AC Milan berhasil memetik kemenangan 2-0 saat menjamu Viktoria Plzen di matchday kedua Liga Champions. Di San Siro, Kamis (29/9/2011) dinihari WIB gol kemenangan Rossoneri dibuat Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano.
Bertanding di
depan pendukungnya sendiri, Milan sempat dibuat kesulitan oleh Plzen di
babak pertama. Penampilan hebat dari kiper Marek Cech bahkan membuat Rossoneri frustrasi karena banyak peluang yang dikreasikan terhadang sang penjaga gawang.
Milan baru membuka keunggulan di menit 53, itupun melalui eksekusi pemnalti
Zlatan Ibrahimovic. Sementara gol kedua dibuat Cassano di menit 66.
Kemenangan ini melanjutkan start bagus Rossoneri, yang pada laga pertama dua pekan lalu mengimbangi Barcelona dengan 2-2 di Camp Nou. Dengan The Catalans memetik kemenangan besar atas BATE, Diavolo Rosso harus puas duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan nilai empat.
Jalannya Pertandingan
Milan
nyaris kebobolan di menit-menit awal. Rossoneri beruntung Cristian
Abbiati tampil luar biasa di bawah mistar gawang, dia menepis dengan
jarinya bola hasil diving header yang dilakukan Marek Bakos.
Di
menit kelima Milan balas mengancam saat umpan Ibra disambar Cassano
dengan sepakan keras. Malang buat Milan, bola masih membentur kaki kiper
Marek Cech dan gol batal tercipta.
Cech kemudian beberapa kali
membuat pemain Milan frustrasi dengan penyelamatan yang dia lakukan.
Salah satunya terjadi di menit 33 saat dia dengan sangat baik menghalau
sepakan Ibra yang meneruskan umpan Ignasio Abate di tiang jauh.
Lima
menit kemudian Ibra kembali dibuat kecewa saat sepakannya berhasil
diredam Cech. Sementara semenit sebelum turun minum umpan Clarence
Seedorf yang melintas di muka gawang gagal dijangkau satupun pemain
Milan. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Di awal babak kedua,
tepatnya menit 53 Milan akhirnya mmecah kebuntuan. Gol pertama tuan
rumah bermula dari bola sepakan Ibra yang menyentuh tangan pemain Plzen,
dan wasit menunjuk titik putih.
Maju sebagai eksekutor, Ibra menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Milan pun memimpin 1-0.
Sebuah
kerjasama segitiga antara Seedorf, Ibra dan Cassano nyaris menambah
keunggulan Milan. Namun sepakan terakhir yang dilepaskan Cassano
melayang tinggi di atas sasaran.
2-0 untuk Milan! Di menit 66
Ibra dengan sempurna mengontrol bola hasil umpan panjang. Dia membuat
gerakan memutar dan melepaskan umpan pada Cassano yang melepaskan
tembakan dan bersarang di gawang Plzen.
Delapan menit sebelum
bubaran, Plzen punya kans memperkecil ketinggalan. Namun kegagalan
Michal Duris menyambar bola hasil tendangan sudut di tiang dekat membuat
keunggulan dua gol Milan tak berubah.
Skor 2-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai.
Susunan Pemain
Milan:
Abbiati; Abate (De Sciglio 87), Nesta, Thiago Silva, Antonini (Taiwo
78); Nocerino, Van Bommel, Seedorf (Aquilani 70); Emanuelson; Cassano,
Ibrahimovic
Viktoria Plzen: Cech; Rajtoral, Cisovsky, Bystron,
Limbersky; Pilar (Fillo 75), Jiracek, Horvath, Kolar (Darida 91),
Petrzela; Bakos (Duris 67)
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Showing posts with label Antonio Cassano. Show all posts
Showing posts with label Antonio Cassano. Show all posts
Thursday, September 29, 2011
Saturday, August 20, 2011
Cassano Ditukar Borriello?
Rumor tentang Cassano terus saja berhembus, kali ini merebak rumor bahwa Cassano akan dijual ke mantan klubnya pada 2001 AS Roma dan ditukar dengan Marco Borriello yang adalah mantan punggawa Milan. Tapi kubu AC Milan melalui Adriano Galliani menegaskan kembali bahwa Milan tidak berniat menjual Antonio Cassano. Seperti apa rumor tersebut?
Skenarionya, kedua klub akan saling ‘mengembalikan’ pemain. Cassano, yang mulai bersinar karirnya saat membela Roma tahun 2001 silam, akan ditukar dengan mantan penyerang AC Milan, Marco Borriello.
Namun skenario dramatis tersebut dibantah ketua eksekutif AC Milan Adriano Galliani. Menurut Galliani, Cassano masih dibutuhkan di San Siro.
“Kami tak pernah melakukan tawaran semacam itu dan saya tak tahu apa-apa mengenai cerita ini,” ujar Galliani, seperti dinukil dari Sky Sport Italia. “Cassano tetap bersama kami.”
“Setiap hari saya berbicara dengan agennya, Beppe Bozzo, dan dia tak pernah sekalipun menyebutkan kemungkinan ini kepada saya,” ujarnya.
Sementara itu, Borriello kabarnya juga diminati klub Prancis, Paris St. Germain. Direktur tenik PSG, Leonardo, kabarnya tertarik mendatangkan pemain yang pernah ia latih saat masih membesut AC Milan. Kita lihat saja bagaimana prosesnya pada akhir bursa transfer.
Sumber : Inilah.com
Selengkapnya...
Skenarionya, kedua klub akan saling ‘mengembalikan’ pemain. Cassano, yang mulai bersinar karirnya saat membela Roma tahun 2001 silam, akan ditukar dengan mantan penyerang AC Milan, Marco Borriello.
Namun skenario dramatis tersebut dibantah ketua eksekutif AC Milan Adriano Galliani. Menurut Galliani, Cassano masih dibutuhkan di San Siro.
“Kami tak pernah melakukan tawaran semacam itu dan saya tak tahu apa-apa mengenai cerita ini,” ujar Galliani, seperti dinukil dari Sky Sport Italia. “Cassano tetap bersama kami.”
“Setiap hari saya berbicara dengan agennya, Beppe Bozzo, dan dia tak pernah sekalipun menyebutkan kemungkinan ini kepada saya,” ujarnya.
Sementara itu, Borriello kabarnya juga diminati klub Prancis, Paris St. Germain. Direktur tenik PSG, Leonardo, kabarnya tertarik mendatangkan pemain yang pernah ia latih saat masih membesut AC Milan. Kita lihat saja bagaimana prosesnya pada akhir bursa transfer.
Sumber : Inilah.com
Selengkapnya...
Labels:
AC Milan,
Antonio Cassano,
AS Roma,
Marco Borriello
Sunday, April 03, 2011
Cassano Bikin Drama 13 Menit di Derby
![]() |
| Antonio Cassano |
Cassano masuk ke dalam lapangan saat Milan sudah dalam posisi unggul 2-0 atas Inter Milan. Dia dikirim oleh Massimiliano Allegri untuk menggantikan Robinho saat pertandingan masuk menit 79.
Pesepakbola yang didatangkan dari Sampdoria tersebut kemudian terlibat dalam beberapa skenario serangan Rossoneri. Sampai akhirnya di menit 89 dia dilanggar Javier Zanetti di dalam kotak penalti.
Di sinilah drama Cassano dimulai. Usai mencetak menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor penalti, Cassano nekat merayakan gol yang dibuatnya dengan melepas jersey Merah-Hitam. Nekat karena Cassano pastinya tahu kalau selebrasi semacam itu akan membuat wasit memberinya kartu kuning.
Tak banyak reaksi diberikan mantan AS Roma dan Real Madrid itu saat wasit mengacunginya kartu kuning. Masih dalam euforia mencetak gol, Cassano menerima sanksi dari sang pengadil.
Namun saat periode injury time masuk menit kedua, pesepakbola 28 tahun itu terlihat sangat kecewa saat wasit memberi kartu kuning kedua, yang langsung diikuti kartu merah. Lagi-lagi hukuman tersebut datang karena sikap ceroboh Cassano, dia melakukan pelanggaran yang sangat tidak perlu saat mencoba melakukan pressure pada Ivan Cordoba.
Situs Football Italia menyebut apa yang dilakukan Cassano itu sebagai tindakan yang bodoh dan sia-sia. Yang jelas Massimiliano Allegri kecewa dengan tindakan pesepakbola yang sebelumnya dikenal bengal dan susah diatur itu.
"Itu sangat disesalkan soal Cassano dan sayangnya ada kebiasaan selebrasi melepas jersey. Antonio tahu akan hal tersebut dan bisa menghindari pelanggaran yang dia buat setelahnya," sahut Allegri.
Jadi, dalam 13 menit debutnya di Derby Della Madonnina, Cassano mendapat penalti, mencetak gol dan dapat kartu merah.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Thursday, March 03, 2011
Cassano Nantikan Kelahiran Anak Pertama
![]() |
| Antonio Cassano |
Anak pertama Cassano diperkirakan bakal lahir pada penghujung Maret ini. Untuk menyambut kehadiran sang buah hati berbagai persiapan sudah dilakukan oleh pemain AC Milan itu.
Namun ada sedikit kekhawatiran dirasakan Cassano terkait masa lalunya yang memang tak sepenuhnya berjalan lurus. Mantan pemain Sampdoria, AS Roma dan Real Madrid itu takut anaknya mengetahui kondisi tersebut dan membuatnya kehilangan kredibilitas sebagai seorang ayah.
"Sekarang saya menunggu (kelahiran) seorang anak dan itu sebuah perjuangan, karena dalam waktu singkat anak saya akan tahu segala hal bodoh yang sudah saya lakukan. Akan sangat sulit menjadi (ayah yang) kredibel dalam tahap itu...tapi saya akan mengatasinya," sahut Cassano di Football Italia.
Sikap bengal Cassano, yang sempat dia tunjukkan saat membela AS Roma, Real Madrid dan timnas Italia, ditengarai muncul dari lingkungan masa kecil pesepakbola 28 tahun. Cassano menghabiskan masa kanak-kanaknya di wilayah kumuh Kota Bari
"Hanya dua hal yang benar-benar penting: yang pertama adalah pendidikan dan yang kedua ada bola di antara kaki. Anak itu sudah menunjukkan tanda-tanda positif, dia terus-terusan menendang perut ibunya. Dengan kaki kanan dan kiri," tuntas Cassano.
Sumbr : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
AC Milan,
anak pertama,
Antonio Cassano
Monday, January 10, 2011
Awal Bagus Cassano!
![]() |
| Antonio Cassano |
Setelah membantu Milan menang 1-0 atas Cagliari pada Kamis (6/1) lalu, Cassano kembali dimainkan pelatih Max Allegri dalam laga kandang di San Siro melawan Udinese. Ia diturunkan di menit 69 sebagai pengganti Clarence Seedorf.
Hasilnya, walaupun tidak mencetak gol, pemain bandel itu membuat dua assist vital buat Pato dan Zlatan Ibrahimovic. Assist darinya itu membuat Milan menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di menit 82 dan 4-4 di injury time, dan terhindar dari kekalahan.
Di laga perdananya tiga hari sebelumnya, pemain berusia 28 tahun itu juga membuat assist untuk terciptanya gol kemenangan Milan atas Cagliari, yang dicetak Rodney Strasser di menit 85.
"Kesederhanaan adalah hal terbaik dalam sepakbola. Lebih dari itu, bermain simpel adalah hal yang paling susah dan cuma pemain-pemain top yang bisa melakukan itu," tutur pelatih Allegri kepada Sky.
"Cassano hari ini memberi kami dua assist yang hebat. Ketika kami bermain di sekitar kotak penalti, dia itu bisa menghancurkan (lawan). Kalau dia sudah lebih fit, dia pasti bisa main dari menit pertama."
Cassano baru bergabung dengan Milan di akhir tahun, setelah dilepas Sampdoria. Ia dua bulan tidak merumput karena terlibat konflik dengan bos klub.
Di partai debutnya di San Siro tadi malam, Cassano masih sempat memperlihatnya "sifat aslinya" ketika memaki wasit dari bangku cadangan, karena menganggap gol pembuka dari Antonio di Natale offside -- padahal jelas-jelas tidak. Di akhir babak pertama ia terlihat meminta maaf pada wasit.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)


