Showing posts with label Rossoneri. Show all posts
Showing posts with label Rossoneri. Show all posts
Saturday, September 10, 2011
Milan Ditahan Seri Lazio
Juara bertahan Seri A AC Milan melakukan pertandingan perdana dengan hasil kurang memuaskan dimana saat melawan Lazio ditahan imbang 2-2 di kandang sendiri setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum berhasil menyamakan kedudukan.
Bermain di depan pendukungnya di San Siro, Sabtu (10/9/2011) dinihari WIB, Lazio unggul dua gol dalam tempo 21 menit lewat Miroslav Klose dan Djibril Cisse.
Kemudian duet Milan di lini depan, Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano menyamakan kedudukan hingga akhir babak pertama. Setelahnya tak ada lagi gol yang tercipta meski Il Diavolo Rosso mendominasi jalannya laga.
Jalannya pertandingan
Klose membawa Lazio unggul lebih dulu di menit 12. Diawali umpan Stefano Mauri ke kotak penalti, Klose yang menerima mengecoh Alessandro Nesta sebelum menceploskan bola ke jala Christian Abbiati.
Lima menit setelahnya Milan nyaris kebobolan lagi. Diawali miskomunikasi antara Nesta dan Gennaro Gattuso di lini pertahanan, Djibril Cisse merebut bola dan melepaskan sepakan yang masih bisa diamankan Abbiati.
Bola rebound nyaris dikonversi jadi gol oleh Klose andaikan pemain Milan tak menghalaunya.
Mauri kembali mengarsiteki gol kedua Lazio di menit 21 dan kali ini diselesaikan oleh Cisse lewat sebuah sundulan menyusul crossing Mauri dari sayap kanan. Milan tertinggal 0-2.
Milan memperkecil ketertinggal di menit ke-28 saat umpan Alberto Aquilani dengan baik diterima Antonio Cassano di kotak penalti setelah lolos dari jebakan offside. Umpan dikirim ke depan gawang dan Ibra dengan mudah menyontek bola ke dalam jala Lazio.
Tak sampai lima menit setelahnya Cassano mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan korner Kevin-Prince Boateng lewat sundulannya.
Lazio berpeluang unggul kembali setelah umpan Abdoulay Konko mengirimkan umpan silang mendatar ke kotak penalti pada menit ke-36. Sayang tembakan Hernanes masih melebar dari sasaran.
Dua menit setelah restart Cassano punya kesempatan mencetak gol namun bola hasil tendangannya masih melebar.
Begitupun peluangnya di menit ke-63 ketika menerima umpan Ibra di tiang jauh, bola masih menerpa tiang gawang Albano Bizzarri.
Satu menit setelahnya Cassano kembali membahayakan pertahanan Lazio. Pergerakannya di sayap kiri dituntaskan umpan ke Boateng namun tembakan Boateng masih tepat di pelukan Bizzarri.
Lima menit sebelum bubaran Ibra yang menerima umpan terobosan sambil dikawal satu pemain Lazio, berhasil masuk hingga area 16 meter sebelum melepaskan tembakan yang masih bisa dihadang Bizzarri.
Susunan pemain
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Van Bommel 18'), Ambrosini, Aquilani (Nocerino 68'); Boateng (Pato 76'); Ibrahimovic, Cassano
Lazio: Bizzarri; Konko, Biava, Dias, Zauri; Ledesma, Brocchi; Cisse, Hernanes (Matuzalem 85'), Mauri (Lulic 81'); Klose (Gonzalez 68')
Selengkapnya...
Sunday, May 15, 2011
Pesta Scudetto Usai Hajar Cagliari 4-1
![]() |
| Milan Scudetto |
Milan sudah memastikan merebut status juara Seri A pekan lalu saat bermain imbang di kandang AS Roma. Namun baru pada pekan ini Diavolo Rosso resmi menggelar pesta juara saat bertanding di kandang sendiri, Stadion San Siro.
Pesta juara Milan diiringi hasil memuaskan karena Clarence Seedorf cs memetik kemenangan 4-1 atas Cagliari. Gol-gol tuan rumah datang dari Robinho (22 dan 35), Gennaro Gattuso (24) dan Seedorf (77). Sementara gol tunggal tim tamu dilesakkan Andrea Cossu di menit 38.
Jalannya Pertandingan
Menjalani laga kandang pertama setelah memastikan meraih titel ke-18, Milan tampil dengan percaya diri. Meski tak diperkuat Alessandro Nesta, Zlatan Ibrahimovic dan Kevin Prince Boateng, Milan tetap mampu mendominasi laga.
Peluang pertama Milan datang melalui tandukan Urby Emanuelson yang masih terhadang. Upaya rebound yang dilakukan Robinho juga tak membuahkan hasil karena kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan gemilang.
Upaya menggedor pertahanan Cagliari akhirnya membuahkan hasil di menit 22 melalui aksi individu Robinho. Menusuk dari sisi kiri, pesepakbola Brasil itu melewati tiga pemain lawan dan melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di dalam gawang.
Milanisti tak harus menunggu lama untuk merayakan gol kedua timnya karena Gattuso mampu mengubah kedudukan dua menit berselang. Bermula dari tusukan Pato yang terhadang Agazzi, bola mental tepat ke arah Gattuso yang akan masuk ke dalam kotak penalti. Tandukan pelan 'Si Badak' gagal dihalau Agazzi yang masih terjatuh.
Sebuah umpan terobosan Seedorf pada Pato nyaris menambah keunggulan Milan, namun sepakan 'Si Bebek' tidak terlalu lemah hingga bisa dijinakkan Agazzi. Pato akhirnya justru membidani gol ketiga Milan yang dibuat Robinho saat umpan yang dia lepaskan mampu dimaksimalkan oleh rekan Brasilnya itu.
Memasuki menit 38 Cagliari berhasil memperkecil ketinggalan. Menusuk di sisi kiri pertahanan Milan, Cossu sukses memperdaya Mario Yepes dan melepaskan tembakan terarah yang tak kuasa dihalau Cristian Abbiati. Saat turun minum skor 3-1 untuk Milan.
Di babak kedua Milan masih berupaya menambah jumlah golnya. Namun tuan rumah terlalu sering kehilangan bola yang membuat mereka justru beberapa kali berada dalam ancaman.
Milan beruntung beberapa peluang yang dimiliki Cagliari gagal dituntaskan menjadi gol. Dan justru mereka mampu menambah keunggulan menjadi 4-1.
Lewat kerjasama yang terbangun cantik, Pato melepaskan umpan pendek pada Seedorf di muka kotak penalti. Si kulit bundar sempat menyetuh kaki bek Cagliari sebelum bisa dikuasai Seedorf, yang dengan dingin memperdaya Agazzi dalam posisi satu lawan satu.
Di menit-menit akhir pertandingan Massimiliano Allegri memasukkan Filippo Inzaghi. Ini merupakan pertandingan pertama Super Pippo setelah absen panjang akibat cedera yang diderita dalam laga kontra Palermo pada 10 November silam.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Yepes, Zambrotta; Gattuso (Flamini 60), Ambrosini (Pirlo 46), Emanuelson; Seedorf; Pato (Inzaghi 82), Robinho
Cagliari: Agazzi; Perico (Ariaudo 78), Canini, Astori, Agostini; Biondini, Nainggolan, Missiroli (Ragatzu 59); Lazzari, Cossu (Ceppellini 91); Acquafresca
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
AC Milan,
Milan Scudetto,
pesta juara,
Rossoneri
Sunday, May 01, 2011
Menang Tipis Milan Dekati Gelar Juara
![]() |
| Mathieu Flamini |
Kemenangan Rossoneri di San Siro, Minggu (1/5/2011) malam WIB, dipastikan lewat gol cepat Mathieu Flamini. Satu-satunya gol dalam partai itu lahir pada menit delapan.
Dengan hasil tersebut, Milan telah mengoleksi 77 poin di giornata 35 untuk duduk nyaman di pucuk klasemen Seri A. Inter membuntuti dengan 69 poin di posisi dua.
Tinggal tiga laga tersisa di Seri A. Sesuai peraturan di Seri A, Milan kini tinggal butuh tambahan satu angka saja untuk memastikan gelar juara--poin maksimal Inter adalah 78 poin dan Inter juga kalah head to head dari Milan musim ini.
Jalannya Pertandingan
Gol untuk Milan lahir pada menit delapan. Robinho mengirim umpan terobosan ke Mathieu Flamini yang usaha pertamanya bikin gol sempat dikandaskan kiper Emiliano Viviano.
Milan kembali mencatatkan peluang pada menit 16, kali ini lewat Antonio Cassano. Lolos dari jebakan offside, ia terlihat ragu-ragu sehingga Viviano mampu bereaksi sebelum Daniele Portanova menyapu bola menjauhi garis gawang.
Portanova kembali menghalau bola pada menit 27. Dari sepakan Kevin Prince Boateng, Robinho berusaha mengirim bola ke dalam gawang Bologna sebelum dihadang Portanova.
Delapan menit sebelum jeda, Milan lagi-lagi menghadirkan kans. Kerjasama Cassano dan Robinho gagal dimaksimalkan Boateng yang tandukannya belum tepat sasaran.
Sesaat sebelum jeda, Robinho kembali mengirim bola umpan terobosan ke arah Flamini. Tetapi kali ini Viviano sigap mengamankan bola.
Robinho membuang peluang emas pada menit 61. Menerima bola dari Cassano, sepakan Robinho masih melebar dari sasaran.
Bologna ganti mengancam pada menit 79. Gaston Ramirez melepaskan tandukan meneruskan umpan silang Francesco Della Rocca, kendati arahnya melebar.
Delapan menit jelang bubaran, Bologna harus bermain dengan sepuluh pemain seiring dengan dikartumerahnya Della Rocca atas pelanggaran terhadap Andrea Pirlo.
Susunan Pemain:
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Flamini, Ambrosini, Seedorf; Boateng (Pirlo 81); Robinho, Cassano (Beretta 86)
Bologna: Viviano; Moras, Portanova, Britos, Cherubin; Mutarelli, Mudingayi; Meggiorini (Della Rocca 54), Ekdal (Gimenez 72), Rubin (Ramirez 54); Di Vaio
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Sunday, April 24, 2011
Kokoh di Puncak Klasemen, Tugas Milan Belum Selesai
Kokoh di puncak klasemen serie A dan unggul delapan poin dari para pesaingnya serta kompetisi serie A tinggal menyisakan empat pekan lagi, AC Milan semakin dekat dengan gelar juara serie A. Namun Namun Massimiliano Allegri menegaskan jika Rossoneri belum lah usai untuk merebut scudetto.
Adalah kemenangan 1-0 atas Brescia, Minggu (24/4/2011) dinihari WIB yang mengantarkan Milan kembali menjauh dari pesaingnya di papan atas klasemen. Padahal Inter Milan, yang menang 2-1 atas Lazio, sempat menipiskan jarak dari lima beberapa jam sebelumnya.
Kini dengan Napoli yang juga kalah dari Palermo, maka kans Milan pun kian melebar jadi yang terbaik akhir musim ini. Apalagi mereka pun unggul head to head atas dua rival terdekatnya.
Tak mau anak asuhnya terbuai dengan fakta bagus itu, Allegri untuk kesekian kalinya meminta anak asuhnya untuk tetap fokus pada empat laga tersisa yang akan dilalui mereka.
Baginya satu kemenangan dan hasil seri sudah cukup mengantarkan Il Diavolo Rosso ke gelar ke-18 sepanjang sejarah tersebut. Maka itu ia menganggap tidak ada selebrasi sebelum tugas itu tuntas sepenuhnya.
"Itu adalah jarak yang besar. Empat poin lagi akan memberi kami scudetto.Kini kami harus fokus setelah melalui Hari Paskah dan dari hari Rabu esok kami akan mulai memikirkan soal laga melawan Bologna. Laga sulit karena mereka harus berjuang menghindari degradasi," tandas Allegri kepada Football Italia.
"Belum perayaan gelar juara. Saat ini kami hanya butuh rileks untuk Hari Paskah esok," sambungnya.
Terkait kemenangan atas Brescia, Allegri menilai faktor kelelahan pasca laga Semifinal Coppa Italia lalu lah yang bikin penampilan mereka menurun. Gol kemenangan pun baru hadir di menit ke-86 melalui Robinho dan sepanjang laga Brescia banyak menekan mereka.
"Kami sempat dua tiga kali mengalami ancaman dari Brescia. Sayangnya kami tidak bisa memanfaatkan dominasi kami di babak pertama."
"Kami hanya mengalami sedikit kelelahan karena kami baru saja menjalani laga Coppa Italia Rabu kemarin. Namun anak-anak mampu mengatasinya dengan baik," tuntasnya.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Adalah kemenangan 1-0 atas Brescia, Minggu (24/4/2011) dinihari WIB yang mengantarkan Milan kembali menjauh dari pesaingnya di papan atas klasemen. Padahal Inter Milan, yang menang 2-1 atas Lazio, sempat menipiskan jarak dari lima beberapa jam sebelumnya.
Kini dengan Napoli yang juga kalah dari Palermo, maka kans Milan pun kian melebar jadi yang terbaik akhir musim ini. Apalagi mereka pun unggul head to head atas dua rival terdekatnya.
Tak mau anak asuhnya terbuai dengan fakta bagus itu, Allegri untuk kesekian kalinya meminta anak asuhnya untuk tetap fokus pada empat laga tersisa yang akan dilalui mereka.
Baginya satu kemenangan dan hasil seri sudah cukup mengantarkan Il Diavolo Rosso ke gelar ke-18 sepanjang sejarah tersebut. Maka itu ia menganggap tidak ada selebrasi sebelum tugas itu tuntas sepenuhnya.
"Itu adalah jarak yang besar. Empat poin lagi akan memberi kami scudetto.Kini kami harus fokus setelah melalui Hari Paskah dan dari hari Rabu esok kami akan mulai memikirkan soal laga melawan Bologna. Laga sulit karena mereka harus berjuang menghindari degradasi," tandas Allegri kepada Football Italia.
"Belum perayaan gelar juara. Saat ini kami hanya butuh rileks untuk Hari Paskah esok," sambungnya.
Terkait kemenangan atas Brescia, Allegri menilai faktor kelelahan pasca laga Semifinal Coppa Italia lalu lah yang bikin penampilan mereka menurun. Gol kemenangan pun baru hadir di menit ke-86 melalui Robinho dan sepanjang laga Brescia banyak menekan mereka.
"Kami sempat dua tiga kali mengalami ancaman dari Brescia. Sayangnya kami tidak bisa memanfaatkan dominasi kami di babak pertama."
"Kami hanya mengalami sedikit kelelahan karena kami baru saja menjalani laga Coppa Italia Rabu kemarin. Namun anak-anak mampu mengatasinya dengan baik," tuntasnya.
Sumber : Detiksport
Selengkapnya...
Labels:
gelar juara,
Massimiliano Allegri,
Rossoneri
Saturday, March 19, 2011
Maldini Minta No 3 Milan Diaktifkan Lagi
Mantan bintang Rossoneri Paolo Maldini minta kepada mantan klubnya AC MIlan untuk mengaktifkan No 3 yang telah dipensiunkan seiring mundurnya Maldini dari lapangan hijau. Tapi ada satu syarat yang diajukan oleh Maldini. Apa syaratnya?
Nomor punggung tiga di Milan ikut dipensiunkan ketika Maldini memutuskan untuk mengakhiri kerier sepak bola pada 2009 silam. Namun, baru-baru ini, dia membuat sebuah permintaan khusus terhadap Milan agar mengaktifkan lagi no 3 miliknya asa anaknya Christian Maldini yang mengenakannya.
Dia meminta nomor tiga yang merupakan nomor yang dulu dipakainya dan ayahnya, Cesare Maldini, untuk diwariskan kepada anaknya, Christian Maldini.
"Ini merupakan cerita yang sangat indah. Seragam saya hanya dapat kembali dikenakan oleh salah satu anak saya. Tapi, ini bukan berarti suatu keharusan, karena mereka mungkin saja menggunakan banyak seragam seandainya mereka memilih untuk menjadi pemain bola," ujarnya seperti dilansir Goal.
Mantan bek tangguh yang pernah dimiliki Rossoneri itu merefleksikan kesuksesannya selama 24 tahun perjalanan karier sepak bola bersama Milan.
"Ini merupakan perjalanan karier yang fantastis. Jika saya membayangkan memiliki karier seperti ini saat saya masih kecil, orang lain mungkin akan menyebut saya gila. Saya beruntung bisa bermain dengan tim besar dari kota sendiri," tandasnya.
Sumber : inilah.com
Selengkapnya...
Nomor punggung tiga di Milan ikut dipensiunkan ketika Maldini memutuskan untuk mengakhiri kerier sepak bola pada 2009 silam. Namun, baru-baru ini, dia membuat sebuah permintaan khusus terhadap Milan agar mengaktifkan lagi no 3 miliknya asa anaknya Christian Maldini yang mengenakannya.
Dia meminta nomor tiga yang merupakan nomor yang dulu dipakainya dan ayahnya, Cesare Maldini, untuk diwariskan kepada anaknya, Christian Maldini.
"Ini merupakan cerita yang sangat indah. Seragam saya hanya dapat kembali dikenakan oleh salah satu anak saya. Tapi, ini bukan berarti suatu keharusan, karena mereka mungkin saja menggunakan banyak seragam seandainya mereka memilih untuk menjadi pemain bola," ujarnya seperti dilansir Goal.
Mantan bek tangguh yang pernah dimiliki Rossoneri itu merefleksikan kesuksesannya selama 24 tahun perjalanan karier sepak bola bersama Milan.
"Ini merupakan perjalanan karier yang fantastis. Jika saya membayangkan memiliki karier seperti ini saat saya masih kecil, orang lain mungkin akan menyebut saya gila. Saya beruntung bisa bermain dengan tim besar dari kota sendiri," tandasnya.
Sumber : inilah.com
Selengkapnya...
Berlusconi Ingin Maldini Balik ke Milan
Owner AC Milan Silvio Berlusconi ternyata belum bisa melupakan mantan bintang Milan Paolo Maldini. Sang bos berencana merekrut Maldini ke Milan dalam waktu dekat. Sebagai apa?
Tujuan sang presiden itu memang bukan untuk menjadikannya kembali sebagai pemain. Namun, sang perdana menteri itu menginginkan Maldini bekerja sebagai salah satu staf pelatih Milan.
“Kami saat ini tengah berusaha keras mengembalikannya ke Milan,” tuturnya seperti dilansir Goal.com Italy.
Namun, hingga berita ini diturunkan Maldini belum menentukan jawaban atas ketertarikan Berlusconi tersebut. Pasalnya, sejak memutuskan untuk gantung sepatu pada 2009 lalu, Maldini menyatakan dirinya masih belum tertarik untuk melatih sebuah klub.
Maldini memulai debutnya bersama Rossoneri pada 20 Januari 1985 saat berusia 16 tahun. Kala itu, dia menggantikan Sergio Battistini yang mengalami cedera pada saat pertandingan menghadapi Udinese. Selama 20 musim berkostum Milan, pria berumur 42 tahun itu telah tampil sebanyak 902 kali dan mencetak 33 gol.
Dia juga berhasil mempersembahkan banyak gelar prestisius bagi klub yang bermarkas di Stadion San Siro itu, diantaranya tujuh gelar Seri A, lima gelar Liga Champions dan Piala Super Italia, satu gelar Piala Italia, dan satu gelar Juara Dunia Antar Klub.
Sumber : inilah.com
Selengkapnya...
Tujuan sang presiden itu memang bukan untuk menjadikannya kembali sebagai pemain. Namun, sang perdana menteri itu menginginkan Maldini bekerja sebagai salah satu staf pelatih Milan.
“Kami saat ini tengah berusaha keras mengembalikannya ke Milan,” tuturnya seperti dilansir Goal.com Italy.
Namun, hingga berita ini diturunkan Maldini belum menentukan jawaban atas ketertarikan Berlusconi tersebut. Pasalnya, sejak memutuskan untuk gantung sepatu pada 2009 lalu, Maldini menyatakan dirinya masih belum tertarik untuk melatih sebuah klub.
Maldini memulai debutnya bersama Rossoneri pada 20 Januari 1985 saat berusia 16 tahun. Kala itu, dia menggantikan Sergio Battistini yang mengalami cedera pada saat pertandingan menghadapi Udinese. Selama 20 musim berkostum Milan, pria berumur 42 tahun itu telah tampil sebanyak 902 kali dan mencetak 33 gol.
Dia juga berhasil mempersembahkan banyak gelar prestisius bagi klub yang bermarkas di Stadion San Siro itu, diantaranya tujuh gelar Seri A, lima gelar Liga Champions dan Piala Super Italia, satu gelar Piala Italia, dan satu gelar Juara Dunia Antar Klub.
Sumber : inilah.com
Selengkapnya...
Wednesday, March 16, 2011
Milan Akan Rekrut Aquilani?
![]() |
| Alberto Aquilani |
Besar kemungkinan Juventus tidak akan mempermanenkan status Aquilani. Bianconeri tidak sepakat dengan banderol yang diberikan Liverpool, yakni mencapai 15 juta euro.
Dilansir Sky Sport Italia, Rabu (15/3/2011) direktur Juventus sudah berdiskusi untuk menentukan nasib mantan bintang AS Roma. Mereka menyatakan hanya bersedia membeli Aquilani jika The Reds memberikan diskon besar.
Artinya, kini Aqulani semakin dekat dengan kepulangannya ke Liverpool. Masalahnya sekarang, pemain 26 tahun juga mengaku tidak kerasan berada di Anfield dan lebih senang bisa terus tampil di Serie A.
Kabar itu rupanya disambut hangat oleh kubu Milan. Rossoneri dikabarkan tertarik memboyong Aquilani sebagai pengganti Andrea Pirlo yang dikabarkan akan hengkang. Uniknya, Pirlo sendiri belakangan digadang-gadang juga diincar oleh Juventus. Dia bakal mengisi satu pos di lapangan tengah yang biasanya di tempati Aquilani.
Sumber : okezone.com
Selengkapnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)





