Showing posts with label Seri A. Show all posts
Showing posts with label Seri A. Show all posts

Sunday, September 25, 2011

Milan Kalahkan Cesena 1-0

Setelah mengawali musim dengan tanpa kemenangan, semalam akhirnya Milan berhasil memetik kemenangan pertamanya di musim ini di giornata 4 dengan mengalahkan Cesena dengan skor tipis 1-0. Di San Siro, Minggu (25/9/2011) dinihari WIB, gol tunggal Rossoneri lahir di menit-menit awal pertandingan lewat Clarence Seedorf. Hasil itu merupakan kemenangan perdana Milan di Seri A musim ini. Milan kini naik ke posisi delapan klasemen sementara dengan poin lima. Jalannya Pertandingan Milan unggul cepat saat laga baru berjalan lima menit. Seedorf menyepak bola ke arah tiang jauh dan si kulit bundar lantas bersarang di dalam gawang Ravaglia. Tiga menit kemudian, Abbiati dipaksa melakukan penyelamatan dari usaha Cesena menyamakan kedudukan dari sepakan Candreva. Cesena menekan lagi pada menit 12. Mendapat ruang tembak, bidikan Mutu masih jitu dan Abbiati mampu mengamankan bola. Penyelamatan Abbiati dari umpan silang Candreva pada menit 21 sebaliknya kurang oke. Untung buat Milan, Martinez gagal meneruskan bola. Milan gantian nyaris menjebol gawang lawan pada menit 24. Seedorf mengirim umpan berbahaya ke arah gawang Cesena, meski Yepes gagal menuntaskannya dengan baik. Peluang lain untuk Milan hadir pada menit 37. Usai melewati pemain lawan, Abate mengirim umpan potensial ke arah gawang Cesena, tetapi Cassano tidak kuasa menyambut bola. Peluang untuk Seedorf pada menit 61. Bola berpindah dari Abate ke Cassano kemudian Seedorf yang melepaskan tembakan yang menghantam mistar. Enam menit kemudian Cassano mengklaim penalti untuk Milan usai dijatuhkan Rodriguez. Tapi wasit tak sependapat. Susunan Pemain: MILAN: Abbiati; Abate, T.Silva, Yepes, Taiwo (Zambrotta 52'; Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Emanuelson; Cassano (Inzaghi 82'), El Shaarawy (Aquilani 66') CESENA: Ravaglia, Rodriguez, von Bergen, Rossi (Colucci 79'), Comotto, Martinez (Ghezzal '45), Parolo, Guana, Martinho, Mutu, Candreva (Eder 45') Sumber : Detiksport Selengkapnya...

Thursday, September 22, 2011

Milan Ditahan Seri Udinese

El Shaarawy usai cetak gol
Bertanding di kandang sendiri menjamu Udinese Milan nyaris kalah saat tertinggal lebih dulu dan baru babak kedua mampu memaksakan hasil seri 1-1 setelah mampu membuat gol balasan. Dengan hasil ini sang juara bertahan masih belum juga bisa meraih kemenangan pertama di Seri A dari tiga laga yang telah dimainkan. Di San Siro, Kamis (22/9/2011) dinihari WIB, Milan bahkan harus ketingalan duluan lewat gol Antonio Di Natale pada menit 39. Milan baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 64 lewat Stephan El Shaarawy, yang di babak pertama masuk menggantikan Pato. Hasil ini membuat Milan masih tanpa kemenangan di tiga partainya dan cuma memetik dua hasil imbang dan satu kekalahan. Udinese sementara itu untuk kali pertama tertahan setelah di dua partai sebelumnya meraih kemenangan. Jalannya Pertandingan Udinese memimpin pada menit 39. Gol tidak lepas dari kesalahan Christian Abbiati mengantisipasi bola umpan silang yang tidak bisa ia jinakkan dengan sempurna. Akibat kesalahan Abbiati tersebut, Antonio Di Natale langsung menyergap kesempatan emas yang ada dan mengirim bola ke dalam gawang Milan. Kesigapan Abbiati lantas diuji lagi, kali ini oleh Pablo Armero. Tapi sepakan keras Armero kini bisa dimentahkan Abbiati. Milan nyaris menyamakan skor pada menit 41. Dari tendangan bebas Clarence Seedorf mengirim bola yang tidak bisa dihadang siapapun, meski akhirnya kandas di tiang gawang. Umpan tajam dari Seedorf ke kotak penalti disambut Cassano usai lolos dari jebakan offside. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Cassano pada menit 57 itu masih bisa diblok. Milan menyamakan skor pada menit 64. Cassano memberikan bola ke Stephan El Shaarawy yang berada di sebelah kanannya. El Shaarawy lantas menggiring bola sebelum melepaskan tembakan jitu ke tiang jauh. Sepuluh menit berselang, Giampiero Pinzi nyaris saja menjebol gawang Milan. Kali ini bola bisa dihalau sebelum melintasi garis gawang setelah sempat membentur tiang. Susunan Pemain: Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta (Inzaghi 84); Nocerino, Van Bommel, Seedorf; Aquilani (Emanuelson 69); Cassano, Pato (El Shaarawy 21) Udinese: Handanovic; Benatia, Danilo, Domizzi, Basta; Isla (Abdi 84), Badu, Asamoah, Armero; Torje (Pinzi 62), Di Natale Sumber : Detiksport Selengkapnya...

Monday, September 19, 2011

Milan dihantam Napoli 1-3

Edinson Cavani usai menjebol gawang Milan
Juara bertahan Seri A AC Milan masih belum menunjukkan lini pertahanan yang solid seperti musim lalu karena pada pertandingan kedua Seri A dihantam tuan rumah Napoli 1-3. Meskipun sempat unggul lebih dulu lewat tandukan Alberto Aquilani, Rossoneri dipaksa menyerah setelah gawangnya dibobol Edinson Cavani tiga kali. Berlaga di Stadion San Paolo, Senin (19/9/2011) dinihari WIB, Milan unggul lebih dulu melalui Alberto Aquilani. Namun sang juara bertahan akhirnya harus puas pulang tanpa meraih satupun poin setelah Cavani tiga kali merobek jala mereka. Kekalahan ini menjadi awal buruk buat Milan dalam upayanya mempertahankan titel juara. Pada pertandingan pertama di kandang sendiri pekan lalu, Diavolo Rosso dipaksa bermain imbang 2-2 saat menjamu Lazio. Sementara untuk Napoli, ini menjadi kemenangan kedua mereka di awal musim, setelah sebelumnya menundukkan Cesena juga dengan skor 3-1. Partenopei kini berdiri di puncak klasemen bersama Juventus, Udinese, Cagliari, Genoa dan Catania yang meraih dua kemenangan di dua laga pertama. Jalannya Pertandingan Milan lebih dulu memiliki inisiatif membangun serangan. Dan upaya tersebut membuahkan hasil saat mereka sudah unggul ketiga laga baru berjalan 12 menit. Adalah Alberto Aquilani yang menjebol gawang tuan rumah. Diving header-nya meneruskan umpan Antonio Cassano bersarang di tiang jauh tanpa bisa dihalau kiper De Sanctis. Namun tak sampai 60 detik Napoli berhasil membalas melalui Cavani. Bermula dari tendangan bebas yang masih bisa dihalau pemain bertahan Milan, bola jatuh di sisi kanan kotak penalti tepat di mana Cavani berada. Tembakan keras sang striker meluncurkan bola ke dalam gawang. Napoli kemudian mampu membalikkan keadaan di menit 37 melalui serangan balik. Walter Gargano berlari dari depan kotak penaltinya dan terus menusuk hingga jatung pertahanan Milan. Saat tiba di muka kotak penalti Abiatti dia mengoper bola pada Cavani yang masuk dari sisi kiri. Dengan sekali sepakan bertenaga, si kulit bundar melesak masuk ke gawang Milan di tiang dekat. Napoli 2 Milan 1. Tak lama berselang Milan punya kans menyamakan kedudukan. Mendapat umpan dari Cassano, Aquilani lolos dari kawalan bek lawan dan tinggal berhadapan dengan kiper. Malang buatnya, bola yang dia sepak masih bisa dihalau De Sanctis. Di awal babak kedua, tepatnya menit 51, Cavani melengkapi hat-tricknya. Memanfaatkan bola mental dari kaki Alesandro Nesta, striker berjuluk El Matador itu melepaskan tendangan yang mengubah kedudukan menjadi 3-1. Melalui Pato, Milan nyaris memperkecil ketinggalannya. Namun 'Si Bebek' gagal menanduk bola yang diumpan Casano ke arah sasaran, si kulit bundar melayang tinggi dan cuma membuahkan tendangan gawang. Tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit menyudahi laga. Skor akhir, Napoli 3 Milan 1. Susunan Pemain Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro, Aronica; Maggio, Inler, Gargano, Dossena (Zuniga 78); Hamsik (Dzemaili 65), Lavezzi (Pandev 81); Cavani Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Bonera (Antonini 65); Nocerino, Van Bommel (Emanuelson 65), Aquilani (El Shaarawy 77); Seedorf; Pato, Cassano Sumber : Detiksport Selengkapnya...

Saturday, September 10, 2011

Milan Ditahan Seri Lazio

Juara bertahan Seri A AC Milan melakukan pertandingan perdana dengan hasil kurang memuaskan dimana saat melawan Lazio ditahan imbang 2-2 di kandang sendiri setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum berhasil menyamakan kedudukan. Bermain di depan pendukungnya di San Siro, Sabtu (10/9/2011) dinihari WIB, Lazio unggul dua gol dalam tempo 21 menit lewat Miroslav Klose dan Djibril Cisse. Kemudian duet Milan di lini depan, Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama. Setelahnya tak ada lagi gol yang tercipta meski Il Diavolo Rosso mendominasi jalannya laga. Jalannya pertandingan Klose membawa Lazio unggul lebih dulu di menit 12. Diawali umpan Stefano Mauri ke kotak penalti, Klose yang menerima mengecoh Alessandro Nesta sebelum menceploskan bola ke jala Christian Abbiati. Lima menit setelahnya Milan nyaris kebobolan lagi. Diawali miskomunikasi antara Nesta dan Gennaro Gattuso di lini pertahanan, Djibril Cisse merebut bola dan melepaskan sepakan yang masih bisa diamankan Abbiati. Bola rebound nyaris dikonversi jadi gol oleh Klose andaikan pemain Milan tak menghalaunya. Mauri kembali mengarsiteki gol kedua Lazio di menit 21 dan kali ini diselesaikan oleh Cisse lewat sebuah sundulan menyusul crossing Mauri dari sayap kanan. Milan tertinggal 0-2. Milan memperkecil ketertinggal di menit ke-28 saat umpan Alberto Aquilani dengan baik diterima Antonio Cassano di kotak penalti setelah lolos dari jebakan offside. Umpan dikirim ke depan gawang dan Ibra dengan mudah menyontek bola ke dalam jala Lazio. Tak sampai lima menit setelahnya Cassano mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan korner Kevin-Prince Boateng lewat sundulannya. Lazio berpeluang unggul kembali setelah umpan Abdoulay Konko mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti pada menit ke-36. Sayang tembakan Hernanes masih melebar dari sasaran. Dua menit setelah restart Cassano punya kesempatan mencetak gol namun bola hasil tendangannya masih melebar. Begitupun peluangnya di menit ke-63 ketika menerima umpan Ibra di tiang jauh, bola masih menerpa tiang gawang Albano Bizzarri. Satu menit setelahnya Cassano kembali membahayakan pertahanan Lazio. Pergerakannya di sayap kiri dituntaskan umpan ke Boateng namun tembakan Boateng masih tepat di pelukan Bizzarri. Lima menit sebelum bubaran Ibra yang menerima umpan terobosan sambil dikawal satu pemain Lazio, berhasil masuk hingga area 16 meter sebelum melepaskan tembakan yang masih bisa dihadang Bizzarri. Susunan pemain Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Van Bommel 18'), Ambrosini, Aquilani (Nocerino 68'); Boateng (Pato 76'); Ibrahimovic, Cassano Lazio: Bizzarri; Konko, Biava, Dias, Zauri; Ledesma, Brocchi; Cisse, Hernanes (Matuzalem 85'), Mauri (Lulic 81'); Klose (Gonzalez 68') Selengkapnya...

Saturday, August 20, 2011

Tayangan Liga Italia 2011 di Indosiar

Juara Seri A AC Milan
Pecinta sepakbola Liga Italia di Indonesia mendapat kabar baik pasalnya stasiun televisi Indosiar berencana menayangkan siaran langsung Liga Italia musim 2011-2012

Kepastian ini disampaikan oleh Humas Indosiar, Gufroni Syakaril, Jumat (19/8/2011) malam. Gufroni menjelaskan bahwa pihaknya akan menayangkan Seri A mulai pekan perdana pada 27-28 Agustus 2011.

Musim lalu, Indosiar juga menayangkan siaran langsung Seri A meski tidak dari awal musim. Karena mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, mereka pun meneruskan program tersebut.

"Pertama, tentu komitmen Indosiar untuk tetap berpartisipasi dalam siaran olahraga, terutama sepakbola. Kedua, dari evaluasi yang kemarin itu, hasilnya bagus. Respons penonton Indosiar positif. Seri A Italia kan klub-klubnya cukup dikenal, banyak transfer bintang-bintang. Saya rasa partainya bakal seru," terang Gufroni.

Gufroni menambahkan, Indosiar akan menayangkan Seri A hingga akhir musim ini. Pada akhir musim, pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Satu musim aja. Nanti akan kita evaluasi lagi. Kalau prospek masih bagus dan animo masyarakat masih mendukung, kita pertimbangkan lagi," katanya.

"Mudah-mudahan tayangan sepakbola bisa dinikmati oleh pecinta Seri A," tutupnya.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, May 23, 2011

Milan Ditahan Imbang Udinese 0-0

Hasil positif diraih Udinese di Seri A musim ini dengan hasil imbang 0-0 sang juara AC Milan pada pertandingan terkahir kompetisi. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Zebrette lolos ke Liga Champions musim depan.

Bertanding di Stadion Friuli, Senin (23/5/2011) dinihari WIB, Milan tampil sangat dominan. Menurut catatan statistik Soccernet, Rossoneri unggul dalam penguasaan bola 64:36.

Meski demikian, tim tuan rumah punya lebih banyak peluang mencetak gol. Mereka melepaskan 15 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang, sementara Milan cuma membalas dengan 11 tembakan dan cuma satu yang mengarah ke gawang.

Udinese sebenarnya punya peluang emas lewat titik putih pada menit ke-74. Sial bagi mereka, eksekusi penalti yang dilakukan oleh Antonio Di Natale bisa digagalkan oleh Marco Amelia. Hasil imbang tanpa gol pun awet hingga laga usai.

Hasil imbang ini sudah cukup untuk memantapkan posisi tim asuhan Francesco Guidolin di peringkat keempat klasemen akhir Seri A dengan 66 poin dari 38 laga. Mereka pun lolos ke babak kualifikasi Liga Champions. Meski punya poin sama dengan Lazio, mereka unggul head-to-head.

Posisi Milan sendiri tak terpengaruh. Mereka yang sudah jadi kampiun musim ini mengakhiri kompetisi dengan 82 poin.

Lazio Atasi Lecce

Lazio meraih kemenangan 4-2 di kandang Lecce. Meski demikian, hasil ini tetap tak mengubah posisi mereka di klasemen akhir.

Dalam laga di Via del Mare, keempat gol Biancoceleste disumbangkan oleh Tommaso Rocchi, Mauro Zarate (dua gol), dan bunuh diri Giuseppe Vives. Sementara Manuel Coppola dan Ignacio Piatti menjadi pencetak gol tim tuan rumah.

Karena kalah head-to-head dari Udinese, Lazio pun tetap di peringkat kelima dengan 66 poin dan lolos ke Liga Europa. Sementara Lecce tetap di peringkat ke-17 dengan 41 poin.
Selengkapnya...

Sunday, May 01, 2011

Menang Tipis Milan Dekati Gelar Juara

Mathieu Flamini
AC Milan semakin dekat dengan gelar juara Seri A karena berhasil menang tipis 1-0 atas Bologna melalui gol tunggal Mathieu Flamini. Milan pun kini unggul delapan angka dari pengejar terdekatnya, Inter Milan.

Kemenangan Rossoneri di San Siro, Minggu (1/5/2011) malam WIB, dipastikan lewat gol cepat Mathieu Flamini. Satu-satunya gol dalam partai itu lahir pada menit delapan.

Dengan hasil tersebut, Milan telah mengoleksi 77 poin di giornata 35 untuk duduk nyaman di pucuk klasemen Seri A. Inter membuntuti dengan 69 poin di posisi dua.

Tinggal tiga laga tersisa di Seri A. Sesuai peraturan di Seri A, Milan kini tinggal butuh tambahan satu angka saja untuk memastikan gelar juara--poin maksimal Inter adalah 78 poin dan Inter juga kalah head to head dari Milan musim ini.

Jalannya Pertandingan

Gol untuk Milan lahir pada menit delapan. Robinho mengirim umpan terobosan ke Mathieu Flamini yang usaha pertamanya bikin gol sempat dikandaskan kiper Emiliano Viviano.

Milan kembali mencatatkan peluang pada menit 16, kali ini lewat Antonio Cassano. Lolos dari jebakan offside, ia terlihat ragu-ragu sehingga Viviano mampu bereaksi sebelum Daniele Portanova menyapu bola menjauhi garis gawang.

Portanova kembali menghalau bola pada menit 27. Dari sepakan Kevin Prince Boateng, Robinho berusaha mengirim bola ke dalam gawang Bologna sebelum dihadang Portanova.

Delapan menit sebelum jeda, Milan lagi-lagi menghadirkan kans. Kerjasama Cassano dan Robinho gagal dimaksimalkan Boateng yang tandukannya belum tepat sasaran.

Sesaat sebelum jeda, Robinho kembali mengirim bola umpan terobosan ke arah Flamini. Tetapi kali ini Viviano sigap mengamankan bola.

Robinho membuang peluang emas pada menit 61. Menerima bola dari Cassano, sepakan Robinho masih melebar dari sasaran.

Bologna ganti mengancam pada menit 79. Gaston Ramirez melepaskan tandukan meneruskan umpan silang Francesco Della Rocca, kendati arahnya melebar.

Delapan menit jelang bubaran, Bologna harus bermain dengan sepuluh pemain seiring dengan dikartumerahnya Della Rocca atas pelanggaran terhadap Andrea Pirlo.

Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Flamini, Ambrosini, Seedorf; Boateng (Pirlo 81); Robinho, Cassano (Beretta 86)

Bologna: Viviano; Moras, Portanova, Britos, Cherubin; Mutarelli, Mudingayi; Meggiorini (Della Rocca 54), Ekdal (Gimenez 72), Rubin (Ramirez 54); Di Vaio

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, April 17, 2011

Hajar Sampdoria 3-0, Milan Kokoh di Puncak

Bertanding di kandang sendiri AC Milan sukses menghajar Sampdoria dengan skor telak 3-0. Dengan hasil ini Milan masih kokoh di puncak klasemen.

Di San Siro, Minggu (17/4/2011) dinihari WIB, Milan membuka skor lewat tendangan bebas Clarence Seedorf di pertengahan babak pertama dan keunggulan itu bertahan hingga jeda.

Il Diavolo Rosso baru dapat menambah pundi-pundi golnya di babak kedua. Antonio Cassano mencetak gol kedua di laga ini disusul oleh gol dari Robinho.

Tiga angka yang diraih membuat tim asuhan Massimilliano Allegri tetap di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin dari Napoli yang jadi pesaing terdekatnya. Tetapi angka ini masih dapat kembali terpangkas menjadi tiga jika Napoli bisa mengalahkan Udinese, Minggu (17/4).

Jalannya Pertandingan

Milan mengambil inisiatif serangan lewat Kevin-Prince Boateng di menit kedua. Lewat kerjasamanya dengan Mark Van Bommel, sepakan pemain internasional Ghana itu masih melebar ke kiri.

Respon Sampdoria terjadi di menit 16 dan 17. Sundulan Fernando Tissone tipis saja melebar ke kiri dan sepakan Daniele Gastaldello masih bisa diselamatkan Christian Abbiati.

Abbiati harus diganti dua menit kemudian karena mengalami cedera dan digantikan oleh Marco Amelia.

Pelanggaran Massimo Volta kepada Boateng berbuah tendangan bebas. Seedorf yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Dari jarak cukup jauh, gelandang Belanda ini melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti dan mengarah ke tiang jauh. Di menit 20 Bola tak sanggup dijangkau Gianluca Curci yang masuk.

Lima belas menit kemudian, upaya Milan lain lahir dari kaki Robinho. Namun sepakan striker Brasil ini jauh melebar ke sisi kanan gawang Curci.

Alexandre Pato harus mengakhiri pertandingan lebih dini. Tampaknya ia mengalami cedera dan digantikan oleh Antonio Cassano yang masuk di menit 41.

Robinho mengawali serangan Milan di 10 menit babak kedua dengan sepakan dari arah tengah kotak yang masih melebar.

Tak lama berselang, giliran Gianluca Zambrotta yang menebar ancaman. Umpan Seedorf diterima bek Italia itu dan melepas tendangan kaki kiri tapi masih sanggup ditangkap Curci.

Tim tuan rumah menerima angin segar usai Massimo Volta melakukan hand ball di area terlarang. Cassano sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadikan Milan kini memimpin 2-0 di menit 54.

Robinho akhirnya berhasil mencetak namanya di papan skor tujuh menit kemudian lewat sundulannya dari jarak dekat yang bersarang di tengah gawang Sampdoria.

Cassano! Striker Italia itu membuat tendangan dari tengah kotak hasil kerjasamanya dengan Boateng di menit 79.

Tim tamu melancarkan serangan balik cepat dan sempat membahayakan gawang yang dijaga Amelia. Fernando Tissone memberi operan kepada Angelo Palombo dan ia melepas sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Tapi belum tepat sasaran.

Susunan Pemain:
AC MILAN: Abbiati (Amelia '19), Yepes, Silva, Zambrotta, Abate, Van Bommel (Pirlo '74), Boateng, Gattuso, Robinho, Pato (Cassano 41')

SAMPDORIA: Curci, Gastaldello, Martinez (Zauri 58'), Volta, Koman, Tissone, Palombo, Laczko, Dessena, Maccarone, Pozzi (Biabiany 76')

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Saturday, February 26, 2011

Hasil Buruk Bikin Italia Kehilangan Satu Wakil Liga Champions

Serentetan hasil buruk wakil Serie A di Liga Eropa dalam 2 musim terakhir berakibat melorotnya rangking untuk menentukan wakil keempat di Liga Champions. Mulai musim 2012/2013, Jerman akan menempatkan empat wakilnya di Liga Champions. Sebagai konsekuensinya, Italia akan kehilangan satu wakilnya.

Klub-klub Italia terpuruk di kompetisi Eropa dalam dua pekan terakhir. AC Milan, AS Roma, dan Inter Milan takluk dalam laga kandangnya di babak 16 besar Liga Champions, sementara Napoli dipastikan tersingkir dari Liga Europa setelah kalah dari Villarreal.

Buruknya prestasi klub-klub Negeri Pizza di kompetisi antarklub Benua Biru membuat rangking koefisien UEFA mereka disalip oleh Jerman. Artinya, meski Inter Milan memenangi Liga Champions musim lalu, Italia tetap tak mampu mengejar ketertinggalannya dari Jerman.

"Sebagai akibat dari hasil minggu ini di Eropa, dengan Bayern Munich dan Bayer Leverkusen menang, sementara Napoli tersingkir, Jerman memperpanjang keunggulannya atas Italia di peringkat koefisien UEFA untuk mengamankan posisi ketiga di belakang Inggris dan Spanyol," demikian pernyataan badan Liga Jerman (DFL), seperti dikutip Soccernet.

"Klub Jerman saat ini memiliki akumulasi poin sebanyak 68.103 poin dan memperpanjang keunggulannya atas Seri A (59.981) menjadi 8.122 poin. Sebagai konsekuensinya, Italia tak lagi berhak atas tempat ketiga musim ini."

"Dengan mengamankan posisi ketiga di rangking UEFA, Bundesliga akan menempatkan tiga wakilnya di fase grup Liga Champions mulai musim 2012/2013, sementara wakil Jerman yang keempat akan memulai dari babak play-off."

Dengan kondisi ini, Italia hanya akan menempatkan tiga wakil di Liga Champions mulai musim 2012/2013. Sementara peringkat keempat dan kelima di klasemen akhir musim 2011/2012 akan lolos ke Liga Europa.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, February 07, 2011

Milan Diimbangi Genoa

AC Milan sepertinya mulai tertekan di puncak klasemen menyusul hasil imbang dalam dua pertandingan terakhirnya. Untuk kali kedua secara beruntun AC Milan gagal meraih hasil maksimal. Bertandang ke Genoa, Rossoneri dipaksa puas dengan tambahan satu angka usai bermain imbang 1-1.

Di Stadio Luigi Ferraris, Minggu (6/2/2011) malam WIB, Milan lebih dulu unggul melalui Alexandre Pato di menit 29. Namun sebelum turun minum tuan rumah mampu menyamakan kedudukan, lewat Floro Flores di menit 45.

Inilah untuk kali kedua secara beruntun Milan gagal menang setelah tengah pekan lalu ditahan Lazio 0-0. Hasil seri ini jelas membahayakan posisi puncak klasemen yang dimiliki Diavolo Rosso, meski kini masih mereka tempati.

Milan kini punya poin 49, cuma unggul tiga angka atas Napoli di posisi dua yang pada laga lain menang 2-0 atas Cesena. Ancaman lainnya jelas datang dari Inter Milan, yang jika memenangi laga malam nanti dan satu pertandingan sisa yang dimiliki akan membuat mereka cuma terpaut dua poin.

Jalannya Pertandingan

Milan kesulitan menemukan ritme permainan di menit-menit awal laga. Ini dimanfaatkan Genoa yang lebih dulu menciptakan peluang pada menit enam saat tendangan voli Juraj Kucka meneruskan umpan tendangan sudut masih melayang tinggi.

Tiga menit berselang Zlatan Ibrahimovic dan Robinho bergantian melepaskan tembakan. Setelah sepakan Ibra membentur pemain bertahan lawan, rebound Robinho punya cerita yang sama karena luput dari sasaran.

Melalui Pato, Milan membuka keunggulan di menit 29. Memanfaatkan kesalahan Dario Dainelli, Ibra kemudian mengirim bola pada Pato, yang dengan sentuhannya merobek gawang Genoa dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Genoa terus melancarkan serangan demi mencari gol balasan sebelum turun minum. Upaya tersebut tak sia-sia karena di menit 45 skor berubah menjadi 1-1 setelah Antonio Floro Flores menjebol gawang Christian Abbiati, dia memanfaatkan bola yang memantul mengenai Mark van Bommel dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 11 meter.

Di awal babak kedua Milan langsung tampil menekan. Di menit 48 upaya Flamini menjebol gawang tuan rumah gagal karena bola yang dikirim Ibra berhasil dipotong kiper Eduardo. Semenit berselang Robinho juga gagal mengubah keadaan saat tendangannya diblok Marco Rossi.

Demi menambah daya gempurnya, Massimilliano Allegri memasukkan Antonio Casano untuk mengganti Robinho serta Emanuelson yang mengisi posisi Flamini. Namun perubahan tersebut tetap tak mampu memberi banyak perubahan.

Milan gagal mengkreasikan kesempatan bikin gol, apalagi merobek jala lawan. Meski Pato sempat mencetak gol keduanya di menit 87, wasit tak mensahkannya karena dia lebih dulu terperangkap offside.

Skor 1-1 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, January 24, 2011

Tekuk Cesena Milan Kokoh di Puncak Klasemen

Ibrahimovic Setelah Mencetak Gol
AC Milan memantapkan posisinya di puncak klasemen sementara Seri A dengan memetik kemenangan dengan skor 2-0 saat menjamu Cesena di San Siro, Senin (24/1/2011) dinihari WIB.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil dominan dan mampu mengreasikan banyak peluang. Meski begitu, Massimo Ambrossini cs harus berjuang keras sebelum akhirnya memastikan mendapat tiga poin dari kemenangan 2-0.

Gol pertama Milan datang di penghujung babak pertama lewak aksi bunuh diri Maximiliano Pellegrino. Di masa injury time babak kedua baru Milan bisa menambah keunggulan lewat gol Zlatan Ibrahimovic.

Tambahan tiga angka membuat Milan memiliki 44 poin, unggul empat dari Napoli di posisi dua klasemen. Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Milan setelah di dua pertandingan sebelumnya cuma bisa bermain imbang.

Sementara dengan 19 poin, Cesena tertahan di posisi 18 klasemen.

Jalannya Pertandingan

Milan tampil kurang meyakinkan di menit-menit awal laga. Berusaha mendominasi pertandingan, Rossoneri kesulitan menembus pertahanan Cesena.

Sebuah back pass Antonini yang bisa dicuri Ezequiel Schelotto nyaris membuat gawang Milan bobol di menit 16, namun bola sepakan winger muda Italia itu masih bisa ditepis Cristian Abiatti. Dua menit berselang kabar buruk mendatangi Milan saat Alessandro Nesta harus keluar lapangan karena cedera lengan.

Permainan Milan bari terlihat hidup selepas menit 20. Setelah peluang yang didapat Robinho gagal berujung gol karena bisa diredam kiper Francesco Antonioli, upaya lain yang didapat Ibra saat mendapat umpan dari Antonio Cassano juga mengarah tepat ke Antonioli.

Thiago Silva yang sempat dipasang sebagai gelandang di awal laga ikut membantu serangan Milan saat sepakannya dari jarak jauh masih melenceng. Sementara sepakan Antonini dari dalam kotak penalti masih luput dari target.

Kembali Rossoneri membuang peluang saat sepakan keras Robinho dari dalam kotak penalti cuma membuahkan tendangan gawang. Ibra nyaris membuat Milanisti bersorak kegirangan saat dalam posisi tak terkawal di tiang jauh dia menanduk bola yang di-crossing dari sisi kanan, si kulit bundar yang dia arahkan ke sudut bawah gawang dengan gemilang ditahan kiper Antonioli.

Milan akhirnya menjebol gawang Cesena di menit 44. Umpan terobosan yang dilepaskan Cassano tepat mengarah pada Ibra yang menusuk masuk ke kotak penalti. Upaya Maximiliano Pellegrino menghalau Ibra justru membuat dia mengarahkan bola ke dalam gawang. Milan unggul 1-0 lewat gol bunuh diri.

Milan langsung menggebrak demi menambah keunggulan di awal paruh kedua. Serangan tuan rumah diawali dengan tendangan keras Ambrossini dari muka kotak penalti yang melayang tinggi di atas gawang.

Di menit 56 tendangan bebas Ibra ditepis keluar lapangan oleh kiper Antonioli. Sementara klaim penalti yang diminta kubu tuan rumah menyusul pelanggaran terhadap Ambrossini di dalam kotak penalti saat mengejar umpan Ibra tidak diacuhkan wasit.

Kiper Antonioli kembali jadi pahlawan Cesena lewat penyelamatannya saat tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Robinho. Kiper senior berusia 41 tahun itu juga berhasil meninju sepakan mantan pemain Manchester City itu dari dalam kotak penalti.

Di masa injury time, Robinho nyaris memperbesar keunggulan. Mendapat umpan dari Ibra, pesepakbola Brasil itu berhasil memperdaya kiper Antonioli dalam posisi satu lawan satu. Tinggal menghadapi gawang yang kosong, sepakan Robinho mental ke luar lapangan karena terbentur tiang gawang.

Milan akhirnya baru bisa bikin gol kedua di menit 92. Dalam sudut sempit dan terkawal bek lawan, Ibra melepaskan tembakan ke arah tiang jauh yang tak bisa digapai Antonioli. Milan unggul 2-0.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Nesta (Papastathopoulos 23), Yepes, Antonini; Thiago Silva, Ambrosini, Merkel; Robinho; Cassano (Pato 84), Ibrahimovic

Cesena: Antonioli; Ceccarelli, Pellegrino, Von Bergen, Dellafiore (Benalouane 79); Caserta, Colucci, Parolo; Schelotto (Sammarco 53), Budan (Bogdani 53), Malonga

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Thursday, January 13, 2011

Indosiar Siarkan Langsung Liga Italia

Pertandingan Liga Italia
Penantian panjang publik tanah air untuk menyaksikan siaran langsung Liga Italia musim 2010 - 2011 melalui TV yang free akhirnya berakhir manis. Secara resmi Indosiar akan menayangkan langsung pertandingan Liga Italia mulai tanggal 15 Januari 2011. Indosiar membenarkan pihaknya akan menayangkan siaran langsung Liga Italia Seri A mulai akhir pekan ini. Rencananya, mereka akan menyiarkan tiga pertandingan di tiap pekan.

"Ya benar. Kita mulai tanggal 15, 16, 17 Januari 2011 akan menayangkan Liga Italia. Tayangan ini untuk melengkapi Liga Primer Indonesia yang sudah lebih dahulu kita tayangkan," terang Humas Indosiar, Gufroni Syakaril, saat dikonfirmasi detikSport lewat sambungan telepon, Rabu (12/1/2011) malam.

"Seperti kita ketahui, Indosiar di tahun 2011 akan menayangkan beberapa tayangan unggulan. Selain sinetron, juga ada sepakbola. Kami memilih Liga Italia sebagai salah satu kompetisi ternama yang berjalan ketat dan banyak bintang," sambung Gufroni.

Untuk nilai kontrak, Gufroni belum tahu persis dan akan mengkonfirmasinya lebih lanjut. Namun ia memastikan bahwa Indosiar akan menyiarkan tiga pertandingan Seri A tiap pekannya.

Sementara terkait durasi kontrak, Indosiar mengaku untuk sementara baru membeli hak siar hingga akhir musim ini.

"Kita mencanangkan tahun 2011 sebagai tahun sinetron dan sepakbola. Kita ingin memberikan tayangan sepakbola ke penonton tanah air lewat siaran langsung Liga Primer Indonesia dan Liga Italia," imbuh Gufroni.

Tiga laga Seri A yang akan ditayangkan oleh Indosiar di akhir pekan ini kemungkinan besar adalah Napoli vs Fiorentina di hari Sabtu (15/1/2011) pukul 23.45 WIB, Inter Milan vs Bologna di hari Minggu (16/1/2011) pukul 02.45 WIB dan Lecce vs Milan pada Senin (17/1/2011) pukul 02.45 WIB.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, December 13, 2010

Hajar Bologna 3-0, Milan Mantap di Puncak

Laga di kandang lawan menghadapi tekanan tifosi tuan rumah tidak menghalangi Milan untuk menampilkan permainan gemilang. Laga yang di helat di stadion Renato Dall'Ara menghadapi tuang rumah Bologna Milan berhasil mengang dengan tiga gol tanpa balas alias 3-0 dan Milan mengokohkan posisinya di puncak klasemen Seri A. Dalam laga yang dihelat di Renato Dall'Ara, Minggu (12/12/2010) malam WIB, Milan meraih gol-golnya lewat Kevin Prince Boateng, Robinho dan Zlatan Ibrahimovic.

Raihan tiga poin ini membuat Il Diavolo Rosso menjauh dari para pesaingnya di puncak Seri A dengan 36 poin, unggul enam angka dari peringkat kedua Napoli. Sementara Bologna bergeming di posisi ke-16 dengan 17 poin.

Jalannya pertandingan

Laga berjalan sembilan menit Milan berhasil membuka keunggulan. Ibra yang mengirimkan umpan ke kotak penalti dengan mudah dimaksimalkan Boateng yang masuk di antara dua pemain belakang Bologna dan melepaskan tembakan voli keras yang merobek gawang Emiliano Viviano.

Selanjutnya tembakan keras Andrea Pirlo belum menemui sasaran setelah melayang di atas mistar. Pada menit ke-35 Milan menggandakan skor jadi 2-0 setelah Robinho yang memanfaatkan bola terobosan Boateng, sambil berlari dari penjagaan Esposito melepaskan tembakan ke tiang dekat tanpa mampu dihadang Viviano.

Ibra nyaris mencetak gol ketiga Milan andaikan setelah lepas dari perangkap offside, tembakan kerasnya dari dalam kotak penalti tak dijinakkan Viviano. Sesaat sebelum turun minum sepakan Gianluca Zambrotta masih menghantam mistar gawang Bologna.

Pada menit ke-60 Ibra akhirnya mampu menjebol gawang Viviano. Diawali umpan daerah Pirlo, Ibra yang berlari kemudian menyepak bola dari kotak penalti dan bersarang di pojok kanan jala Viviano.

Bologna sebenarnya punya kesempatan memperkecil keadaan namun hadiah penalti dibuang sia-sia oleh Marco Di Vaio. Sepakan Di Vaio yang mengarah ke pojok kiri gawang mampu ditepis dengan baik oleh Christian Abbiati.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 tetap bertahan.

Susunan pemain

Bologna: Viviano; Esposito, Britos, Moras, Morleo; Casarini, Mudingayi, Della Rocca (Meggiorini 46); Buscè (Ekdal 46), Ramirez (Gimenez 76), Di Vaio

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Bonera, Zambrotta (Antonini 57); Gattuso (Strasser 53), Pirlo, Ambrosini; Boateng (Seedorf 72); Ibrahimovic, Robinho

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Tuesday, October 26, 2010

Milan Tundukkan Napoli 2-1

AC Milan membawa tiga poin dari lawatannya ke Napoli. Masing-masing satu gol yang dilesakkan Robinho dan Zlatan Ibrahimovic memberi Rossoneri kemenangan 2-1 dan naik ke posisi dua klasemen.

Inilah kemenangan pertama Milan di kandang Napoli setelah yang terakhir mereka dapat tahun 1998 silam. Lebih penting dari itu, hasil laga di Stadio San Paolo, Selasa (26/10/2010) dinihari ini membawa Andrea Pirlo cs menggusur Inter Milan di posisi dua dengan poin 17, tertinggal dua poin dari Lazio di posisi teratas.

Milan membuka keunggulan melalui sepakan Robinho di 22 sebelum diperbesar oleh Zlatan dengan tandukan kepalanya di menit 71. Napoli, yang sejak akhir babak pertama harus bermain dengan 10 orang, memperkecil ketinggalan di menit 78 melalui gol cantik Ezequiel Lavezzi.

Jalannya Pertandingan

Milan tampil percaya diri dan mengusai jalannya pertandingan di menit-menit awal laga. Menurunkan Robinho dan Kevin Prince Boateng untuk menggantikan Ronaldinho dan Clarence Seedorf, Rossoneri terus menekan pertahanan tuan rumah.

Upaya Rossoneri membuka keunggulan dimulai dengan sepakan Genarro Gattuso di menit tujuh dan Robinho delapan menit berselang yang belum mampu merepotkan kiper Morgan De Sanctis. Bencana malah datang buat tim tamu menyusul cedera yang dialami Luca Antonini, bertabrakan dengan pemain lawan dia harus keluar lapangan sambil ditandu dan menggunakan penyangga leher.

Tekanan demi tekanan Milan baru membuahkan hasil di menit 22 melalui Robinho. Melakukan kerjasama satu-dua dengan Oddo, yang masuk menggantikan Antonini, Robinho melepaskan sepakan terarah yang sama sekali tak bisa dibaca De Sanctis. 1-0 Milan unggul.

Gol tersebut membangkitkan Napoli untuk tampil berani menyerang. Pergerakan cepat Edison Cavani, Marek Hamsik dan Ezeguiel Lavezzi membuat lini belakang Milan pontang-panting.

Di menit 26 Hamsik membuang peluang saat upayanya mengarahkan bola umpan terobosan dari sisi kanan tidak mengarah ke gawang, padahal aksinya menjatuhkan diri tersebut cuma berjarak sekitar lima meter dari Cristian Abbiati.

Jelang turun minum Napoli malah harus kehilangan seorang pemainnya setelah wasit memberi kartu kuning kedua untuk Pazienza.

Di masa injury time peluang emas lain tuan rumah datang dari tandukan Cavani saat menyongsong umpan diagonal dari Hamsik. Bola sepertinya akan masuk ke gawang karena mengarah ke sudut atas, namun Abbiati membuat penyelamatan gemilang dengan menepis si kulit bundar.

Sebuah sepakan Robinho yang lemah dan mengarah tepat ke De Sanctis membuka jalannya babak kedua. Setelah itu gantian Lavezzi yang memporak-porandakan barisan belakang Milan dengan aksi individunya dan terpaksa harus dijatuhkan oleh Sokratis Papastathopoulos.

Milan punya peluang memperbesar keunggulan di menit 56 saat Pato gagal mengirim bola pada Robinho dan Ibra. Bola yang coba dikirim Pato pada dua rekannya yang berdiri bebas itu dipotong De Sanctis.

Meski bermain dengan 10 orang, Napoli tetap tampil dengan gagah berani dalam laga babak kedua. Mereka malah berhasil memaksa Milan lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan Pato di lini depan. Salah satu peluang lain yang berhasil didapat adalah saat sepakan keras Hamsik masih bisa dihadang Abbiati.

Memasuki menit 71 Milan mampu menambah keunggulannya menjadi 2-0. Bermula dari umpan Oddo di sisi kanan, bola mengarah tepat pada Ibra yang berdiri tanpa kawalan di muka gawang. Tandukan bertenaga striker Swedia itu tak bisa ditepis De Sanctis dan mengubah kedudukan jadi 2-0.

Kembali Napoli seperti tak terpengaruh dengan ketertinggalan dua gol. Setelah beberapa peluang yang dimiliki, mereka akhirnya mampu memperkecil ketinggalan lewat gol indah yang dibuat Lavezzi.

Menusuk ke kotak penalti, Lavezzi terjatuh ketika dijepit Alessandro Nesta dan Sokratis. Saat mencoba bangkit, bola ternyata tak beranjak jauh dari kakinya, yang membuat striker asal Argentina itu bisa langsung menyungkilnya meski dalam posisi sambil terjatuh. Si kulit bundar melambung tinggi melewati Abbiati yang mencoba mempersempit ruang gerak dan masuk ke dalam gawang. 2-1 masih buat Milan.

Setelah kerusuhan kecil yang melibatkan banyak pemain di menit 83, Milan kembali punya peluang menambah keunggulannya. Namun peluang terbaik terakhir yang dimiliki Mathieu Flamini gagal berujung gol karena bola sontekannya gagal melewati De Sanctis, padahal saat itu Flamini berdiri bebas..

Skor 2-1 untuk keunggulan Milan bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Grava, Aronica; Maggio (Yebda 23), Gargano (Dumitru 84), Pazienza, Dossena; Hamsik (Sosa 68), Lavezzi, Cavani

Milan: Abbiati; Bonera, Nesta, Papastathopoulos, Antonini (Oddo 12); Boateng, Pirlo, Gattuso (Flamini 87); Robinho; Pato, Ibrahimovic (Seedorf 75)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Tuesday, October 19, 2010

Boaz Direkrut Tim Seri A Italia?

Penampilan rancak striker muda Indonesia Boaz Salossa ketika berhadapan dengan Uruguay kemarin rupanya memikat salah satu klub Serie A Italia untuk merekrutnya. Adalah Cesena. Tim yang saat ini sedang berjuang di Serie A, yang menyatakan minat untuk memboyong striker keling ini ke kompetisi tertinggi sepakbola Italia tersebut.

“Dia punya bakat, tapi tidak di tempat yang tepat,” kata pelatih Cesena, Massimo Ficcadenti. Cesena yang sedang menempati papan tengah, tepatnya posisi 12 pekan ini, dikabarkan sedang mencari tambahan pemain berharga murah, dan menemukan Boaz saat laga persahabatan Indonesia melawan Uruguay pada tanggal 7 Oktober lalu. Selanjutnya Ficcadenti mengatakan bahwa Boaz adalah pemain yang memiliki 3 hal penting, yakni pace, skill dan power. “Dia akan menjadi penyerang buas.” paparnya.
Bila Boaz jadi masuk di tim Cesena, ia harus berjuang keras agar bisa menembus tim inti, pasalnya Cesena sekarang dihuni oleh 6 penyerang, termasuk Erjon Bogdani, penyerang asal Albania yang sudah mencetak 3 gol musim ini. Tidak hanya itu, kepindahan Boaz ke Serie A pun disinyalir akan menjadi sulit bila melihat sistem birokrasi sepakbola Indonesia saat ini. Boaz bisa-bisa bernasib sama dengan kedua seniornya, Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandi yang gagal dikontrak tim Serie A Sampdoria karena terbentur intervensi PSSI tahun 1998 lalu. Namun, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid membantah akan mempersulit pemain-pemain Indonesia yang hendak berlaga di luar negeri.”Tidak ada hal semacam itu, buktinya Bambang (BePe) dan Ellie (Alboy) pernah bermain di Malaysia.” katanya. “Tentu saja klub wajib untuk melakukan pembicaraan dengan PSSI terlebih dahulu,” imbuhnya kemudian. Hingga saat ini, Cesena belum mengadakan pembicaraan mengenai ketertarikan mereka terhadap Boas, baik kepada PSSI, maupun klub Boaz sekarang, Persipura Jayapura. “Kami masih mencermati perkembangan selanjutnya,” kata Ficcadenti, yang juga merangkap sebagai manajer Cesena. Wah, semoga jadi kenyataan ya, udah ga sabar liat Garuda Muda mengepakkan sayapnya lagi di kancah internasional

Sumber : http://iyandiansyah.blogspot.com/2010/10/suatu-kebanggaan-baru-boaz-solosa-akan.html
Selengkapnya...

Monday, October 04, 2010

Gol Cantik Pirlo Menangkan Milan 1-0 Atas Parma

Andrea Pirlo
Untuk kali pertama musim ini, AC Milan menang di kandang lawan. Kemenangan itu dipetik Rossoneri atas Parma dengan skor 1-0 lewat gol cantik yang dicetak Andrea Pirlo.

Gol Pirlo yang tercipta dari jarak sekitar 25 meter praktis membungkam Stadion Ennio Tardini, markas Parma, yang jadi panggung pertandingain ini, Minggu (3/10/2010) dinihari WIB.

Ini adalah kemenangan pertama Milan di kandang lawan dari tiga pertandingan. Sebelum ini, tim arahan Massimiliano Allegri itu baru bisa memetik satu hasil seri dan sekali kalah.

Di klasemen, kemenangan ini membuat Milan melonjak ke posisi teratas dengan nilai 11. Namun posisi 'Merah Hitam' masih bisa dilewati tim-tim lawan yang baru bertanding Mingg (3/10) malam.

Jalannya pertandingan

Setelah berjalan datar pada awalnya, Milan langsung menggebrak di menit ke-25. Pirlo yang menguasai bola dari jarak 25 meter dari gawang Parma melepaskan tembakan melengkung tanpa bisa dihadang kiper Parma, Antonio Mirante.

Dua menit berselang, Zlatan Ibrahimovic nyaris menambah gol Milan. Dari umpan Ronaldinho, Ibra tinggal berhadapan dengan Mirante, tapi sepakan striker Swedia itu bisa diblok Mirante.

Mirante beraksi jadi pahlawan Parma lagi di menit 37. Kali ini, ia melakukan tiga kali penyelamatan beruntun dengan menahan tendangan Ibra dari situasi one on one.

Parma benar-benar harus berterima kasih kepada Mirante dalam laga ini. Di menit 63, sang kiper menepis tendangan Ronaldinho. Andai Mirante tidak tampil apik, mungkin Parma sudah ketinggalan banyak.

Milan gagal menambah gol meski Ronaldinho punya peluang yang cukup matang di menit 81. Dari sisi kiri, Dinho menggiring bola masuk kotak penalti Parma, tapi sepakan Dinho meleset tipis di kiri gawang lawan.

Hingga marka 90 menit terlewati, tidak ada gol tambahan tercipta dari kedua kubu. Skor 1-0 buat kemenangan Milan pun lestari.

Susunan pemain
Parma: Mirante; Zaccardo, Lucarelli, Paci, Antonelli; Candreva (Valiani 46), Gobbi. Morrone (Dzemaili 51); Angelo (Bojinov 66), Crespo, Marques

Milan: Abbiati; Zambrotta, Silva, Nesta, Antonini (Abate 71); Gattuso (Boateng 77), Pirlo, Seedorf; Ronaldinho, Ibrahimovic, Robinho (Pato 72)

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Monday, September 27, 2010

Ibra Menangkan Milan 1-0 Atas Genoa

AC Milan memperbaiki posisinya di klasemen sementara Seri A. Bermodal kemenangan 1-0 atas Genoa, Rossoneri kini menjejak posisi empat. Milan memetik kemenangan keduanya di Seri A musim ini kala menjamu Genoa, Minggu (26/9/2010), berkat gol tunggal Zlatan Ibrahimovic.

Sebelumnya, Milan baru satu kali menang yakni saat menekuk Lecce 4-0 di pekan pertama. Setelah itu, Milan dibekuk Cesena dan dua kali main imbang lawan Catania dan Lazio.

Tambahan tiga poin membuat Milan kini mengoleksi delapan angka hasil dari lima pertandingan untuk menempati posisi empat. Genoa sementara itu bergeming di posisi 13.

Jalannya Pertandingan

Milan menekan sedari awal lewat penetrasi Kevin-Prince Boateng dari kanan. Ia lantas mengirim umpan tarik untuk Ronaldinho yang kurang siap menerima bola.

Peluang hadir lagi untuk Milan pada menit 18, kali ini via Robinho. Beraksi dari kanan, Robinho merangsek ke area gawang Genoa kendati sepakan menyusur tanahnya masih bisa dihalau Eduardo.

Sembilan menit berselang, giliran Gennaro Gattuso yang memiliki kans. Menerima bola dari Ronaldinho, Gattuso meneruskan dengan sepakan keras yang lagi-lagi dikandaskan kiper Eduardo.

Enam menit sebelum turun minum, Genoa balas mengancam. Rodrigo Palacio sukses melewati Luca Antonini dan kemudian menguji Christian Abbiati. Kiper Milan itu sukses menepis bola.

Di injury time babak pertama, Luca Toni mengirim bola ke tiang jauh untuk diteruskan Chico. Tapi usaha Genoa itu belum membuahkan hasil.

Milan akhirnya menjebol gawang Genoa empat menit memasuki babak kedua. Umpan panjang dari Andrea Pirlo mengarah tepat ke tengah di mana Zlatan Ibrahimovic mampu menjulurkan kaki untuk mengirim si kulit bundar ke dalam gawang.

Toni membuang peluang Genoa untuk menyamakan skor pada menit 56. Tak terkawal saat menerima umpan silang Rafinha, tandukan Toni mengarah tepat ke Abbiati.

Milan kian rajin melancarkan serangan di menit akhir. Delapan menit sebelum bubaran, usaha beruntun Clarence Seedorf dan Robinho kandas di tangan Eduardo. Semenit kemudian, giliran sepakan Ibra yang melebar meski sudah tinggal berhadapan dengan si kiper.

Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Flamini 66), Pirlo, Boateng; Robinho, Ibrahimovic, Ronaldinho (Seedorf 71)

Genoa: Eduardo; Dainelli, Ranocchia, Criscito; Rafinha, Kharja, Miguel Veloso (Milanetto 65), Chico (Sculli 57); Palacio (Rudolf 82), Toni, Mesto

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Friday, September 24, 2010

Milan Ditahan Lazio 1-1

AC Milan masih mandeg kemenangan. Milan harus puas dengan satu angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Lazio.

Ini merupakan hasil imbang kedua yang diraih Milan di Seri A musim ini. Sebelumnya, akhir pekan lalu mereka juga ditahan imbang 1-1 oleh Catania.

Satu-satunya kemenangan Milan diraih pada pertandingan pembuka ketika membekap Lecce 4-0. Sementara satu sisa pertandingan lainnya, yakni melawan Cesena, berakhir dengan kekalahan 0-2.

Kembali ke pertandingan melawan Lazio di Olimpico Roma, Kamis (23/9/2010) dinihari WIB, Milan sempat unggul lebih dulu melalui Zlatan Ibrahimovic di menit 66. Namun, keunggulan ini buyar setelah Sergio Floccari menyamakan kedudukan di menit 81.

Gol Ibrahimovic lahir setelah umpan terobosan dari Clarence Seedorf disambut dengan sebuah tendangan kaki kiri di area tengah kotak penalti. Tendangannya tak mampu dihalau oleh kiper internasional Uruguay, Fernando Muslera.

Floccari kemudian membalasnya setelah menyambut umpan silang dari Hernanes. Tendangan kaki kirinya bersarang di pojok kiri atas gawang Christian Abbiati.

Sial bagi Milan, Lazio malah menekan setelah gol penyama kedudukan itu. Pada menit 84, mereka meraih peluang melalui tendangan Tommaso Rocchi dari luar kotak penalti, namun masih bisa diblok

Milan pun harus puas hanya meraih satu poin dan oleh karenanya tersendat di posisi delapan dengan nilai lima. Sementara Lazio duduk di urutan lima dengan koleksi nilai tujuh.

Susunan Pemain

Lazio: Fernando Muslera, Andre Dias, Giuseppe Biava, Stefan Radu, Luis Pedro Cavanda (Stephan Lichstainer 87), Cristian Ledesma, Christian Brocchi, Stefano Mauri (Mauro Zarate 79), Pasquale Foggia (Tommaso Rocchi 74), Sergio Floccari, Hernanes.

AC Milan: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate (Luca Antonini 83), Andrea Pirlo, Clarence Seedorf (Robinho 87), Gennaro Gattuso (Mathieu Flamini 69), Ronaldinho, Kevin-Prince Boateng, Zlatan Ibrahimovic.

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Monday, September 13, 2010

AC Milan Kalah 0-2 Lawan Cesena

AC Milan tak mampu melanjutkan performa gemilangnya di pekan pertama saat melawan Cesena. Rossonerri takluk 2-0 dari tim promosi itu yang diwarnai kegagalan penalti Zlatan Ibrahimovic.

Dalam laga yang dihelat di Dino Manuzzi, Minggu (12/9/2010) dinihari WIB itu, Milan menurunkan trio Ibra, Alexandre Pato dan Ronaldinho di lini depan dan dalam kepercayaan diri berkat kemenangan 4-0 atas Lecce di pekan pertama. Robinho disimpan di bangku cadangan.

Enam menit laga berjalan Dinho sudah bikin peluang berbahaya ketika tendangan melengkungnya memaksa Francesco Antonioli membuat penyelamatan gemilang.

Cesena pun tak mau kalah dengan balik menyerang Milan lewat Erjon Bogdani dua menit sesudahnya ketika sepakannya dari jarak dekat mampu dijinakkan Christian Abbiati.

Kedua tim sesudahnya saling jual beli serangan di mana Pato sempat mencetak gol di menit ke-27 namun dianulir wasit karena terjebak offisde.

Hingga pada menit ke-31 tuan rumah mampu unggul lebih dulu lewat Bogdani. Crossing Ezequiel Schelotto mampu dimaksimalkan Bogdani jadi gol lewat tandukannya setelah menaklukkan penjagaan Sokratis Papastathopolous.

Semenit sebelum jeda Cesena menggandakan keunggulan lewat sebuah skema serangan balik. Schelotto mengumpan kepada Bogdani dan kemudian striker Albania itu menyodorkan bola pada Emanuele Giaccherini. Nama terakhir dengan mudah menceploskan bola ke jala Abbiati.

Di babak kedua Milan coba mengubah strategi dengan memasukkan Robinho menggantikan Dinho dan pada akhirnya Massimo Allegri memainkan empat penyerang setelah Filippo Inzaghi juga dimainkan.

Masuknya Inzaghi sempat menghidupkan peluang Milan mencetak gol setelah pelanggaran pemain Cesena padanya berbuah hadiah penalti di menit ke-86. Sayang Ibra yang jadi eksekutor gagal menunaikan tugas dengan baik setelah bola menerpa mistar gawang.

Hingga pertandingan berakhi skor pun tetap 2-0 untuk Cesena dan Milan harus turun ke posisi keempat dengan tiga poin. Sementara Cesena di posisi kedua dengan empat poin.

Susunan pemain

Cesena: Antonioli; Ceccarelli, Pellegrino, Von Bergen, Nagatomo; Appiah, Colucci, Parolo; Schelotto, Bogdani (Malonga 80), Giaccherini

Milan: Abbiati; Bonera, Sokratis, Thiago Silva (Abate 46), Antonini; Gattuso (Inzaghi 65), Pirlo, Ambrosini; Pato, Ibrahimovic, Ronaldinho (Robinho 56)

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...

Sunday, August 29, 2010

Milan Lumat Lecce 4-0

AC Milan memulai Seri A musim 2010/2011 dengan mengantongi tiga poin. Menjamu Lecce di San Siro, Senin (30/8/2010) dinihari WIB, Rossoneri tampil impresif dan memetik kemenangan 4-0.

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil sangat percaya diri. Sentuhan Massimilliano Allegri menunjukkan indikasi sangat positif karena Andrea Pirlo tampil sangat meyakinkan dan memperagakan sepakbola menyerang yang atraktif.

Adalah Alexandre Pato yang membuka gol kemenangan Milan di menit 16, sebelum digandakan Thiago Silva tujuh menit kemudian. 'Si Bebek' asal Brasil itu mencetak gol kedua Diavolo Rosso di menit 28 dan akhirnya ditutup Filippo Inzaghi melalui aksinya di menit 90.

Hasil ini membawa Diavolo Rosso sementara memuncaki klasemen Seri A. Andrea Pirlo cs unggul selisih gol dibanding Lazio, Parma, Chievo dan Bari yang juga memetik kemenangan di pekan pertama Seri A ini.

Jalannya pertandingan

Langsung tampil menyerang sejak menit awal, kesempatan pertama Milan bikin gol datang dari tendangan roket Thiago Silva di menit 12, yang harus susah payah ditinju kiper Lecce, Antonio Rosati. Empat menit setelah kesempatan tersebut, sebuah gol akhirnya dilesakkan Pato.

Bermula dari kerjasama antara Marco Borriello dan Massimo Ambrossini, Pato cuma butuh sekali mengontrol bola untuk kemudian melepaskan tendangan keras yang bersarang di sudut tiang jauh gawang Lecce.

Enam menit berselang Seedorf membuang peluang menggandakan keunggulan. Menerima umpan terukur yang di-lob Ronaldinho tepat di muka gawang, sepakan gelandang asal Belanda itu diselamatkan Rosati dengan sangat baik.

Gol kedua Milan benar-benar tercipta semenit berselang. Kemelut di muka gawang Lecce hasil umpan silang Dinho yang sempat dibelokkan Pato, berhasil disepak ke dalam gawang oleh Silva. Bek Brasil itu melakukannya setelah memenangi duel dengan tiga pemain lawan tepat di muka garis gawang.

Pato mencetak gol keduanya, dan yang ketiga buat Milan, di menit 28. Umpan terobosan Dinho berhasil membelah barisan pertahanan Lecce dan menemui Pato yang menusuk ke tengah kotak penalti. Dengan dingin dia memperdaya kiper dan menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.

Milan setidaknya punya lima peluang matang berpotensi gol sebelum turun minum. Performa gemilang dari Andrea Pirlo, Dinho dan Clarence Seedorf membuat permainan tuan rumah sangat atraktif dan lini depan Milan begitu dimanjakan dengan umpan-umpan sangat terukur.

Salah satu peluang tersebut adalah upaya Dinho mencetak gol dari tengah lapangan saat melihat kiper sudah tak berada di posisinya. Sementara Pato membuang dua kans menambah gol karena upayanya dimentahkan kiper lawan.

Saat turun minum, Zlatan Ibrahimovic, yang sedari tadi duduk di tribun penonton bersama Adriano Galliani, diperkenalkan pada penonton. Dia diberi jersey bertuliskan namanya namun belum tercantum nomor punggung.

Di paruh kedua dominasi Milan sama sekali tak berkurang. Memasuki menit 60 Allegri menarik Borriello dan memasukkan pemain gaek Filippo Inzaghi, keputusan yang ternyata berimplikasi positif buat Milan.

Empat menit usai masuk lapangan, Pippo lansung menebar ancaman. Mengontrol dengan sempurna umpan Dinho, Pippo melepaskan tendangan cungkil yang masih membentur mistar gawang.

Di menit 77 Lecce mendapat peluang terbaiknya melalui Chevanton, saat tandukannya masih melebar dari gawang Christian Abbiati. Ini merupakan salah satu peluang terbaik yang dimiliki Lecce sepanjang laga.

Gol penutup Milan datang di menit 90. Bermula dari kerja keras Gennaro Gattuso di sisi kanan, Pippo mendapat bola yang lebih dulu membentur Kevin Prince Boateng dan pemain bertahan Lecce. Sepakan keras Inzaghi masuk ke gawang setelh sebelumnya membentur kaki kiper.

Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Bonera, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Ambrosini (Gattuso 71), Pirlo, Seedorf; Ronaldinho, Borriello (Inzaghi 63), Pato (Boateng 76)

Lecce: Rosati; Vives, Donati, Sini , Giuliatto (Chevanton 32) (Brivio 89), Ferrario; Munari (Piatti 54), Giacomazzi, Grossmuller; Mesbah; Corvia

Sumber: Detiksport
Selengkapnya...