Showing posts with label Milan seri. Show all posts
Showing posts with label Milan seri. Show all posts

Monday, March 14, 2011

Cassano Hindarkan Milan dari Kekalahan

Antonio Cassano
Antonio Cassano berhasil menyelamatkan Milan dari kekalahan di kandang sendiri setelah mencetak gol penyama pada laga melawan tim terbawah Serie A Bari sehingga skor akhir adalah 1-1. Meskipun demikian Milan tetap menjaga posisinya di puncak klasemen serie A.

Bertanding di hadapan para pendukungnya yang memadati Stadion San Siro, Minggu (13/3/2011), Milan tertinggal lebih dulu lewat gol striker Bari, Gergely Rudolf.

Milan terhindar dari kekalahan saat Cassano yang turun sebagai pengganti mencetak gol penyama di akhir babak kedua. Kedua tim pun dipaksa puas dengan mengantungi satu angka.

Akibat hasil itu, Milan gagal menjauhkan jaraknya dari Inter Milan yang dua hari lalu ditahan Brescia. Saat ini, Milan masih berada di puncak dengan 62 poin dan Inter menguntit satu posisi di bawahnya dengan 57 angka.

Jalannya pertandingan
Milan yang berusaha mencari penghiburan usai tersingkir di Liga Champions tampil menyerang sejak awal. Pada menit ketujuh, tandukan Robinho menyambut umpan Ignazio Abate masih melebar.

Peluang emas berikutnya diciptakan Milan di menit 26. Ibrahimovic melancarkan tendangan deras ke gawang Bari, tetapi bola ditepis kiper Jean Francois Gillet dengan tangkas.

Di saat asyik menyerang, Milan justru kebobolan di menit 39. Sergio Almiron tidak mengeksekusi sebuah tendangan bebas dengan sepakan langsung, tetapi mengirim umpan terobosan kepada Rudolf.

Rudolf yang lepas dari penjagaan pemain Milan melepas tendangan menyusur tanah ke tiang jauh kiper Milan, Christian Abbiati. Skor pun berubah jadi 0-1 buat Bari.

Milan mencoba mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Pada menit 50, Robinho melepaskan tembakan mendatar ke gawang Bari, tetapi Gillet lagi-lagi bisa menjinakannya.

Menit 59, Milan sebenarnya bisa menyarangkan bola ke jala Bari lewat upaya Ibrahimovic. Namun gol itu dianulir karena Ibra melakukan handball. Kartu kuning untuk penyerang Swedia itu.

Milan bahkan harus kehilangan Ibrahimovic sejak menit 72. Kartu merah diacungkan wasit kepada Ibra setelah penyerang Milan itu memukul perut Marco Rossi dalam sebuah insiden.

Keputusan pelatih Milan Massimo Allegri menurunkan Antonio Cassano sejak menit 56 berbuah manis ketika pada menit 82 striker 28 tahun itu menjebol gawang Bari, klub yang mencuatkan namanya.

Cassano yang berada di dalam kotak penalti diberi umpan silang oleh Luca Antonini dari kiri. Dalam posisi tak terjaga, Cassano menyambut bola dengan sepakan terarah dan gol. Skor pun jadi 1-1.

Setelah mencetak gol itu, Cassano terlihat tidak mau merayakannya. Hal yang wajar mengingat Bari adalah tim yang mendidiknya sekaligus tim kampung halamannya.

Hingga waktu tersisa habis, tidak ada gol tambahan tercipta dari kedua tim. Skor akhir pun jadi 1-1.

Susunan pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Seedorf 82), Van Bommel, Merkel (Emmanuelson 46); Robinho (Cassano 56); Pato, Ibrahimovic

Bari: Gillet; A Masiello (Rinaldi 46), Glik, Belmonte, Rossi; Codrea, Almiron, Bentivoglio; Alvarez (Huseklepp 61), Rudolf (Kopunek 68), Ghezzal

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, February 07, 2011

Milan Diimbangi Genoa

AC Milan sepertinya mulai tertekan di puncak klasemen menyusul hasil imbang dalam dua pertandingan terakhirnya. Untuk kali kedua secara beruntun AC Milan gagal meraih hasil maksimal. Bertandang ke Genoa, Rossoneri dipaksa puas dengan tambahan satu angka usai bermain imbang 1-1.

Di Stadio Luigi Ferraris, Minggu (6/2/2011) malam WIB, Milan lebih dulu unggul melalui Alexandre Pato di menit 29. Namun sebelum turun minum tuan rumah mampu menyamakan kedudukan, lewat Floro Flores di menit 45.

Inilah untuk kali kedua secara beruntun Milan gagal menang setelah tengah pekan lalu ditahan Lazio 0-0. Hasil seri ini jelas membahayakan posisi puncak klasemen yang dimiliki Diavolo Rosso, meski kini masih mereka tempati.

Milan kini punya poin 49, cuma unggul tiga angka atas Napoli di posisi dua yang pada laga lain menang 2-0 atas Cesena. Ancaman lainnya jelas datang dari Inter Milan, yang jika memenangi laga malam nanti dan satu pertandingan sisa yang dimiliki akan membuat mereka cuma terpaut dua poin.

Jalannya Pertandingan

Milan kesulitan menemukan ritme permainan di menit-menit awal laga. Ini dimanfaatkan Genoa yang lebih dulu menciptakan peluang pada menit enam saat tendangan voli Juraj Kucka meneruskan umpan tendangan sudut masih melayang tinggi.

Tiga menit berselang Zlatan Ibrahimovic dan Robinho bergantian melepaskan tembakan. Setelah sepakan Ibra membentur pemain bertahan lawan, rebound Robinho punya cerita yang sama karena luput dari sasaran.

Melalui Pato, Milan membuka keunggulan di menit 29. Memanfaatkan kesalahan Dario Dainelli, Ibra kemudian mengirim bola pada Pato, yang dengan sentuhannya merobek gawang Genoa dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Genoa terus melancarkan serangan demi mencari gol balasan sebelum turun minum. Upaya tersebut tak sia-sia karena di menit 45 skor berubah menjadi 1-1 setelah Antonio Floro Flores menjebol gawang Christian Abbiati, dia memanfaatkan bola yang memantul mengenai Mark van Bommel dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 11 meter.

Di awal babak kedua Milan langsung tampil menekan. Di menit 48 upaya Flamini menjebol gawang tuan rumah gagal karena bola yang dikirim Ibra berhasil dipotong kiper Eduardo. Semenit berselang Robinho juga gagal mengubah keadaan saat tendangannya diblok Marco Rossi.

Demi menambah daya gempurnya, Massimilliano Allegri memasukkan Antonio Casano untuk mengganti Robinho serta Emanuelson yang mengisi posisi Flamini. Namun perubahan tersebut tetap tak mampu memberi banyak perubahan.

Milan gagal mengkreasikan kesempatan bikin gol, apalagi merobek jala lawan. Meski Pato sempat mencetak gol keduanya di menit 87, wasit tak mensahkannya karena dia lebih dulu terperangkap offside.

Skor 1-1 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, January 17, 2011

Milan Ditahan Lecce 1-1

Ibrahimovic
Hasil seri kembali diraih Rossoneri dalam lawatannya ke kandang Lecce. Zlatan Ibrahimovic mencetak gol indah saat AC Milan melawat ke Lecce. Namun itu tak cukup memberi Rossoneri tiga poin karena mereka kemudian kebobolan dan terpaksa bermain imbang 1-1.

Di Stadio Via del Mare, Senin (17/1/2011) dinihari WIB, Milan lebih dulu unggul lewat gol Ibra di awal babak kedua. Namun sembilan menit sebelum turun minum tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat sepakan Ruben Olivera memanfaatkan umpan tendangan sudut.

Ini adalah kali kedua Milan gagal meraih hasil maksimal setelah pekan lalu menjalani drama delapan gol kontra Udinese dalam laga yang berkesudahan 4-4. Meski masih bertahan di puncak klasemen dengan poin 41, jarak Milan dengan pesaing-pesaingnya terus terpangkas.

Rossoneri kini unggul empat angka atas Napoli dan Lazio yang duduk di kedua. Yang wajib diwaspadai Milan jelas Inter Milan, yang meski kini terpaut sembilan angka namun masih menyimpan dua pertandingan sisa.

Jalannya Pertandingan

Milan mendominasi laga di menit-menit awal. Namun ketat dan disiplinnya barisan belakang Lecce membuat Diavolo Rosso tak mampu menembus pertahanan tuan rumah.

Peluang pertama Milan mencetak gol datang dari sepakan jarak jauh Gennaro Gattuso di menit 20 yang cuma melenceng dari sasaran. Tiga menit kemudian gantian Alexandre Pato menebar ancaman, namun sama seperti Gattuso sepakan dari luar kotak penalti cuma melayang di atas sasaran.

Selanjutnya anak didik Massimiliano Allegri gagal mengembangkan permainan. Selain sering salah umpan, di atas lapangan pemain-pemain Milan seperti tidak menyatu. Rossoneri beruntung Lecce juga tak tampil bagus yang membuat gawang Marco Amelia tak banyak mendapat tekanan.

Salah satu peluang terbaik tuan rumah datang di menit 41 saat tendangan bebas Carlos Grossmuller tipis saja melayang di atas gawang Milan. Tiga menit sebelumnya tandukan Pato menyongsong umpan silang Clarence Seedorf menyamping dari bidang sasaran.

Ibra! Nyaris saja striker asal Swedia itu membuat Milan unggul. Menusuk sendirian di dalam kotak penalti, Ibra berhasil melewati dua pemain bertahan Lecce, namun sepakannya gagal berujung gol karena terhalang bek tuan rumah yang menjatuhkan diri di tengah kotak penalti.

Milan langsung unggul cepat di awal babak kedua. Pertandingan menunjuk menit 48 saat Ibra membuat gol indah lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.

Mendapat umpan panjang, Ibra diganggu oleh dua bek Lecce. Berhasil mengontrol bola dengan dadanya dan sempat melirik ke arah gawang, dia melepaskan tendangan voli dengan kaki kiri yang mengarah ke pojok kiri atas gawang. Skor berubah menjadi 1-0 buat Milan.

Ibra nyaris mencetak gol keduanya di menit 59 saat tendangan bebas yang dia ambil jauh dari kotak penalti mengarah tepat ke pelukan kiper Rosati.

Dua menit kemudian Lecce mengkreasikan peluang terbaik yang mereka miliki sepanjang laga. Lolos dari jepitan dua bek Milan di dalam kotak penalti, Guillermo Giacomazzi membelokkan bola yang memantul liar ke arah gawang. Bola sepertinya akan masuk ke dalam gawang, sampai Amelia melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangannya.

Pergantian pemain dilakukan Milan di menit 71, Pato ditarik keluar dan digantikan Antonio Cassano. Masuknya Cassano membuat daya gempur Milan jadi lebih baik, beberapa kali pemain yang baru didatangkan dari Sampdoria itu melakukan aksi-aksi yang merepotkan pertahanan Lecce.

Namun sembilan menit sebelum bubaran, gawang Milan justru dibobol Ruben Olivera. Tembakan first time-nya setelah menerima umpan tendangan sudut yang diumpan pendek menembus barisan pemain Milan dan merobek jala Amelia. Skor berubah menjadi 1-1.

Lewat akselerasi Abate di sisi kanan, Seedorf nyaris membawa Milan kembali unggul. Namun sepakannya di dalam kotak penalti dihalau bek Lecce sambil menjatuhkan diri. Kesempatan terakhir yang dimiliki Milan melalui Ibra juga terbuang percuma, tandukan sang striker di depan gawang saat menyongsong tendangan bebas melambung tinggi.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, January 10, 2011

Sengit, Milan Ditahan Udininese 4-4

Pato dan Cassano
Partai sengit terjadi di San Siro, Minggu (9/1/2011). Delapan gol tercipta di pertandingan AC Milan kontra Udinesea, Zlatan Ibrahimovic jadi pahlawan Rossoneri berkat gol pamungkasnya di injury time.

Antonio di Natale membuka skor di menit 35, meneruskan tembakan keras dari Alexi Sanchez. Para pemain Milan sempat memprotes gol tersebut karena menganggapnya offside. Namun  wasit bergeming pada keputusannya, dan tayangan ulang memperlihatkan keputusan itu tepat.

Pato membuat skor imbang 1-1 di menit terakhir babak pertama. Ibrahimovic menjadi kreator lewat assist-nya yang cemerlang.

Alexi Sanchez membawa Udinese unggul lagi di menit 53. Penyerang internasional Chile itu memperdaya Daniele Bonera untuk melakukan diving header guna menjebol gawang Marco Amelia.

Udinese mengamankan keunggulannya ketika Di Natale kembali mencetak gol di menit 66. Clarence Seedorf kehilangan bola di lapangan tengah, Di Natale lagi-lagi mengalahkan Bonera sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dihadang kiper Amelia. Udinese memimpin 3-1.

Setelah itu terjadi "hujan gol". Gol bunuh diri Medhi Benatia di menit 78 membuat Milan menipiskan skor menjadi 2-3, dan Pato mencetak gol keduanya di menit 82, untuk mengubah kedudukan menjadi 3-3. Antonio Cassano yang menggantikan Seedorf, membuat kontribusi penting untuk terciptanya gol tersebut.

Di menit 89 Udinese kembali menyentak suporter Milan melalui gol German Denis. Ibrahimovic menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan dengan mendulang gol terakhir di masa injury time. Cassano kembali mendapat pon berkat assist-nya.

Semenit kemudian Milan bahkan nyaris berbalik menang ketika Ignazio Abate memperoleh peluang emas di kotak penalti lawan, sebelum digagalkan sliding tackle seorang pemain Udinese. Peluit panjang berbunyi, kedua tim harus puas berbagi angka di skor 4-4.

Hasil ini cukup buat Milan untuk tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan 40 angka dari 19 pertandingan. Udinese bergeming di urutan kedelapan dengan nilai 27.

Susunan pemain:

Milan: Amelia; Abate, Bonera, Thiago Silva, Antonini; Gattuso, Seedorf (Cassano 69), Strasser; Robinho; Pato, Ibrahimovic

Udinese: Handanovic; Benatia, Zapata, Domizzi (Coda 73); Isla, Abdi (Agyemang-Badu 75), Asamoah, Inler, Pasquale, Isla, Di Natale (Denis 84)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...