol Antonio Di Natale pada menit 39. Milan baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 64 lewat Stephan El Shaarawy, yang di babak pertama masuk menggantikan Pato. Hasil ini membuat Milan masih tanpa kemenangan di tiga partainya dan cuma memetik dua hasil imbang dan satu kekalahan. Udinese sementara itu untuk kali pertama tertahan setelah di dua partai sebelumnya meraih kemenangan. Jalannya Pertandingan Udinese memimpin pada menit 39. Gol tidak lepas dari kesalahan Christian Abbiati mengantisipasi bola umpan silang yang tidak bisa ia jinakkan dengan sempurna. Akibat kesalahan Abbiati tersebut, Antonio Di Natale langsung menyergap kesempatan emas yang ada dan mengirim bola ke dalam gawang Milan. Kesigapan Abbiati lantas diuji lagi, kali ini oleh Pablo Armero. Tapi sepakan keras Armero kini bisa dimentahkan Abbiati. Milan nyaris menyamakan skor pada menit 41. Dari tendangan bebas Clarence Seedorf mengirim bola yang tidak bisa dihadang siapapun, meski akhirnya kandas di tiang gawang. Umpan tajam dari Seedorf ke kotak penalti disambut Cassano usai lolos dari jebakan offside. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Cassano pada menit 57 itu masih bisa diblok. Milan menyamakan skor pada menit 64. Cassano memberikan bola ke Stephan El Shaarawy yang berada di sebelah kanannya. El Shaarawy lantas menggiring bola sebelum melepaskan tembakan jitu ke tiang jauh. Sepuluh menit berselang, Giampiero Pinzi nyaris saja menjebol gawang Milan. Kali ini bola bisa dihalau sebelum melintasi garis gawang setelah sempat membentur tiang. Susunan Pemain: Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta (Inzaghi 84); Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Aquilani (Emanuelson 69); Cassano, Pato (El Shaarawy 21) Udinese: Handanovic; Benatia, Danilo, Domizzi, Basta; Isla (Abdi 84), Badu, Asamoah, Armero; Torje (Pinzi 62), Di Natale Sumber : Detiksport Selengkapnya...

Monday, September 19, 2011

Milan dihantam Napoli 1-3

Edinson Cavani usai menjebol gawang Milan
Juara bertahan Seri A AC Milan masih belum menunjukkan lini pertahanan yang solid seperti musim lalu karena pada pertandingan kedua Seri A dihantam tuan rumah Napoli 1-3. Meskipun sempat unggul lebih dulu lewat tandukan Alberto Aquilani, Rossoneri dipaksa menyerah setelah gawangnya dibobol Edinson Cavani tiga kali. Berlaga di Stadion San Paolo, Senin (19/9/2011) dinihari WIB, Milan unggul lebih dulu melalui Alberto Aquilani. Namun sang juara bertahan akhirnya harus puas pulang tanpa meraih satupun poin setelah Cavani tiga kali merobek jala mereka. Kekalahan ini menjadi awal buruk buat Milan dalam upayanya mempertahankan titel juara. Pada pertandingan pertama di kandang sendiri pekan lalu, Diavolo Rosso dipaksa bermain imbang 2-2 saat menjamu Lazio. Sementara untuk Napoli, ini menjadi kemenangan kedua mereka di awal musim, setelah sebelumnya menundukkan Cesena juga dengan skor 3-1. Partenopei kini berdiri di puncak klasemen bersama Juventus, Udinese, Cagliari, Genoa dan Catania yang meraih dua kemenangan di dua laga pertama. Jalannya Pertandingan Milan lebih dulu memiliki inisiatif membangun serangan. Dan upaya tersebut membuahkan hasil saat mereka sudah unggul ketiga laga baru berjalan 12 menit. Adalah Alberto Aquilani yang menjebol gawang tuan rumah. Diving header-nya meneruskan umpan Antonio Cassano bersarang di tiang jauh tanpa bisa dihalau kiper De Sanctis. Namun tak sampai 60 detik Napoli berhasil membalas melalui Cavani. Bermula dari tendangan bebas yang masih bisa dihalau pemain bertahan Milan, bola jatuh di sisi kanan kotak penalti tepat di mana Cavani berada. Tembakan keras sang striker meluncurkan bola ke dalam gawang. Napoli kemudian mampu membalikkan keadaan di menit 37 melalui serangan balik. Walter Gargano berlari dari depan kotak penaltinya dan terus menusuk hingga jatung pertahanan Milan. Saat tiba di muka kotak penalti Abiatti dia mengoper bola pada Cavani yang masuk dari sisi kiri. Dengan sekali sepakan bertenaga, si kulit bundar melesak masuk ke gawang Milan di tiang dekat. Napoli 2 Milan 1. Tak lama berselang Milan punya kans menyamakan kedudukan. Mendapat umpan dari Cassano, Aquilani lolos dari kawalan bek lawan dan tinggal berhadapan dengan kiper. Malang buatnya, bola yang dia sepak masih bisa dihalau De Sanctis. Di awal babak kedua, tepatnya menit 51, Cavani melengkapi hat-tricknya. Memanfaatkan bola mental dari kaki Alesandro Nesta, striker berjuluk El Matador itu melepaskan tendangan yang mengubah kedudukan menjadi 3-1. Melalui Pato, Milan nyaris memperkecil ketinggalannya. Namun 'Si Bebek' gagal menanduk bola yang diumpan Casano ke arah sasaran, si kulit bundar melayang tinggi dan cuma membuahkan tendangan gawang. Tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit menyudahi laga. Skor akhir, Napoli 3 Milan 1. Susunan Pemain Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro, Aronica; Maggio, Inler, Gargano, Dossena (Zuniga 78); Hamsik (Dzemaili 65), Lavezzi (Pandev 81); Cavani Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Bonera (Antonini 65); Nocerino, Van Bommel (Emanuelson 65), Aquilani (El Shaarawy 77); Seedorf; Pato, Cassano Sumber : Detiksport Selengkapnya...

Sunday, September 18, 2011

Stoner Juara MotoGP Aragon

Casey Stoner masih menunjukkan keperkasaannya dengan menjadi juara di MotoGP Aragon dan semakin mendekatkan diri ke tangga juara dunia 2011. Pembalap Australia dari tim Repsol Honda itu menang mudah di balapan MotoGP Aragon, Minggu (18/9/2011). Mencatat waktu 42 menit 17,427 detik, Stoner membuktikan dominasinya karena meninggalkan dua pembalap terdekatnya cukup jauh. Dani Pedrosa yang menjadi runner up, terpaut delapan detik, sedangkan Jorge Lorenzo, yang finis nomor tiga, bahkan terpaut 14 detik. Ini adalah kemenangan kedelapan Stoner dari 14 seri yang telah tergelar di musim ini, dan kompetisi tersisa empat seri lagi. Ia juga menyumbangkan kemenangan ke-100 bagi tim Repsol Honda di level tertinggi Grand Prix motor. Ia semakin kokoh memuncaki klasemen sementara, dan peluangnya untuk menjadi juara dunia -- mengulang suksesnya di musim 2007 -- semakin besar. Selisihnya dengan Lorenzo yang sementara di peringkat kedua, sudah 44 poin. Stoner sempat ditelikung Pedrosa saat start, lalu keduanya disalip Ben Spies di tikungan pertama. Tapi di akhir lap Stoner mampu mengalahkan dua rivalnya itu dan mulai memimpin lomba sampai menyentuh garis finis. Lorenzo, yang menang di seri sebelumnya San Marino, paling tidak masih berhasil mendapatkan podium dan memberikannya untuk Yamaha. Marco Simoncelli berhasil menyodok Spies di lap-lap terakhir dan merebut tempat keempat. Bagaimana Valentino Rossi? Sudah sulit diharapkan sejak awal karena dia start dari pitlane. Ia memang sempat merayap naik dari posisi 14 sampai kesembilan, tapi di akhir lomba "The Doctor" cuma berada di tempat ke-10. Insiden yang menarik terjadi saat balapan dimulai, ketika Karel Abraham terlempar dari motornya Cardion AB Ducati-nya, dan langsung out. Efek kecelakaan itu adalah Randy de Puniet harus keluar jalur juga. Andrea Dovizioso menjadi pembalap kedua yang out setelah ia terjatuh sendiri di beberapa tikungan setelah insiden Abraham. Di lap 16, tabrakan di antara Loris Capirossi dan Toni Elias membuat keduanya harus menyudahi balapan lebih cepat.

Hasil MotoGP Aragon:
1. Casey Stoner Honda 42m17.427s
2. Dani Pedrosa Honda + 8.162s
3. Jorge Lorenzo Yamaha + 14.209s
4. Marco Simoncelli Gresini Honda + 20.646s
5. Ben Spies Yamaha + 27.739s
6. Alvaro Bautista Suzuki + 30.373s
7. Nicky Hayden Ducati + 34.288s
8. Hector Barbera Aspar Ducati + 37.305s
9. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 39.652s
10. Valentino Rossi Ducati + 39.832s
11. Hiroshi Aoyama Gresini Honda + 39.997s
12. Randy de Puniet Pramac Ducati + 54.717s
13. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 58.430s

Tidak finish:
Toni Elias LCR Honda 16 laps
Loris Capirossi Pramac Ducati 16 laps
Andrea Dovizioso Honda 0 laps
Karel Abraham Cardion Ducati 0 laps
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Wednesday, September 14, 2011

Milan Sukses Tahan Imbang Barca 2-2

Alexandre Pato
Gol Thiago Silva pada Injury Time akhirnya menyelamatkan Milan dari kekalahan melawan tim terbaik saat ini Barcelona sehingga skor menjadi sama kuat 2-2. Strategi pelatih Milan Alegri yang bermain disiplin dan pantang menyerah sampai menit akhir sukses meredam dominasi serangan yang dilancarkan Barca. Dalam laga yang dihelat di Camp Nou, Rabu (14/9/2011) dinihari WIB, Milan unggul lewat gol cepat Alexandre Pato di detik 23. Barca kemudian menyamakan kedudukan lewat Pedro Rodriguez. David Villa membawa timnya unggul di awal babak kedua. Hingga akhirnya gol Silva sukses mengantarkan Milan pulang dengan satu poin. Dengan hasil ini membawa kedua tim memimpin Grup H setelah laga lainnya antara Viktoria Plzen dan BATE Borisov juga berakhir imbang, dengan skor 1-1. Jalannya pertandingan Baru 24 detik laga berjalan Milan sudah unggul. Dari bola kick off, Pato menguasai bola dan berlari membelah pertahanan Barca sebelum menceploskan bola melewati sela kaki Victor Valdes. Tersengat gol cepat itu Barca mulai mengurung pertahanan Milan dan menerapkan permainan tiki-taka. Di menit ke-12 mendapat bola hasil umpan sundulan Seydou Keita, David Villa di tiang jauh melepaskan tembakan sambil dibayangi Gianluca Zambrotta dan bola pun menyasar di sisi gawang Christian Abbiati. Semenit kemudian giliran Lionel Messi yang mencoba peruntungannya. Tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti dilepaskan tapi bola berhasil ditepis Abbiati. Pato kembali jadi momok bagi pertahanan Barca di menit ke-16 kala ia dikawal tiga pemain lawan. Melihat Kevin Prince Boateng bebas, Pato mengumpan dan Boateng mengeksekusi bola tersebut namun sayang melayang jauh di atas mistar. Pada menit 30 kerjasama Messi dan Alves berhasil menembus pertahanan Milan. Messi melepaskan tembakan ke sudut sempit gawang namun Abbiati bisa menepisnya. Pedro akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan bagi Barca di menit 36. Diawali kerja keras Messi melewati hadangan 3-4 pemain Milan dan begitu memasuki kotak penalti, dikirimkan bola ke tiang jauh dan dengan mudah Pedro menyontek bola ke jala Abbiati. Xavi di penghujung babak pertama mencoba lewat sepakan jarak jauh tapi masih melebar di sisi gawang Milan. Pada menit 47 tembakan keras Xavi dari jarak jauh masih bisa ditepis Abbiati Villa! Empat menit selepas restart, Barca mendapat free kick dari jarak 25 yard dan Villa dengan dingin melepaskan bola ke pojok kanan atas gawang Abbiati. Barca berbalik unggul 2-1. Setelahnya Barca beberapa kali menciptakan peluang namun masih mentah di barisan pertahanan Milan. Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar setelah pada masa injury time ketika korner Clarence Seedorf disambut tandukan Silva yang menjebol gawang Valdes. Skor akhir laga ini 2-2. Susunan pemain Barcelona: Valdes; D Alves, Mascherano, Busquets, Abidal; Keita (Puyol 67), Xavi, Iniesta (Fabregas 39); Villa (Afellay 83), Messi, Pedro Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Nocerino, Van Bommel (Aquilani 77), Seedorf; Boateng (Ambrosini 33); Cassano (Emanuelson 61), Pato Selengkapnya...

Saturday, September 10, 2011

Milan Ditahan Seri Lazio

Juara bertahan Seri A AC Milan melakukan pertandingan perdana dengan hasil kurang memuaskan dimana saat melawan Lazio ditahan imbang 2-2 di kandang sendiri setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum berhasil menyamakan kedudukan. Bermain di depan pendukungnya di San Siro, Sabtu (10/9/2011) dinihari WIB, Lazio unggul dua gol dalam tempo 21 menit lewat Miroslav Klose dan Djibril Cisse. Kemudian duet Milan di lini depan, Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama. Setelahnya tak ada lagi gol yang tercipta meski Il Diavolo Rosso mendominasi jalannya laga. Jalannya pertandingan Klose membawa Lazio unggul lebih dulu di menit 12. Diawali umpan Stefano Mauri ke kotak penalti, Klose yang menerima mengecoh Alessandro Nesta sebelum menceploskan bola ke jala Christian Abbiati. Lima menit setelahnya Milan nyaris kebobolan lagi. Diawali miskomunikasi antara Nesta dan Gennaro Gattuso di lini pertahanan, Djibril Cisse merebut bola dan melepaskan sepakan yang masih bisa diamankan Abbiati. Bola rebound nyaris dikonversi jadi gol oleh Klose andaikan pemain Milan tak menghalaunya. Mauri kembali mengarsiteki gol kedua Lazio di menit 21 dan kali ini diselesaikan oleh Cisse lewat sebuah sundulan menyusul crossing Mauri dari sayap kanan. Milan tertinggal 0-2. Milan memperkecil ketertinggal di menit ke-28 saat umpan Alberto Aquilani dengan baik diterima Antonio Cassano di kotak penalti setelah lolos dari jebakan offside. Umpan dikirim ke depan gawang dan Ibra dengan mudah menyontek bola ke dalam jala Lazio. Tak sampai lima menit setelahnya Cassano mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan korner Kevin-Prince Boateng lewat sundulannya. Lazio berpeluang unggul kembali setelah umpan Abdoulay Konko mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti pada menit ke-36. Sayang tembakan Hernanes masih melebar dari sasaran. Dua menit setelah restart Cassano punya kesempatan mencetak gol namun bola hasil tendangannya masih melebar. Begitupun peluangnya di menit ke-63 ketika menerima umpan Ibra di tiang jauh, bola masih menerpa tiang gawang Albano Bizzarri. Satu menit setelahnya Cassano kembali membahayakan pertahanan Lazio. Pergerakannya di sayap kiri dituntaskan umpan ke Boateng namun tembakan Boateng masih tepat di pelukan Bizzarri. Lima menit sebelum bubaran Ibra yang menerima umpan terobosan sambil dikawal satu pemain Lazio, berhasil masuk hingga area 16 meter sebelum melepaskan tembakan yang masih bisa dihadang Bizzarri. Susunan pemain Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Van Bommel 18'), Ambrosini, Aquilani (Nocerino 68'); Boateng (Pato 76'); Ibrahimovic, Cassano Lazio: Bizzarri; Konko, Biava, Dias, Zauri; Ledesma, Brocchi; Cisse, Hernanes (Matuzalem 85'), Mauri (Lulic 81'); Klose (Gonzalez 68') Selengkapnya...

Monday, September 05, 2011

Lorenzo Juara MotoGP San Marino

Kemenangan beruntun Casey Stoner terhenti di sirkuit MotoGP San Marino. Jorge Lorenzo adalah yang sukses menghentikan kemenangan Stoner karena berhasil menjadi juara di MotoGP San Marino setelah berhasil meredam Stoner yang sempat menempelnya dengan ketat. Dalam balapan GP San Marino di Misano, Minggu (4/9/2011) malam WIB, Lorenzo melintasi garis finis paling pertama dengan keunggulan cukup nyaman dari duo Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Stoner. Hasil itu menjadi kemenangan ketiga si rider Yamaha musim ini. Kemenangan Lorenzo sekaligus menyudahi tren kemenangan Stoner yang sudah berjalan tiga seri beruntun. Lorenzo sendiri melakukan start dengan baik dan langsung melewati Casey Stoner yang mengawali balapan dari posisi terdepan. Tapi Stoner tidak tertinggal jauh dan bisa menempati posisi dua. Valentino Rossi dari Ducati juga melakuan start dengan dahsyat karena bisa merangsek ke posisi enam dari posisi start 11. Tetapi akhirnya ia tetap gagal menginjak podium. Di barisan terdepan, Stoner pada awalnya memberikan tekanan berat untuk Lorenzo dengan menempel ketat. Namun, pada prosesnya Lorenzo perlahan-lahan mampu membuat jarak dari Stoner. Pada sepuluh lap akhir Stoner justru mendapat ancaman dari rekannya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, yang berada di posisi tiga. Pedrosa sukses melewati Stoner di lap-lap akhir.

Hasil Balapan MotoGP San Marino:

1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 44m 11.877s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda 44m 19.176s
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda 44m 23.844s
4. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 44m 29.230s
5. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda 44m 29.267s
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 44m 29.969s
7. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro 44m 35.580s
8. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki 44m 42.555s
9. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar 44m 49.379s
10. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 44m 49.597s
11. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 44m 51.425s
12. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 44m 52.383s
13. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 45m 5.226s
14. Randy de Puniet FRA Pramac Racing 45m 14.243s
15. Toni Elias ESP LCR Honda 45m 32.033s

DNF:
Loris Capirossi ITA Pramac Racing
Nicky Hayden USA Ducati Marlboro
Selengkapnya...