![]() |
| El Shaarawy usai cetak gol |
Showing posts with label Udinese. Show all posts
Showing posts with label Udinese. Show all posts
Thursday, September 22, 2011
Milan Ditahan Seri Udinese
Labels:
AC Milan,
Seri A,
Stephan El Shaarawy,
Udinese
Monday, May 23, 2011
Milan Ditahan Imbang Udinese 0-0
Hasil positif diraih Udinese di Seri A musim ini dengan hasil imbang 0-0 sang juara AC Milan pada pertandingan terkahir kompetisi. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Zebrette lolos ke Liga Champions musim depan.
Bertanding di Stadion Friuli, Senin (23/5/2011) dinihari WIB, Milan tampil sangat dominan. Menurut catatan statistik Soccernet, Rossoneri unggul dalam penguasaan bola 64:36.
Meski demikian, tim tuan rumah punya lebih banyak peluang mencetak gol. Mereka melepaskan 15 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang, sementara Milan cuma membalas dengan 11 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang.
Udinese sebenarnya punya peluang emas lewat titik putih pada menit ke-74. Sial bagi mereka, eksekusi penalti yang dilakukan oleh Antonio Di Natale bisa digagalkan oleh Marco Amelia. Hasil imbang tanpa gol pun awet hingga laga usai.
Hasil imbang ini sudah cukup untuk memantapkan posisi tim asuhan Francesco Guidolin di peringkat keempat klasemen akhir Seri A dengan 66 poin dari 38 laga. Mereka pun lolos ke babak kualifikasi Liga Champions. Meski punya poin sama dengan Lazio, mereka unggul head-to-head.
Posisi Milan sendiri tak terpengaruh. Mereka yang sudah jadi kampiun musim ini mengakhiri kompetisi dengan 82 poin.
Lazio Atasi Lecce
Lazio meraih kemenangan 4-2 di kandang Lecce. Meski demikian, hasil ini tetap tak mengubah posisi mereka di klasemen akhir.
Dalam laga di Via del Mare, keempat gol Biancoceleste disumbangkan oleh Tommaso Rocchi, Mauro Zarate (dua gol), dan bunuh diri Giuseppe Vives. Sementara Manuel Coppola dan Ignacio Piatti menjadi pencetak gol tim tuan rumah.
Karena kalah head-to-head dari Udinese, Lazio pun tetap di peringkat kelima dengan 66 poin dan lolos ke Liga Europa. Sementara Lecce tetap di peringkat ke-17 dengan 41 poin.
Selengkapnya...
Bertanding di Stadion Friuli, Senin (23/5/2011) dinihari WIB, Milan tampil sangat dominan. Menurut catatan statistik Soccernet, Rossoneri unggul dalam penguasaan bola 64:36.
Meski demikian, tim tuan rumah punya lebih banyak peluang mencetak gol. Mereka melepaskan 15 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang, sementara Milan cuma membalas dengan 11 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang.
Udinese sebenarnya punya peluang emas lewat titik putih pada menit ke-74. Sial bagi mereka, eksekusi penalti yang dilakukan oleh Antonio Di Natale bisa digagalkan oleh Marco Amelia. Hasil imbang tanpa gol pun awet hingga laga usai.
Hasil imbang ini sudah cukup untuk memantapkan posisi tim asuhan Francesco Guidolin di peringkat keempat klasemen akhir Seri A dengan 66 poin dari 38 laga. Mereka pun lolos ke babak kualifikasi Liga Champions. Meski punya poin sama dengan Lazio, mereka unggul head-to-head.
Posisi Milan sendiri tak terpengaruh. Mereka yang sudah jadi kampiun musim ini mengakhiri kompetisi dengan 82 poin.
Lazio Atasi Lecce
Lazio meraih kemenangan 4-2 di kandang Lecce. Meski demikian, hasil ini tetap tak mengubah posisi mereka di klasemen akhir.
Dalam laga di Via del Mare, keempat gol Biancoceleste disumbangkan oleh Tommaso Rocchi, Mauro Zarate (dua gol), dan bunuh diri Giuseppe Vives. Sementara Manuel Coppola dan Ignacio Piatti menjadi pencetak gol tim tuan rumah.
Karena kalah head-to-head dari Udinese, Lazio pun tetap di peringkat kelima dengan 66 poin dan lolos ke Liga Europa. Sementara Lecce tetap di peringkat ke-17 dengan 41 poin.
Selengkapnya...
Monday, January 10, 2011
Sengit, Milan Ditahan Udininese 4-4
![]() |
| Pato dan Cassano |
Antonio di Natale membuka skor di menit 35, meneruskan tembakan keras dari Alexi Sanchez. Para pemain Milan sempat memprotes gol tersebut karena menganggapnya offside. Namun wasit bergeming pada keputusannya, dan tayangan ulang memperlihatkan keputusan itu tepat.
Pato membuat skor imbang 1-1 di menit terakhir babak pertama. Ibrahimovic menjadi kreator lewat assist-nya yang cemerlang.
Alexi Sanchez membawa Udinese unggul lagi di menit 53. Penyerang internasional Chile itu memperdaya Daniele Bonera untuk melakukan diving header guna menjebol gawang Marco Amelia.
Udinese mengamankan keunggulannya ketika Di Natale kembali mencetak gol di menit 66. Clarence Seedorf kehilangan bola di lapangan tengah, Di Natale lagi-lagi mengalahkan Bonera sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dihadang kiper Amelia. Udinese memimpin 3-1.
Setelah itu terjadi "hujan gol". Gol bunuh diri Medhi Benatia di menit 78 membuat Milan menipiskan skor menjadi 2-3, dan Pato mencetak gol keduanya di menit 82, untuk mengubah kedudukan menjadi 3-3. Antonio Cassano yang menggantikan Seedorf, membuat kontribusi penting untuk terciptanya gol tersebut.
Di menit 89 Udinese kembali menyentak suporter Milan melalui gol German Denis. Ibrahimovic menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan dengan mendulang gol terakhir di masa injury time. Cassano kembali mendapat pon berkat assist-nya.
Semenit kemudian Milan bahkan nyaris berbalik menang ketika Ignazio Abate memperoleh peluang emas di kotak penalti lawan, sebelum digagalkan sliding tackle seorang pemain Udinese. Peluit panjang berbunyi, kedua tim harus puas berbagi angka di skor 4-4.
Hasil ini cukup buat Milan untuk tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan 40 angka dari 19 pertandingan. Udinese bergeming di urutan kedelapan dengan nilai 27.
Susunan pemain:
Milan: Amelia; Abate, Bonera, Thiago Silva, Antonini; Gattuso, Seedorf (Cassano 69), Strasser; Robinho; Pato, Ibrahimovic
Udinese: Handanovic; Benatia, Zapata, Domizzi (Coda 73); Isla, Abdi (Agyemang-Badu 75), Asamoah, Inler, Pasquale, Isla, Di Natale (Denis 84)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
Cassano,
Ibrahimovic,
Milan seri,
Pato,
Udinese
Subscribe to:
Posts (Atom)


