Showing posts with label Ibrahimovic. Show all posts
Showing posts with label Ibrahimovic. Show all posts

Thursday, September 29, 2011

Milan Kalahkan Plzen 2-0

AC Milan berhasil memetik kemenangan 2-0 saat menjamu Viktoria Plzen di matchday kedua Liga Champions. Di San Siro, Kamis (29/9/2011) dinihari WIB gol kemenangan Rossoneri dibuat Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano.

Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Milan sempat dibuat kesulitan oleh Plzen di babak pertama. Penampilan hebat dari kiper Marek Cech bahkan membuat Rossoneri frustrasi karena banyak peluang yang dikreasikan terhadang sang penjaga gawang.

Milan baru membuka keunggulan di menit 53, itupun melalui eksekusi pemnalti Zlatan Ibrahimovic. Sementara gol kedua dibuat Cassano di menit 66.

Kemenangan ini melanjutkan start bagus Rossoneri, yang pada laga pertama dua pekan lalu mengimbangi Barcelona dengan 2-2 di Camp Nou. Dengan The Catalans memetik kemenangan besar atas BATE, Diavolo Rosso harus puas duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan nilai empat.

Jalannya Pertandingan

Milan nyaris kebobolan di menit-menit awal. Rossoneri beruntung Cristian Abbiati tampil luar biasa di bawah mistar gawang, dia menepis dengan jarinya bola hasil diving header yang dilakukan Marek Bakos.

Di menit kelima Milan balas mengancam saat umpan Ibra disambar Cassano dengan sepakan keras. Malang buat Milan, bola masih membentur kaki kiper Marek Cech dan gol batal tercipta.

Cech kemudian beberapa kali membuat pemain Milan frustrasi dengan penyelamatan yang dia lakukan. Salah satunya terjadi di menit 33 saat dia dengan sangat baik menghalau sepakan Ibra yang meneruskan umpan Ignasio Abate di tiang jauh.

Lima menit kemudian Ibra kembali dibuat kecewa saat sepakannya berhasil diredam Cech. Sementara semenit sebelum turun minum umpan Clarence Seedorf yang melintas di muka gawang gagal dijangkau satupun pemain Milan. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Di awal babak kedua, tepatnya menit 53 Milan akhirnya mmecah kebuntuan. Gol pertama tuan rumah bermula dari bola sepakan Ibra yang menyentuh tangan pemain Plzen, dan wasit menunjuk titik putih.

Maju sebagai eksekutor, Ibra menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Milan pun memimpin 1-0.

Sebuah kerjasama segitiga antara Seedorf, Ibra dan Cassano nyaris menambah keunggulan Milan. Namun sepakan terakhir yang dilepaskan Cassano melayang tinggi di atas sasaran.

2-0 untuk Milan! Di menit 66 Ibra dengan sempurna mengontrol bola hasil umpan panjang. Dia membuat gerakan memutar dan melepaskan umpan pada Cassano yang melepaskan tembakan dan bersarang di gawang Plzen.

Delapan menit sebelum bubaran, Plzen punya kans memperkecil ketinggalan. Namun kegagalan Michal Duris menyambar bola hasil tendangan sudut di tiang dekat membuat keunggulan dua gol Milan tak berubah.

Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate (De Sciglio 87), Nesta, Thiago Silva, Antonini (Taiwo 78); Nocerino, Van Bommel, Seedorf (Aquilani 70); Emanuelson; Cassano, Ibrahimovic

Viktoria Plzen: Cech; Rajtoral, Cisovsky, Bystron, Limbersky; Pilar (Fillo 75), Jiracek, Horvath, Kolar (Darida 91), Petrzela; Bakos (Duris 67)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, April 11, 2011

Comeback, Ibra di Espulso Wasit

Ibrahimovic usai di espulso wasit
Dalam laga perdana setelah bebas dari skorsing dua pertandingan, Zlatan Ibrahimovic kembali mendapat kartu merah. Dia menyesal dan mengaku marah pada dirinya sendiri.

Ibra baru saja selesai menjalani skorsing dua laga akibat mendapat kartu merah dalam laga kontra Bari, 13 Maret silam. Akibat skorsing itu, dia harus absen saat AC Milan bertamu ke Palermo dan menghadapi Inter dalam laga derby.

Laga kontra Fiorentina di Artemio Franchi, Senin (11/4/2011) dinihari WIB, mestinya dijadikan striker Swedia ini sebagai ajang penebusan kesalahannya. Namun, alih-alih mencetak gol, dia malah diusir wasit. Konyolnya, dia mendapat kartu kuning kedua karena mengumpat kepada hakim garis terkait keputusan sebuah lemparan ke dalam.

"Saya kehilangan bola dan marah pada diri saya sendiri, bukan kepada asisten wasit. Saya bicara pada diri saya sendiri," sesal Ibra, seperti dilansir Football-Italia.

"Saya tak memprotes kartu merah itu sebab tak ada lagi yang bisa dikatakan, dia (wasit) sudah membuat keputusan," tambahnya.

Beruntung buat Milan, mereka masih mampu mempertahankan kemenangan 2-1 atas La Viola meski kehilangan satu pemain. Mereka pun mampu mempertahankan jarak dengan Napoli di puncak klasemen Seri A.

"Rekan setim saya punya alasan untuk marah kepada saya. Saat Fiorentina terus memberikan tekanan, itu bukan waktu yang pas untuk mendapatkan kartu merah," kata pemain 29 tahun itu.

"Saya minta maaf, tapi sepertinya seolah-olah saat ini saya bahkan tidak bisa bergumam pada diri saya sendiri tanpa mendapatkan masalah. Saya akan melakukan segala sesuatu yang saya bisa untuk membantu Milan memenangkan scudetto," pungkas dia.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Saturday, March 26, 2011

Skorsing Ibra Dikurangi

Skorsing kartu merah yang diterima Zlatan Ibrahimovic akhirnya dikurangi menjadi dua pertandingan setelah pengajuan banding yang dilakukan AC Milan berhasil. Meski begitu Rossoneri tetap tidak dapat diperkuat strikernya itu dalam Derby Milan.

Ibrahimovic diusir keluar lapangan saat Milan bermain imbang 1-1 versus Bari (13/3/2011) silam. Ia menerima kartu kuning kedua usai memukul perut bek lawan Marco Rossi di babak kedua.

Atas insiden itu Ibra mendapat skorsing sebanyak tiga pertandingan. Keberatan, Milan pun mengajukan banding.

Dilansir Football-Italia, Komisi Disiplin menerima banding tersebut dan menilai aksi Ibra bukanlah kekerasan. Sehingga diputuskan untuk mengurangi skorsing menjadi dua pertandingan saja.

Ini berarti Ibra yang sudah melewatkan satu pertandingan melawan Palermo akhir pekan lalu akan tetap absen di dalam Derby della Madonnina kontra Inter Milan, Minggu (3/4).

Absennya Ibra akan menjadi kerugian buat Il Diavolo Rosso. Di pertemuan pertama kedua kubu musim ini, pemilik julukan Ibracadabra itu mencetak gol tunggal yang memenangkan Milan dengan skor 1-0.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Tuesday, March 15, 2011

Ibra Diskors Tiga Laga

Larangan bertanding bagi Ibra ternyata menjadi tiga laga akibat kartu merah yang diterima saat Milan ditahan Bari 1-1. Akibatnya Ibra dipastikan absen dalam laga Derby Della Madonnina kontra Inter Milan.

Ibra diusir wasit keluar lapangan saat AC Milan secara mengejutkan diimbangi Bari 1-1 dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (13/3/2011) kemarin lusa. Dia langsung diacungi kartu merah setelah terlihat memukul perut bek lawan.

Komisi Disiplin Liga Italia menjatuhkan sanksi maksimal pada striker asal Swedia tersebut. Dalam keputusannya, Senin (14/3/2011) waktu setempat, Ibra dijatuhi larangan bertanding untuk tiga laga ke depan.

Keputusan tersebut jadi kabar buruk buat Milan yang masih berupaya menjaga jarak aman dari Inter di posisi dua. Apalagi sanksi tersebut juga membuat Ibra dipastikan absen saat kedua tim berhadapan pada 3 April medatang.

Absennya Ibra akan menjadi kehilangan besar buat Rossoneri mengingat dia menjadi tumpuan utama lini depan Milan di sepanjang musim ini dengan total telah melesakkan 14 gol di Seri A. Ibra juga merupakan penentu kemenangan 1-0 Milan saat derby pertama digelar pada pertegahan November lalu.

Milan, yang kini punya keunggulan lima angka atas Inter, masih berpeluang mengajukan banding atas keputusan sanksi tiga pertandingan tersebut.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Thursday, March 03, 2011

Cedera, Milan Terancam Tanpa Ibra Lawan Juve

Ibrahimovic
Kabar kurang baik menghampiri AC Milan. Beberapa hari menjelang laga penting kontra Juventus, kubu AC Milan mendapatkan kabar tak sedap pasalnya pemain andalannya Ibrahimovich terancam absen lantaran cedera.

Sebagaimana dilansir La Republica, I Rossoneri terancam tak dapat menurunkan mesin golnya Zlatan Ibrahimovich setelah dikabarkan mengalami masalah dengan cedera punggungnya.

Dalam laporan itu, Ibra dikabarkan terpaksa meninggalkan lapangan saat timnya tengah melakukan latihan bersama Rabu (2/3/2011) waktu setempat.

Rincian jelas seputar cedera yang dialami pemain asal Swedia itu belum dapat dipastikan, namun rumor yang berkembang menyebutkan ia terancam gagal membela AC Milan saat menghadapi eks klubnya, Juventus.

Jika hal ini benar terjadi, kemungkinan besar sang pelatih Massimiliano Allegri akan menjatuhkan pilihan diantara Cassano, Pato dan Robinho untuk menambal lubang yang ditinggalkan Ibra.
Selengkapnya...

Thursday, February 17, 2011

Ibra Memilih Milan karena Ingin Prestasi

Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovich mengaku bahwa dirinya pernah menolak tawaran dari klub Manchester City pada musim panas yang lalu dan ia lebih memilih pindah ke Italia bergabung dengan AC Milan.

Ibra mengungkapkan alasannya bergabung bersama Milan adalah demi prestasi karena ia tidak mementingkan jumlah uang besar untuk bayarannya.

Berita yang beredar musim panas lalu mengatakan City siap menggelontorkan uang dalam jumlah besar untuk mendatangkan Ibra, yang tidak mampu berkembang seperti saat di Inter. Ibra mengaku sempat berbicara dengan pihak City, namun ia lebih memilih pindah ke klub yang lebih menjamin prestasi, yakni Milan.

"Saya beberapa kali berbicara dengan City dan mereka memiliki proyek fantastis yang sedang berlangsung. Tapi, saya bukan satu dari para pemain yang ingin ke sana dan bermain untuk uang," kata Ibra di uefa.com.

The Citizens diakui Ibra punya potensi untuk menjelma menjadi klub hebat. Namun, ia tidak bisa menunggu untuk meraih prestasi.

"Bagi saya, penting untuk melihat masa depan di sana akan seperti apa, atau kemungkinan apa yang ada di sana. Bagi saya, proyek di City bukan untuk saat ini," ucapnya.

"Saya pikir dalam beberapa tahun mereka akan menjadi tim hebat, tapi Milan sekarang berada di puncak dan saya ingin berada di puncak ketika berusia 29 tahun ketimbang 32," tambah Ibra.

"Itu bukan tentang uang. Jika Anda seorang pemain hebat, Anda bisa mendapatkan uang dari mana saja," simpulnya.
Selengkapnya...

Monday, January 10, 2011

Sengit, Milan Ditahan Udininese 4-4

Pato dan Cassano
Partai sengit terjadi di San Siro, Minggu (9/1/2011). Delapan gol tercipta di pertandingan AC Milan kontra Udinesea, Zlatan Ibrahimovic jadi pahlawan Rossoneri berkat gol pamungkasnya di injury time.

Antonio di Natale membuka skor di menit 35, meneruskan tembakan keras dari Alexi Sanchez. Para pemain Milan sempat memprotes gol tersebut karena menganggapnya offside. Namun  wasit bergeming pada keputusannya, dan tayangan ulang memperlihatkan keputusan itu tepat.

Pato membuat skor imbang 1-1 di menit terakhir babak pertama. Ibrahimovic menjadi kreator lewat assist-nya yang cemerlang.

Alexi Sanchez membawa Udinese unggul lagi di menit 53. Penyerang internasional Chile itu memperdaya Daniele Bonera untuk melakukan diving header guna menjebol gawang Marco Amelia.

Udinese mengamankan keunggulannya ketika Di Natale kembali mencetak gol di menit 66. Clarence Seedorf kehilangan bola di lapangan tengah, Di Natale lagi-lagi mengalahkan Bonera sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dihadang kiper Amelia. Udinese memimpin 3-1.

Setelah itu terjadi "hujan gol". Gol bunuh diri Medhi Benatia di menit 78 membuat Milan menipiskan skor menjadi 2-3, dan Pato mencetak gol keduanya di menit 82, untuk mengubah kedudukan menjadi 3-3. Antonio Cassano yang menggantikan Seedorf, membuat kontribusi penting untuk terciptanya gol tersebut.

Di menit 89 Udinese kembali menyentak suporter Milan melalui gol German Denis. Ibrahimovic menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan dengan mendulang gol terakhir di masa injury time. Cassano kembali mendapat pon berkat assist-nya.

Semenit kemudian Milan bahkan nyaris berbalik menang ketika Ignazio Abate memperoleh peluang emas di kotak penalti lawan, sebelum digagalkan sliding tackle seorang pemain Udinese. Peluit panjang berbunyi, kedua tim harus puas berbagi angka di skor 4-4.

Hasil ini cukup buat Milan untuk tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan 40 angka dari 19 pertandingan. Udinese bergeming di urutan kedelapan dengan nilai 27.

Susunan pemain:

Milan: Amelia; Abate, Bonera, Thiago Silva, Antonini; Gattuso, Seedorf (Cassano 69), Strasser; Robinho; Pato, Ibrahimovic

Udinese: Handanovic; Benatia, Zapata, Domizzi (Coda 73); Isla, Abdi (Agyemang-Badu 75), Asamoah, Inler, Pasquale, Isla, Di Natale (Denis 84)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, December 05, 2010

Hajar Brescia 3-0 Milan Cappolista

Bahagia sekali melihat AC Milan kembali menjauhkan jaraknya dari para pesaing untuk terus berada di puncak klasemen Seri A. Hasil tersebut didapat Rossoneri setelah menundukkan Brescia dengan skor 3-0.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di San Siro, Minggu (5/12/2010) dinihari WIB Milan memborong ketiga golnya di babak pertama. Kevin Prince Boateng membuka keunggulan sebelum digandakan Robinho dan ditutup Zlatan Ibrahimovic.

Tambahan tiga poin ini mengantar Milan sementara kembali menjauhi pesaing-pesaingnya di puncak klasemen. Dengan poin 33, Rossoneri unggul tiga angka dari Lazio di urutan dua. Sementara Brescia tertahan di urutan 18 dengan total poin berjumlah 12.

Jalannya Pertandingan

Di depan pendukungnya, Milan tak perlu waktu lama untuk membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan yang dilepaskan Zlatan Ibrahimovic, Kevin Prince Boateng berhasil menceploskan bola ke dalam gawang meski dalam kawalan pemain lawan. Ini merupakan gol pertama Boateng buat Milan di Seri A.

Melalui kerjasama Robinho dan Zlatan Ibrahimovic, Milan terus menggedor pertahanan tamunya demi mencari gol kedua. Namun justru gawang Cristian Abbiati yang dapat ancaman di menit 16 saat tendangan akrobat Andrea Caracciolo tepat mengarah ke pelukan Abbiatti.

Lewat aksinya di menit 27, Robinho berhasil menembus masuk pertahanan Brescia. Namun upayanya mencetak gol tak membuahkan hasil karena bola sepakannya cuma membentur sisi luar gawang.

Semenit berselang Robinho benar-benar mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-0. Gol tersebut terjadi akibat kesalahan Hetemaj yang mencoba melakukan backpass, Robinho pun dengan mudah mencetak gol kelimanya buat Milan dari jarak dekat.

Belum hilang kegembiraan Rosoneri, sebuah gol lain lahir ke gawang Brescia. Kali ini Ibra yang menjadi goal scorer-nya setelah dia melewati Gilberto Martinez dan melepaskan tendangan keras yang mengarah ke sudut gawang. 3-0 Milan unggul.

Lewat sebuah kesalahan pemain Brescia kembali Milan punya peluang bikin gol. Tim tamu beruntung karena kali ini upaya Robinho me-rebound tendangan gagal Boateng terhalang bek lawan.

Di babak kedua tekanan yang dilakukan Milan tidak menurun. Bahkan Gennaro Gattuso sempat memiliki peluang bikin gol saat upayanya mengeksekusi sodoran bola dari Robinho berhasil digagalkan Martinez.

Ibra kembali memiliki peluang saat dia berusaha menyambar bola pantul hasil tendangan Ignazio Abate. Atraksi overhead kick yang dia lakukan tak membuahkan hasil yang diinginkan karena si kulit bundar arahnya masih melenceng dari sasaran.

Massimilliano Allegri memasukkan Ronaldinho saat pertandingan tersisa 20 menit untuk menggantikan Ibra. Gelandang serang asal Brasil itu langsung dapat peluang, meski kemudian gagal berujung gol karena tendangan kaki kirinya menyambut umpan silang Abate masih melenceng.

Peluang terakhir Milan memperbesar keunggulan datang dari kerjasama Gattuso dengan Mathieu Flamini. Berhasil mengejar umpan terobosan, tendangan jarak jauh gelandang asal Prancis itu sama sekali tak membahayakan gawang kiper Sereni.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Nesta (Yepes 46), Thiago Silva, Zambrotta; Gattuso, Pirlo, Ambrosini (Flamini 63); Boateng; Ibrahimovic (Ronaldinho 69), Robinho

Brescia: Sereni; Zebina, Bega, Martinez; Berardi, Vass (Budel 66), Hetemaj, DaprelĂ ; Diamanti, Kone (Eder 58); Caracciolo

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Wednesday, November 24, 2010

Kemenangan Milan Puaskan Allegri

Kemenangan beruntun dan clean sheet yang diraih Milan dalam tiga pertandingan terakhir dan lolosnya Milan ke babak 16 besar Liga Champions disambut gembira sang pelatih Massimiliano Allegri. Senyum sang pelatih makin lebar karena performa gemilang Zlatan Ibrahimovic, Ronaldinho dan barisan pertahanannya.

Dengan Real Madrid memetik kemenangan telak atas Ajax Amsterdam, Milan sesungguhnya cuma butuh hasil imbang untuk bisa lolos. Namun Diavolo Rosso tetap tampil ngotot saat berkunjung ke AJ Auxerre di matchday kelima Liga Champions.

Hasilnya tidak sia-sia karena Milan pulang dengan kemenangan 2-0. Sepasang gol klub pemilik tujuh gelar juara Liga Champions tersebut datang dari Zlatan Ibrahimovic dan Ronaldinho.

"Kita semua tahu kalau untuk bisa meraih hasil tertentu kita membutuhkan pengorbanan dan kerja keras. Tim ini sadar akan hal tersebut dengan cepat dan hasilnya adalah sesuatu yang bagus di di Seri A dan Liga Champions," sahut Allegri di Football Italia.

"Saya lega terkait apa yang dibuat Ronaldinho, karena tak mudah buatnya untuk melakukan comeback dan memberikan pengaruh di penghujung laga," lanjut sang pelatih terkait status Dinho yang belakangan mulai terpinggirkan dari skuad Milan.

Sementara untuk Ibra, Allegri juga tak ragu melontar pujian. Meski pekan lalu mengaku menderita kelelahan, striker asal Swedia itu selalu jadi penentu kemenangan Milan di beberapa laga terakhir.

"Kondisinya akan sulit tanpa Ibrahimovic, karena kami tak punya (pemain) dengan karakteristik yang sama. Kami bisa saja memainkan Ronaldinho dan Robinho bersama untuk mendapatkan teknik yang hebat, tapi itu membuat tak ada pemain dengan keunggulan fisik."

"Kelolosan ini memberi kami kekuatan dan ini malam penting buat kami. Saya juga lega karena kami menjaga clean sheet untuk kali ketiga. Kami solid dan tidak memberi ruang pada lawan dan punya empat sampai lima peluang bersih perpertandingan," tuntas Allegri.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Ibra Jadi Pencetak Gol Utama Milan

Tidak salah Management Milan melakukan peminjaman Ibra dari Barca pada awal musim ini. Sekali lagi Ibra menjadi penentu kemenangan Milan. Kali ini di pertandingan Liga Champions Zlatan Ibrahimovic kembali berkonstribusi besar buat AC Milan dengan gol yang dibuatnya. Menjadi pendulang gol utama Rossoneri, striker timnas Swedia itu mengatakan bahwa tak akan bisa berbuat banyak tanpa dukungan rekan-rekannya di tim Milan.

Ibra mencetak golnya yang ke-11 buat Milan musim ini di matchday kelima Liga Champions. Memanfaatkan bola liar hasil sapuan bek lawan, Ibra memecah kebuntuan saat Rossoneri memetik kemenangan 2-0 dalam laga tandang ke AJ Auxerre.

Ini adalah kali kesekian Ibra jadi pahlawan dan bintang timnya. Sebagai catatan, dari total 11 gol yang dibuat Ibra untuk Rossoneri, lima di antaranya merupakan penentu kemenangan Milan baik di Serie A maupun di Liga Champions. Sebuah kondisi yang sempat dikhawatirkan membuat Milan sangat bergantung pada eks pemain Barcelona itu.

Ibra sendiri tak mau dirinya dianggap satu-satunya pahlawan di timnya. Dalam pandangannya, gol demi gol yang sudah dibuat musim ini tak akan datang kalau tanpa kontribusi rekan setimnya yang lain.

"Saya merasa dalam kondisi bagus, baik fisik maupun mental. Rekan-rekan saya membuat ini semua mudah buat saya. Tim ini semakin baik dan baik lagi setiap kali kami bermain," tegas Ibra seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Kemenangan atas Auxerre memastikan Milan lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup G. Laga terakhir kontra Ajax Amsterdam dua pekan dari sekarang sudah tak akan berarti apa-apa lagi buat skuad arahan Massimiliano Allegri itu.

Sumber Detiksport
Selengkapnya...

Monday, November 22, 2010

Milan Menang Lagi Berkat Gol Ibra

Tidak salah memang jika Ibrahimovic bergabung dengan Milan musim ini. Betapa tidak Ibra selalu mencetak gol penentu bagi kemenangan Milan sehingga bisa mengamankan posisi capolista  sampai giornata ke 13.
Menghadapi Fiorentina di San Siro, Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi pahlawan AC Milan. Setelah pekan lalu membawa klubnya menundukkan Inter Milan, kali ini gol tunggal Ibra membawa Rossoneri mengatasi Fiorentina 1-0.

Gol Ibrahimovic menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam duel yang dipanggungkan di Stadion San Siro, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB tersebut. Gol itu hadir saat babak pertama tinggal berusia semenit.

Kemenangan 1-0 atas Fiorentina ini membuat Milan kokoh berdiri di puncak klasemen Seri A. Pasukan asuhan Massimiliano Allegri itu mengumpulkan 29 angka dari 13 laga, unggul empat poin dari Lazio yang punya satu pertandingan di tangan.

Jalannya pertandingan
Baru dua menit pertandingan berlangsung, Milan langsung menggebrak. Bek Daniele Bonera yang maju menyerang melepas tembakan yang memaksa kiper Fiorentina, Artur Boruc, menjatuhkan badan buat menepisnya.

Fiorentina memberikan ancaman balasan lima menit kemudian. Tendangan bebas Gaetano D'Agostino dengan indah melewati pagar hidup pemain Milan, tetapi kiper Christian Abbiati masih sigap menepis dengan satu tangan.

Jual beli serangan terus terjadi. Di menit 29, Clarence Seedorf melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola tidak berhasil merobek jala Fiorentina karena Boruc sigap bergerak ke kiri menolaknya.

Pada menit 41, Milan sebenarnya berhasil menyarangkan bola ke gawang La Viola, tetapi karena Robinho yang mencetak gol itu sudah off-side, maka gol tersebut pun dianulir.

Saat laga memasuki menit 44, Milan memetik gol. Mendapat umpan dari sisi kanan lapangan, Ibra yang membelakangi gawang melakukan tendangan salto buat mencetak golnya.

Di babak kedua, tepatnya di menit 57, Milan nyaris menggandakan keunggulannya. Namun kali ini tandukan Alessandro Nesta yang berdiri bebas jatuh tepat di pelukan Boruc. Skor tetap 1-0 buat Milan.

Dari satu tendangan sudut yang diperoleh Milan di menit 66, bola ditujukan kepada Thiago Silva yang berdiri di luar kotak penalti. Silva menendang dan bola menubruk tiang Boruc.

Fiorentina punya kans menyamakan kedudukan di menit 83. Aksi Alberto Gilardino melewati Nesta di garis gawang dilanjutkan dengan sodoran kepada Adem Ljajic. Gol tidak tercipta karena sepakan Ljajic ditepis Abbiati.

Hingga waktu yang ada habis, tidak ada gol tambahan dari kedua kesebelasan. Milan pun tetap berhak atas kemenangan 1-0 mereka.

Susunan pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Seedorf (Ronaldinho 86),  Flamini; Robinho (Boateng 77), Ibrahimovic

Fiorentina: Boruc; Comotto, Kroldrup, Natali (Camporese 46), Pasqual; Donadel, D'Agostino; Cerci (Santana 60), Ljajic, Marchionni (Vargas 76); Gilardino

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, November 15, 2010

Penalti Ibra Menangkan Milan

Pertandingan Derby della Madonina antara Inter Milan kontra AC Milan yang berlangsung ketat dan panas akhirnya dimenangkan Milan berkat gol tunggal Zlatan Ibrahimovic dari titik putih.

Gol penalti Ibrahimovic tercipta saat laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (15/11/2010) dinihari WIB, itu baru berlangsung lima menit dan gol itu menjadi gol tunggal di laga ini.

Inter seharusnya diuntungkan ketika Milan dipaksa bermain dengan 10 orang mulai menit 60 laga usai Ignazio Abate diusir wasit usai bersitegang dengan Goran Pandev. Namun menang jumlah pemain tidak sanggup dimaksimalkan Nerazzurri.

Dengan kemenangan ini, Milan kembali tampil sebagai pemuncak klasemen sementara Seri A dengan nilai 26 dari 12 laga. Sementara Inter tertahan di posisi lima dengan nilai 20.

Jalannya pertandingan
Pertandingan baru berusia empat menit ketika Milan memperoleh penalti akibat dijatuhkannya Ibrahimovic oleh Marco Materazzi. Ibra sendiri yang mengambil penalti sukses melakukan tugasnya dan gol. Skor 1-0 untuk Milan.

Pada menit ke-22, Milan sempat memasukkan bola lagi ke gawang Inter yang dikawal kiper Luca Castelazzi. Namun gol dianulir karena Ibrahimovic yang mencetaknya sudah off-side.
Setelah skor 1-0 bertahan hingga jeda, Inter bermain lebih agresif di babak kedua. Menit 55, sebuah tendangan deras Wesley Sneijder memaksa kiper Milan, Christian Abbiati, menepisnya ke luar lapangan.

Di menit 60, kekuatan Milan berkurang satu setelah Abate diusir wasit. Pemain belakang Rossoneri itu mendapatkan kartu kuning kedua usai bersitegang dengan Pandev. Sementara Pandev yang kedapatan mendorong Abate malah bebas dari hukuman.

Akibat kartu merah Abate, arsitek Milan Massimiliano Allegri, memilih untuk menarik Robinho dan memasukkan seorang bek, Luca Antonini, demi menambal lini belakang yang berkurang satu pemain.

Unggul jumlah pemain, Inter berusaha menekan. Namun hingga marka 90 menit terlewati, tidak ada satu pun peluang emas yang bisa mereka kreasikan, apalagi hingga mencetak gol.

Skor 1-0 buat kemenangan Milan pun bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya permainan.

Susunan pemain
Inter: Castellazzi; Cordoba, Materazzi (Biabiany 68), Lucio, Chivu; Zanetti, Stankovic, Sneijder, Obi (Coutinho 36); Eto'o, Milito (Pandev 46)

Milan: Abbiati; Abate, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso (Pirlo 46), Ambrosini, Seedorf (Boateng 73), Flamini; Robinho (Antonini 62), Ibrahimovic

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...