Showing posts with label Milan kalah. Show all posts
Showing posts with label Milan kalah. Show all posts

Sunday, March 20, 2011

Milan Menyerah Ditangan Palermo

Squad Milan
Pimpinan klasemen Serie A Italia AC Milan mendapatkan hasil buruk dalam lawatannya ke kandang Palermo dimana Rossoneri dipaksa pulang dengan tangan hampa usai menyerah dengan skor 0-1.

Bertempat di Renzo Babera, Minggu (20/3/2011) dinihari WIB, kemenangan Palermo berkat gol tunggal Dorin Goian.

Palermo sempat menguasai babak pertama, namun permainan Milan semakin apik di babak kedua dan menghasilkan beberapa peluang bagus. Sayang Milan tidak dapat mencetak gol balasan sehingga harus menelan kekalahan.

Il Diavolo Rosso tetap di puncak klasemen dengan nilai 62 terpaut lima angka dari Inter Milan yang ada di bawahnya. Namun jarak akan terpangkas menjadi dua poin jika Nerazzurri mempecundangi Lecce, Minggu (20/3) malam WIB.

Palermo dengan kemenangan ini naik ke urutan tujuh klasemen dengan nilai 43. Javier Pastore dkk. terpaut enam angka dari AS Roma yang menghuni slot terakhir ke zona Eropa.

Jalannya Pertandingan
Palermo langsung menggebrak setelah kickoff pertandingan dilakukan. Sebuah gol lahir saat laga baru berusia 11 menit.

Dorin Goian membuat Palermo memimpin 1-0. Diawali sepak pojok, bola jatuh ke kaki Goian. Para bek Milan tampak mengira ia offside namun pemain Rumania ini melepas sepakan keras yang bersarang di pojok kiri atas gawang yang dijaga Christian Abbiati.

Dua menit kemudian Milan mendapat peluang emas. Dari sepak pojok di sisi kiri, Mathieu Flamini menyentuh bola di depan gawang namun tidak ada yang menyambut. Alessandro Nesta yang ada di tiang jauh tidak sanggup menjangkaunya.

Menit ke-30 Javier Pastore memperoleh operan backheel dari Mauricio Pinilla saat mencapai pinggir kotak. Ia lantas menembak tapi masih melebar ke sisi kiri gawang.

Pastore! Pergerakan pemain muda ini benar-benar merepotkan pertahanan Milan. Sepakannya dari jarak dekat hampir saja berbuah gol andai Abbiati tidak menangkap bola.

Milan membalas melalui Antonio Cassano semenit kemudian. Ia melakukan tusukan dari sisi kanan dan menggiring bola ke sudut yang sempit sayangnya sepakan mantan Sampdoria in masih melambung di atas mistar Salvatore Sirigu.

Bombardir serangan Palermo terus menggempur Milan pasca restart. Operan Antonio Nocerino diterima Josip Ilicic yang menendang dan berhasil di selamatkan. Start bagus dari tim tuan rumah di babak kedua.

Di menit 49 serangan balik dilakukan Milan lewat Alexandre Pato dan Palermo kembali melawan. Pinilla dengan bola di sisi kiri, dia berlari memotong dan membuat tembakan. Akan tetapi bola masih tepat mengarah di pelukan Abbiati.

Satu lagi peluang didapat Palermo. Operan Federico Balzaretti diterima Pastore yang melepas umpan ke depan gawang. Matteo Darmian yang berada di posisi bagus gagal menjangkau bola. Keunggulan Palermo 1-0 belum berubah hingga menit 57.

Tim tamu mendapat tendangan bebas setelah pelanggaran dari Bazaretti di menit 63. Seedorf mendapat bola dan melepas sepakan yang masih sanggup dijinakkan Sirigu.

Tiga menit berselang, Sirigu harus berjibaku menyelamatkan gawangnya. Ignazio Abate mengoper kepada Robinho di sisi kanan yang diteruskan oleh tembakan dari Mathieu Flamini.

Kerja sama Cassano-Robinho membuat Sirigu kepayahan. Permainan Milan mulai membaik saat ini.

Di menit 79, Cassano menjemput Luca Antonini di sayap kiri yang melepas umpan silang kepada Gennaro Gattuso. Rino menyambutnya dengan sundulan tapi bisa dimankan Sirigu.

Fabrizio Miccoli! Lima menit menjelang berakhirnya waktu normal laga, Miccoli melakukan pergerakan di area penyerangan yang jarang dilakukan Palermo. Ia lantas membuat tembakan namun masih terlalu mudah buat Abbiati.

Abel Hernandez! Satu peluang terbuang! Kerja sama Hernandez-Miccoli berjalan apik, bola dikembali kepada Hernandez yang berada di dalam kotak. Ia cuma tinggal berhadapan dengan kiper namun tembakannya malah melebar.

Susunan Pemain
PALERMO: Salvatore Sirigu, Dorin Goian, Giulio Migliaccio, Ezequiel Munoz, Antonio Nocerino, Armin Bacinovic (Afriyie Acquah 69') , Federico Balzaretti, Matteo Darmian, Mauricio Ferreira Pinilla (Abel Hernandez 89'), Josip Ilicic, Javier Pastore (Fabrizio Miccoli 73')

AC MILAN: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Marek Jankulovski (Luca Antonini 16'), Ignazio Abate, Mark Van Bommel (Kevin-Prince Boateng 53'), Clarence Seedorf, Mathieu Flamini, Gennaro Gattuso, Antonio Cassano, Pato (Robinho 64')

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Wednesday, February 16, 2011

Milan Dikalahkan Spurs 0-1

Milan tidak dapat meraih hasil positif dihadapan tifosinya di San Siro di leg I babak 16 besar Liga Champions usai ditundukkan Spurs dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal dibuat Peter Crouch.

Spurs sudah tampil ofensif sedari menit awal dalam lawatannya ke San Siro, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB. Namun, gol baru lahir pada menit 80.

Milan sempat menggetarkan gawang Spurs di menit akhir lewat tendangan salto Zlatan Ibrahimovic. Tapi gol tidak sah karena telah terjadi pelanggaran sebelumnya.

Spurs pun pulang dengan kemenangan berharga yang akan jadi modal di leg II pada 9 Maret mendatang. Milan sebaliknya harus berusaha ekstra keras untuk mengejar ketinggalan di markas Spurs nanti.

Jalannya Pertandingan

Sedari menit awal Milan langsung mendapat serangan cukup gencar dari Spurs. Namun, lini belakang Milan masih mampu menyapu bola.

Christian Abbiati juga berperan aktif dalam mengantisipasi usaha-usaha pemain Spurs menjebol gawangnya. Beberapa kali ia mampu mengamankan areanya.

Sial untuk Abbiati, ia kemudian harus ditarik keluar pada menit 19 usai berbenturan dengan Peter Crouch dalam sebuah duel udara. Marco Amelia masuk jadi pengganti.

Lewat serangan balik, Zlatan Ibrahimovic terjatuh sedikit di luar kotak penalti Spurs pada menit 23. Tak ada pelanggaran, kata wasit.

Milan mendapat tendangan bebas pada menit 32 usai Robinho dijatuhkan. Namun, sepakan Ibrahimovic masih belum tepat sasaran.

Lennon beraksi di sisi kanan pada menit 41 dan berhasil melepaskan umpan silang. Tapi untuk Crouch sekali pun bola masih terlalu tinggi. Setelah itu Amelia diuji oleh Rafael van der Vaart.

Sebelum turun minum, Milan coba menekan. Robinho menguasai bola di sisi kiri tapi sepakannya masih jauh dari gawang Spurs.

Spurs kembali langsung menekan sedari menit awal. Tapi sepakan Van der vaart masih melebar. Milan lantas membalas, kendati usaha mengirim bola ke Pato masih dipotong.

Penyelamatan dari Gomes! Mario Yepes menanduk bola dan dengan apik ditahan si kiper Spurs pada menit 50. Spus kemudian membalas lewat sepakan-sepakan Van der Vaart yang masih belum berbuah.

Gomes kembali menjadi penyelamat pada menit 60. Lagi-lagi Yepes yang memaksanya melakukan penyelamatan lewat sebuah tandukan keras di muka gawang.

Pada menit 70 Crouch berhasil menyambut tendangan bebas. Namun, bola masih mengarah tepat ke pelukan Amelia.

Spurs unggul 1-0! Dari serangan balik Lennon berlari kencang, melewati Yepes lalu mengirim bola ke Crouch yang tak dikawal di muka gawang. Dengan mudah, Crouch menjebol gawang Milan.

Robinho mendapat peluang di menit akhir. Tapi Dawson berhasil menghadang bola.

Gawang Spurs bergetar pada menit akhir! Milan bersorak tapi ternyata gol tidak sah karena telah terjadi pelanggaran.

Susunan pemain:
MILAN: Abbiati (Amelia '19); Abate, Nesta, Yepes, Antonini; Gattuso, Silva, Flamini; Robinho, Seedorf (Seedorf '46), Ibrahimovic

TOTTENHAM: Gomes; Corluka (Woodgate '59), Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Palacios, Sandro, Pienaar (Krancjar '77); van der Vaart (Modric '62); Crouch

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, December 19, 2010

Milan ditundukkan Roma di San Siro

AC Milan menutup tahun 2010 dengan kekalahan di kandang sendiri saat menjamu AS Roma. Tunduk 0-1, gol tunggal yang bersarang di gawang Rossoneri datang dari Marco Boriello.

Di San Siro, Minggu (19/12/2010) dinihari WIB, Milan sesungguhnya tampil dominan di babak pertama. Namun ketidakmampuan mencetak gol harus dibayar mahal karena di paruh kedua justru jala gawang mereka yang dirobek Boriello.

Meski kalah, Milan dipastikan tak akan tergeser dari puncak klasemen Seri A dengan total sudah mengumpulkan 36 poin, unggul enam atas Juventus di posisi dua dan baru akan bertanding malam nanti. Massimo Ambrossini cs juga menggondol status juara musim dingin.

Jalannya Pertandingan

Milan tampil agresif di awal laga dengan langsung mengresikan peluang melalui Kevin Prince Boateng dan Robinho, meski keduanya tak berujung gol. Jika Boateng gagal mengejar bola lambung di kotak penalti, upaya Robinho melewati tiga bek lawan tidak berujung dengan tendangan akurat karena bola sepakannya melenceng di tiang jauh.

Milan kembali menekan saat tendangan Boateng dari luar kotak penalti memaksa kiper Doni berjibaku mengamankan gawangnya. Di menit 20 Rosoneri terpaksa melakukan pergantian tak terjadwal menyusul cedera Andrea Pirlo, dia digantikan Clarence Seedorf.

Antisipasi yang baik dari Mexes saat dia memotong bola yang coba dilepaskan Boateng pada Robinho tepat di muka gawang.

Sementara sebuah peluang Roma melalui Marco Boriello terbuang percuma lantaran dia terjatuh di kotak penalti saat berduel dengan Daniele Bonera. Nama yang disebut belakangan kemudian membuat kesalahan yang nyaris membuat gawang Milan bobol, saat dia tak sempurna menjaga bola hingga bisa direbut Menez yang sepakannya dari luar kotak penalti melayang tinggi di atas sasawarn.

Ibra! Tak seperti biasanya striker Swedia itu membuang peluang di muka gawang. Lolos dari jebakan off side dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper, sepakan ibra mengarah ke badan kiper hingga mudah diantsipasi.

Memasuki babak kedua Roma mulai bisa membalas menekan Milan. Salah satu peluang yang dimiliki adalah saat Boriello mencuri bola dari kemelut dalam kontak penalti, yang dengan sigap masih bisa dihalau Nesta sambil menjatuhkan diri.

Tekanan yang dilancarkan Roma semakin menjad-jadi di beberapa menit berikutnya. Setelah Abate berhasil menghentikan kerjasama Boriello dengan Adriano, gawang Cristian Abiatti akhirnya bobol di menit 69.

Gol tersebut bermula dari umpan deras Mexes dari sisi kiri pertahanan Milan. Bola sepertinya bisa disapu Abate terlebih dahulu, namun ternyata pergerakan kaki Boriello lebih cepat dan dia pun sukses melesakkan bola ke dalam gawang.

Tiga menit berselang Milan punya kans menyamakan kedudukan melalui Ibra. Namun eks Barcelona itu gagal mengarahkan bola dengan sempurna saat tinggal berhadapan dengan kiper. Bola umpan panjang di belokkannya ke arah yang tidak tepat.

Tekanan Milan berlanjut melalui sepakan jarak jauh Seedorf yang masih melayang jauh dari sasaran. Sementara serobotan Ambrossini ke kotak penalti juga tak membuahkan apa-apa lantaran bola sepakannya masih bisa dihadang kiper Doni. Sementara tendangan akrobat Ronaldinho dari tengah kotak penalti meninggi di atas mistar.

Hingga laga berakhir Milan gagal mencetak gol penyama. Skor 0-1 buat keunggulan AS Roma pun bertahan.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Bonera, Antonini; Gattuso, Ambrosini, Pirlo (Seedorf 21); Boateng (Ronaldinho 85); Ibrahimovic, Robinho

Roma: Doni; Burdisso, Mexes, Juan, Riise; Brighi, De Rossi, Simplicio; Menez (Taddei 80); Borriello (Okaka 90), Adriano (Rosi 87)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Thursday, December 09, 2010

Allegri Kecewa Milan Bermain Tanpa Motivasi

Kekalahan memalukan dari Ajax 0-2 di kandang sendiri jelas membuat kecewa pelatih Massimiliano Allegri, lebih kecewa lagi karena pada pertandingan terakhir fase grup Milan bermain tanpa motivasi dan dibuat kewalahan oleh permainan cantik Ajax Amsterdam yang memiliki motivasi tinggi supaya bisa menjadi peringkat tiga terbaik dan berhak berlaga di Liga Europa.

Milan sudah memastikan tiket ke babak 16 besar sebagai runner up Grup G saat menjamu Ajax, Kamis (9/12/2010) dinihari WIB. Sebaliknya Ajax butuh dapat poin demi mengamankan keikutsertaan mereka di Liga Europa.

Di atas lapangan, Ajax tampil sangat meyakinkan. Skuad besutan Frank De Boer secara konsisten terus menekan pertahanan tuan rumah dan menciptakan banyak peluang. Meski akhirnya menang 2-0, Luis Suarez dkk sesungguhnya bisa mencetak gol lebih banyak lagi.

Kondisi sebaliknya terjadi di pihak Milan. Meski tak turun dengan kekuatan terbaik, Rossoneri seperti tak bisa mengimbangi permainan tamunya. Andrea Pirlo cs dibuat kewalahan oleh kecepatan dan permainan taktis Ajax.

"Di belakang hasil ini adalah kurangnya motivasi, tapi itu tak berarti kami bisa bermain seperti ini. Kami tak seharusnya menunjukkan performa seperti itu. Kami seharusnya bisa tampil dengan berbeda" seru Allegri di Football Italia.

Hasil tersebut membuat Milan menelan dua kekalahan di fase knock out ini, setelah sebelumnya juga tunduk dengan skor sama dalam lawatan ke Real Madrid.

Penampilan Milan jauh membaik saat Zlatan Ibrahimovic masuk di pertengahan babak kedua. Meski mampu menciptakan banyak peluang, striker asal Swedia itu tak bisa menjebol gawang lawan untuk setidaknya mencetak gol yang memperkecil ketinggalan.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Milan Kalah 0-2 dari Ajax

Bermain tanpa motivasi karena sudah lolos dari fase grup Milan harus menerima kekalahan keduanya di Liga Champions musim ini. Ajax Amsterdam berhasil mempermalukan AC Milan dengan skor 0-2 dalam laga terakhir fase grup Liga Champions. Kemenangan di San Siro, Kamis (9/12/2010) dinihari WIB memberi Ajax tiket ke Liga Europa.

Sudah memastikan lolos sebagai runner up Grup G, Milan memang tidak turun dengan kekuatan terbaiknya. Selain mencadangkan Zlatan Ibrahimovic dan tak menyertakan Alessandro Nesta, Rossoneri juga menurunkan Ronaldinho sebagai starter dan gawang dijaga oleh kiper kedua Marco Amelia.

Keputusan tersebut harus dibayar mahal oleh Milan karena mereka tak mampu mengimbangi permainan Ajax, yang tampil sangat naik dalam laga tersebut. Dua gol yang dilesakkan Demy De Zeeuw dan Toby Alderweireld memaksa Diavolo Rosso menelan kekalahan keduanya di Liga Champions musim ini.

Buat Ajax, kemenangan ini punya arti penting karena mereka berhak menyudahi fase grup sebagai penghuni posisi tiga dengan poin tujuh. Hasil tersebut memastikan didapatnya tiket ke Liga Europa.

Jalannya Pertandingan

Gawang Milan sudah terancam saat laga baru berjalan lima menit, sepakan Luis Suarez dari tepi kotak penalti diblok dengan baik oleh Marco Amelia. Melalui sayap Ajax kembali menekan tuan rumah, dari sudut yang sama seperti Suares, di menit 11 tendangan Sulejmani ditepis ke luar lapangan oleh Amelia.

Tak banyak yang bisa dilakukan Milan untuk mengimbangi kecepatan dan permainan menyerang Ajax. Amelia pun dipaksa jatuh bangun mengamankan gawangnya saat menepis sepakan jarak jauh Christian Eriksen. Sebelumnya Eriksen juga membahayakan gawang Milan saat sepakan kerasnya bisa dihandang Daniele Bonera.

Suarez kembali merepotkan barisan belakang Milan saat dia menusuk dari sisi kiri kotak penalti. Berhasil melewati Andrea Pirlo, sang striker terjatuh di dalam kotak terlarang. Klaim penalti Suarez tak diacuhkan wasit, dia justru dapat kartu kuning.

Milan akhirnya punya peluang pertamanya di menit 37, saat tandukan Ronaldino menyongsong umpan diagonal Robinho masih terjangkau kiper Maarten Stekelenburg. Momen tersebut menjadi semacam kebangkitan Rossoneri karena dalam beberapa menit berikutnya mereka punya peluang melalui Ronaldinho dan Robinho.

Di awal babak kedua kembali Milan dapat tekanan. Umpan terobosan yang dilepas Eriksen berhasil dikejar Sulejmani di dalam kotak penalti, nama yang disebut terakhir kemudian terjatuh dalam perebutan bola dengan Amelia. Wasit mengeluarkan kartu kuning namun tak menunjuk titik putih, Sulejmani dianggap melakukan diving.

Terus tertekan, gawang AC Milan akhirnya bobol di menit 57. Me-rebound sepakan De Jong yang sebelumnya diblok Mario Yepes, tendangan ke arah kanan yang dilepaskan Demy de Zeeuw masuk ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Sembilan menit berselang Ajax berhasil mencetak gol keduanya. Menari-nari di dalam kotak penalti dan melewati dua pemain Milan, Suarez kemudian menodorkan bola pada Alderweireld. Sepakan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Alderweireld mengarah ke dalam sudut gawang Amelia.

Zlatan Ibrahimovic, yang masuk tak lama setelah Milan kebobolan gol pertama, nyaris memperkecil ketinggalan saat sepakannya harus dihalau kiper Stekelenburg sambil menjatuhkan diri.

Masuknya striker Swedia itu secara signifikan menambah daya gempur Milan. Beberapa peluang berhasil dibuat Ibra, salah satunya adalah tendangan akrobatik sambil menjatuhkan diri, meski upaya tersebut tak membuahkan hasil karena bola masih melayang tipis di atas sasaran.

Melalui Suarez Ajax nyaris menambah golnya. Menipu bek Milan di kotak penalti, sepakan striker Uruguay itu dari dalam kotak pnalti dengan gemilang diblok Amelia.

Skor 0-2 untuk keunggulan Ajax bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan Pemain

Milan: Amelia; Bonera, Thiago Silva, Yepes, Antonini; Flamini (Boateng 26), Pirlo, Ambrosini (Ibrahimovic 64); Robinho (Merkel 77), Seedorf, Ronaldinho

Ajax: Stekelenburg; Van der Wiel, Alderweireld, Vertonghen, Emanuelson; Enoh, Eriksen, De Zeeuw (Lindgren 83); Suarez (Tainio 93), S De Jong (El Hamdaoui 85), Sulejmani

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, October 31, 2010

Main di San Siro Milan Dibekuk Juve

Juventus sukses memetik poin penuh dalam lawatan ke markas AC Milan di giornata 9 Seri A. Bianconeri menundukkan Rossoneri dengan skor 2-1.

Tampil sebagai tuan rumah di San Siro, Minggu (31/10/2010) dinihari WIB, Milan bermain agresif dan langsung mencatatkan sejumlah peluang di menit-menit awal. Tapi ketidakmampuan memaksimalkan harus dibayar mahal oleh Alexandre Pato cs.

Juve-lah yang lantas unggul duluan lewat gol Fabio Quagliarella saat pertandingan memasuki menit ke-24. Tim tamu bahkan sukses melebarkan skor jadi 2-0 berkat gol Alessandro Del Piero di pertengahan babak kedua.

Milan pada akhirnya hanya bisa membalas satu gol di menit-menit akhir. Gol hiburan tersebut dibuat oleh Zlatan Ibrahimovic delapan menit sebelum bubaran.

Tambahan tiga angka untuk sementara mengatrol posisi Juve ke peringkat empat klasemen dengan poin 15. Milan tertahan di posisi tiga dengan angka 17.

Jalannya Pertandingan


AC Milan memulai dengan menjanjikan. Langsung merangsek ke depan, Pato berhasil menembus pertahanan lawan dan tinggal berhadapan dengan Marco Storari, tapi ia malah mengoper kembali ke rekannya, memberi kesempatan Juve untuk menutup celah di pertahanan.

Peluang lain dicatatkan Milan pada menit tujuh. Pato bisa mengecoh Leonardo Bonucci sebelum menggulirkan bola ke Zlatan Ibrahimovic. Lewat sepakan jarak jauh, Ibra kemudian menguji Storari yang sudah takluk meski mistar gawang menghalau gol Ibra.

Dua menit berselang, kombinasi yang sama kembali menebar ancaman ke gawang Juve. Kali ini Storari engan sigap bisa menghalau bola.

Felipe Melo gantian menguji kesigapan Christian Abbiati di bawah mistar gawang Milan pada menit 12. Dari usaha jarak jauh, ia melepaskan tembakan kendati Abbiati dengan mulus mengamankan.

Lagi-lagi peluang untuk Milan pada menit 21, kali ini dari kaki Gennaro Gattuso. Sial untuknya, Storari sama sekali tak kesulitan menahan.

Terus-terusan gagal menjebol gawang Juve, justru Milan yang lantas harus ketinggalan pada menit 24. Paolo De Ceglie mengirim umpan jitu dari sisi kiri, yang lantas diteruskan Fabio Quagliarella dengan tandukan ke dalam gawang Milan.

Sebuah kesalahan dari Alessandro Nesta pada menit 29 nyaris berbuah gol kedua Juve. Alex Del Piero berhasil mencuri bola dari Nesta yang terpeleset, meski sepakannya masih bisa dihalau Abbiati.

Tiga menit sebelum turun minum, Milan kembali menekan kali ini lewat Kevin Prince Boateng. Tapi usahanya menanduk bola untuk menyambut umpan silang Ignazio Abate masih belum sukses.

Juve menambah keunggulan atas Milan saat pertandingan memasuki menit ke-66. Momo Sissoko berhasil memanfaatkan kesalahan dari Luca Antonini, tapi gagal memaksimalkannya. Beruntung untuk Juve, bola masih dikuasai Del Piero yang berhasil mengirim bola melewati Abbiati. 2-0 Juve.

Juve membuat peluang lagi 11 menit usai gol Del Piero. Namun, sepakan Quagliarella tak tepat sasaran.

Ibra berpeluang menipiskan ketinggalan Milan pada menit 78. Ia sukses menanduk bola melewati bek Sokratis Papastathopoulos, meski si kulit bundar lantas masih melebar dari sasaran.

Empat menit kemudian Ibra tak lagi membuang peluang. Mendapat umpan silang dari Luca Antonini, ia melayangkan tandukan keras yang bikin bola tak tertahan oleh Storari. Inilah gol terakhir dalam laga tersebut.


Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Bonera (Abate '35), Papastathopoulos, Nesta, Antonini; Gattuso, Pirlo, Boateng (Seedorf '70); Robinho; Pato (Inzaghi '75), Ibrahimovic

Juventus: Storari; Motta, Bonucci, Chiellini, De Ceglie (Pepe '41); Martinez (Sissoko '56), Felipe Melo, Aquilani, Marchisio; Del Piero (Amauri '87), Quagliarella

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...