Meskipun bertanding di stadion San Siro Milan tetap masih belum mampu membalas kekalahan 0-2 saat bertandang ke Santiago Barnebeu. Kesalahan kecil sebagai akibat kehilangan konsentrasi di akhir babak mendatangkan malapetaka dimana dua gol Madrid dicetak pada akhir babak pertama untuk memimpin skor 1-0 dan masa injury time babak kedua untuk menyamakan skor 2-2. Sedangkan Milan sempat leading 2-1 berkat dua gol Pippo Inzaghi setelah masuk menggantikan Ronaldinho pada pertengahan babak kedua. Dengan hasil ini otomatis Madrid sudah lolos ke Babak 16 besar dan Milan masih harus berjuang mengalahkan Ajax dan Auxerre supaya bisa menjadi peringkat kedua grup G. Sedangkat dengan dua gol yang dicetak ke gawang Madrid menempatkan Pippo Inzaghi sebagai top skor Eropa Milan dengan 39 gol dan menjadi gol Inzaghi ke-70 sepanjang karirnya di liga Eropa.
Jalannya Pertandingan
Milan langsung berusaha menekan saat pertandingan dimulai. Namun justru Madrid yang punya peluang pertama di menit kedua ketika tendangan Gonzalo Higuain dari luar kotak penalti ditepis Cristian Abiatti sambil menjatuhkan diri.
Setelah tandukan Pepe menyongsong umpan tendangan bebas masih melayang tipis di atas mistar, Milan membalas melalui Kevin Prince Boateng. Dapat umpan dari sisi kanan, sepakan gelandang asal Ghana itu tepat mengarah ke pelukan Iker Casillas.
Milan benar-benar berada dalam tekanan di menit-menit berikutnya. Angel Di Maria berhasil mematahkan perangkap offside dan mengalahkan Gianluca Zambrotta di dalam kotak penalti, namun sepakannya melenceng tipis dari tiang dekat Abbiati. Sebelumnya tendangan firts time Xabi Alonso juga cuma tipis luput dari sasaran.
Dua penyelamatan gemilang oleh Pirlo. Dengan kepalanya gelandang internasional Italia itu membuang bola tandukan Higuain tepat di garis gawang, sementara upaya rebound Di Maria dengan sepakan kaki kanannya juga mentah di kepala pemain berjuluk Metronom itu.
Di menit 22 Milan punya peluang bersih pertamanya saat Zlatan Ibrahimovic lolos dari jebakan offside. Namun striker Swedia itu gagal mengalahkan Casillas saat tinggal berhadapan duel satu lawan satu.
Sebuah kesalahan yang dibuat Casillas nyaris membuat Ibra membawa Milan unggul. Mencungkil bola melewati kepala Casillas yang keluar dari sarangnya, si kulit bundar gagal diarahkan dengan sempurna ke dalam gawang oleh mantan pemain Barcelona itu dan cuma menghasilkan tendangan gawang.
Milan akhirnya harus menyudahi babak pertama dalam posisi tertinggal setelah Higuain menjebol gawang Abiatti di menit 45. Menerima umpan pendek dari Angel Di Maria yang menyelinap di antara banyak pemain tuan rumah, Higuain terlepas dari pengawalan bek Milan dan memperdaya Abiatti untuk membawa Los Merengues mempimpin 1-0.
Baru dua menit babak kedua berjalan Abiatti kembali harus jatuh bangun mengamankan gawangnya saat harus menepis tendangan jarak jauh CR7.
Selanjutnya Milan terus berada di bawah dominasi Madrid. Meski terlihat mulai menurunkan tempo permainan dibanding babak pertama, Los Merengues tetap bisa mengurung Rossoneri di sekitar 10 menit awal paruh kedua.
Di menit 58 Ronaldinho ditarik keluar dan digantikan Filippo Inzaghi. Keputusan yang dibuat Massimilliano Allegri ini ternyata membuahkan hasil positif karena sembilan menit berselang dia mencetak gol penyama.
Gol balasan Milan yang tercipta di menit 69 tersebut diawali kegagalan Marcello mengamankan bola saat berada dalam tekanan Zlatan Ibrahimovic. Sepakan striker Swedia itu dari dalam kotak penalti mampu ditepis Iker Casillas, tapi Pippo bisa me-rebound dengan kepalanya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pippo!! Milan balik unggul di menit 77 kembali melalui striker gaeknya itu. Gol ini berbau kontroversi karena Inzaghi terlihat jelas berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Gattuso. Super Pippo mampu memenangi duel dengan Pepe untuk kemudian menceploskan bola ke dalam gawang.
Milan sepertinya akan memetik tiga poin karena hingga menit 90 mereka mampu mempertahankan keunggulan. Namun di masa injury time Pedro Leon mampu menjebol gawang Abiatti. Mendapat umpan terobosan dari Karim Benzema, sepakan Pedro Leon menyelinap di antara kaki Abiatti dan membungkam publik San Siro.
Skor akhir sama kuat 2-2.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Boateng, Pirlo, Gattuso (Seedorf 84); Ronaldinho (Inzaghi 59); Pato (Ambrosini 72), Ibrahimovic
Real Madrid: Casillas; Sergio Ramos, Pepe (Pedro Leon 80), Carvalho, Marcelo; Xabi Alonso, Khedira; Cristiano Ronaldo, Ozil (Raul Albiol 94), Di Maria; Higuain (Benzema 73)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Showing posts with label Champion League. Show all posts
Showing posts with label Champion League. Show all posts
Thursday, November 04, 2010
Wednesday, October 20, 2010
Milan Dikandaskan Madrid
Real Madrid tampil dominan saat menjamu AC Milan di matchday III Liga Champions. Hasilnya, laga big match antara dua klub penguasa Eropa itu dimenangi Los Merengues dengan skor 2-0.
Dengan kedua tim total memiliki 16 titel gelar juara, laga Madrid kontra Milan disebut-sebut sebagai pertemua dua penguasa Eropa dan menjadi salah satu yang paling ditunggu. Di Santiago Bernabeu, Rabu (20/10/2010) dinihari WIB dua gol dari Cristiano Ronaldo dan Mesut Oezil menegaskan dominasi Los Merengues atas Rossoneri.
Disepanjang laga Madrid tampil sangat dominan dengan mengandalkan kecepatan banyak pemainnya, total mereka melepaskan 23 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Milan yang tak diperkuat Thiago Silva dan Cristian Abbiati hanya satu-dua kali menebar ancaman.
Hasil laga ini mengantar Madrid memuncaki klasemen Grup G dengan poin sempurna sembilan dari tiga laga. Sementara Milan masih bertahan di posisi dua dengan poin empat, sama dengan Ajax yang pada laga lain menang 2-1 atas Auxerre namun masih kalah dalam selisih gol.
Jalannya Pertandingan
Masuknya fans ke dalam lapangan menjadi kejadian menarikvs Milan pertama yang terjadi dalam laga Madrid . Di samping itu, tuan tampil dominan dengan menguasai ball possesion.
Di menit 12 publik Santiago Bernabeu bergemuruh menyusul gol yang dibuat Ronaldo. Tendangan bebas yang dia eksekusi tepat di muka kotak penalti menerobos di antara Clarence Seedorf dan Ibra untuk kemudian bersarang di gawang Milan tanpa sama sekali dibaca Marco Amelia.
Belum hilang kegembiraan atas gol tersebut, Madrid mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit 13. Diawali tusukan Ronaldo dari sisi kiri, bola yang dia umpan ke kotak penalti mengarah pada Oezil. Tembakan gelandang Jerman itu masuk ke gawang setelah terlebih dulu membentur bahu Daniele Bonera. Sementara Marco Amelia sudah terlanjur terkecoh dan mati langkah.
Setelah tertinggal dua gol Milan mulai melancarkan serangan agresif. Sebuah peluang didapat saat Pirlo lolos dari jebakan offside dan mencoba mengirim bola pada Ibra di tengah kotak penalti. Namun karena aliran bola terlalu pelan, bek Madrid lebih dulu membuangnya. Setelahnya, tendangan bebas gelandang internasional Italia itu dari luar kotak penalti diselamatkan dengan gemilang oleh Casillas.
Seedorf membuang peluang terbaik yang dimiliki Rossoneri di menit 32. Mendapat sodoran bola dari Ronaldinho, sepakan gelandang Belanda itu saat tinggal berhadapan dengan Iker Casillas melayang jauh di udara.
Lima menit sebelum turun minum gawang Milan kembali nyaris bobol. Mampu membuat pontang-panting bek Milan dengan kecepatannya menusuk ke sisi kanan, CR7 mengirim umpan mendatar ke muka gawang. Bola sepertinya akan sampai ke kaki Angel Di Maria yang akan dengan mudah bikin gol dalam posisi satu lawan satu dengan Amelia, namun itu tak terjadi lantaran Gattuso mampu lebih dulu menyentuh si kulit bundar.
Kesempatan terakhir Madrid menambah keunggulan sebelum turun minum, yang datang melalui sepakan Oezil setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan CR7 , dimentahkan Amelia dengan susah payah.
Di awal babak kedua dominasi Madrid masih belum bisa diredam Milan. Yang pertama datang dari tandukan Higuain menyamar umpan lambung Di Maria yang masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Amelia.
Kerjasama Higuain-Di Maria kembali nyaris membobol gawang Milan beberapa menit berselang, kali ini gantian Di Maria yang membuang umpan Higuain saat upayanya mem-backheel bola melenceng tipis dari sasaran.
Pelanggaran yang dilakukan Kevin Prince Boateng membuang Madrid kembali dapat tendangan bebas di muka kotak penalti. Tak seperti di babak pertama, peluang ini gagal dimanfaatkan CR7 karena sepakannya membentur Bonera.
Winger Portugal itu kembali gagal menceploskan bola ke dalam gawang saat sepakannya dari dalam kotak penalti melenceng jauh dari sasaran.
Untuk menambah daya serangnya Milan memasukkan berturut-turut memasukkan Robinho dan Filippo Inzaghi. Keputusan tersebut sempat membuat Milan lebih menggigit dalam membangun serangan meski gagal mencetak gol.
Di muka gawang Ibra gagal membelokkan bola yan dikirim Inzaghi karena terhambat tekel yang dilakukan Alvaro Albeloa. Beberapa menit berselang sepakan keras Robinho dari tepi kotak penalti ditepis dengan sangat baik oleh Casillas.
Hingga akhirnya wasit meniupkan peluit panjang tanda laga tuntas, skor 2-0 untuk keunggulan Madrid bertahan.
Susunan Pemain
Real Madrid: Iker Casillas, Ricardo Carvalho, Pepe, Marcelo, Alvaro Arbeloa, Sami Khedira, Xabi Alonso, Gonzalo Higuain (Karim Benzema '89), Mesut Ozil (Lassana Diarra '83), Cristiano Ronaldo, Ángel Di María (Esteban Granero '87)
AC Milan: Marco Amelia, Daniele Bonera, Alessandro Nesta, Luca Antonini, Gianluca Zambrotta, Andrea Pirlo, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso (Kevin-Prince Boateng '59), Ronaldinho (Robinho '72), Zlatan Ibrahimovic, Pato (Filippo Inzaghi '78)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Dengan kedua tim total memiliki 16 titel gelar juara, laga Madrid kontra Milan disebut-sebut sebagai pertemua dua penguasa Eropa dan menjadi salah satu yang paling ditunggu. Di Santiago Bernabeu, Rabu (20/10/2010) dinihari WIB dua gol dari Cristiano Ronaldo dan Mesut Oezil menegaskan dominasi Los Merengues atas Rossoneri.
Disepanjang laga Madrid tampil sangat dominan dengan mengandalkan kecepatan banyak pemainnya, total mereka melepaskan 23 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Milan yang tak diperkuat Thiago Silva dan Cristian Abbiati hanya satu-dua kali menebar ancaman.
Hasil laga ini mengantar Madrid memuncaki klasemen Grup G dengan poin sempurna sembilan dari tiga laga. Sementara Milan masih bertahan di posisi dua dengan poin empat, sama dengan Ajax yang pada laga lain menang 2-1 atas Auxerre namun masih kalah dalam selisih gol.
Jalannya Pertandingan
Masuknya fans ke dalam lapangan menjadi kejadian menarikvs Milan pertama yang terjadi dalam laga Madrid . Di samping itu, tuan tampil dominan dengan menguasai ball possesion.
Di menit 12 publik Santiago Bernabeu bergemuruh menyusul gol yang dibuat Ronaldo. Tendangan bebas yang dia eksekusi tepat di muka kotak penalti menerobos di antara Clarence Seedorf dan Ibra untuk kemudian bersarang di gawang Milan tanpa sama sekali dibaca Marco Amelia.
Belum hilang kegembiraan atas gol tersebut, Madrid mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit 13. Diawali tusukan Ronaldo dari sisi kiri, bola yang dia umpan ke kotak penalti mengarah pada Oezil. Tembakan gelandang Jerman itu masuk ke gawang setelah terlebih dulu membentur bahu Daniele Bonera. Sementara Marco Amelia sudah terlanjur terkecoh dan mati langkah.
Setelah tertinggal dua gol Milan mulai melancarkan serangan agresif. Sebuah peluang didapat saat Pirlo lolos dari jebakan offside dan mencoba mengirim bola pada Ibra di tengah kotak penalti. Namun karena aliran bola terlalu pelan, bek Madrid lebih dulu membuangnya. Setelahnya, tendangan bebas gelandang internasional Italia itu dari luar kotak penalti diselamatkan dengan gemilang oleh Casillas.
Seedorf membuang peluang terbaik yang dimiliki Rossoneri di menit 32. Mendapat sodoran bola dari Ronaldinho, sepakan gelandang Belanda itu saat tinggal berhadapan dengan Iker Casillas melayang jauh di udara.
Lima menit sebelum turun minum gawang Milan kembali nyaris bobol. Mampu membuat pontang-panting bek Milan dengan kecepatannya menusuk ke sisi kanan, CR7 mengirim umpan mendatar ke muka gawang. Bola sepertinya akan sampai ke kaki Angel Di Maria yang akan dengan mudah bikin gol dalam posisi satu lawan satu dengan Amelia, namun itu tak terjadi lantaran Gattuso mampu lebih dulu menyentuh si kulit bundar.
Kesempatan terakhir Madrid menambah keunggulan sebelum turun minum, yang datang melalui sepakan Oezil setelah melakukan kerjasama satu-dua dengan CR7 , dimentahkan Amelia dengan susah payah.
Di awal babak kedua dominasi Madrid masih belum bisa diredam Milan. Yang pertama datang dari tandukan Higuain menyamar umpan lambung Di Maria yang masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Amelia.
Kerjasama Higuain-Di Maria kembali nyaris membobol gawang Milan beberapa menit berselang, kali ini gantian Di Maria yang membuang umpan Higuain saat upayanya mem-backheel bola melenceng tipis dari sasaran.
Pelanggaran yang dilakukan Kevin Prince Boateng membuang Madrid kembali dapat tendangan bebas di muka kotak penalti. Tak seperti di babak pertama, peluang ini gagal dimanfaatkan CR7 karena sepakannya membentur Bonera.
Winger Portugal itu kembali gagal menceploskan bola ke dalam gawang saat sepakannya dari dalam kotak penalti melenceng jauh dari sasaran.
Untuk menambah daya serangnya Milan memasukkan berturut-turut memasukkan Robinho dan Filippo Inzaghi. Keputusan tersebut sempat membuat Milan lebih menggigit dalam membangun serangan meski gagal mencetak gol.
Di muka gawang Ibra gagal membelokkan bola yan dikirim Inzaghi karena terhambat tekel yang dilakukan Alvaro Albeloa. Beberapa menit berselang sepakan keras Robinho dari tepi kotak penalti ditepis dengan sangat baik oleh Casillas.
Hingga akhirnya wasit meniupkan peluit panjang tanda laga tuntas, skor 2-0 untuk keunggulan Madrid bertahan.
Susunan Pemain
Real Madrid: Iker Casillas, Ricardo Carvalho, Pepe, Marcelo, Alvaro Arbeloa, Sami Khedira, Xabi Alonso, Gonzalo Higuain (Karim Benzema '89), Mesut Ozil (Lassana Diarra '83), Cristiano Ronaldo, Ángel Di María (Esteban Granero '87)
AC Milan: Marco Amelia, Daniele Bonera, Alessandro Nesta, Luca Antonini, Gianluca Zambrotta, Andrea Pirlo, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso (Kevin-Prince Boateng '59), Ronaldinho (Robinho '72), Zlatan Ibrahimovic, Pato (Filippo Inzaghi '78)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
AC Milan,
Champion League,
Real Madrid
Thursday, September 30, 2010
Milan Imbangi Ajax 1-1
AC Milan membawa pulang satu angka dari lawatannya ke Ajax Amsterdam. Bermain di Amsterdam Arena, Rabu (29/9/2010) dinihari WIB, kedua tim bermain sama kuat 1-1.
Bermain tanpa Ronaldinho, yang diistirahatkan oleh Masimilliano Allegri, Milan lebih dulu tertinggal oleh gol yang dilesakkan Mounir El Hamdaoui di menit 23. Sebelum turun minum, tepatnya menit 37, Rossoneri menyamakan kedudukan lewat Zlatan Ibrahimovic.
Tambahan satu poin membuat Milan sementara duduk di posisi dua klasemen dengan empat poin dikumpulkan. Diavolo Rosso tertinggal dua angka atas Real Madrid, yang pada laga lain menang 1-0 dalam lawatan ke Auxerre.
Sementara Ajax tertahan di posisi tiga klasemen. Setelah atas Los Merengues di matchday pertama lalu, skuad besutan Martin Jol baru mengumpulkan satu poin.
Jalannya pertandingan
Milan sedikit dalam tekanan di awal-awal babak pertama. Tembakan ke arah gawang pertama menjadi milik tuan rumah melalui Luis Suarez, yang tak menghasilkan apapun karena sepakannya melayang tinggi di atas mistar.
Tim tamu mendapat kesempatan pertamanya membuat gol di menit 14 melalui Robinho. Mendapat umpan saat menusuk di sisi kiri, sepakan pesepakbola Brasil itu masih bisa ditepis kiper Maarten Stekelenburg dan gagal di-rebound Ibra yang datang sedikit terlambat.
Pertandingan memasuki menit 23 saat publik tuan rumah bersorak girang menyusul bobolnya gawang Milan. Gol ini lahir berkat skill individu yang menawan dari Luis Suarez saat memperdaya Alesandro Nesta di pinggir kotak penalti. Bola yang dia oper ke El Hamdaoui bisa diceploskan ke dalam gawang meski dapat kawalan dari banyak pemain Rossoneri.
Kembali lewat Robinho, Milan berkesempatan mencetak gol. Namun pesepakbola yang diboyong dari Manchester City itu tak mampu menjebol gawang tuan rumah saat dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Stekelenburg. Bola pelan yang diarahkannya ke sisi kanan terlalu melebar.
Milan akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit 37 lewat sebuah serangan balik yang dikreasikan Clarence Seedorf. Menusuk dari sisi kanan dan mendahului barisan pertahanan Ajax saat menerima umpan panjang dari tengah lapangan, gelandang Belanda itu mengirim bola pada Ibra, yang dengan sempurna mengontrolnya menggunakan dana dan menceploskan ke dalam gawang dari jarak dekat.
Di awal babak kedua Milan tampil percaya diri dan mendominasi penguasaan bola dengan memperagakan umpan-umpan pendek dan cepat. Namun justru pertahanan mereka yang lebih dulu dapat ancaman lewat Suarez.
Striker asal Uruguay tersebut kembali membuat Milanisti was-was saat dia menari-nari di dalam kotak penalti memperdaya beberapa bek lawan. Kembali upayanya tersebut tak membuahkan gol karena pemain Milan yang berkumpul di muka gawang bisa menghalaunya.
Di sisi lain Milan juga punya peluang menambah golnya. Setelah tembakan melengkung Robinho masih meleset dari sasaran, upaya serupa yang dilakukan Ibra tak membuahkan hasil karena bola mengarah tepat ke Stekelenburg.
Enam menit sebelum bubaran, Milan berpeluang menambah gol saat Ibra berhasil mencuri bola dan menusuk ke dalam kotak penalti dari sisi kiri. Berhasil melepas umpan pada Boateng di tiang jauh, sepakan gelandang pinjaman dari Genoa itu dari sudut sempit berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh Stekelenburg.
Susunan Pemain
Ajax Amsterdam: Maarten Stekelenburg, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Vurnon Anita (Miralem Sulejmani '39), Gregory Van Der Wiel, Siem De Jong, Demy De Zeeuw (Rasmus Lindgren '80), Eyong Enoh, Urby Emanuelson, Mounir El Hamdaoui, Luis Suárez
AC Milan: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Andrea Pirlo, Luca Antonini, Gianluca Zambrotta, Clarence Seedorf (Ignazio Abate '85), Gennaro Gattuso, Mathieu Flamini (Kevin-Prince Boateng '52), Zlatan Ibrahimovic, Robinho (Filippo Inzaghi '86)
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Bermain tanpa Ronaldinho, yang diistirahatkan oleh Masimilliano Allegri, Milan lebih dulu tertinggal oleh gol yang dilesakkan Mounir El Hamdaoui di menit 23. Sebelum turun minum, tepatnya menit 37, Rossoneri menyamakan kedudukan lewat Zlatan Ibrahimovic.
Tambahan satu poin membuat Milan sementara duduk di posisi dua klasemen dengan empat poin dikumpulkan. Diavolo Rosso tertinggal dua angka atas Real Madrid, yang pada laga lain menang 1-0 dalam lawatan ke Auxerre.
Sementara Ajax tertahan di posisi tiga klasemen. Setelah atas Los Merengues di matchday pertama lalu, skuad besutan Martin Jol baru mengumpulkan satu poin.
Jalannya pertandingan
Milan sedikit dalam tekanan di awal-awal babak pertama. Tembakan ke arah gawang pertama menjadi milik tuan rumah melalui Luis Suarez, yang tak menghasilkan apapun karena sepakannya melayang tinggi di atas mistar.
Tim tamu mendapat kesempatan pertamanya membuat gol di menit 14 melalui Robinho. Mendapat umpan saat menusuk di sisi kiri, sepakan pesepakbola Brasil itu masih bisa ditepis kiper Maarten Stekelenburg dan gagal di-rebound Ibra yang datang sedikit terlambat.
Pertandingan memasuki menit 23 saat publik tuan rumah bersorak girang menyusul bobolnya gawang Milan. Gol ini lahir berkat skill individu yang menawan dari Luis Suarez saat memperdaya Alesandro Nesta di pinggir kotak penalti. Bola yang dia oper ke El Hamdaoui bisa diceploskan ke dalam gawang meski dapat kawalan dari banyak pemain Rossoneri.
Kembali lewat Robinho, Milan berkesempatan mencetak gol. Namun pesepakbola yang diboyong dari Manchester City itu tak mampu menjebol gawang tuan rumah saat dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Stekelenburg. Bola pelan yang diarahkannya ke sisi kanan terlalu melebar.
Milan akhirnya bisa menyamakan kedudukan di menit 37 lewat sebuah serangan balik yang dikreasikan Clarence Seedorf. Menusuk dari sisi kanan dan mendahului barisan pertahanan Ajax saat menerima umpan panjang dari tengah lapangan, gelandang Belanda itu mengirim bola pada Ibra, yang dengan sempurna mengontrolnya menggunakan dana dan menceploskan ke dalam gawang dari jarak dekat.
Di awal babak kedua Milan tampil percaya diri dan mendominasi penguasaan bola dengan memperagakan umpan-umpan pendek dan cepat. Namun justru pertahanan mereka yang lebih dulu dapat ancaman lewat Suarez.
Striker asal Uruguay tersebut kembali membuat Milanisti was-was saat dia menari-nari di dalam kotak penalti memperdaya beberapa bek lawan. Kembali upayanya tersebut tak membuahkan gol karena pemain Milan yang berkumpul di muka gawang bisa menghalaunya.
Di sisi lain Milan juga punya peluang menambah golnya. Setelah tembakan melengkung Robinho masih meleset dari sasaran, upaya serupa yang dilakukan Ibra tak membuahkan hasil karena bola mengarah tepat ke Stekelenburg.
Enam menit sebelum bubaran, Milan berpeluang menambah gol saat Ibra berhasil mencuri bola dan menusuk ke dalam kotak penalti dari sisi kiri. Berhasil melepas umpan pada Boateng di tiang jauh, sepakan gelandang pinjaman dari Genoa itu dari sudut sempit berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh Stekelenburg.
Susunan Pemain
Ajax Amsterdam: Maarten Stekelenburg, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Vurnon Anita (Miralem Sulejmani '39), Gregory Van Der Wiel, Siem De Jong, Demy De Zeeuw (Rasmus Lindgren '80), Eyong Enoh, Urby Emanuelson, Mounir El Hamdaoui, Luis Suárez
AC Milan: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Andrea Pirlo, Luca Antonini, Gianluca Zambrotta, Clarence Seedorf (Ignazio Abate '85), Gennaro Gattuso, Mathieu Flamini (Kevin-Prince Boateng '52), Zlatan Ibrahimovic, Robinho (Filippo Inzaghi '86)
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Friday, September 17, 2010
Milan Hajar Auxerre 2-0
AC Milan mengawali kiprahnya di Liga Champions musim ini dengan raihan poin penuh atas Auxerre, Kamis (16/9/2010) dinihari WIB. Rossoneri menang 2-0 lewat dua gol Zlatan Ibrahimovic.
Dalam laga yang dihelat di San Siro itu, Ibra mencetak kedua golnya di paruh kedua laga setelah kedua tim bermain imbang di babak pertama. Ini adalah dua gol pertama penyerang internasional Swedia itu sejak berseragam merah hitam akhir bulan lalu.
Milan mendominasi jalannya laga sejak awal dengan penguasaan bola 64 persen berbanding 32 persen milik lawan. Dalam jumlah shot, Milan bikin 12 dengan empat on goal sementara Auxerre 10 dengan tiga on goal.
Hasil ini membawa Il Diavollo Rosso memimpin klasemen Grup G bersama Real Madrid yang juga menang atas Ajax Amsterdam dengan skor sama.
Jalannya pertandingan
Lima menit laga berjalan Auxerre mengejutkan pertahanan Milan. Diawali kesalahan Andrea Pirlo dalam menguasai bila, Steeven Langil nyaris membobol gawang Christian Abbiati andaikan bola hasil tembakannya tak ditepis kiper tuan rumah itu.
Tim tamu kembali membahayakan gawang Milan setelah sebuah crossing dari sayap kanan ditanduk Adama Coulibaly, namun mistar gawang menggagalkan usaha Coulibaly tersebut di menit 23
Semenit sesudanya Milan membuat peluang pertamanya lewat Alexandre Pato. Kerjasama segitiga antara Ronaldinho, Ibra dan Pirlo berhasil membelah pertahanan Auxerre. Bola pun disodorkan Pirlo ke Pato yang lantas menyepak si kulit bundar. Hasilnya? bola hanya menerpa mistar gawang.
Lima menit sebelum jeda Langil kembali punya kesempatan menjebol gawang Milan. Sayang umpan Dennis Oliech gagal berbuah gol setelah bola hasil tembakan Langil melayang jauh di atas mistar.
Babak kedua berjalan datar tanpa tekanan berarti selama 15 menit pertama, hingga akhirnya pada menit ke-66 Milan berhasil memecah kebuntuan dan Ibra mencetak gol pertamanya bagi tim barunya itu.
Ronaldinho yang mengirimkan umpan silang ke arah Kevin Prince Boateng di kotak penalti. Dengan kepalanya kemudian Boateng mengumpan balik bola ke arah Ibra dan dengan dingin Ibra menyelesaikan dengan sepakan kaki kanan yang menembus jala Olivier Sorin.
Tiga menit sesudahnya keunggulan Milan bertambah jadi 2-0 dan lagi-lagi Ibra jadi pencetak golnya. Diawali serangan balik, Dinho yang menipu penjagaan dua lawannya dengan mudah memberikan assist jitu pada Ibra untuk dituntaskan eks Barcelona itu jadi gol keduanya.
Auxerre sebenarnya mencetak gol pada menit ke-81 melalui Anthony Le Tallec setelah menerima umpan Coulibaly. Sayang Le Tallec lebih dulu terperangkap offside. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-0 untuk Milan.
Susunan pemain
Milan: 32-Christian Abbiati; 19-Gianluca Zambrotta, 25-Daniele Bonera, 13-Alessandro Nesta, 77-Luca Antonini (20-Ignazio Abate 70); 23-Massimo Ambrosini (27-Kevin Prince Boateng 16), 21-Andrea Pirlo, 10-Clarence Seedorf; 7-Alexandre Pato (70-Robinho 55), 11-Zlatan Ibrahimovic, 80-Ronaldinho
Auxerre: 1-Olivier Sorin; 2-Cedric Hengbart, 6-Adama Coulibaly, 12-Jean-Pascal Mignot, 4-Stephane Grichting; 14-Dennis Oliech, 17-Benoit Pedretti, 29-Delvin Ndinga, 9-Valter Birsa (8-Anthony Le Tallec 73); 21-Steeven Langil (7-Kamel Chafni 80), 22-Ireneusz Jelen
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Dalam laga yang dihelat di San Siro itu, Ibra mencetak kedua golnya di paruh kedua laga setelah kedua tim bermain imbang di babak pertama. Ini adalah dua gol pertama penyerang internasional Swedia itu sejak berseragam merah hitam akhir bulan lalu.
Milan mendominasi jalannya laga sejak awal dengan penguasaan bola 64 persen berbanding 32 persen milik lawan. Dalam jumlah shot, Milan bikin 12 dengan empat on goal sementara Auxerre 10 dengan tiga on goal.
Hasil ini membawa Il Diavollo Rosso memimpin klasemen Grup G bersama Real Madrid yang juga menang atas Ajax Amsterdam dengan skor sama.
Jalannya pertandingan
Lima menit laga berjalan Auxerre mengejutkan pertahanan Milan. Diawali kesalahan Andrea Pirlo dalam menguasai bila, Steeven Langil nyaris membobol gawang Christian Abbiati andaikan bola hasil tembakannya tak ditepis kiper tuan rumah itu.
Tim tamu kembali membahayakan gawang Milan setelah sebuah crossing dari sayap kanan ditanduk Adama Coulibaly, namun mistar gawang menggagalkan usaha Coulibaly tersebut di menit 23
Semenit sesudanya Milan membuat peluang pertamanya lewat Alexandre Pato. Kerjasama segitiga antara Ronaldinho, Ibra dan Pirlo berhasil membelah pertahanan Auxerre. Bola pun disodorkan Pirlo ke Pato yang lantas menyepak si kulit bundar. Hasilnya? bola hanya menerpa mistar gawang.
Lima menit sebelum jeda Langil kembali punya kesempatan menjebol gawang Milan. Sayang umpan Dennis Oliech gagal berbuah gol setelah bola hasil tembakan Langil melayang jauh di atas mistar.
Babak kedua berjalan datar tanpa tekanan berarti selama 15 menit pertama, hingga akhirnya pada menit ke-66 Milan berhasil memecah kebuntuan dan Ibra mencetak gol pertamanya bagi tim barunya itu.
Ronaldinho yang mengirimkan umpan silang ke arah Kevin Prince Boateng di kotak penalti. Dengan kepalanya kemudian Boateng mengumpan balik bola ke arah Ibra dan dengan dingin Ibra menyelesaikan dengan sepakan kaki kanan yang menembus jala Olivier Sorin.
Tiga menit sesudahnya keunggulan Milan bertambah jadi 2-0 dan lagi-lagi Ibra jadi pencetak golnya. Diawali serangan balik, Dinho yang menipu penjagaan dua lawannya dengan mudah memberikan assist jitu pada Ibra untuk dituntaskan eks Barcelona itu jadi gol keduanya.
Auxerre sebenarnya mencetak gol pada menit ke-81 melalui Anthony Le Tallec setelah menerima umpan Coulibaly. Sayang Le Tallec lebih dulu terperangkap offside. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-0 untuk Milan.
Susunan pemain
Milan: 32-Christian Abbiati; 19-Gianluca Zambrotta, 25-Daniele Bonera, 13-Alessandro Nesta, 77-Luca Antonini (20-Ignazio Abate 70); 23-Massimo Ambrosini (27-Kevin Prince Boateng 16), 21-Andrea Pirlo, 10-Clarence Seedorf; 7-Alexandre Pato (70-Robinho 55), 11-Zlatan Ibrahimovic, 80-Ronaldinho
Auxerre: 1-Olivier Sorin; 2-Cedric Hengbart, 6-Adama Coulibaly, 12-Jean-Pascal Mignot, 4-Stephane Grichting; 14-Dennis Oliech, 17-Benoit Pedretti, 29-Delvin Ndinga, 9-Valter Birsa (8-Anthony Le Tallec 73); 21-Steeven Langil (7-Kamel Chafni 80), 22-Ireneusz Jelen
Sumber: Detiksport
Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)


