Showing posts with label Milan menang. Show all posts
Showing posts with label Milan menang. Show all posts

Monday, April 11, 2011

Kalahkan Fiorentina, Milan Kokoh di Puncak

Milan kokoh di puncak klasemen setelah memetik kemenangan tipis atas Fiorentina 2-1. Clarence Seedorf dan Alexandre Pato jadi pahlawan usai bikin gol, sementara Zlatan Ibrahimovic dapat kartu merah.

Meski perolehan poinnya disamai Napoli yang beberapa jam sebelumnya menundukkan Bologna 2-0, Milan tetap tampil tenang dan penuh percaya diri dalam laga di Stadion Artemio Franchi, Senin (11/4/2011) dinihari WIB.

Hasilnya adalah gol cepat yang dibuat Clarence Seedorf di menit tujuh, sebelum digandakan Pato di menit 41. Gol tunggal La Viola datang 10 menit sebelum laga tuntas melalui sepakan Juan Manuel Vargas.

Kemenangan Rossoneri harus tercoreng oleh kartu merah yang didapat Zlatan Ibrahimovic, yang diusur wasit pada menit 87 usai dapat kartu kuning kedua. Kartu merah tersebut seperti melanjutkan masalah indisipliner yang didapat Ibra karena laga kontra Fiorentina ini merupakan pertandingan comeback setelah dapat sanksi larangan bermain dua kali akibat memukul pemain Bari.

Kemenangan ini membuat Milan kembali menjauh dari kejaran Napoli. Milan kini punya 68 poin, unggul tiga dari Marek Hamsik cs yang punya angka 65.

Jalannya Pertandingan

Baru dua menit pertandingan berjalan Milan sudah punya peluang melalui sepakan keras Seedorf dari dalam kotak penalti yang masih bisa dihadang kiper Boruc. Fiorentina langsung membalas di menit empat saat tendangan salto Santana tepat megarah ke pelukan Cristian Abiatti.

Tampil lebih agresif Milan akhirnya unggul saat laga masuk menit tujuh. Gol ini bermula dari umpan cantik Ibra pada Seedorf yang masih mampu dipatahkan barisan belakang Fiorentina.

Bola yang mental ke arah Pato langsung ditanduk oleh striker asal Brasil itu kembali ke arah Seedorf. Pemain bertahan Fiorentina sepertinya tak menduga kalau bola akan dikembalikan ke gelandang Belanda itu, berdiri bebas tanpa kawalan sepakan setengah voli Seedorf bersarang di gawang. 1-0 Milan unggul.

Tiga menit berselang Milan punya peluang menggandakan keunggulan. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper sepakan Pato masih terhadang Boruc.

Selanjutnya Milan mendominasi jalannya laga. Namun La Viola tetap mampu mengkreasikan peluang yang salah satunya datang dari sepakan jarak jauh Adem Ljajic yang mengarah ke sudut bawah gawang dan dengan susah payah ditepis Abbiati.

Setelah sepakan jarak jauh Gianluca Zambrotta memanfaatkan umpan datar tendangan sudut Pato masih bisa ditepis kiper, Milan akhirnya menggandakan keunggulan di menit 41 melalui serangan yang terbangun rapi.

Bermula dari umpan backheel Kevin Boateng, Ibra menusuk ke muka kotak penalti Fiorentina dan mengembalikan pada Boateng yang melakukan penetrasi di sisi kanan. Melakukan sprint ke arah kotak penalti, bola kemudian diumpan Boateng ke muka gawang dan diceploskan menjadi gol oleh Pato. Milan unggul 2-0.

Di babak kedua Ibrahimovic juga membuang dua peluang matang yang dia miliki. Setelah sepakannya dalam posisi satu lawan satu dengan kiper masih melenceng di tiang jauh, kerjasama satu-dua yang dia lakukan dengan Pato juga tak membuahkan hasil. Tendanan Ibra kembali melenceng.

Pada pertengahan babak kedua Fiorentina mengklaim penalti menyusul insiden yang melibatkan Seedorf dan Gianluca Comotto. Namun wasit tidak mengacuhkannya dan justru menganggap telah terjadi pelanggaran untuk Milan.

Sepuluh menit sebelum bubaran gawang Milan berhasil dibobol. Abbiati sesungguhnya tampil bagus saat menghalau sepakan keras Montolivo. Namun bola rebound yang disambar Vargas tak mampu dihadang masuk ke gawang, apalagi bola berubah arah setelah membentur dada Gennaro Gattuso.

Milan kemudian berada dalam tekanan untuk bisa mempertahankan keunggulan. Dalam kondisi tersebut Diavolo Rosso malah harus kehilangan Ibra yang langsung dapat kartu merah dari wasit karena dianggap menghina hakim garis saat memprotes sebuah lemparan ke dalam.

Milan akhirnya bisa bertahan meski hanya dengan 10 orang di sisa waktu. Hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-1 untuk kemenangan Milan tidak berubah.

Susunan Pemain

Fiorentina: Boruc; Comotto, Gamberini, Natali (Kroldrup 56), Pasqual; Donadel (Behrami 62), Montolivo, Vargas; Santana, Ljajic (Babacar 46); Gilardino

Milan: Abbiati; Abate, Yepes, Thiago Silva, Zambrotta; Flamini, Van Bommel, Seedorf; Boateng (Gattuso 77); Pato, Ibrahimovic

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, March 06, 2011

Gol Gattuso Bawa Milan Mantap di Puncak

Kapten Milan Gennaro Gattuso membuat gol tunggal yang membawa Milan memenangi laga di markas Juventus 1-0. Dengan kemenangan ini Milan tetap tak tergoyahkan di puncak klasemen Serie A Liga Italia.

Bertanding di Stadion Olimpico Turin, Minggu (6/3/2011) dinihari WIB, Juventus kembali menempatkan Giorgio Chiellini sebagai bek tengah. Di lini depan, mereka mengandalkan duet Luca Toni dan Alessandro Matri.

Sementara di kubu Milan, mereka tampil tanpa Pato yang kurang fit. Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano pun jadi tumpuan serangan.

Setelah tak banyak peluang tercipta di paruh pertama, laga berlangsung lebih menarik di babak kedua. Puncaknya, Milan berhasil mencuri keunggulan lewat gol kapten Gennaro Gattuso. Gol ini tak mampu dibalas tim tuan rumah hingga laga berakhir.

Kekalahan ini membuat anak asuhan Luigi Del Neri tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Seri A dengan 41 poin dari 28 laga. Sementara Rossoneri makin kokoh di peringkat teratas dengan 61 poin, unggul delapan poin atas runner-up Inter Milan.

Jalannya pertandingan

Felipe Melo membuka peluang untuk tim tuan rumah di menit kedua. Sepakan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih melenceng tipis.

Milan balik mengancam semenit berikutnya lewat Zlatan Ibrahimovic. Namun tembakan striker asal Swedia itu masih belum menemui sasaran.

Hingga babak pertama berakhir, tak banyak peluang lain yang tercipta. Skor kacamata pun bertahan hingga turun minum.

Milan mencoba meningkatkan intensitas serangannya di paruh kedua. Mereka memasukkan Robinho dan menarik keluar Kevin-Prince Boateng.

Mathieu Flamini memperoleh peluang di menit ke-51. Namun, sundulannya masih bisa diamankan Gianluigi Buffon.

Buffon kembali menyelamatkan gawang Juve tiga menit kemudian. Dia berhasil mengamankan tendangan Ibrahimovic dari luar kotak penalti.

Di menit ke-68, Buffon akhirnya takluk juga. Sepakan Gennaro Gattuso dari luar kotak penalti memang masih bisa ditepisnya, tapi bola tetap melaju ke dalam gawangnya. Milan unggul 1-0.

Juventus berusaha keras menyamakan skor di sisa pertandingan. Meski terus menggempur pertahanan tim tamu, upaya mereka tetap tak membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk Milan bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:
Juventus: Buffon, Chiellini, Barzagli, Sorensen, Traore (Bonucci 84'), Felipe Melo, Marchisio, Martinez, Krasic, Matri (Del Piero 81'), Toni (Iaquinta 63')

Milan: Abbiati, Thiago Silva, Nesta, Jankulovski, Abate, Van Bommel, Boateng (Robinho 46'), Flamini, Gattuso, Cassano (Seedorf 71'), Ibrahimovic
Selengkapnya...

Monday, January 31, 2011

Van Bommel Espulso, Milan Hajar Catania 2-0

Mark Van Bommel dapat kartu merah di laga debutnya bersama AC Milan di Seri A. Meski bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, Rossoneri justru mampu bikin dua gol yang memberi mereka keunggulan 2-0.

Dua gol Milan datang dari Robinho di menit 58 dan Zlatan Ibrahimovic lima menit sebelum turun minum. Gol tersebut datang justru saat Diavolo Rosso bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah Mark van Bommel di menit 54.

Hasil laga di Stadio Angelo Massimino, Minggu (30/1/2011) dinihari WIB tersebut memantapkan posisi Milan di puncak klasemen sementara. Anak didik Massimiliano Allegri kini punya poin 47 atau unggul tujuh poin atas Napoli di posisi dua yang baru akan bermain malam nantiJalannya Pertandingan

Robinho punya kesempatan membawa Milan unggul saat pertandingan baru berjalan satu menit andai dia bisa menyepak dengan kekuatan penuh umpan yang dilepaskan Ibra. Catania langsung bereaksi saat sodoran Alejandro Darío Gomez yang disepak Capuano terhadang Van Bommel.

Catania yang tampil penuh semangat kembali membuat Milan kerepotan saat sepakan Pablo Ladesma urung masuk gawang karena berbelok arah usai membentur Mario Yepes. Selanjutnya Rossoneri dibuat kesulitan meladeni permainan tuan rumah yang penuh determinasi dan semangat.

Pertandingan menjurus keras dengan ada empat kartu kuning dikeluarkan wasit, di mana tiga di antaranya diberikan pada pemain Milan. Baik Catania maupun Milan akhirnya tak bisa mencetak gol hingga babak pertama usai.

Di awal babak kedua Milan dapat kejutan tak menyenangkan saat Van Bommel diusir keluar lapangan. Pada menit 54 dia mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Capuano.

Meski bermain dengan 10 orang, Milan justru bisa mencetak gol. Tepatnya empat menit setelah Van Bommel dikartu merah Robinho menjebol gawang Catania memanfaatkan bola mental hasil tendangan bebas Ibra yang tak bisa ditangkap dengan sempurnah oleh kiper Andujar.

Dalam posisi tertinggal dan unggul jumlah pemain, Catania terus menekan pertahanan Milan. Beberapa peluang lahir di muka gawang Cristian Abiatti, meski tak satupun berujung gol.

Justru papan skor berubah menjadi 2-0 setelah Ibra mencetak gol ke gawang Catania. Menyambar umpan mendatar yang dilepas Robinho dari sisi kanan, bola yang dibelokkan striker asal Swedia itu memperdaya Andujar.

Susunan Pemain

Catania: Andujar; Augustyn (Ricchiuti 66), Silvestre, Spolli, Capuano; Carboni (Pesce 45); Ledesma, Sciacca (Morimoto 82), Gomez, Mascara; Maxi Lopez

Milan: Abbiati; Bonera, Yepes, Thiago Silva, Antonini; Ambrosini (Jankulovski 75), Van Bommel, Merkel (Emanuelson 46); Robinho; Ibrahimovic, Cassano (Oddo 59)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Friday, January 07, 2011

Debut Manis Cassano, Milan Kalahkan Cagliari 1-0

Awal tahun 2011 yang indah bagi Milan dimana Antonio Cassano melakoni debutnya sebagai pemain AC Milan Kamis (6/1/2011) malam WIB. Debut itu berakhir manis dengan Milan menundukkan Cagliari 1-0. Pelatih Allegri melakukan rotasi pada tim dimana ia menurunkan duet striker Robinho dan Pato dan mengistirahatkan Ibrahimovic.

Cassano yang baru digaet dari Sampdoria masuk pada menit 74, menggantikan Alexander Merkel. Tapi bukan Cassano yang menjadi bintang kemenangan Milan pada pertandingan ini. Adalah Rodney Strasser--yang masuk pada menit 54 menggantikan Gennaro Gattuso--yang menjadi pahlawan.

Namun, Cassano berperan terhadap terjadinya gol Strasser di menit 85 itu. Cassano-lah yang memberikan terobosan kepada Strasser sebelum nama terakhir melesakkan tembakan ke gawang Cagliari.

Milan pun memulai 2011 dengan kemenangan, mengobati kekalahan mereka pada akhir 2010 silam ketika mereka ditekuk AS Roma 0-1.

Rossoneri pun makin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi nilai 39, unggul lima angka atas Lazio yang ada di urutan dua.  Sementara Cagliari turun ke posisi 15 dengan koleksi nilai 20.

Milan memang memenangi penguasaan bola 60:40, tapi Cagliari yang bertindak sebagai tuan rumah lebih banyak melepaskan tembakan. Rossoblu melepas 12 tembakan, di mana empat di antaranya on target. Milan melepas 11 tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran.

Milan sempat mendapatkan peluang di awal laga, tepatnya pada menit 11. Namun, sepakan Robinho melebar setelah mengenai kaki kiper Michael Agazzi. Milan pun hanya mendapatkan sepak pojok.

Cagliari juga mendapatkan peluang emas di menit 32 melalui sundulan Michele Canin--menyambut sebuah sepak pojok. Sial bagi Canini, sundulannya masih membentur tiang gawang.

Kerjasama Clarence Seedorf dan Alexandre Pato nyaris membuat Milan unggul di menit 51. Tapi sepakan Pato masih bisa diselamatkan oleh Agazzi.

Milan akhirnya baru mencetak gol di menit 85. Umpan terobosan Cassano diterima oleh Strasser. Usai melepaskan diri dari pengawalnya, Strasser langsung melepaskan tendangan keras ke gawang Cagliari. 1-0 untuk Milan dan bertahan sampai laga usai.

Susunan Pemain
Cagliari: Agazzi, Astori, Canini, Agostini, Pisano, Conti, Cossu, Lazzari (Biondini 48), Nainggolan, Nene, Matri (Acquafresca 84).

AC Milan: Abbiati, Thiago Silva, Bonera, Antonini, Abate, Seedorf, Merkel (Cassano 74), Ambrosini, Gattuso (Strasser 58), Robinho, Pato.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, December 05, 2010

Hajar Brescia 3-0 Milan Cappolista

Bahagia sekali melihat AC Milan kembali menjauhkan jaraknya dari para pesaing untuk terus berada di puncak klasemen Seri A. Hasil tersebut didapat Rossoneri setelah menundukkan Brescia dengan skor 3-0.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di San Siro, Minggu (5/12/2010) dinihari WIB Milan memborong ketiga golnya di babak pertama. Kevin Prince Boateng membuka keunggulan sebelum digandakan Robinho dan ditutup Zlatan Ibrahimovic.

Tambahan tiga poin ini mengantar Milan sementara kembali menjauhi pesaing-pesaingnya di puncak klasemen. Dengan poin 33, Rossoneri unggul tiga angka dari Lazio di urutan dua. Sementara Brescia tertahan di urutan 18 dengan total poin berjumlah 12.

Jalannya Pertandingan

Di depan pendukungnya, Milan tak perlu waktu lama untuk membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan yang dilepaskan Zlatan Ibrahimovic, Kevin Prince Boateng berhasil menceploskan bola ke dalam gawang meski dalam kawalan pemain lawan. Ini merupakan gol pertama Boateng buat Milan di Seri A.

Melalui kerjasama Robinho dan Zlatan Ibrahimovic, Milan terus menggedor pertahanan tamunya demi mencari gol kedua. Namun justru gawang Cristian Abbiati yang dapat ancaman di menit 16 saat tendangan akrobat Andrea Caracciolo tepat mengarah ke pelukan Abbiatti.

Lewat aksinya di menit 27, Robinho berhasil menembus masuk pertahanan Brescia. Namun upayanya mencetak gol tak membuahkan hasil karena bola sepakannya cuma membentur sisi luar gawang.

Semenit berselang Robinho benar-benar mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-0. Gol tersebut terjadi akibat kesalahan Hetemaj yang mencoba melakukan backpass, Robinho pun dengan mudah mencetak gol kelimanya buat Milan dari jarak dekat.

Belum hilang kegembiraan Rosoneri, sebuah gol lain lahir ke gawang Brescia. Kali ini Ibra yang menjadi goal scorer-nya setelah dia melewati Gilberto Martinez dan melepaskan tendangan keras yang mengarah ke sudut gawang. 3-0 Milan unggul.

Lewat sebuah kesalahan pemain Brescia kembali Milan punya peluang bikin gol. Tim tamu beruntung karena kali ini upaya Robinho me-rebound tendangan gagal Boateng terhalang bek lawan.

Di babak kedua tekanan yang dilakukan Milan tidak menurun. Bahkan Gennaro Gattuso sempat memiliki peluang bikin gol saat upayanya mengeksekusi sodoran bola dari Robinho berhasil digagalkan Martinez.

Ibra kembali memiliki peluang saat dia berusaha menyambar bola pantul hasil tendangan Ignazio Abate. Atraksi overhead kick yang dia lakukan tak membuahkan hasil yang diinginkan karena si kulit bundar arahnya masih melenceng dari sasaran.

Massimilliano Allegri memasukkan Ronaldinho saat pertandingan tersisa 20 menit untuk menggantikan Ibra. Gelandang serang asal Brasil itu langsung dapat peluang, meski kemudian gagal berujung gol karena tendangan kaki kirinya menyambut umpan silang Abate masih melenceng.

Peluang terakhir Milan memperbesar keunggulan datang dari kerjasama Gattuso dengan Mathieu Flamini. Berhasil mengejar umpan terobosan, tendangan jarak jauh gelandang asal Prancis itu sama sekali tak membahayakan gawang kiper Sereni.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Nesta (Yepes 46), Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso, Pirlo, Ambrosini (Flamini 63); Boateng; Ibrahimovic (Ronaldinho 69), Robinho

Brescia: Sereni; Zebina, Bega, Martinez; Berardi, Vass (Budel 66), Hetemaj, Daprelà; Diamanti, Kone (Eder 58); Caracciolo

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Wednesday, November 24, 2010

Menang 2-0 Milan Lolos 16 Besar

Hasil positif diraih AC Milan dalam laga Liga Champions yang berlangsung di Di Stade de l'Abbe-Deschamps Perancis. AC Milan memetik kemenangan 2-0 dalam lawatan ke AJ Auxerre lewat gol Zlatan Ibrahimovic dan Ronaldinho. Hasil ini mengantar Rossoneri mengikuti jejak Real Madrid lolos ke babak 16 besar.

Dalam laga yang dilangsungkan di Di Stade de l'Abbe-Deschamps, Rabu (24/11/2010) dinihari WIB, Milan baru bisa mencetak gol di babak kedua. Zlatan Ibrahimovic memecah kebuntuan lewat sepakannya di menit 63 sebelum digandakan Ronaldinho di masainjury time.

Kemenangan ini membuat Milan berhak menemani Real Madrid yang sudah lebih dulu memastikan lolos ke fase knock out. Rossoneri kini mengumpulkan delapan poin dari dua kemenanan, dua hasil imbang dan sekali kalah.

Karena pada laga lain Los Merengues memetik kemenangan 4-0 dalam kunjungan ke Ajax Amsterdam, maka Milan dipastikan menuntaskan persaingan di grup ini sebagai penghuni posisi kedua. Di laga terakhirnya, anak didik Massimiliano Allegri akan menjamu Ajax Amsterdam.

Buat Auxerre, hasil ini membuat mereka masih bertahan di posisi dasar Grup G setelah baru membukukan tiga poin.

Jalannya Pertandingan

Di Stade de l'Abbe-Deschamps, kedua tim mengawali laga dengan sama-sama bermain menyerang. Milan lebih dulu membuka peluang saat bola pantulan kepala Zlatan Ibrahimovic dan disambar Robinho masih melayang tinggi.

Tuan rumah membalas di menit 13. Tendangan bebas Dariusz Dudka jauh dari luar kotak penalti membentur Gennaro Gattuso dan memaksa Cristian Abbiati meninju bola sambil melayang di udara.

Di menit 22 Ibra kembali menjadi tembok yang bertugas memantulkan bola buat rekannya. Kali ini tandukan Ibra menyuplai bola buat Clarence Seedorf yang menusuk masuk ke jantung pertahanan namun sepakannya masih jauh dari sasaran.

Gattuso mendapat peluang membawa Milan unggul saat dia berhasil memotong umpan bek lawan tepat di muka kotak penalti. Namun kembali gol tak tercipta lantaran bola yang dia sepak melengkung di atas sasaran. Babak pertama tuntas dengan kedudukan 0-0.

Sebuah peluang lain kembali disia-siakan Milan di menit 57. Menerima umpan dari Abate yang menusuk di sisi kanan, Robinho terlalu lama menunggu untuk menyepak bola, yang membuat upayanya itu gagal karena terhalang bek lawan yang melakukan blok sambil menjatuhkan diri.

Milan akhirnya membuka keunggulan di menit 63 melalui Ibra. Pesepakbola Swedia itu mengawali rangkaian gol yang dibuatnya sendiri saat dia melepaskan umpan akrobat menggunakan tumitnya.

Seedorf yang mendapat bola berusaha melepas umpan terobosan pada Abate yang menusuk ke dalam kotak penalti, namun gagal karena bisa dipotong bek lawan. Ibra yang berada di posisi dan waktu yang tepat langsung menyambar bola liar tersebut dengan melepaskan tendangan keras yang tanpa ampun menjebol gawang tuan rumah. 1-0 Milan unggul.

Di sisi lain Auxerre yang kesulitan menembus pertahanan tamunya mulai mengandalkan sepakan jarak jauh. Namun dua usaha yang dilakukan Dennis Oliech tak ada yang benar-benar membahayakan gawang Rossoneri.

Baru masuk menggantikan Seedorf, Kevin Prince Boateng langsung menggebrak pertahanan Auxerre. Melewati beberapa pemain lawan, upaya menambah keunggulan Milan gagal karena umpan yang dia lepas terlalu jauh dari Ibra yang sudah menunggu di muka kotak penalti.

Unggul satu gol membuat Milan mulai menggendurkan serangan. Barisan belakang Rossoneri bahkan membuat beberapa kesalahan yang untungnya tak sampai dimanfaatkan Auxerre untuk mencetak gol penyama.

Milan akhirnya memastikan kemenangan sekaligus tiket ke babak 16 besar setelah Ronaldinho melesakkan gol indah di menit 91. Sendirian di kotak penalti usai mendapat umpan dari Robinho dan berada dalam kawalan ketat pemain lawan, pesepakbola Brasil itu melepaskan tendangan melengkung yang mengarah ke sudut jauh gawang dan tak sampai dijangkau kiper.

Susunan Pemain


Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso (Strasser 92), Ambrosini, Flamini; Seedorf (Boateng 76); Robinho, Ibrahimovic (Ronaldinho 85)

Auxerre: Sorin; Hengbart (Chafni 59), Coulibaly, Gricthing, Dudka; Oliech, Pedretti, Ndinga, Birsa; Sammaritano (Quercia 65); Contout (Traore' 85)


Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, November 22, 2010

Milan Menang Lagi Berkat Gol Ibra

Tidak salah memang jika Ibrahimovic bergabung dengan Milan musim ini. Betapa tidak Ibra selalu mencetak gol penentu bagi kemenangan Milan sehingga bisa mengamankan posisi capolista  sampai giornata ke 13.
Menghadapi Fiorentina di San Siro, Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi pahlawan AC Milan. Setelah pekan lalu membawa klubnya menundukkan Inter Milan, kali ini gol tunggal Ibra membawa Rossoneri mengatasi Fiorentina 1-0.

Gol Ibrahimovic menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam duel yang dipanggungkan di Stadion San Siro, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB tersebut. Gol itu hadir saat babak pertama tinggal berusia semenit.

Kemenangan 1-0 atas Fiorentina ini membuat Milan kokoh berdiri di puncak klasemen Seri A. Pasukan asuhan Massimiliano Allegri itu mengumpulkan 29 angka dari 13 laga, unggul empat poin dari Lazio yang punya satu pertandingan di tangan.

Jalannya pertandingan
Baru dua menit pertandingan berlangsung, Milan langsung menggebrak. Bek Daniele Bonera yang maju menyerang melepas tembakan yang memaksa kiper Fiorentina, Artur Boruc, menjatuhkan badan buat menepisnya.

Fiorentina memberikan ancaman balasan lima menit kemudian. Tendangan bebas Gaetano D'Agostino dengan indah melewati pagar hidup pemain Milan, tetapi kiper Christian Abbiati masih sigap menepis dengan satu tangan.

Jual beli serangan terus terjadi. Di menit 29, Clarence Seedorf melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola tidak berhasil merobek jala Fiorentina karena Boruc sigap bergerak ke kiri menolaknya.

Pada menit 41, Milan sebenarnya berhasil menyarangkan bola ke gawang La Viola, tetapi karena Robinho yang mencetak gol itu sudah off-side, maka gol tersebut pun dianulir.

Saat laga memasuki menit 44, Milan memetik gol. Mendapat umpan dari sisi kanan lapangan, Ibra yang membelakangi gawang melakukan tendangan salto buat mencetak golnya.

Di babak kedua, tepatnya di menit 57, Milan nyaris menggandakan keunggulannya. Namun kali ini tandukan Alessandro Nesta yang berdiri bebas jatuh tepat di pelukan Boruc. Skor tetap 1-0 buat Milan.

Dari satu tendangan sudut yang diperoleh Milan di menit 66, bola ditujukan kepada Thiago Silva yang berdiri di luar kotak penalti. Silva menendang dan bola menubruk tiang Boruc.

Fiorentina punya kans menyamakan kedudukan di menit 83. Aksi Alberto Gilardino melewati Nesta di garis gawang dilanjutkan dengan sodoran kepada Adem Ljajic. Gol tidak tercipta karena sepakan Ljajic ditepis Abbiati.

Hingga waktu yang ada habis, tidak ada gol tambahan dari kedua kesebelasan. Milan pun tetap berhak atas kemenangan 1-0 mereka.

Susunan pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Seedorf (Ronaldinho 86),  Flamini; Robinho (Boateng 77), Ibrahimovic

Fiorentina: Boruc; Comotto, Kroldrup, Natali (Camporese 46), Pasqual; Donadel, D'Agostino; Cerci (Santana 60), Ljajic, Marchionni (Vargas 76); Gilardino

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, November 15, 2010

Penalti Ibra Menangkan Milan

Pertandingan Derby della Madonina antara Inter Milan kontra AC Milan yang berlangsung ketat dan panas akhirnya dimenangkan Milan berkat gol tunggal Zlatan Ibrahimovic dari titik putih.

Gol penalti Ibrahimovic tercipta saat laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (15/11/2010) dinihari WIB, itu baru berlangsung lima menit dan gol itu menjadi gol tunggal di laga ini.

Inter seharusnya diuntungkan ketika Milan dipaksa bermain dengan 10 orang mulai menit 60 laga usai Ignazio Abate diusir wasit usai bersitegang dengan Goran Pandev. Namun menang jumlah pemain tidak sanggup dimaksimalkan Nerazzurri.

Dengan kemenangan ini, Milan kembali tampil sebagai pemuncak klasemen sementara Seri A dengan nilai 26 dari 12 laga. Sementara Inter tertahan di posisi lima dengan nilai 20.

Jalannya pertandingan
Pertandingan baru berusia empat menit ketika Milan memperoleh penalti akibat dijatuhkannya Ibrahimovic oleh Marco Materazzi. Ibra sendiri yang mengambil penalti sukses melakukan tugasnya dan gol. Skor 1-0 untuk Milan.

Pada menit ke-22, Milan sempat memasukkan bola lagi ke gawang Inter yang dikawal kiper Luca Castelazzi. Namun gol dianulir karena Ibrahimovic yang mencetaknya sudah off-side.
Setelah skor 1-0 bertahan hingga jeda, Inter bermain lebih agresif di babak kedua. Menit 55, sebuah tendangan deras Wesley Sneijder memaksa kiper Milan, Christian Abbiati, menepisnya ke luar lapangan.

Di menit 60, kekuatan Milan berkurang satu setelah Abate diusir wasit. Pemain belakang Rossoneri itu mendapatkan kartu kuning kedua usai bersitegang dengan Pandev. Sementara Pandev yang kedapatan mendorong Abate malah bebas dari hukuman.

Akibat kartu merah Abate, arsitek Milan Massimiliano Allegri, memilih untuk menarik Robinho dan memasukkan seorang bek, Luca Antonini, demi menambal lini belakang yang berkurang satu pemain.

Unggul jumlah pemain, Inter berusaha menekan. Namun hingga marka 90 menit terlewati, tidak ada satu pun peluang emas yang bisa mereka kreasikan, apalagi hingga mencetak gol.

Skor 1-0 buat kemenangan Milan pun bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya permainan.

Susunan pemain
Inter: Castellazzi; Cordoba, Materazzi (Biabiany 68), Lucio, Chivu; Zanetti, Stankovic, Sneijder, Obi (Coutinho 36); Eto'o, Milito (Pandev 46)

Milan: Abbiati; Abate, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso (Pirlo 46), Ambrosini, Seedorf (Boateng 73), Flamini; Robinho (Antonini 62), Ibrahimovic

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, November 08, 2010

Kalahkan Bari, Milan Posisi Dua

Kabar gembira buat semua Milanisti akhirnya Milan berhasil meraih posisi dua berbekal kemenangan tandang atas Bari. Milan menang 3-2 di partai giornata 10. Dalam pertandingan tersebut Milan melakukan beberapa rotasi dengan menampilkan formasi yang berbeda dari tim yang diturunkan saat ditahan Madrid di Champions League beberapa hari yang lalu.

Melawat ke markas Bari di San Nicola, Minggu (7/11/2010) malam WIB, Milan unggul cepat lewat Massimo Ambrosini di menit ke-4. Mathieu Flamini memperbesar keunggulan pada menit 31.

Bari sempat memperkecil ketinggalan lewat Vitaly Kutuzov di pertengahan babak kedua, tapi Milan sukses memantapkan kemenangan berkat gol Alexandre Pato di menit ke-72. Satu gol tambahan Bari di menit-menit akhir pun tak mengubah situasi.

Hasil itu membawa Milan ke posisi dua klasemen sementara dengan raihan angka 20, unggul satu poin dari Inter yang kini menempati posisi tiga usai sebelumnya ditahan imbang Brescia 1-1.

Jalannya Pertandingan

Milan dengan cepat langsung bisa memimpin atas Bari. Empat menit laga berlangsung, sebuah sepak pojok dituntaskan oleh kaptem Milan Massimo Ambrosini dengan tandukan untuk bikin Milan unggul 1-0.

Dua menit kemudian, Bari berusaha menyamakan kedudukan. Dari sebuah situasi bola mati, Alessandro Parisi mengirim bola yang kemudian dikuasai Nico Pulzetti. Tapi sepakan Pulzetti belum tepat sasaran.

Bari kembali mencatatkan peluang di menit ke-24. Dari Sergio Almiron, bola lantas dikuasai Nicola Belmonte yang sepakan kaki kirinya masih melambung.

Giliran Milan menebar ancaman dua menit kemudian. Namun, sepakan Robinho dari depan gawang masih bisa diselamatkan. Robinho kembali memiliki peluang pada menit 30, kendati kali ini sepakannya masih melebar.

Milan akhirnya berhasil menggandakan skor pada menit 31. Dari umpan terobosan Zlatan Ibrahimovic, bola bisa dikuasai dan dikirim Mathieu Flamini ke dalam gawang Bari.

Dalam keadaan tertinggal, Bari berusaha bangkit dan membuat beberapa peluang, seperti sepakan Barreto yang masih melebar pada menit 36 dan tendangan Pulzetti yang masih dapat diredam Milan.

Di babak kedua Robinho mendapatkan peluang emas usai menerima umpan dari Seedorf menyusul sebuah serangan balik. Tapi sepakan kaki kanannya di menit ke-56 masih melambung.

Pada menit 65, justru Bari yang lantas bisa menipiskan ketinggalan. Menerima bola dari Barreto, Vitaly Kutuzov berhasil mengirim bola ke dalam gawang Milan.

Didekati Bari, Milan menjauh lagi. Gol ketiga Milan tercipta pada menit 72 lewat Alexandre Pato yang baru masuk sekitar sembilan menit sebelumnya, menggantikan Robinho. Sungguh pergantian jitu dari Milan.

Bari bikin Milan ketar-ketir setelah memperkecil ketinggalan lagi di menit-menit akhir lewat Paulo Vito Barreto. Namun, kemenangan akhirnya tetap jadi milik Milan dengan skor akhir 3-2.

Susunan Pemain:

Bari: Gillet; Belmonte, Masiello, Rossi, Parisi; Alvarez, Almiron (Gazzi 28), Donati, Pulzetti (Rivas 61) (D'Alessandro 72); Kutuzov, Barreto

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Yepes, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Flamini; Seedorf (Pirlo 78); Ibrahimovic, Robinho (Pato 63)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...