Pemerintah Turki sepertinya bertindak keras. Menyusul ulah ribuan blogger yang mengupload video pertandingan sepakbola melalui Blogspot, layanan blog milik Google itu kini diblokir di Turki. Mengapa demikian?
Pengadilan Turki mengabulkan tuntutan firma TV satelit Digiturk untuk memblokir Blogspot, karena dianggap telah melanggar hak siar pertandingan sepakbola. Digiturk menemukan bahwa sejumlah siaran mereka ditampilkan pada beberapa akun Blogspot.
Sekira 600 ribu blogger Turki menggunakan layanan Blogspot untuk menerbitkan jurnal pribadi mereka. Berdasarkan hukum perlindungan hak penyiaran Turki, pemerintah berhak menutup layanan Blogspot sepenuhnya.
Google sendiri telah mengkonfirmasi pemblokiran terhadap layanan Blogger/Blogspot itu. Perusahaan asal Mountain View itu berharap, alih-alih menutup seluruh layanan, pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat pembajakan seharusnya hanya tinggal menurunkan konten yang bersangkutan.
"Proses tuntutan pelanggaran hak cipta terhadap konten yang diupload ke Blogger bisa dilakukan secara langsung dan efisien. Kami mengimbau seluruh pemilik konten untuk menggunakannya ketimbang memblokir akses secara total," jelas juru bicara Google seperti dikutip BBC News, Jumat (4/3/2011).
"Dengan begitu, orang-orang di Turki bisa terus menikmati Blogger, sementara kami merespopn terhadap komplain tersebut," lanjutnya.
Pihak Digiturk mengajukan tuntutan demi melindungi hak siar mereka atas pertandingan Liga Super Turki. Digiturk mengklaim, pemblokiran itu belum bisa mengatasi seluruh masalah pembajakan, karena situs-situs lain selain Blogger masih menampilkan streaming laga sepakbola ilegal.
Selengkapnya...
Showing posts with label sepakbola. Show all posts
Showing posts with label sepakbola. Show all posts
Friday, March 04, 2011
Thursday, February 24, 2011
Sepak bola di Laut
Anda pernah naik kapal dan berada di tengah laut? Bagaimana rasanya? Kalau lautnya tenang pasti sangat menyenangkan ya?
Yang pasti angin laut selalu berhembus dengan kencang berbeda dengan angin yang kita jumpai di daratan. Itulah mengapa kalau memakai topi harus hati-hati karena kalau tidak topinya bisa terbang ditiup angin dan akan jatuh ke laut. Ditengah kisruh PSSI yang akan mengadakan kongres pemilihan ketua umum mungkin saya ada ide bagaimana kalau kongres diadakan ditengah laut jadi pengurus PSSI tidak khawatir akan di demo pengunjuk rasa yang minta Nurdin Halid turun. Dan bagaimana kalau ada program pertandingan sepakbola di tengah laut? Barangkali itu salah satu solusi supaya tidak ada kerusuhan lagi seperti sekarang ini yang selalu saja ada kerusuhan di setiap pertandingan sepakbola di Indonesia. Ya tulisan ini mungkin hanya harapan salah satu pecinta bola yang ingin sepakbola kita maju dan tidak ada lagi kerusuhan dan aksi anarkis supoter bola. Nah kalau saya mungkin suka juga jika sepakbola di pantai tapi yang pasti harus siap kalau kulit akan menjadi gelap karena panas sinar matahari. Apalagi sepakbola di pantai sangat berat karena berlari di pasir putih membutuhkan tenaga yang lebih besar daripada kalau kita sepakbola di lapangan rumput atau di lapangan futsal. Kesimpulannya adalah sepakbola bisa dilakukan dimana saja. Bravo sepakbola.
Selengkapnya...
Yang pasti angin laut selalu berhembus dengan kencang berbeda dengan angin yang kita jumpai di daratan. Itulah mengapa kalau memakai topi harus hati-hati karena kalau tidak topinya bisa terbang ditiup angin dan akan jatuh ke laut. Ditengah kisruh PSSI yang akan mengadakan kongres pemilihan ketua umum mungkin saya ada ide bagaimana kalau kongres diadakan ditengah laut jadi pengurus PSSI tidak khawatir akan di demo pengunjuk rasa yang minta Nurdin Halid turun. Dan bagaimana kalau ada program pertandingan sepakbola di tengah laut? Barangkali itu salah satu solusi supaya tidak ada kerusuhan lagi seperti sekarang ini yang selalu saja ada kerusuhan di setiap pertandingan sepakbola di Indonesia. Ya tulisan ini mungkin hanya harapan salah satu pecinta bola yang ingin sepakbola kita maju dan tidak ada lagi kerusuhan dan aksi anarkis supoter bola. Nah kalau saya mungkin suka juga jika sepakbola di pantai tapi yang pasti harus siap kalau kulit akan menjadi gelap karena panas sinar matahari. Apalagi sepakbola di pantai sangat berat karena berlari di pasir putih membutuhkan tenaga yang lebih besar daripada kalau kita sepakbola di lapangan rumput atau di lapangan futsal. Kesimpulannya adalah sepakbola bisa dilakukan dimana saja. Bravo sepakbola.
Selengkapnya...
Monday, February 21, 2011
Gonzales, Sepak Bola dan Tawaran Main Film
| Gonzales usai cetak gol |
Namanya melejit ketika dinobatkan sebagai pahlawan timnas, setelah meloloskan tim berlogo burung Garuda ini ke semifinal Piala AFF 2010. Kemampuannya dalam menendang, membuat gol, kemampuan membaca permainan, dan sundulannya yang tajam, membuat Gonzales pantas disebut pesepakbola terbaik Indonesia.
Kini, Gonzales yang biasa dielu-elukan bobotoh ini, meluas hingga menjadi pemain pujaan masyarakat Indonesia. Meski begitu, pemain bernomor punggug 9 di timnas ini, tak begitu saja jumawa. Ia tetap menjadi sosok yang ramah. Pelayanan kepada bobotoh yang meminta berfoto bareng atau meminta tanda tangannya, selalu ia layani dengan menebar senyuman.
"Mereka yang membesarkan nama saya, sudah selayaknya saya berterima kasih kepada mereka, dan itu saya tunjukkan dengan melayani mereka, yang ingin foto bareng atau ingin tandatangan saya," kata Gonzales belum lama ini.
Pemain yang akrab dengan julukan 'El Loco' serta memiliki nama Islam Mustafa Habibi setelah memeluk agama Islam pada tahun 2003 lahir di Montevideo Uruguay pada 30 Agustus 1976. Perjalanan karier pertamanya di Indonesia, dimulai dengan membela PSM Makassar pada tahun 2003.
Banyak kisah dalam perjalanan hidupnya. Perkenalannya dengan dunia sepak bola, dimulai ketika Gonzales berusia 6 tahun. Semula ayahnya berharap Gonzales dapat meneruskan jejaknya menjadi seorang militer. Namun karena kegilaannya terhadap dunia sepak bola, harapan itu tak terpenuhi.
Akhir tahun 2002, setelah sempat bermain untuk sebuah klub di Portugal, Campo Mayor, Gonzales memutuskan menerima sebuah tawaran bermain di Indonesia, negeri asal istrinya. Pada Liga Indonesia (LI) IX/2003, Gonzales sudah berkostum PSM Makassar, klub pertamanya di Indonesia. Pada musim tersebut ia mencetak 27 gol dan PSM Makassar menjadi juara kedua Liga Indonesia.
Tahun berikutnya ia dikenai skorsing oleh PSSI selama semusim dan didenda Rp 20 juta karena memukul salah seorang petugas Persita Tangerang saat bertanding. Bebas dari skorsing, ia bergabung dengan Persik Kediri dan menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2006. Pada tahun 2008 ia kembali dijatuhi skorsing setelah melakukan tindakan tak sportif.
Krisis finansial yang dialami Persik Kediri membuat manajemen Persik harus melakukan rasionalisasi gaji. Gonzales merupakan salah satu dari beberapa pemain Persik yang tidak setuju atas keputusan tersebut.
Pada 30 Januari 2009, manajemen Persib Bandung mengumumkan bahwa mereka telah merekrut Cristian yang mendapat remisi dari Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Cristian dikontrak dalam status sebagai pemain pinjaman dari Persik Kediri dan akan digaji Rp60 juta per bulan oleh Persib Bandung.
Ia memulai debut sebagai starter di Liga Super Indonesia ketika Persib menjamu Persipura di pertandingan yang berakhir 1-1 berkat gol yang juga dicetaknya. Ia bermain sebanyak 16 kali di Liga dan mencetak 14 gol, menjadikan Gonzales sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Super bersama Boaz Solossa dengan 28 gol.
Bersama Maung Bandung, Gonzales memilih nomor punggung 99, dan selalu melakukan selebrasi mengacungkan telunjuknya ke mulut seraya menengadah ke langit. Kebiasaan itu merupakan isyarat rasa syukur terhadap Allah yang Maha Esa. Sementara nomor punggung 99 yang kini melekat di kostum punggungya merupakan isyarat asma Allah yang dikenal dengan asmaul husna.
Selama 9 tahun Gonzales malang melintang bersama klub-klub besar. Rasa nasionalisme pemain berjuluk El Loco ini sudah dimilikinya sejak lima tahun yang lalu. Ia kemudian menyatakan keinginannya membela timnas Indonesia, ditandai dengan memeluk agama Islam Gonzales pada tanggal 9 Oktober 2003 dengan nama Musatafa Habibi Gonzales.
Keinginan Gonzales menjadi WNI memang tidak main-main. Salah satu syarat agar ia mendapat naturalisasi yaitu tidak boleh pulang ke negaranya Uruguy selama lima tahun, dijalankannya. Alasan lainnya, Gonzales juga pemain yang berprestasi di Liga Indonesia. Ia pernah menyandang predikat pencetak gol tersubur selama lima musim berturut-turut.
"Saya ingin menjadi pemain timnas Indonesia, apapun akan saya lakukan. Sekarang saya sudah tak pernah pulang ke Uruguay karena saya ingin jadi warga Indonesia," kata Gonzales sebelum mendapatkan lisensi naturalisasi.
Kisah hidup penyerang timnas itu, rupanya memikat salah satu produser film untuk diabadikan dalam sebuah film layar lebar. Sayang, Gonzales dengan halus menolak tawaran tersebut. Ia mengaku belum siap saat ini jika perjalanan hidupnya diabadikan dalam layar lebar.
"Cristian sebetulnya tidak menolak, hanya untuk saat ini ia belum siap. Ia masih ingin fokus di sepakbola apalagi prestasi timya (Persib Bandung) saat ini sedang menurun," kata Eva Nurida Siregar, istri Gonzales belum lama ini.
Sumber : inilah.com
Selengkapnya...
Labels:
Cristian Gonzales,
Indonesia,
main film,
sepakbola
Thursday, January 27, 2011
Kiprah Wasit Wanita di Sepakbola International
![]() |
| Sian Massey |
Sejak lama olahraga sepakbola begitu erat dikaitkan dengan gender tertentu yaitu pria. Hal itu tak lepas dari tingginya tingkat persaingan, permainan keras, dan sikap emosional yang kerap kali membumbui jalannya pertandingan.
Situasi itu jelas berbeda dengan sikap wanita pada umumnya yang identik dengan sikap ramah dan lemah lembut.
Selain itu dari segi jumlah organ intim, tubuh wanita dianggap lebih banyak dibandingkan pria, hal itu menjadi pertimbangan tertentu saat memberi kesempatan bagi seorang wanita memimpin jalannya pertandingan di tengah para pemain pria.
Pasalnya olahraga sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang mengutamakan body contact. Kondisi itu tak ayal kian meminggirkan wanita dalam kancah pesepakbolaa internasional.
Akan tetapi, masa-masa itu telah berlalu karena kini sepakbola mulai ramah dengan kaum hawa. Situasi ini ditandai pada 1991 ketika untuk pertama kalinya Piala Dunia sepakbola wanita digulirkan. Ajang ini sekaligus menjadi tonggak awal keberadaaan wanita dalam kancah pesepakbolaan internasional.
Seiring berjalannya waktu, wanita tidak hanya menjadi pemain melainkan menjadi pengadil lapangan alias wasit. Kiprah itu dicatatkan untuk pertama kali oleh Wendy Toms saat terpilih menjadi hakim garis dalam pertandingan di Liga Inggris pada awal 1990an silam.
![]() |
| Wendy Toms |
Akan tetapi untuk urusan wanita sebagai wasit utama, jawabannya akan merujuk kepada Amy Fearn saat ia memimpin jalannya pertandingan Coventry City kontra Nottingham Forest di ajang kompetisi Divisi Championships, Inggris.
Terpilihnya Fearn sebagai wasit wanita pertama yang memimpin jalannya pertandingan cukup menarik, karena ia baru terpilih pada menit ke-70 ketika wasit utama Tony Bates cedera betis.
Kendati hanya berlabel sebagai wasit cadangan, nyatanya Fearn mampu menjalankan tugasnya dengan baik ketika memimpin jalannya pertandingan hingga selesai tanpa masalah.
Kesempatan yang diperoleh Fearn tak pelak menginspirasi wasit wanita di belahan dunia lainnya. Salah satunya ialah Estela Alvarez. Nama Alvarez terpilih sebagai wasit yang memimpin jalannya liga Argentina.
Karier pertama Alvarez sebagai wasit utama saat ia memimpin pertandingan San Martin de San Juan melawan Comision de Actividades Infantiles di kompetisi Primera B Nacional.
Selain Fearn dan Alvarez, masih ada banyak wanita-wanita lainnya yang juga mulai menjajal menjadi wasit di pesepakbolaan internasional, baik sebagai wasit utama maupun asisten wasit.
Berikut perempuan-perempuan yang pernah berkiprah sebagai wasit:
1. Liga Inggris (Divisi Championships)
![]() |
| Amy Fearn |
Amy Fearn saat memimpin jalannya pertandingan Coventry City vs Nottingham Forest
2. Liga Argentina (Primera B)
![]() |
| Estela Alvarez |
Estela Alvarez. Alvarez menjadi wasit pertama di liga Argentina setelah terpilih memimpin pertandingan San Martin de San Juan vs Comision de Actividades Infantiles
3. Liga Jerman (Divisi 2)
![]() |
| Bibiana Steinhaus |
Bibiana Steinhaus. Nama Steinhaus sebagai wasit wanita mencuat menyusul pemberitaan saat salah satu organ intimnya tersentuh tanpa sengaja oleh bek Hertha Berlin Pieter Niemeyer saat ia memimpin pertandingan Hertha Berlin vs Alemannia Aachen.
4. Liga Peru
![]() |
| Silvia Reyes |
Silvia Reyes. Sebagai pengadil lapangan yang berasal dari kalangan wanita, Reyes sempat mendapatkan tindakan diskriminasi saat striker San martin Leguizamon menghinanya dengan aksen berbau seks selepas dikartu merah Reyes pada pertandingan Deportivo San Martin vs Alianza Atletico.
5. Liga Meksiko
![]() |
| Virginia Tovar |
Virginia Tovar. Debut Tovar sebagai pemimpin pertandingan cukup kontroversi, karena ia mengganjar dua kartu merah saat ia memimpin pertandingan Irapuato vs America.
6. Liga Inggris (Liga Premier)
![]() |
| Sian Massey |
Sian Massey. Untuk yang satu ini, nama Massey belakangan tengah hangat diperbincangkan kala ia diejek oleh dua komentator SkySports kala ia menjadi hakim garis saat pertandingan Wolverhamton vs Liverpool.
Sumber : inilah.com
Selengkapnya...
Labels:
FIFA,
liga international,
sepakbola,
wasit wanita
Subscribe to:
Posts (Atom)









