AC Milan berhasil memetik kemenangan 2-0 saat menjamu Viktoria Plzen di matchday kedua Liga Champions. Di San Siro, Kamis (29/9/2011) dinihari WIB gol kemenangan Rossoneri dibuat Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano.
Bertanding di
depan pendukungnya sendiri, Milan sempat dibuat kesulitan oleh Plzen di
babak pertama. Penampilan hebat dari kiper Marek Cech bahkan membuat Rossoneri frustrasi karena banyak peluang yang dikreasikan terhadang sang penjaga gawang.
Milan baru membuka keunggulan di menit 53, itupun melalui eksekusi pemnalti
Zlatan Ibrahimovic. Sementara gol kedua dibuat Cassano di menit 66.
Kemenangan ini melanjutkan start bagus Rossoneri, yang pada laga pertama dua pekan lalu mengimbangi Barcelona dengan 2-2 di Camp Nou. Dengan The Catalans memetik kemenangan besar atas BATE, Diavolo Rosso harus puas duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan nilai empat.
Jalannya Pertandingan
Milan
nyaris kebobolan di menit-menit awal. Rossoneri beruntung Cristian
Abbiati tampil luar biasa di bawah mistar gawang, dia menepis dengan
jarinya bola hasil diving header yang dilakukan Marek Bakos.
Di
menit kelima Milan balas mengancam saat umpan Ibra disambar Cassano
dengan sepakan keras. Malang buat Milan, bola masih membentur kaki kiper
Marek Cech dan gol batal tercipta.
Cech kemudian beberapa kali
membuat pemain Milan frustrasi dengan penyelamatan yang dia lakukan.
Salah satunya terjadi di menit 33 saat dia dengan sangat baik menghalau
sepakan Ibra yang meneruskan umpan Ignasio Abate di tiang jauh.
Lima
menit kemudian Ibra kembali dibuat kecewa saat sepakannya berhasil
diredam Cech. Sementara semenit sebelum turun minum umpan Clarence
Seedorf yang melintas di muka gawang gagal dijangkau satupun pemain
Milan. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Di awal babak kedua,
tepatnya menit 53 Milan akhirnya mmecah kebuntuan. Gol pertama tuan
rumah bermula dari bola sepakan Ibra yang menyentuh tangan pemain Plzen,
dan wasit menunjuk titik putih.
Maju sebagai eksekutor, Ibra menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Milan pun memimpin 1-0.
Sebuah
kerjasama segitiga antara Seedorf, Ibra dan Cassano nyaris menambah
keunggulan Milan. Namun sepakan terakhir yang dilepaskan Cassano
melayang tinggi di atas sasaran.
2-0 untuk Milan! Di menit 66
Ibra dengan sempurna mengontrol bola hasil umpan panjang. Dia membuat
gerakan memutar dan melepaskan umpan pada Cassano yang melepaskan
tembakan dan bersarang di gawang Plzen.
Delapan menit sebelum
bubaran, Plzen punya kans memperkecil ketinggalan. Namun kegagalan
Michal Duris menyambar bola hasil tendangan sudut di tiang dekat membuat
keunggulan dua gol Milan tak berubah.
Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai.
Susunan Pemain
Milan:
Abbiati; Abate (De Sciglio 87), Nesta, Thiago Silva, Antonini (Taiwo
78); Nocerino, Van Bommel, Seedorf (Aquilani 70); Emanuelson; Cassano,
Ibrahimovic
Viktoria Plzen: Cech; Rajtoral, Cisovsky, Bystron,
Limbersky; Pilar (Fillo 75), Jiracek, Horvath, Kolar (Darida 91),
Petrzela; Bakos (Duris 67)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Showing posts with label Liga Champions. Show all posts
Showing posts with label Liga Champions. Show all posts
Thursday, September 29, 2011
Wednesday, September 14, 2011
Milan Sukses Tahan Imbang Barca 2-2
![]() |
| Alexandre Pato |
Labels:
AC Milan,
Barcelona,
Liga Champions,
Pato,
Thiago Silva
Thursday, May 05, 2011
Hajar Schalke 4-1, MU ke Final Liga Champions
![]() |
| Manchester United |
Manchester United melangkah ke babak final Liga Champions usai mengalahkan Schalke 04 dengan skor 4-1 di leg kedua semifinal. Pada partai puncak, mereka akan berjumpa dengan raksasa Spanyol, Barcelona.
Dalam laga di Old Trafford, Kamis (5/5/2011) dinihari WIB, MU unggul 2-1 pada paruh pertama lewat gol Antonio Valencia dan Darron Gibson. Tim tamu membalas lewat gol Jose Jurado.
Pada babak kedua, anak buah Sir Alex Ferguson mencetak dua gol lagi. Keduanya disumbangkan oleh Anderson.
Dengan kemenangan ini, The Red Devils unggul agregat 6-1 atas Schalke setelah pada leg pertama mereka menang 2-0. Mereka pun lolos ke final dan akan menghadapi Barca pada 28 Mei mendatang di Stadion Wembley.
Jalannya pertandingan
Schalke mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal. Sebuah tembakan Jefferson Farfan pada menit kedelapan masih melebar di samping kanan gawang Edwin van der Sar.
Tak banyak peluang yang tercipta pada awal babak pertama. MU baru membalas pada menit ke-25 lewat sundulan Chris Smalling yang masih melambung.
Semenit kemudian, seisi Old Trafford bersorak setelah MU berhasil membuka keunggulan. Berawal dari kesalahan umpan Atsuto Uchida, bola dikuasai Anderson dan kemudian diumpankan ke Darron Gibson. Gibson mengirim umpan terobosan ke Antonio Valencia dan dituntaskan dengan dingin oleh winger Ekuador itu.
Berselang lima menit, Gibson menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Sepakannya dari luar kotak penalti salah diantisipasi oleh Manuel Neuer dan gawang Schalke jebol untuk kedua kalinya.
Pada menit ke-35, Schalke menipiskan ketertinggalan menjadi 1-2. Umpan lambung Uchida coba disundul Raul, tapi gagal. Bola liar di dalam kotak penalti disambar oleh Jose Jurado dengan tembakan keras yang menggetarkan gawang Van Der Sar. Skor 2-1 untuk MU bertahan hingga turun minum.
Anderson mengancam gawang Schalke pada menit ke-56. Namun, tendangannya dari luar kotak penalti masih tipis di samping gawang.
Gelandang asal Brasil itu kembali memperoleh peluang beberapa menit kemudian. Sepakannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan oleh Neuer.
Smalling sempat mencetak gol pada menit ke-71. Namun, wasit Pedro Proenca menganulirnya karena dia sudah berada dalam posisi offside.
Semenit kemudian, gol benar-benar tercipta untuk MU. Berawal dari penetrasi Nani di sayap kanan, pemain Portugal itu mengirimkan bola ke mulut gawang. Anderson sempat terjatuh saat menerima bola. Namun, dia mampu bangun dan membalikkan badan untuk kemudian melepaskan tembakan kaki kiri mematikan. MU unggul 3-1.
Pada menit ke-76, Anderson mencetak gol keduanya. Dari umpan terobosan Valencia kepada Dimitar Berbatov, Berba memberi umpan kepada Anderson yang berdiri tak terkawal di kotak penalti. Tanpa kesulitan, Anderson menyontek bola ke dalam gawang.
Pada masa injury time, MU nyaris menambah gol lewat kaki Michael Owen. Namun, sepakan Owen masih bisa ditepis Neuer. Laga pun berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk MU.
Susunan pemain:
MANCHESTER UNITED: Van der Sar, Rafael (Evra 60'), Smalling, Evans, O’Shea, Scholes (Fletcher 73'), Gibson, Anderson, Nani, Valencia, Berbatov (Owen 77')
SCHALKE: Neuer, Uchida, Howedes (Huntelaar 70'), Metzelder, Escudero, Papadopoulos, Jurado, Farfan (Matip 75'), Baumjohann (Edu 45'), Draxler, Raul
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Liga Champions,
Manchester United,
Schalke 04,
semifinal
Wednesday, May 04, 2011
Barca Lolos Ke Final Liga Champions
Real Madrid memang mampu menahan Barca 1-1 di Camp Nou, tetapi Barca berhak lolos ke Final Liga Champions setelah unggul agregat 3-1.
Bertanding di Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, Barca secara keseluruhan tampil mendominasi pertandingan. Namun hingga babak pertama skor masih imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Madrid justru kecolongan gol yang berhasil ciptakan Pedro Rodriguez di menit 54. Akan tetapi keunggulan itu hanya bertahan sebentar karena Marcelo menyamakan kedudukan dan skor imbang bertahan hingga laga usai.
Eric Abidal membuat penampilan perdananya usai menjalani pemulihan akibat penyakit tumor liver. Ia masuk menggantikan Carles Puyol di menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini praktis membawa Barca ke partai final yang akan digelar di Wembley akhir bulan ini. Barca berpeluang bersua dengan Manchester United yang berhasil memenangi semifinal leg I kontra Schalke 04.
Jalannya Pertandingan
Real Madrid langsung menekan sejak awal. Marcelo melakukan pergerakan berbahaya dengan meyisir sisi kiri lapangan namun masih dapat dipatahkan barisan pertahanan Barcelona.
Barca melakukan serangan balik melalui Andres Iniesta di menit tujuh. Tembakannya dari luar kotak penalti melenceng jauh dari gawang yang dikawal Iker Casillas.
Sergio Busquets! Di menit 22, Busquet yang berada di tengah kotak penalti menyambut bola sepak pojok dengan sundulan. Iker Casillas masih tangkas menangkap bola.
Tidak sampai 10 menit kemudian, Barca kembali menyerang. Setelah menerima umpan David Villa, Lionel Messi melepas tembakan dari luar kotak penalti namun masih bisa diatasi oleh Casillas.
Serangan Barca meluncur deras ke jantung pertahanan Madrid melalui Messi, Villa dan Pedro tak berapa lama kemudian. Casillas kembali jadi pahlawan tim tamu.
Di menit 39, Ronaldo mencoba melakukan serangan balasan. Namun sebelum menembak, bola yang digiring pesepakbola Portugal itu langsung diamankan oleh Victor Valdes.
Sebelum kickoff babak kedua, terjadi insiden kecil dimana seorang penonton berlari masuk ke lapangan. Namun sejumlah stewards berhasil mengejarkan dan mengamankannya.
Memasuki babak kedua, Madrid langsung membangun serangan. Ronaldo yang tengah membawa bola dijatuhkan Gerard Pique tapi ia kemudian menimpa Mascherano.
Bola jatuh ke kaki Gonzalo Higuain yang menjebol gawang Barca. Gol dianulir karena lebih dulu terjadi pelanggaran tersebut.
Gol! Di menit 54, Barcelona memimpin 1-0 lewat gol yang diciptakan Pedro. Gol lahir dari umpan terobosan Iniesta yang diterima Pedro dari tengah kotak dan dengan sekali sentuhan striker Spanyol itu menjebol gawang Casillas.
Barca kini unggul agregat gol 3-0. Semakin berat buat Madrid yang harus dapat menang 4-0 jika ingin lolos ke final yang digelar di Wembley.
Keunggulan itu cuma bertahan 10 menit saja. Madrid sukses menyamakan skor sekaligus menghidupkan harapannya dengan gol dari Marcelo yang memanfaatkan bola pantul hasil tembakan Angel Di Maria yang mengenai tiang.
Madrid yang kini butuh dua gol untuk lolos ke babak berikutnya mencoba untuk lebih agresif. Beberapa serangan yang dibangun belum cukup untuk membuat Valdes kerepotan.
Hingga sembilan menit waktu normal pertandingan skor masih sama kuat 1-1. Madrid butuh keajaiban untuk dapat membalikkan keadaan.
Messi kembali melahirkan peluang di menit 88. Ia mengekseskusi tembakan bebas yang masih mengarah tepat ke tangkapan Casillas.
Susunan Pemain:
BARCELONA: Valdes; Alves Pique Mascherano Puyol (Abidal 90'), Xavi Busquets Iniesta; Villa (Keita 74'), Messi, Pedro (Affelay 90+2)
MADRID: Casillas, Arbeloa, Carvalho, Albiol, Marcelo, L. Diarra, Alonso, Kaka (Oezil 60'), Di Maria, Ronaldo, Higuain (Adebayor 55')
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Bertanding di Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, Barca secara keseluruhan tampil mendominasi pertandingan. Namun hingga babak pertama skor masih imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Madrid justru kecolongan gol yang berhasil ciptakan Pedro Rodriguez di menit 54. Akan tetapi keunggulan itu hanya bertahan sebentar karena Marcelo menyamakan kedudukan dan skor imbang bertahan hingga laga usai.
Eric Abidal membuat penampilan perdananya usai menjalani pemulihan akibat penyakit tumor liver. Ia masuk menggantikan Carles Puyol di menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini praktis membawa Barca ke partai final yang akan digelar di Wembley akhir bulan ini. Barca berpeluang bersua dengan Manchester United yang berhasil memenangi semifinal leg I kontra Schalke 04.
Jalannya Pertandingan
Real Madrid langsung menekan sejak awal. Marcelo melakukan pergerakan berbahaya dengan meyisir sisi kiri lapangan namun masih dapat dipatahkan barisan pertahanan Barcelona.
Barca melakukan serangan balik melalui Andres Iniesta di menit tujuh. Tembakannya dari luar kotak penalti melenceng jauh dari gawang yang dikawal Iker Casillas.
Sergio Busquets! Di menit 22, Busquet yang berada di tengah kotak penalti menyambut bola sepak pojok dengan sundulan. Iker Casillas masih tangkas menangkap bola.
Tidak sampai 10 menit kemudian, Barca kembali menyerang. Setelah menerima umpan David Villa, Lionel Messi melepas tembakan dari luar kotak penalti namun masih bisa diatasi oleh Casillas.
Serangan Barca meluncur deras ke jantung pertahanan Madrid melalui Messi, Villa dan Pedro tak berapa lama kemudian. Casillas kembali jadi pahlawan tim tamu.
Di menit 39, Ronaldo mencoba melakukan serangan balasan. Namun sebelum menembak, bola yang digiring pesepakbola Portugal itu langsung diamankan oleh Victor Valdes.
Sebelum kickoff babak kedua, terjadi insiden kecil dimana seorang penonton berlari masuk ke lapangan. Namun sejumlah stewards berhasil mengejarkan dan mengamankannya.
Memasuki babak kedua, Madrid langsung membangun serangan. Ronaldo yang tengah membawa bola dijatuhkan Gerard Pique tapi ia kemudian menimpa Mascherano.
Bola jatuh ke kaki Gonzalo Higuain yang menjebol gawang Barca. Gol dianulir karena lebih dulu terjadi pelanggaran tersebut.
Gol! Di menit 54, Barcelona memimpin 1-0 lewat gol yang diciptakan Pedro. Gol lahir dari umpan terobosan Iniesta yang diterima Pedro dari tengah kotak dan dengan sekali sentuhan striker Spanyol itu menjebol gawang Casillas.
Barca kini unggul agregat gol 3-0. Semakin berat buat Madrid yang harus dapat menang 4-0 jika ingin lolos ke final yang digelar di Wembley.
Keunggulan itu cuma bertahan 10 menit saja. Madrid sukses menyamakan skor sekaligus menghidupkan harapannya dengan gol dari Marcelo yang memanfaatkan bola pantul hasil tembakan Angel Di Maria yang mengenai tiang.
Madrid yang kini butuh dua gol untuk lolos ke babak berikutnya mencoba untuk lebih agresif. Beberapa serangan yang dibangun belum cukup untuk membuat Valdes kerepotan.
Hingga sembilan menit waktu normal pertandingan skor masih sama kuat 1-1. Madrid butuh keajaiban untuk dapat membalikkan keadaan.
Messi kembali melahirkan peluang di menit 88. Ia mengekseskusi tembakan bebas yang masih mengarah tepat ke tangkapan Casillas.
Susunan Pemain:
BARCELONA: Valdes; Alves Pique Mascherano Puyol (Abidal 90'), Xavi Busquets Iniesta; Villa (Keita 74'), Messi, Pedro (Affelay 90+2)
MADRID: Casillas, Arbeloa, Carvalho, Albiol, Marcelo, L. Diarra, Alonso, Kaka (Oezil 60'), Di Maria, Ronaldo, Higuain (Adebayor 55')
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Thursday, April 28, 2011
Barca Tundukkan Madrid 2-0
Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona pada pertandingan semifinal Leg I Liga Campions. Bertanding di depan pendukungnya sendiri Madrid harus menyerah 0-2 dari rival abadinya Barcelona. Dua gol Messi berhasil membungkam ribuan supporter tuan rumah.
Bertempat di Santiago Bernabeu, Kamis (27/4/2011) dinihari WIB pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Akan tetapi babak pertama kedua tim masih bermain sama kuat tanpa gol.
Laga kian memanas di babak kedua. Madrid terpaksa kehilangan Pepe yang dikartu merah sehingga harus melewati pertandingan dengan 10 orang pemain.
Barca yang unggul jumlah pemain berhasil memanfaatkan keadaan. Lionel Messi tampil sebagai juru selamat Barca dan mencetak dua gol pada menit 76 dan 87.
Dengan keunggulan dua gol ini, maka Barca tinggal butuh hasil seri saja di semifinal leg kedua yang digelar di Camp Nou pekan depan untuk memastikan tiket ke final. Sedangkan Madrid harus menang minimal 3-0.
Jalannya Pertandingan
Dalam pertandingan yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (28/4/2011) dinihari WIB, Barca lebih mendominasi jalannya pertandingan.
Setelah cukup alot bermain hingga tiga menit pertama, Barcelona memperoleh peluang untuk menembak di menit keempat. Xavi melepas tendangan voli dari luar kotak mengarah ke pelukan Iker Casillas.
Cristiano Ronaldo merespon semenit kemudian. Umpan Angel Di Maria disambut Ronaldo yang lantas membuat tendangan dari pojok kiri kanan luar area penalti. Bola masih sanggup dijinakkan Victor Valdes.
Villa melahirkan peluang terbaik pertama Barca di menit 11. Striker Spanyol ini melepas sepakan melengkung keras dari luar kotak setelah melewati Pepe dan Marcelo. Bola masih melebar.
Di menit 25, Lionel Messi mengirim bola kepada Xavi yang lolos dari jebakan offside. Ia menyambut bola dengan sepakan mendatar namun masih bisa ditangkap Casillas.
Xavi kembali mencoba peruntungannya empat menit kemudian. Akan tetapi sepakannya dari jarak cukup jauh masih terlalu tinggi dari mistar gawang Madrid.
Setelah mendapat dari lapangan tengah, bola disambut Pepe yang berada di tengah kotak tapi bukan masalah buat Valdes.
Tingginya tensi pertandingan memunculkan cekcok di antara para pemain kedua kubu beberapa menit sebelum haf-time.
Sergio Ramos berseteru dengan Gerard Pique dan Alvaro Arbeloa mendapat kartu kuning pertama akibat sengaja menghalangi laju Pedro.
Menjelang laga usai Ronaldo melepas sepakan keras yang masih bisa tepis Valdes dengan dadanya. Bola liar disambut oleh Mesut Oezil dan Valdes menghalangi bola dengan kakinya.
Laga masih terus panas di babak kedua. Barca mengawali serangan dengan sepakan Messi tiga menit setelah restart. Barisan pertahanan Madrid sukses memblok bola.
Xabi Alonso membuat tendangan spekulasi dari tengah lapangan yang belum tepat sasaran. Tak lama kemudian Ronaldo yang diwali dengan penetrasi melepas tendangan tapi masih bisa diblok.
Pepe kartu merah! Tim tuan rumah bermain dengan 10 orang akibat Pepe dikeluarkan dari pertandingan di menit 60 karena melanggar keras Alves.
Di menit 65, tendangan bebas menemui Ronaldo. Bola disambutnya dengan sundulan namun masih melambung.
Tiga menit kemudian Barca membalas. Operan Xavi diterima Villa. Pemain yang disebut belakangan membuat tendangan yang masih bisa dihalau Casillas. Pedro yang berada di depan gawang mneruskannya dengan sundulan.
Pelanggaran Pique kepada Ronaldo melahirkan tendangan bebas buat Madrid. Ronaldo melakukan eksekusi tapi bola masih melambung tinggi.
Masuknya Ibrahim Afellay menggantikan Pedro berbuah manis.
Afellay melakukan pergerakan ke kotak penalti Madrid dan dari sisi kanan lapangan mengirim umpan ke tengah yang disambut Messi dengan sontekan dan menjebol gawang Casillas di menit 76.
Malapetaka buat Madrid. Messi kini membawa Barca unggul 2-0 di menit 86. Ia berlari menggiring bola dan melewati tiga pemain Madrid dan melepas sepakan mendatar yang diarahkan ke tiang jauh dan gol.
Susunan Pemain:
REAL MADRID: Casillas, Arbeloa, Ramos, Albiol, Marcelo, Alonso, Pepe, Diarra, Oezil (Adebayor 45'), Di MarĂa, Ronaldo
BARCELONA: Valdes, Alves, Pique, Puyol, Keita, Mascherano, Busquets, Xavi, Pedro (Afellay 70'), Messi, Villa (Sergi Roberto 90')
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Bertempat di Santiago Bernabeu, Kamis (27/4/2011) dinihari WIB pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Akan tetapi babak pertama kedua tim masih bermain sama kuat tanpa gol.
Laga kian memanas di babak kedua. Madrid terpaksa kehilangan Pepe yang dikartu merah sehingga harus melewati pertandingan dengan 10 orang pemain.
Barca yang unggul jumlah pemain berhasil memanfaatkan keadaan. Lionel Messi tampil sebagai juru selamat Barca dan mencetak dua gol pada menit 76 dan 87.
Dengan keunggulan dua gol ini, maka Barca tinggal butuh hasil seri saja di semifinal leg kedua yang digelar di Camp Nou pekan depan untuk memastikan tiket ke final. Sedangkan Madrid harus menang minimal 3-0.
Jalannya Pertandingan
Dalam pertandingan yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (28/4/2011) dinihari WIB, Barca lebih mendominasi jalannya pertandingan.
Setelah cukup alot bermain hingga tiga menit pertama, Barcelona memperoleh peluang untuk menembak di menit keempat. Xavi melepas tendangan voli dari luar kotak mengarah ke pelukan Iker Casillas.
Cristiano Ronaldo merespon semenit kemudian. Umpan Angel Di Maria disambut Ronaldo yang lantas membuat tendangan dari pojok kiri kanan luar area penalti. Bola masih sanggup dijinakkan Victor Valdes.
Villa melahirkan peluang terbaik pertama Barca di menit 11. Striker Spanyol ini melepas sepakan melengkung keras dari luar kotak setelah melewati Pepe dan Marcelo. Bola masih melebar.
Di menit 25, Lionel Messi mengirim bola kepada Xavi yang lolos dari jebakan offside. Ia menyambut bola dengan sepakan mendatar namun masih bisa ditangkap Casillas.
Xavi kembali mencoba peruntungannya empat menit kemudian. Akan tetapi sepakannya dari jarak cukup jauh masih terlalu tinggi dari mistar gawang Madrid.
Setelah mendapat dari lapangan tengah, bola disambut Pepe yang berada di tengah kotak tapi bukan masalah buat Valdes.
Tingginya tensi pertandingan memunculkan cekcok di antara para pemain kedua kubu beberapa menit sebelum haf-time.
Sergio Ramos berseteru dengan Gerard Pique dan Alvaro Arbeloa mendapat kartu kuning pertama akibat sengaja menghalangi laju Pedro.
Menjelang laga usai Ronaldo melepas sepakan keras yang masih bisa tepis Valdes dengan dadanya. Bola liar disambut oleh Mesut Oezil dan Valdes menghalangi bola dengan kakinya.
Laga masih terus panas di babak kedua. Barca mengawali serangan dengan sepakan Messi tiga menit setelah restart. Barisan pertahanan Madrid sukses memblok bola.
Xabi Alonso membuat tendangan spekulasi dari tengah lapangan yang belum tepat sasaran. Tak lama kemudian Ronaldo yang diwali dengan penetrasi melepas tendangan tapi masih bisa diblok.
Pepe kartu merah! Tim tuan rumah bermain dengan 10 orang akibat Pepe dikeluarkan dari pertandingan di menit 60 karena melanggar keras Alves.
Di menit 65, tendangan bebas menemui Ronaldo. Bola disambutnya dengan sundulan namun masih melambung.
Tiga menit kemudian Barca membalas. Operan Xavi diterima Villa. Pemain yang disebut belakangan membuat tendangan yang masih bisa dihalau Casillas. Pedro yang berada di depan gawang mneruskannya dengan sundulan.
Pelanggaran Pique kepada Ronaldo melahirkan tendangan bebas buat Madrid. Ronaldo melakukan eksekusi tapi bola masih melambung tinggi.
Masuknya Ibrahim Afellay menggantikan Pedro berbuah manis.
Afellay melakukan pergerakan ke kotak penalti Madrid dan dari sisi kanan lapangan mengirim umpan ke tengah yang disambut Messi dengan sontekan dan menjebol gawang Casillas di menit 76.
Malapetaka buat Madrid. Messi kini membawa Barca unggul 2-0 di menit 86. Ia berlari menggiring bola dan melewati tiga pemain Madrid dan melepas sepakan mendatar yang diarahkan ke tiang jauh dan gol.
Susunan Pemain:
REAL MADRID: Casillas, Arbeloa, Ramos, Albiol, Marcelo, Alonso, Pepe, Diarra, Oezil (Adebayor 45'), Di MarĂa, Ronaldo
BARCELONA: Valdes, Alves, Pique, Puyol, Keita, Mascherano, Busquets, Xavi, Pedro (Afellay 70'), Messi, Villa (Sergi Roberto 90')
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Barcelona,
Liga Champions,
Lionel Messi,
Real Madrid
Thursday, April 14, 2011
Schalke 04 Pulangkan Inter
![]() |
| Tim Kuda Hitam Schalke 04 |
Setelah menang 5-2 di leg pertama, Schalke kembali menunjukkan keperkasaan di hadapan pendukung sendiri. Meski Inter bisa menguasai jalannya pertandingan di babak pertama, Schalke bisa memperlebar selisih agregat berkat gol Raul Gonzalez di menit 45.
Thiago Motta memang kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di awal babak kedua, sekaligus mempertipis agregat menjadi 6-3. Namun, kegagalan Inter untuk terus mencetak gol demi memangkas seilish agregat membuat Schalke nyaman.
Ujung-ujungnya, gol Benedikt Howedes di menit 80 bak menjadi paku terakhir di peti mati Inter. Schalke menang 2-1 dan secara agregat unggul 7-3. Satu tiket ke semifinal pun digenggam dan lawan yang menanti adalah Manchester United.
Inter pun tak bisa mempertahankan trofi Liga Champions yang mereka raih musim lalu.
Jalannya Pertandingan
Pada pertandingan di Veltins Arena, Kamis (14/4/2011) dinihari WIB, Schalke yang sudah unggul 5-2 secara agregat kalah dominan dalam penguasaan bola. Dilansir Soccernet, Inter unggul persentase 63:37 di babak pertama.
Di menit 36, Dejan Stankovic memaksa Manuel Neuer terbang untuk menyelamatkan gawangnya. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh penjaga gawang berusia 25 tahun itu.
Tiga menit berselang, Stankovic melepaskan umpan yang kemudian disambut dengan sebuah sontekan oleh Maicon. Namun, sontekan bek asal Brasil itu masih melenceng tipis di sisi jala Schalke.
Namun demikian, justru Schalke yang akhirnya unggul di babak pertama berkat Raul. Gol yang mengubah agregat kini menjadi 6-2.
Gol tersebut terjadi dengan diawali oleh sebuah serangan balik cepat. Jose Jurado mengirimkan umpan kepada Raul dan sang penyerang pun menyambutnya.
Lewat satu sepakan kaki kanan, Raul pun sukses merobek jala Inter.
Inter sempat menyamakan skor jadi 1-1 lewat gol Thiago Motta yang datang saat laga babak kedua baru berjalan tiga menit.
Bermula dari tendangan sudut yang menghasilkan kemelut di muka gawang, Motta berhasil merobek jala tuan rumah dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Joel Matip sempat membuat pertahanan Inter ketar-ketir ketika dia menyambut sebuah sepak pojok. Berunung buat Inter, sundulan Matip masih melambung di atas mistar gawang.
Di sisi waktu laga, Inter masih terus berusaha untuk mencari gol demi memangkas agregat. Wesley Sneijder melepaskan tendangan dari jarak sekitar 30 meter pada menit 75, namun usahanya ini berakhir dengan bola melebar di sisi gawang Schalke.
Usaha Inter akhirnya pupus setelah Benedikt Howedes kembali membawa Schalke unggul 2-1 di menit 80. Kali ini Raul giliran yang menjadi arsiteknya.
Umpan terobosannya diterima oleh Howedes, dan sepakan kaki kanan nama terakhir ini bersarang di pojok kanan bawah gawang Inter.
Gol tersebut menjadi gol terakhir dalam laga ini, Schalke pun lolos dengan agregat 7-3.
Susunan Pemain
Schalke 04: 1-Manuel Neuer; 22-Atsuto Uchida, 21-Christoph Metzelder, 4-Benedikt Hoewedes, 2-Hans Sarpei; 11-Alexander Baumjohann (31-Julian Draxler 73), 32-Joel Matip, 14-Kyriakos Papadopoulos, 18-Jose Jurado (13-Lukas Schmitz 87); 9-Edu (15-Angelos Charisteas 77), 7-Raul.
Inter Milan: 1-Julio Cesar; 13-Maicon, 6-Lucio, 15-Andrea Ranocchia, 55-Yuto Nagatomo; 4-Javier Zanetti, 8-Thiago Motta, 10-Wesley Sneijder (29-Coutinho 80), 5-Dejan Stankovic (27-Goran Pandev 46); 9-Samuel Eto'o, 22-Diego Milito.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Inter Milan,
Liga Champions,
Schalke 04
Wednesday, April 13, 2011
Messi Bawa Barca ke Semifinal Liga Champions
![]() |
| Messi |
Barcelona datang ke Donbass Arena, Rabu (13/4/2011) dengan membawa bekal lebih dari cukup setelah memetik kemenangan 5-1 di pertandingan pertama. Meski Shakhtar dikenal punya statistik bagus di kandang, toh Xavi Hernandes cs tetap mampu memetik kemenangan tipis dengan skor 1-0.
Gol semata wayang tersebut dibuat Messi di menit 43. Tambahan satu gol itu membuat skuad besutan Josep Guardiola berhak atas tiket ke semifinal dengan keunggulan agregat mencolok 6-1.
Di babak empat besar Barca akan menghadapi pemenang laga antara Real Madrid vs Tottenham Hotspur. El Real kini dalam posisi diunggulkan menyusul kemenangan 4-0 pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu.
Jalannya Pertandingan
Barcelona dapat perlawanan ketat dari tuan rumah di awal laga. Di menit delapan gawang Barca terancam saat tendangan Douglas Costa meneruskan umpan Jadson masih bisa diblok Victor valdes.
Enam menit berselang duo Costa-Jadson kembali menguji pertahanan Barca, kali ini Valdes dengan sigap menangkap sepakan keras Jadson yang mengarah tepat padanya.
Skuad besutan Josep Guardiola kemudian mencoba membangun serangan, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Xavi Hernandez yang masih melayang di atas sasaran. Namun setekah itu Shakhtar lagi-lagi punya peluang bikin gol saat tendangan Henrik Mkhitaryan arahnya tepat ke pelukan Valdes.
Peluang terbaik Barcelona datang di menit 30 saat upaya Ibrahim Afellay menceploskan bola ke dalam gawang usai menerima umpan panjang Adriano masih bisa dihalau Yaroslav Rakitskiy di muka gawang. Semenit berselang Messi berhadapan satu lawan satu dengan Pyatov, usahanya mencungkil bola terbaca dengan baik oleh sang kiper.
Setelah sepakan Afellay di menit 40 mampu ditinju Pyatov, Barca akhirnya lebih dulu unggul saat laga masuk menit 43. Mendapat umpan dari Daniel Alves, Messi dengan tenang mengontrol bola untuk kemudian melepaskan tendangan yang bersarang di gawang. 1-0 Barca unggul.
Berbeda dengan babak pertama, di awal babak kedua tuan rumah seperti kehilanga daya juangnya. Keharusnya mencetak tujuh gol untuk menjaga peluang lolos jelas tugas yang sangat sulit.
Hal inilah yang kemudian membuat Barcelona nyaris menggandakan keunggulan di menit 59. Bermula dari aksi individu Messi yang melewati dua pemain lawan, umpan yang dia lepaskan mampu disambar dengan sempurna oleh Afellay, meski masih mampu dihadang kiper Pyatov. Upaya rebound Alves juga tak membuahkan hasil.
Shakhtar nyaris menyamakan kedudukan melalui Mkhitaryan di menit 63. Namun Valdes tampil membuat penyelamatan gemilang yang menghindarkan gawangnya dari kebobolan.
Pyatov membuat kesalahan di menit 80 saat dia justru memberi bola pada Messi. Shakhtar beruntung sepakan Pedro Rodrigues, yang dapat sodoran bola dari Messi, masih melenceng dari sasaran.
Di sisa waktu pertandingan tak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan Barcelona bertahan hingga laga tuntas.
Susunan Pemain
Shakhtar Donetsk: 30-Andriy Pyatov; 32-Mykola Ishchenko, 14-Vasyl Kobin, 44-Yaroslav Rakitskiy, 13-Vyacheslav Shevchuk; 3-Tomas Hubschman (Fernandinho '75); 20-Douglas Costa (Eduardo '58), 8-Jadson, 10-Willian; 22-Henrik Mkhitaryan, 9-Luiz Adriano (Marcelo Moreno '66)
Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique (Gabriel Milito '70), 16-Sergio Busquets, 21-Adriano Correia; 14-Javier Mascherano, 6-Xavi (Pedro'66), 15-Seydou Keita; 20-Ibrahim Afellay, 10-Lionel Messi, 7-David Villa (Jeffren '75)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Barcelona,
Liga Champions,
Lionel Messi
MU Lolos Ke Semifinal Usai Kalahkan Chelsea 2-1
Manchester United sukses melangkah ke semifinal Liga Champions usai menekuk Chelsea 2-1 di mana Chelsea menyudahi laga dengan 10 pemain di babak kedua. MU pun unggul 3-1 secara agregat karena di Leg I unggul 1-0 di Stamford Bridge.
Memainkan duel leg 2 perempatfinal di kandang sendiri, Old Trafford, Rabu (13/4/2011) dinihari WIB, MU unggul terlebih dahulu lewat gol Javier 'Chicharito' Hernandez di penghujung babak pertama.
Chelsea yang kehilangan Ramires yang diusir wasit di menit 71 sebenarnya sempat menyamakan skor lewat gol Didier Drogba. Tetapi gol Park Ji Sung mengunci kemenangan 'Setan Merah' jadi 2-1.
Dengan hasil ini, MU pun berhak untuk melaju ke semifinal berkat keunggulan agregat 3-1 karena di leg 1 Wayne Rooney dkk menang 1-0. Di sana, MU akan berjumpa Inter Milan atau Schalke 04.
Jalannya pertandingan
Kedua tim mencoba bermain dalam tempo cepat sejak menit pertama. Fernando Torres membuka peluang Chelsea di menit 12, tetapi tandukannya menyambut umpan Nicolas Anelka masih melebar.
Dua menit berselang, giliran Anelka yang mengancam, tetapi sepakan yang dilepaskan striker Prancis itu sedikit dari luar kotak penalti masih belum menemui sasarannya.
MU memperoleh peluang yang cukup apik lewat tendangan voli Rooney dari jarak 35 meter di menit 15. Namun bola bisa dikuasai kiper Chelsea, Petr Cech, dengan baik.
Pada menit 27, MU sebenarnya bisa menyarangkan gol ke gawang Cech lewat tandukan Chicharito menyambut umpan silang Rooney. Tetapi wasit menganulirnya karena Chicharito sudah off-side.
Tiga menit kemudian, Chelsea sudah sangat dekat dengan gol pembuka. Kali ini, Anelka lolos di sisi kiri lapangan MU dan kiper MU Edwin van der Sar dipaksa keluar sarang untuk merebut bola dari kaki Anelka dan menyapunya.
MU akhirnya memecah kebuntuan di menit 43. Berawal dari umpan 1-2 Ryan Giggs dengan John O'Shea di sayap kanan, Giggs lolos ke kotak penalti Chelsea dan melepas umpan silang yang disontek Chicharito jadi gol. MU 1, Chelsea 0.
Di awal babak kedua, Chelsea yang tertinggal berusaha meningkatkan level permainan. Di menit 50, Frank Lampard mencoba melepas tendangan jarak jauh, tetapi arahnya melebar.
Dua menit setelah peluang Lampard, giliran Florent Malouda yang mengarahkan si kulit bundar ke arah yang sama, di kanan gawang, dengan tendangan kaki kirinya.
Masuknya Didier Drogba membuat pertahanan MU sedikit kerepotan. Pada menit 57, Drogba menguasai bola di kotak penalti MU, berbalik badang dan menembak! Melebar dari gawang Van Der Sar.
Tepat saat marka waktu pertandingan menyentuh angka satu jam, Drogba kembali memperoleh peluang emas dari bola mati. Tapi kali ini tendangan bebas Drogba bisa ditepis Van Der Sar dengan jitu.
MU bukannya tanpa peluang. Pada menit 68, Nani melepas tembakan tepat dari luar kotak penalti tetapi Cech dengan sigap menjatuhkan badan ke kiri untuk menepisnya.
Bencana bagi Chelsea! Tim London barat itu harus bermain dengan 10 orang sejak menit 71 ketika Ramires memperoleh kartu kuning kedua setelah melanggar Nani dari belakang.
Tetapi Chelsea tak mudah menyerah. Drogba yang menguasai bola dengan dikawal Patrice Evra berbalik badan lagi dan kali ini tembakannya bisa dipeluk Van Der Sar.
Chelsea menyalakan harapan untuk menang dan lolos ketika tendangan kaki kanan Drogba dari dalam kotak penalti sukses menggetarkan jala Van Der Sar. MU 1, Chelsea 1 dan agregat masih 2-1 buat MU.
Tapi tak sampai semenit, MU kembali unggul lewat gol Park. Menerima umpan panjang dari Giggs, tendangan kaki kiri pemain Korea Selatan itu tak mampu dicegah Cech masuk ke gawangnya.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, keunggulan 2-1 MU bertahan dan juara tahun 2008 itu pun berhak ke empat besar.
Susunan pemain
MU: Van der Sar, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Nani (Valencia 75), Carrick, Giggs, Park, Rooney, Hernandez
Chelsea: Cech, Ivanovic, Terry, Alex (Ferreira 82), Cole, Ramires, Lampard, Essien, Malouda, Anelka (Kalou 61), Torres (Drogba 46)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Thursday, April 07, 2011
Gol Tunggal Rooney Bawa MU Atasi Chelsea 1-0
![]() |
| Manchester United |
Dalam pertandingan di Stamford Bridge, Kamis (7/4/2011) dinihari WIB, Rooney berhasil membuat Petr Cech memungut bola dari dalam gawangnya pada menit 24.
Gol Rooney ke gawang Chelsea itu menjadi satu-satunya yang lahir di dalam pertandingan leg I perempatfinal Liga Champions tersebut.
MU pun pulang dengan kemenangan tandang 0-1 atas Chelsea, yang menjadi modal untuk menghadapi leg II di Old Trafford sepekan mendatang.
Jalannya Pertandingan
Chelsea mulai menekan pada menit dua. Jose Bosingwa melepaskan umpan silang yang ditujukan untuk Fernando Torres, tetapi Rio Ferdinand sigap memotong operan itu. Usaha MU menyerang balik setelahnya dengan mudah dipatahkan.
Torres berhasil mencuri bola dan menuju gawang MU pada menit tujuh. Ia memiliki ruang tembak dan menendang bola meski arahnya masih tepat ke Edwin van der Sar di tiang dekat.
MU merancang serangan lewat operan-operan pendek pada menit 11. Bola kemudian dilambungkan untuk dikejar Javier Hernandez, kendati lini belakang Chelsea langsung mengamankannya.
Dari sebuah sepak pojok pada menit 16, bola dikuasai Park Ji Sung yang meneruskan dengan sepakan keras. Bola membentur pemain Chelsea dan menghasilkan tendangan penjuru lagi. Kali ini sepak pojok diambil MU dengan buruk sehingga bola langsung bisa dikuasai Chelsea.
Evra melepaskan kawalan terhadap Drogba pada menit 20. Nyaris saja itu berbuah buruk untuk MU karena Drogba memiliki ruang untuk menembak, kendati bola masih bisa ditepis Van der Sar.
MU memimpin atas Chelsea pada menit 24 lewat Rooney. Dari bola panjang Michael Carrick, bola diterima Giggs di sisi kiri. Ia lantas meneruskan dengan umpan tarik ke arah Rooney.
Chelsea berusaha membalas dan pada menit 31 bola mengarah ke Torres yang berada di kotak penalti MU. Ia berusaha mengontrol bola dengan dada sebelum melepaskan tembakan akrobat. Tapi bola bisa dihalau pemain MU.
Tidak lama berselang, pertahanan MU kembali ditekan lewat umpan silang Bosingwa dari kanan. Rafael berhasil membuang bola untuk menghasilkan tendangan penjuru Chelsea.
Pada menit 35 Torres berlari menggiring bola ke arah gawang MU dan kemudian terjatuh. Bukan pelanggaran dan bek-bek MU terlihat kesal karena menilai jatuhnya Torres terlalu berlebihan.
MU mencatatkan peluang emas pada menit 41. Dari sebuah serangan balik cepat, Rooney menguasai bola di sisi kiri. Usai mengolahnya, ia mengirimkan si kulit bundar ke kotak penalti tetapi masih terlalu tinggi untuk Hernandez.
Serangan masih dialirkan MU. Pada menit 44, Rooney mendapatkan ruang untuk menembak dan bola berakhir di tangan Petr Cech.
Chelsea nyaris menyamakan skor semenit jelang turun minum. Kemelut lahir di muka gawang MU dengan tembakan Torres menghantam tiang gawang MU. Lampard berusaha melakukan rebound tetapi Patrice Evra masih bisa menyapu bola dari garis gawang. Chelsea kemudian kembali menekan hanya untuk menemui barisan ketat pertahanan MU.
Drogba melepaskan umpan silang pada menit 50. Cukup menjanjikan karena di muka gawang MU ada Ramires yang berhasil menanduk bola. Sial untuk Chelsea, bola masih jauh dari sasaran.
Rooney menggetarkan gawang Chelsea usai menerima sodoran bola dari Hernandez pada menit 55. Tapi gol tidak sah karena Hernandez dinilai sudah terjebak offside.
Chelsea kembali menekan. Pada menit 57 Drogba sukses menguasai bola di kotak penalti MU. Dengan membelakangi gawang, ia melakukan tendangan akrobat meski arah bola masih melebar.
Usaha demi usaha masih terus dilakukan Chelsea, seperti misalnya tembakan keras Michael Essien yang masih menyisir di sisi gawang MU pada menit 69.
Van der Sar melakukan penyelamatan gemilang pada menit 74. Torres menyambut bola lambung dengan tandukan yang mengirim bola ke pojok gawang MU, tetapi Van der Sar masih mampu meregangkan tubuh untuk menepis si kulit bundar.
Chelsea mendapatkan peluang emas dari tendangan bebas berjarak 30 meter ke arah gawang MU sepuluh menit menuju bubaran. Tendangan Lampard tepat ke gawang MU meski juga tepat ke pelukan Van der Sar.
Florent Malouda melepaskan umpan silang ke muka gawang MU pada menit 87. Nicolas Anelka dan Evra terlibat duel udara, menghasilkan tendangan gawang dan Evra mendapatkan perawatan.
Chelsea mengklaim penalti di menit injury time usai Ramires dijatuhkan Evra di kotak terlarang. Wasit tidak sependapat. Tak lama berselang, Torres dikartu kuning atas diving, tindakan yang juga memicu amarah pemain MU.
Susunan Pemain
Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa (John Obi Mikel '78), 2-Branislav Ivanovic, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 7-Ramires, 8-Frank Lampard, 5-Michael Essien, 18-Yuri Zhirkov (Florent Malouda '70); 11-Didier Drogba (Nicolas Anelka '70), 9-Fernando Torres.
Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 21-Rafael da Silva (Nani '51), 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, 3-Patrice Evra; 25-Antonio Valencia, 16-Michael Carrick, 11-Ryan Giggs, 13-Park Ji-sung, 14-Javier Hernandez (Dimitar Berbatov '78), 10-Wayne Rooney.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Chelsea,
Liga Champions,
Manchester United
Barcelona Hajar Shakhtar Donetsk 5-1
![]() |
| Barcelona |
Skor 5-1 yang diraih Barca setidaknya sangat memudahkan mereka untuk laga kedua di kandang Shakhtar. Los Blaugranas memang belum pasti lolos, tapi angka telak itu setidaknya sudah memberikan bayangan tempat di semifinal.
Dalam laga ini, Barca tampil dominan sejak babak pertama dan tampak nyaman memainkan permainan mereka seperti biasanya. Mulai dari penguasaan bola, operan, hingga jumlah tembakan ke gawang, Barca mengungguli Shakhtar.
Jalannya Pertandingan
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Camp Nou, Kamis (7/4/2011) dinihari WIB, Barca unggul setelah Lionel Messi melakukan pergerakan di dekat pertahanan Shakhtar. Bintang asal Argentina itu kemudian mengirimkan operan kepada Andres Iniesta.
Bola sempat membentur bek Shakhtar sebelum akhirnya jatuh di kaki Iniesta. Lewat sebuah sepakan, gelandang asal Spanyol itu melepaskan sepakan ke tiang dekat dan gol! Barca 1, Shakhtar 0.
Barca memperbesar keunggulan ketika laga memasuki menit 34. Kali ini giliran Iniesta yang menjadi arsiteknya.
Umpan terobosannya kepada Dani Alves diselesaikan oleh bek asal Brasil itu dengan sebuah tendangan kaki kanan dari jarak dekat. Bola pun bersarang di tengah gawang Shakhtar. Barca unggul 2-0.
Statistik menunjukkan bahwa Barca benar-benar mendominasi jalannya babak pertama ini. Los Cules melepaskan 10 tembakan dengan empat di antaranya on target. Sementara Shakhtar hanya tiga dan tak satu pun yang mengarah ke gawang.
Barca juga memenangi penguasaan bola dengan persentase 70:30.
Barca pun mengawali di babak kedua dengan meyakinkan. Memasuki menit ke-53, pasukan arahan Josep Guardiola ini memimpin 3-0 atas tim tamu.
Gol ketiga Barca diciptakan oleh Gerard Pique. Xavi Hernandez menjadi pendulang assist untuk gol ini setelah umpan silangnya ke dalam kotak penalti disambar oleh Pique dengan sepakan kaki kanan.
Shakhtar kemudian mempertipis kedudukan menjadi 1-3 di menit 59. Umpan dari Darijo Srna diterima oleh Yaroslav Rakitskiy di dalam kotak penalti. Nama terakhir kemudian melepaskan sebuah sepakan kaki kiri dan Victor Valdes tak mampu menghalau tembakannya.
Namun, kedudukan 1-3 itu hanya bertahan satu menit. Tepat pada menit 60, Barca kembali mencetak gol dan kembali mengubah skor menjadi 4-1.
Umpan Lionel Messi kepada Seydou Keita disambut dengan sepakan kaki kiri. Andriy Pyatov tak mempau menghadang bola yang akhirnya masuk ke pojok kiri atas gawangnya.
Lima menit menjlang laga usai, keunggulan itu kian bertambah setelah Xavi kini giliran menjadi pencetak gol. Dani Alves patut mendapatkan kredit setelah menggiring bola, mengecoh bek Shakhtar dan akhirnya melepaskan umpan kepada Xavi.
Xavi tinggal menceploskan bola ke gawang Shakhtar. Barca unggul 5-1 dan kedudukan tersebut bertahan sampai pertandingan berakhir.
Di akhir pertandingan, Barca tercatat memenangi penguasaan bola dengan persentase 70:30. Secara total mereka melepaskan 19 tembakan, di mana 10 di antaranya on target. Shakhtar hanya melepaskan lima tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.
Susunan Pemain
Barcelona: 1-Victor Valdes; 2-Daniel Alves, 3-Gerard Pique, 16-Sergio Busquets, 21-Adriano Correia (19-Maxwell 77); 14-Javier Mascherano, 6-Xavi, 15-Seydou Keita; 8-Andres Iniesta (20-Ibrahim Afellay 90+1), 10-Lionel Messi, 7-David Villa (17-Pedro 70).
Shakhtar Donetsk: 30-Andriy Pyatov; 33-Darijo Srna, 32-Mykola Ishchenko, 44-Yaroslav Rakitskiy, 26-Razvan Rat; 3-Tomas Hubschman (11-Eduardo 82); 20-Douglas Costa, 8-Jadson (7-Fernandinho 70), 10-Willian (29-Alex Teixeira 75); 22-Henrik Mkhitaryan, 9-Luiz Adriano.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Barcelona,
Liga Champions,
Shakhtar Donetsk
Wednesday, April 06, 2011
Madrid Hancurkan Spurs 4-0
![]() |
| Real Madrid |
Puluhan ribu pendukung Madrid yang memadati Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB, dibuat terhibur oleh dua gol Emmanuel Adebayor dan masing-masing satu gol dari Angel di Maria dan Cristiano Ronaldo.
Spurs sendiri dipaksa bermain dengan 10 orang sejak menit 16 kartu kuning kedua untuk Peter Crouch akibat melanggar Marcelo di wilayah permainan Madrid. Padahal, saat itu Madrid baru unggul 1-0.
Kemenangan telak ini membuat Madrid nyaris pasti lolos ke semifinal karena di leg kedua di markas Spurs tengah pekan depan, tim asuhan Jose Mourinho itu cuma butuh hasil imbang.
Jalannya pertandingan
Lima menit pertandingan berlangsung, Madrid sukses membuka skor lewat tandukan Adebayor memanfaatkan sebuah sepak pojok. Bola meluncur masuk lewat sela kaki Luka Modric yang berjaga di garis gawang Spurs.
Spurs harus kehilangan satu pemain setelah Peter Crouch diusir wasit di menit 16. Penyerang jangkung itu memperoleh kartu kuning kedua akibat melanggar Marcelo di wilayah Madrid.
Pada menit 23, Spurs mendapat tendangan bebas dari jarak 30-an meter dari gawang Madrid. Bola dieksekusi oleh Rafael van der Vaart, tetapi bola mudah saja dijinakkan oleh kiper Iker Casillas.
Umpan panjang Michael Dawson kepada Gareth Bale mengancam gawang Madrid di menti 30. Bale yang lolos di kotak penalti Madrid menendang dengan kaki kirinya tetapi bola menerpa sisi luar jaring gawang.
Dua menit kemudian, Adebayor gagal memaksimalkan sebuah peluang. Bola umpan silang Marcelo ditanduk Ramos kembali ke depan gawang Spurs, tetapi bola gagal dijangkau Adebayor di sana.
Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Saat pertandingan memasuki menit 57, Adebayor membukukan gol keduanya. Umpan silang Marcelo dari sisi kiri berhasil disundul dengan sempurna oleh striker Togo itu masuk gawang Gomes.
Adebayor nyaris mencatat hat-trick saat pertandingan memasuki menit 65. Mendapat umpan panjang dari belakang, Adebayor menyundul, tetapi bola masih bisa ditepis kiper Spurs, Heurelho Gomes, ke udara.
Di Maria mencetak gol ketiga Madrid i menit 71. Gol ini dicetak oleh Di Maria dengan sebuah tendangan kaki kiri yang deras dari sisi kanan. Gomes tidak bisa berbuat banyak mencegahnya.
Tiga menit menjelang pertandingan usai, Madrid menggenapkan kemenangannya jadi 4-0 lewat gol Ronaldo. Gol ini diawali umpan silang Kaka dari kiri yang dilanjutkan dengan sepakan voli kaki kanan Ronaldo.
Susunan pemain
Madrid: Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Marcelo; Xabi Alonso, Khedira (Lass 61); Di Maria (Kaka 77), Ozil, Ronaldo; Adebayor (Higuain 74)
Spurs: Gomes; Corluka (Bassong 80), Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Sandro, Modric, Bale; Van Der Vaart (Defoe 46); Crouch
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
El Real,
Liga Champions,
Real Madrid,
Spurs
Inter Remuk di Meazza
![]() |
| Inter Milan |
Melakoni pertandingan di Giuseppe Meazza, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB, Inter gagal menyenangkan puluhan ribu pendukungnya setelah menyerah dengan skor 2-5.
Pertandingan berjalan panas sejak awal. Tim tuan rumah mengawali laga dengan apik usai Dejan Stankovic menyarangkan gol pembuka kurang dari setengah menit usai kickoff.
Schalke sukses membalas lewat Joel Matip dan kembali disamakan oleh Diego Milito. Babak pertama ditutup 2-2 usai Eduardo de Oliveira menyamakan kedudukan.
Babak kedua menjadi mimpi buruk Inter. Schalke berhasil membuat tiga gol tambahan lewat Raul, gol bunuh diri Andrea Ranocchia dan Edu.
Di pertandingan ini, Inter bermain dengan 10 orang setelah Cristian Chivu diusir ke luar lapangan. Bek Romania itu menerima kartu kuning kedua usai melanggar keras Edu.
Dengan hasil ini peluang sang juara bertahan untuk dapat lolos ke babak semifinal kecil karena harus menang dengan selisih empat gol tanpa balas.
Jalannya Pertandingan
Gol! Kurang dari setengah menit, Inter berhasil unggul. Dejan Stankovic melepas sepakan keras nyaris dari garis tengah lapangan yang sukses menjebol gawang yang dijaga Manuel Neuer.
Schalke merespon melalui Raul tiga menit berselang. Sundulan mantan pemain Real Madrid ini nyaris saja berbuah gol karena hanya tipis melebar ke kanan.
Di menit 17, Julio Cesar dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri. Berawal dari sepak pojok, bola lambung diterima oleh Joel Matip yang lantas melepas sepakan dari jarak dekat dari depan gawang. Skor kini 1-1.
Tiga menit kemudian, Cesar membuat penyelamatan gemilang. Jose Jurado melepas tendangan apik dan gawang Inter terhindar dari kebobolan.
Serangan balik tim tuan rumah menghasilkan gol melalui Samuel Eto'o semenit setelahnya. Sayang, gol dianulir karena striker Kamerun ini sudah berada di posisi offside.
Kiprah Stankovic cuma bertahan 24 menit saja. Pemain tengah veteran ini mengalami cedera setelah menekel Alexander Baumjohann dan ia pun digantikan oleh Housseine Kharja.
Gol! Diego Milito membawa Inter membalikkan keadaan di menit 33. Menerima sundulan passing dari Esteban Cambiasso, Milito yang ada di dekat gawang melepas sepakan yang membuat kedudukan kini 2-1.
Permainan prima dari Schalke. Tujuh menit kemudian wakil Jerman ini berhasil membuat skor kini sama kuat 2-2 di menit 40 berkat gol Eduardo de Oliveira.
Diawali serangan balik cepat, Edu yang ada di dalam kotak berhasil melepaskan sepakan namun Cesar masih sanggup menepisnya. Bola rebound dicecarnya dan lantas diceploskannya ke dalam gawang.
Pasca restart, Inter langsung menggebrak. Dua penyerangnya, Milito dan Eto'o melakukan berondongan serangan.
Sepakan Milito di menit 47 hanya tipis saja melebar setelah menerima umpan terobosan. Disusul oleh upaya Eto'o setelah menerima operan Cambiasso tapi bola sepakannya masih sanggup dijinakkan Neuer.
Gol! Giliran Raul yang mencatatkan namanya di papan skor. Striker Spanyol ini berkelit dengan cepat dan menerima bola dari belakang sebelum mengalahkan kawalan Andrea Ranocchia dan menceploskan bola dari jarak dekat.
Laga yang buruk buat Inter. Hanya berselang empat menit, Cesar kembali dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri.
Raul mengirim bola silang kepada Jurado di sisi kanan gawang. Ranocchia mencoba memotongnya tapi bola malah masuk ke gawang timnya sendiri.
Petaka kembali mendatangi Inter di menit 65. Mereka harus kehilangan Cristian Chivu yang menerima kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua. Itu didapat bek Romania itu usai mengganjal keras Edu.
Setelahnya dua kali Schalke menebar ancaman serius. Sepakan Jurado dan Jefferson Farfan membentur tiang gawang Inter.
Kelebihan jumlah pemain, Schalke kembali menambah golnya 10 menit kemudian. Menerima operan dari Baumjohann di pinggir garis kotak, Edu bergerak memutar badan sambil melepas sepakan dan sukses masuk ke gawang Inter. Inter 2, Schalke 5.
Di sisa waktu Wesley Sneijder mencoba memperkecil ketertinggalanya. Namun tendangan melengkungnya dari luar kotak penalti dengan mudah diamankan oleh Neuer.
Susunan Pemain:
INTER MILAN: Julio Cesar, Cristian Chivu, Andrea Ranocchia, Javier Zanetti, Maicon, Thiago Motta (Yuto Nagatomo 76'), Wesley Sneijder, Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic (Housseine Kharja '24) (Ivan Cordoba 63'), Samuel Eto'o, Diego Milito
SCHALKE: Manuel Neuer, Benedikt Howedes, Joel Matip, Hans Sarpei, Atsuto Uchida, Jose Jurado (Julian Draxler 83'), Kyriakos Papadopoulos, Alexander Baumjohann (Lukasz Scmitz 77'), Jefferson Farfan, Eduardo de Oliveira, Raul (Ali Karimi 88')
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Inter Milan,
Liga Champions,
Scahlke 04
Saturday, March 19, 2011
Inilah Hasil Drawing Liga Champions
Duel sesama klub Inggris tersaji dalam babak perempat final Liga Champions. Dimana Chelsea dan Manchester United harus saling bunuh di perempatfinal Liga Champions. Sementara itu juara bertahan Inter Milan kembali berhadapan dengan tim Jerman. Inilah hasil drawing lengkap Liga Champions.
Duel Inggris tersaji di perempatfinal seiring dengan diundinya Chelsea untuk menghadapi MU. Chelsea akan menjadi tuan rumah leg I pada 5/6 April dan MU gantian jadi tuan rumah pada 12/13 April.
Satu wakil Inggris lain, Tottenham Hotspur sementara itu dihadapkan dengan wakil asal Spanyol Real Madrid. Sedangkan klub Spanyol lain, Barcelona, kebagian tim asal Ukraina Shakhtar Donetsk.
Satu partai perempatfinal lain akan mempertemukan satu-satunya wakil Italia di kompetisi Eropa, Inter, dengan Schalke 04. Sebelumnya Inter juga menyisihkan tim Jerman lain, Bayern Munich, di babak 16 besar.
Perempatfinal Liga Champions:*
1. Real Madrid vs Tottenham Hotspur
2. Chelsea vs Manchester United
3. Barcelona vs Shakhtar Donetsk
4. Inter Milan vs Schalke 04
Semifinal Liga Champions:
1. Pemenang perempatfinal 4 lawan Pemenang perempatfinal 2
2. Pemenang perempatfinal 1 lawan Pemenang perempatfinal 3
Final:
Pemenang semifinal 2 lawan Pemenang semifinal 1
Jadwal:
Perempatfinal 5/6 April dan 12/13 April
Semifinal 26/27 April dan 3/4 Mei
Final 28 Mei (di Wembley)
(*) Tim yang disebut lebih dulu jadi tuan rumah leg I
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Duel Inggris tersaji di perempatfinal seiring dengan diundinya Chelsea untuk menghadapi MU. Chelsea akan menjadi tuan rumah leg I pada 5/6 April dan MU gantian jadi tuan rumah pada 12/13 April.
Satu wakil Inggris lain, Tottenham Hotspur sementara itu dihadapkan dengan wakil asal Spanyol Real Madrid. Sedangkan klub Spanyol lain, Barcelona, kebagian tim asal Ukraina Shakhtar Donetsk.
Satu partai perempatfinal lain akan mempertemukan satu-satunya wakil Italia di kompetisi Eropa, Inter, dengan Schalke 04. Sebelumnya Inter juga menyisihkan tim Jerman lain, Bayern Munich, di babak 16 besar.
Perempatfinal Liga Champions:*
1. Real Madrid vs Tottenham Hotspur
2. Chelsea vs Manchester United
3. Barcelona vs Shakhtar Donetsk
4. Inter Milan vs Schalke 04
Semifinal Liga Champions:
1. Pemenang perempatfinal 4 lawan Pemenang perempatfinal 2
2. Pemenang perempatfinal 1 lawan Pemenang perempatfinal 3
Final:
Pemenang semifinal 2 lawan Pemenang semifinal 1
Jadwal:
Perempatfinal 5/6 April dan 12/13 April
Semifinal 26/27 April dan 3/4 Mei
Final 28 Mei (di Wembley)
(*) Tim yang disebut lebih dulu jadi tuan rumah leg I
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Champions League,
Inter Milan,
klub Inggris,
Liga Champions
Thursday, March 17, 2011
Perempat Final Liga Champions Didominasi Inggris
Liga Champions memasuki babak perempat final dimana delapan klub sudah lolos babak ini. Inggris kembali mendominasi dengan menempatkan tiga wakilnya, sementara dua tim berhasil membuat kejutan.
Chelsea dan Real Madrid menjadi dua tim terakhir yang mendapat tiket ke perempatfinal. The Blues dinihari tadi bermain imbang 0-0 kontra Kopenhagen yang membuat mereka menang agregat 2-0, sementara Los Merengues menggasak Lyon 3-0 (aggregat 4-1).
Keduanya menyusul Tottenham Hotspur, Schalke 04, Shakhtar Donetsk, Barcelona, Manchester United dan Inter Milan yang sudah lebih dulu melewati hadangan babak 16 besar.
Kehadiran MU, Spurs dan Chelsea di perempatfinal menjadikan Premier League sebagai kompetisi yang paling banyak menyumbang klub di perempatfinal. Mereka mengungguli La Liga Primera yang diwakili dua klub terbaiknya; Madrid dan Barcelona.
Tiga tim sisanya datang dari tiga kompetisi yang berbeda. Shakhstar dari Liga Ukraina, Schalke sebagai wakil Bundesliga dan Inter Milan yang menjaga kehormatan Seri A.
Keberhasilan Liga Inggris menempatkan tiga klubnya melanjutkan sukses mereka yang dalam beberapa musim terakhir selalu menempatkan wakil paling banyak di babak-babak akhir Liga Champions. Kecuali musim 2009/2010, di mana cuma ada dua wakil Inggris di perempatfinal, sejak musim empat tahun lalu Premiership paling tidak mengirim tiga klub hingga delapan besar.
Di samping dominasi tim Inggris, hal lain yang menarik di perempatfinal adalah munculnya dua tim kejutan, Shakhtar Donetsk dan Tottenham Hotspur.
Shakhtar lolos setelah mengalahkan AS Roma dengan agregat mutlak 6-2. Sementara Spurs jadi kuda hitam yang layak disegani usai mendepak AC Milan dengan agregat 1-0.
Khusus Spurs, bahkan sejak fase grup mereka sudah menjadi kekuatan yang mengerikan saat mampu menundukkan Inter Milan dengan skor 3-1 di White Hart Lane.
Drawing untuk laga perempatfinal akan digelar pada Jumat (18/3/2011) besok di markas UEFA yang terletak di Nyon. Dengan tidak adanya sistem unggulan dan tim dari satu negara bisa saling berhadapan, maka segala skenario pertemuan kedelapan tim di atas sangat mungkin terjadi.
Leg pertama babak perempatfinal akan dilangsungkan pada 5 dan 6 April. Sementara leg kedua dihelat sepekan berselang, 12 dan 13 April.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Chelsea dan Real Madrid menjadi dua tim terakhir yang mendapat tiket ke perempatfinal. The Blues dinihari tadi bermain imbang 0-0 kontra Kopenhagen yang membuat mereka menang agregat 2-0, sementara Los Merengues menggasak Lyon 3-0 (aggregat 4-1).
Keduanya menyusul Tottenham Hotspur, Schalke 04, Shakhtar Donetsk, Barcelona, Manchester United dan Inter Milan yang sudah lebih dulu melewati hadangan babak 16 besar.
Kehadiran MU, Spurs dan Chelsea di perempatfinal menjadikan Premier League sebagai kompetisi yang paling banyak menyumbang klub di perempatfinal. Mereka mengungguli La Liga Primera yang diwakili dua klub terbaiknya; Madrid dan Barcelona.
Tiga tim sisanya datang dari tiga kompetisi yang berbeda. Shakhstar dari Liga Ukraina, Schalke sebagai wakil Bundesliga dan Inter Milan yang menjaga kehormatan Seri A.
Keberhasilan Liga Inggris menempatkan tiga klubnya melanjutkan sukses mereka yang dalam beberapa musim terakhir selalu menempatkan wakil paling banyak di babak-babak akhir Liga Champions. Kecuali musim 2009/2010, di mana cuma ada dua wakil Inggris di perempatfinal, sejak musim empat tahun lalu Premiership paling tidak mengirim tiga klub hingga delapan besar.
Di samping dominasi tim Inggris, hal lain yang menarik di perempatfinal adalah munculnya dua tim kejutan, Shakhtar Donetsk dan Tottenham Hotspur.
Shakhtar lolos setelah mengalahkan AS Roma dengan agregat mutlak 6-2. Sementara Spurs jadi kuda hitam yang layak disegani usai mendepak AC Milan dengan agregat 1-0.
Khusus Spurs, bahkan sejak fase grup mereka sudah menjadi kekuatan yang mengerikan saat mampu menundukkan Inter Milan dengan skor 3-1 di White Hart Lane.
Drawing untuk laga perempatfinal akan digelar pada Jumat (18/3/2011) besok di markas UEFA yang terletak di Nyon. Dengan tidak adanya sistem unggulan dan tim dari satu negara bisa saling berhadapan, maka segala skenario pertemuan kedelapan tim di atas sangat mungkin terjadi.
Leg pertama babak perempatfinal akan dilangsungkan pada 5 dan 6 April. Sementara leg kedua dihelat sepekan berselang, 12 dan 13 April.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Thursday, March 10, 2011
Ditahan Spurs 0-0, Milan Tersingkir
Kabar sedih untuk Milanisti karena Milan harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Dalam laga di White Hart Lane, Spurs sukses meredam semua serangan Rossoneri sehingga skor 0-0 tetap bertahan sampai akhir pertandingan sehingga Tottenham Hotspur akhirnya berhasil lolos ke babak 8 besar Liga Champions karena menang agregat 1-0.
Pertandingan di White Hart Lane, Kamis (10/3/2011) dinihari WIB, berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan ke pertahanan lawan.
Milan yang bertindak sebagai tim tamu tampil lebih dominan. Sejumlah peluang mereka ciptakan, namun hingga laga berakhir tak satu pun yang berbuah gol.
Hasil imbang 0-0 di leg kedua ini membuat Spurs lolos ke babak perempatfinal. Mereka mencatat keunggulan agregat 1-0 atas Rossoneri.
Jalannya pertandingan
Milan menebar ancaman lewat tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic di menit ke-15. Namun, Gomes masih sigap menepisnya.
Spurs batal kebobolan di menit ke-25 berkat jasa William Gallas. Bek asal Prancis itu menyapu bola di garis gawang hasil sepakan Robinho yang mengenai Benoit Assou-Ekotto.
Rafael Van der Vaart punya peluang di menit ke-31. Namun, tendangan bebasnya hanya menerpa jaring gawang Milan.
Gelandang asal Belanda itu kembali mengancam enam menit kemudian. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih tepat mengarah ke Christian Abbiati. Skor kacamata menghiasi akhir babak pertama.
Milan memperoleh peluang di awal babak kedua. Namun, sepakan Mathieu Flamini dari dalam kotak penalti masih melebar.
Tim tamu kembali menekan di menit ke-65, kali ini lewat Robinho. Sial buat pemain Brasil ini, tembakannya masih tepat mengarah ke pelukan Gomes.
Upaya Pato di menit ke-77 juga belum membuahkan hasil. Tendangannya dari luar kotak penalti melenceng tipis di samping gawang. Hingga wasit Frank De Bleeckere meniup peluit panjang, skor 0-0 tak berubah.
Susunan pemain:
Tottenham: Gomes; Corluka, Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Sandro, Modric, Pienaar (Jenas 71'); Van der Vaart (Bale 66'); Crouch (Pavlyuchenko 83')
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski (Antonini 70'); Boateng (Merkel 76'), Flamini (Strasser 87'), Seedorf; Pato, Ibrahimovic, Robinho
Selengkapnya...
Pertandingan di White Hart Lane, Kamis (10/3/2011) dinihari WIB, berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan ke pertahanan lawan.
Milan yang bertindak sebagai tim tamu tampil lebih dominan. Sejumlah peluang mereka ciptakan, namun hingga laga berakhir tak satu pun yang berbuah gol.
Hasil imbang 0-0 di leg kedua ini membuat Spurs lolos ke babak perempatfinal. Mereka mencatat keunggulan agregat 1-0 atas Rossoneri.
Jalannya pertandingan
Milan menebar ancaman lewat tendangan bebas Zlatan Ibrahimovic di menit ke-15. Namun, Gomes masih sigap menepisnya.
Spurs batal kebobolan di menit ke-25 berkat jasa William Gallas. Bek asal Prancis itu menyapu bola di garis gawang hasil sepakan Robinho yang mengenai Benoit Assou-Ekotto.
Rafael Van der Vaart punya peluang di menit ke-31. Namun, tendangan bebasnya hanya menerpa jaring gawang Milan.
Gelandang asal Belanda itu kembali mengancam enam menit kemudian. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih tepat mengarah ke Christian Abbiati. Skor kacamata menghiasi akhir babak pertama.
Milan memperoleh peluang di awal babak kedua. Namun, sepakan Mathieu Flamini dari dalam kotak penalti masih melebar.
Tim tamu kembali menekan di menit ke-65, kali ini lewat Robinho. Sial buat pemain Brasil ini, tembakannya masih tepat mengarah ke pelukan Gomes.
Upaya Pato di menit ke-77 juga belum membuahkan hasil. Tendangannya dari luar kotak penalti melenceng tipis di samping gawang. Hingga wasit Frank De Bleeckere meniup peluit panjang, skor 0-0 tak berubah.
Susunan pemain:
Tottenham: Gomes; Corluka, Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Sandro, Modric, Pienaar (Jenas 71'); Van der Vaart (Bale 66'); Crouch (Pavlyuchenko 83')
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski (Antonini 70'); Boateng (Merkel 76'), Flamini (Strasser 87'), Seedorf; Pato, Ibrahimovic, Robinho
Selengkapnya...
Saturday, February 26, 2011
Hasil Buruk Bikin Italia Kehilangan Satu Wakil Liga Champions
Serentetan hasil buruk wakil Serie A di Liga Eropa dalam 2 musim terakhir berakibat melorotnya rangking untuk menentukan wakil keempat di Liga Champions. Mulai musim 2012/2013, Jerman akan menempatkan empat wakilnya di Liga Champions. Sebagai konsekuensinya, Italia akan kehilangan satu wakilnya.
Klub-klub Italia terpuruk di kompetisi Eropa dalam dua pekan terakhir. AC Milan, AS Roma, dan Inter Milan takluk dalam laga kandangnya di babak 16 besar Liga Champions, sementara Napoli dipastikan tersingkir dari Liga Europa setelah kalah dari Villarreal.
Buruknya prestasi klub-klub Negeri Pizza di kompetisi antarklub Benua Biru membuat rangking koefisien UEFA mereka disalip oleh Jerman. Artinya, meski Inter Milan memenangi Liga Champions musim lalu, Italia tetap tak mampu mengejar ketertinggalannya dari Jerman.
"Sebagai akibat dari hasil minggu ini di Eropa, dengan Bayern Munich dan Bayer Leverkusen menang, sementara Napoli tersingkir, Jerman memperpanjang keunggulannya atas Italia di peringkat koefisien UEFA untuk mengamankan posisi ketiga di belakang Inggris dan Spanyol," demikian pernyataan badan Liga Jerman (DFL), seperti dikutip Soccernet.
"Klub Jerman saat ini memiliki akumulasi poin sebanyak 68.103 poin dan memperpanjang keunggulannya atas Seri A (59.981) menjadi 8.122 poin. Sebagai konsekuensinya, Italia tak lagi berhak atas tempat ketiga musim ini."
"Dengan mengamankan posisi ketiga di rangking UEFA, Bundesliga akan menempatkan tiga wakilnya di fase grup Liga Champions mulai musim 2012/2013, sementara wakil Jerman yang keempat akan memulai dari babak play-off."
Dengan kondisi ini, Italia hanya akan menempatkan tiga wakil di Liga Champions mulai musim 2012/2013. Sementara peringkat keempat dan kelima di klasemen akhir musim 2011/2012 akan lolos ke Liga Europa.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Klub-klub Italia terpuruk di kompetisi Eropa dalam dua pekan terakhir. AC Milan, AS Roma, dan Inter Milan takluk dalam laga kandangnya di babak 16 besar Liga Champions, sementara Napoli dipastikan tersingkir dari Liga Europa setelah kalah dari Villarreal.
Buruknya prestasi klub-klub Negeri Pizza di kompetisi antarklub Benua Biru membuat rangking koefisien UEFA mereka disalip oleh Jerman. Artinya, meski Inter Milan memenangi Liga Champions musim lalu, Italia tetap tak mampu mengejar ketertinggalannya dari Jerman.
"Sebagai akibat dari hasil minggu ini di Eropa, dengan Bayern Munich dan Bayer Leverkusen menang, sementara Napoli tersingkir, Jerman memperpanjang keunggulannya atas Italia di peringkat koefisien UEFA untuk mengamankan posisi ketiga di belakang Inggris dan Spanyol," demikian pernyataan badan Liga Jerman (DFL), seperti dikutip Soccernet.
"Klub Jerman saat ini memiliki akumulasi poin sebanyak 68.103 poin dan memperpanjang keunggulannya atas Seri A (59.981) menjadi 8.122 poin. Sebagai konsekuensinya, Italia tak lagi berhak atas tempat ketiga musim ini."
"Dengan mengamankan posisi ketiga di rangking UEFA, Bundesliga akan menempatkan tiga wakilnya di fase grup Liga Champions mulai musim 2012/2013, sementara wakil Jerman yang keempat akan memulai dari babak play-off."
Dengan kondisi ini, Italia hanya akan menempatkan tiga wakil di Liga Champions mulai musim 2012/2013. Sementara peringkat keempat dan kelima di klasemen akhir musim 2011/2012 akan lolos ke Liga Europa.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Wednesday, February 16, 2011
Milan Dikalahkan Spurs 0-1
Milan tidak dapat meraih hasil positif dihadapan tifosinya di San Siro di leg I babak 16 besar Liga Champions usai ditundukkan Spurs dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal dibuat Peter Crouch.
Spurs sudah tampil ofensif sedari menit awal dalam lawatannya ke San Siro, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB. Namun, gol baru lahir pada menit 80.
Milan sempat menggetarkan gawang Spurs di menit akhir lewat tendangan salto Zlatan Ibrahimovic. Tapi gol tidak sah karena telah terjadi pelanggaran sebelumnya.
Spurs pun pulang dengan kemenangan berharga yang akan jadi modal di leg II pada 9 Maret mendatang. Milan sebaliknya harus berusaha ekstra keras untuk mengejar ketinggalan di markas Spurs nanti.
Jalannya Pertandingan
Sedari menit awal Milan langsung mendapat serangan cukup gencar dari Spurs. Namun, lini belakang Milan masih mampu menyapu bola.
Christian Abbiati juga berperan aktif dalam mengantisipasi usaha-usaha pemain Spurs menjebol gawangnya. Beberapa kali ia mampu mengamankan areanya.
Sial untuk Abbiati, ia kemudian harus ditarik keluar pada menit 19 usai berbenturan dengan Peter Crouch dalam sebuah duel udara. Marco Amelia masuk jadi pengganti.
Lewat serangan balik, Zlatan Ibrahimovic terjatuh sedikit di luar kotak penalti Spurs pada menit 23. Tak ada pelanggaran, kata wasit.
Milan mendapat tendangan bebas pada menit 32 usai Robinho dijatuhkan. Namun, sepakan Ibrahimovic masih belum tepat sasaran.
Lennon beraksi di sisi kanan pada menit 41 dan berhasil melepaskan umpan silang. Tapi untuk Crouch sekali pun bola masih terlalu tinggi. Setelah itu Amelia diuji oleh Rafael van der Vaart.
Sebelum turun minum, Milan coba menekan. Robinho menguasai bola di sisi kiri tapi sepakannya masih jauh dari gawang Spurs.
Spurs kembali langsung menekan sedari menit awal. Tapi sepakan Van der vaart masih melebar. Milan lantas membalas, kendati usaha mengirim bola ke Pato masih dipotong.
Penyelamatan dari Gomes! Mario Yepes menanduk bola dan dengan apik ditahan si kiper Spurs pada menit 50. Spus kemudian membalas lewat sepakan-sepakan Van der Vaart yang masih belum berbuah.
Gomes kembali menjadi penyelamat pada menit 60. Lagi-lagi Yepes yang memaksanya melakukan penyelamatan lewat sebuah tandukan keras di muka gawang.
Pada menit 70 Crouch berhasil menyambut tendangan bebas. Namun, bola masih mengarah tepat ke pelukan Amelia.
Spurs unggul 1-0! Dari serangan balik Lennon berlari kencang, melewati Yepes lalu mengirim bola ke Crouch yang tak dikawal di muka gawang. Dengan mudah, Crouch menjebol gawang Milan.
Robinho mendapat peluang di menit akhir. Tapi Dawson berhasil menghadang bola.
Gawang Spurs bergetar pada menit akhir! Milan bersorak tapi ternyata gol tidak sah karena telah terjadi pelanggaran.
Susunan pemain:
MILAN: Abbiati (Amelia '19); Abate, Nesta, Yepes, Antonini; Gattuso, Silva, Flamini; Robinho, Seedorf (Seedorf '46), Ibrahimovic
TOTTENHAM: Gomes; Corluka (Woodgate '59), Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Palacios, Sandro, Pienaar (Krancjar '77); van der Vaart (Modric '62); Crouch
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Spurs sudah tampil ofensif sedari menit awal dalam lawatannya ke San Siro, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB. Namun, gol baru lahir pada menit 80.
Milan sempat menggetarkan gawang Spurs di menit akhir lewat tendangan salto Zlatan Ibrahimovic. Tapi gol tidak sah karena telah terjadi pelanggaran sebelumnya.
Spurs pun pulang dengan kemenangan berharga yang akan jadi modal di leg II pada 9 Maret mendatang. Milan sebaliknya harus berusaha ekstra keras untuk mengejar ketinggalan di markas Spurs nanti.
Jalannya Pertandingan
Sedari menit awal Milan langsung mendapat serangan cukup gencar dari Spurs. Namun, lini belakang Milan masih mampu menyapu bola.
Christian Abbiati juga berperan aktif dalam mengantisipasi usaha-usaha pemain Spurs menjebol gawangnya. Beberapa kali ia mampu mengamankan areanya.
Sial untuk Abbiati, ia kemudian harus ditarik keluar pada menit 19 usai berbenturan dengan Peter Crouch dalam sebuah duel udara. Marco Amelia masuk jadi pengganti.
Lewat serangan balik, Zlatan Ibrahimovic terjatuh sedikit di luar kotak penalti Spurs pada menit 23. Tak ada pelanggaran, kata wasit.
Milan mendapat tendangan bebas pada menit 32 usai Robinho dijatuhkan. Namun, sepakan Ibrahimovic masih belum tepat sasaran.
Lennon beraksi di sisi kanan pada menit 41 dan berhasil melepaskan umpan silang. Tapi untuk Crouch sekali pun bola masih terlalu tinggi. Setelah itu Amelia diuji oleh Rafael van der Vaart.
Sebelum turun minum, Milan coba menekan. Robinho menguasai bola di sisi kiri tapi sepakannya masih jauh dari gawang Spurs.
Spurs kembali langsung menekan sedari menit awal. Tapi sepakan Van der vaart masih melebar. Milan lantas membalas, kendati usaha mengirim bola ke Pato masih dipotong.
Penyelamatan dari Gomes! Mario Yepes menanduk bola dan dengan apik ditahan si kiper Spurs pada menit 50. Spus kemudian membalas lewat sepakan-sepakan Van der Vaart yang masih belum berbuah.
Gomes kembali menjadi penyelamat pada menit 60. Lagi-lagi Yepes yang memaksanya melakukan penyelamatan lewat sebuah tandukan keras di muka gawang.
Pada menit 70 Crouch berhasil menyambut tendangan bebas. Namun, bola masih mengarah tepat ke pelukan Amelia.
Spurs unggul 1-0! Dari serangan balik Lennon berlari kencang, melewati Yepes lalu mengirim bola ke Crouch yang tak dikawal di muka gawang. Dengan mudah, Crouch menjebol gawang Milan.
Robinho mendapat peluang di menit akhir. Tapi Dawson berhasil menghadang bola.
Gawang Spurs bergetar pada menit akhir! Milan bersorak tapi ternyata gol tidak sah karena telah terjadi pelanggaran.
Susunan pemain:
MILAN: Abbiati (Amelia '19); Abate, Nesta, Yepes, Antonini; Gattuso, Silva, Flamini; Robinho, Seedorf (Seedorf '46), Ibrahimovic
TOTTENHAM: Gomes; Corluka (Woodgate '59), Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Palacios, Sandro, Pienaar (Krancjar '77); van der Vaart (Modric '62); Crouch
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Thursday, December 09, 2010
Milan Kalah 0-2 dari Ajax
Bermain tanpa motivasi karena sudah lolos dari fase grup Milan harus menerima kekalahan keduanya di Liga Champions musim ini. Ajax Amsterdam berhasil mempermalukan AC Milan dengan skor 0-2 dalam laga terakhir fase grup Liga Champions. Kemenangan di San Siro, Kamis (9/12/2010) dinihari WIB memberi Ajax tiket ke Liga Europa.
Sudah memastikan lolos sebagai runner up Grup G, Milan memang tidak turun dengan kekuatan terbaiknya. Selain mencadangkan Zlatan Ibrahimovic dan tak menyertakan Alessandro Nesta, Rossoneri juga menurunkan Ronaldinho sebagai starter dan gawang dijaga oleh kiper kedua Marco Amelia.
Keputusan tersebut harus dibayar mahal oleh Milan karena mereka tak mampu mengimbangi permainan Ajax, yang tampil sangat naik dalam laga tersebut. Dua gol yang dilesakkan Demy De Zeeuw dan Toby Alderweireld memaksa Diavolo Rosso menelan kekalahan keduanya di Liga Champions musim ini.
Buat Ajax, kemenangan ini punya arti penting karena mereka berhak menyudahi fase grup sebagai penghuni posisi tiga dengan poin tujuh. Hasil tersebut memastikan didapatnya tiket ke Liga Europa.
Jalannya Pertandingan
Gawang Milan sudah terancam saat laga baru berjalan lima menit, sepakan Luis Suarez dari tepi kotak penalti diblok dengan baik oleh Marco Amelia. Melalui sayap Ajax kembali menekan tuan rumah, dari sudut yang sama seperti Suares, di menit 11 tendangan Sulejmani ditepis ke luar lapangan oleh Amelia.
Tak banyak yang bisa dilakukan Milan untuk mengimbangi kecepatan dan permainan menyerang Ajax. Amelia pun dipaksa jatuh bangun mengamankan gawangnya saat menepis sepakan jarak jauh Christian Eriksen. Sebelumnya Eriksen juga membahayakan gawang Milan saat sepakan kerasnya bisa dihandang Daniele Bonera.
Suarez kembali merepotkan barisan belakang Milan saat dia menusuk dari sisi kiri kotak penalti. Berhasil melewati Andrea Pirlo, sang striker terjatuh di dalam kotak terlarang. Klaim penalti Suarez tak diacuhkan wasit, dia justru dapat kartu kuning.
Milan akhirnya punya peluang pertamanya di menit 37, saat tandukan Ronaldino menyongsong umpan diagonal Robinho masih terjangkau kiper Maarten Stekelenburg. Momen tersebut menjadi semacam kebangkitan Rossoneri karena dalam beberapa menit berikutnya mereka punya peluang melalui Ronaldinho dan Robinho.
Di awal babak kedua kembali Milan dapat tekanan. Umpan terobosan yang dilepas Eriksen berhasil dikejar Sulejmani di dalam kotak penalti, nama yang disebut terakhir kemudian terjatuh dalam perebutan bola dengan Amelia. Wasit mengeluarkan kartu kuning namun tak menunjuk titik putih, Sulejmani dianggap melakukan diving.
Terus tertekan, gawang AC Milan akhirnya bobol di menit 57. Me-rebound sepakan De Jong yang sebelumnya diblok Mario Yepes, tendangan ke arah kanan yang dilepaskan Demy de Zeeuw masuk ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Sembilan menit berselang Ajax berhasil mencetak gol keduanya. Menari-nari di dalam kotak penalti dan melewati dua pemain Milan, Suarez kemudian menodorkan bola pada Alderweireld. Sepakan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Alderweireld mengarah ke dalam sudut gawang Amelia.
Zlatan Ibrahimovic, yang masuk tak lama setelah Milan kebobolan gol pertama, nyaris memperkecil ketinggalan saat sepakannya harus dihalau kiper Stekelenburg sambil menjatuhkan diri.
Masuknya striker Swedia itu secara signifikan menambah daya gempur Milan. Beberapa peluang berhasil dibuat Ibra, salah satunya adalah tendangan akrobatik sambil menjatuhkan diri, meski upaya tersebut tak membuahkan hasil karena bola masih melayang tipis di atas sasaran.
Melalui Suarez Ajax nyaris menambah golnya. Menipu bek Milan di kotak penalti, sepakan striker Uruguay itu dari dalam kotak pnalti dengan gemilang diblok Amelia.
Skor 0-2 untuk keunggulan Ajax bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Susunan Pemain
Milan: Amelia; Bonera, Thiago Silva, Yepes, Antonini; Flamini (Boateng 26), Pirlo, Ambrosini (Ibrahimovic 64); Robinho (Merkel 77), Seedorf, Ronaldinho
Ajax: Stekelenburg; Van der Wiel, Alderweireld, Vertonghen, Emanuelson; Enoh, Eriksen, De Zeeuw (Lindgren 83); Suarez (Tainio 93), S De Jong (El Hamdaoui 85), Sulejmani
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Sudah memastikan lolos sebagai runner up Grup G, Milan memang tidak turun dengan kekuatan terbaiknya. Selain mencadangkan Zlatan Ibrahimovic dan tak menyertakan Alessandro Nesta, Rossoneri juga menurunkan Ronaldinho sebagai starter dan gawang dijaga oleh kiper kedua Marco Amelia.
Keputusan tersebut harus dibayar mahal oleh Milan karena mereka tak mampu mengimbangi permainan Ajax, yang tampil sangat naik dalam laga tersebut. Dua gol yang dilesakkan Demy De Zeeuw dan Toby Alderweireld memaksa Diavolo Rosso menelan kekalahan keduanya di Liga Champions musim ini.
Buat Ajax, kemenangan ini punya arti penting karena mereka berhak menyudahi fase grup sebagai penghuni posisi tiga dengan poin tujuh. Hasil tersebut memastikan didapatnya tiket ke Liga Europa.
Jalannya Pertandingan
Gawang Milan sudah terancam saat laga baru berjalan lima menit, sepakan Luis Suarez dari tepi kotak penalti diblok dengan baik oleh Marco Amelia. Melalui sayap Ajax kembali menekan tuan rumah, dari sudut yang sama seperti Suares, di menit 11 tendangan Sulejmani ditepis ke luar lapangan oleh Amelia.
Tak banyak yang bisa dilakukan Milan untuk mengimbangi kecepatan dan permainan menyerang Ajax. Amelia pun dipaksa jatuh bangun mengamankan gawangnya saat menepis sepakan jarak jauh Christian Eriksen. Sebelumnya Eriksen juga membahayakan gawang Milan saat sepakan kerasnya bisa dihandang Daniele Bonera.
Suarez kembali merepotkan barisan belakang Milan saat dia menusuk dari sisi kiri kotak penalti. Berhasil melewati Andrea Pirlo, sang striker terjatuh di dalam kotak terlarang. Klaim penalti Suarez tak diacuhkan wasit, dia justru dapat kartu kuning.
Milan akhirnya punya peluang pertamanya di menit 37, saat tandukan Ronaldino menyongsong umpan diagonal Robinho masih terjangkau kiper Maarten Stekelenburg. Momen tersebut menjadi semacam kebangkitan Rossoneri karena dalam beberapa menit berikutnya mereka punya peluang melalui Ronaldinho dan Robinho.
Di awal babak kedua kembali Milan dapat tekanan. Umpan terobosan yang dilepas Eriksen berhasil dikejar Sulejmani di dalam kotak penalti, nama yang disebut terakhir kemudian terjatuh dalam perebutan bola dengan Amelia. Wasit mengeluarkan kartu kuning namun tak menunjuk titik putih, Sulejmani dianggap melakukan diving.
Terus tertekan, gawang AC Milan akhirnya bobol di menit 57. Me-rebound sepakan De Jong yang sebelumnya diblok Mario Yepes, tendangan ke arah kanan yang dilepaskan Demy de Zeeuw masuk ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Sembilan menit berselang Ajax berhasil mencetak gol keduanya. Menari-nari di dalam kotak penalti dan melewati dua pemain Milan, Suarez kemudian menodorkan bola pada Alderweireld. Sepakan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Alderweireld mengarah ke dalam sudut gawang Amelia.
Zlatan Ibrahimovic, yang masuk tak lama setelah Milan kebobolan gol pertama, nyaris memperkecil ketinggalan saat sepakannya harus dihalau kiper Stekelenburg sambil menjatuhkan diri.
Masuknya striker Swedia itu secara signifikan menambah daya gempur Milan. Beberapa peluang berhasil dibuat Ibra, salah satunya adalah tendangan akrobatik sambil menjatuhkan diri, meski upaya tersebut tak membuahkan hasil karena bola masih melayang tipis di atas sasaran.
Melalui Suarez Ajax nyaris menambah golnya. Menipu bek Milan di kotak penalti, sepakan striker Uruguay itu dari dalam kotak pnalti dengan gemilang diblok Amelia.
Skor 0-2 untuk keunggulan Ajax bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Susunan Pemain
Milan: Amelia; Bonera, Thiago Silva, Yepes, Antonini; Flamini (Boateng 26), Pirlo, Ambrosini (Ibrahimovic 64); Robinho (Merkel 77), Seedorf, Ronaldinho
Ajax: Stekelenburg; Van der Wiel, Alderweireld, Vertonghen, Emanuelson; Enoh, Eriksen, De Zeeuw (Lindgren 83); Suarez (Tainio 93), S De Jong (El Hamdaoui 85), Sulejmani
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)











