Showing posts with label Liga Europa. Show all posts
Showing posts with label Liga Europa. Show all posts

Friday, May 06, 2011

Braga Lolos ke Final Liga Europa

Squad Braga
Braga akhirnya lolos ke babak final Liga Europa setelah menang tipis 1-0 pada babak semifinal Leg kedua Liga Europa. Meskipun agregat akhir 2-2, Braga lolos berkat keuntungan membuat gol tandang di leg pertama.


Satu gol yang dicetak Braga ke gawang Benfica saat kalah 1-2 di leg I pekan lalu terbukti krusial. Modal gol tandang itulah yang membuat Braga berhasil berjaya dalam duel sesama klub Portugal tersebut.

Menjamu Benfica di Estadio AXA, Jumat (6/5/2011) dinihari WIB, Braga memetik kemenangan berkat gol semata wayang De Castro Custodio pada menit 18. Tidak ada gol lagi setelahnya.

Artinya, Braga berhak maju ke partai puncak karena di leg I mampu mencuri satu gol tandang ke gawang Benfica. Di partai puncak, Braga kembali akan menghadapi sesama klub Portugal, FC Porto.

Susunan Pemain

Braga memulai pertandingan dengan baik. Tekanan sudah dilancarkan pada menit 11, kendati usaha Lima menjebol gawang Benfica masih jauh dari sasaran.

Empat menit berselang Benfica membalas. Jorge Martins melayangkan bola dari tendangan bebas, memaksa Guilherme Artus menepis bola yang mengarah masuk ke gawangnya.

Braga akhirnya unggul pada menit 18. Dari sepak pojok, De Castro Custudio sukses menanduk bola ke dalam gawang Benfica.

Braga kembali menyerang saat laga memasuki setengah jam. Hugo Viana melepaskan umpan tarik ke Silvio tapi arah bola masih menyisir dari gawang.

Empat menit sebelum turun minum, Benfica mencatatkan peluang emas melalui Javier Saviola yang sepakannya menghantam mistar.

Braga mencoba menambah keunggulan pada menit 62 lewat aksi individu Mossoro. Menusuk ke pertahanan Benfica, penyelesaian akhirnya belum sempurna.

Benfica berusaha keras menyamakan kedudukan, tetapi skor tetap bertahan.

Susunan Pemain:

Braga: Artur Moraes, Miguel Garcia, Paulao, Rodriguez, Silvio, Custodio, Hugo Viana, Alan, Mossoro (Kaka '80), Lima (Leandro Salino '73), Meyong (Helder Barbosa '87).

Benfica: Roberto, Maxi Pereira, Luisao, Jardel, Fabio Coentrao, Gaitan, Javi Garcia, Cesar Peixoto (Franco Jara '58), Carlos Martins (Alan Kardec '81), Saviola (Jacomo Felipe Menezes '87), Cardozo.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Kalah Tipis, Porto Tetap Lolos ke Final Liga Europa

FC Porto
Porto kalah tipis 2-3 dari Villarreal di leg kedua semifinal Liga Europa namun itu tidak menghalangi Porto untuk maju ke babak final setelah unggul agregat 7-4 karena pada leg pertama menang telak 5-1 atas Villarreal.

Dalam laga yang dihelat di El Madrigal Stadium, Jumat (6/5/2011) dinihar WIB, Villarreal punya beban untuk menang 4-0 agar membalikkan keadaan, setelah kalah 1-5 di pertemuan pertama.

Babak pertama mereka unggul 1-0 lewat gol Cani lebih dulu sebelum disamakan Hulk. Di awal babak kedua Radamel Falcao membawa Porto unggul.

Sebelum akhirnya gol Joan Capdevilla dan penalti Giuseppe Rossi membuat El Submarino menang 3-2. Tapi akhirnya mereka gagal lolos karena kalah agregat.

Dengan kemenangan ini Porto akan bermain pada laga final di Dublin Arena 18 Mei melawan sesama wakil Portugal Braga, yang menang agregat gol tandang atas Benfica.

Jalannya pertandingan

Di menit ke-3 Porto buat peluang pertama lewat tembakan keras Christian Rodriguez yang masih menyamping di sisi kiri gawang Diego Lopez.

Villarreal kemudian mengambil alih laga dengan beban harus mencetak empat gol demi tiket final. Di menit ke-7 Cani melepaskan tembakan yang memaksa Helton melakukan penyelamatan sambil terbang.

Pada menit ke-16 Villarreal mencuri gol. Umpan tarik dari Marco Ruben diselesaikan dengan manis oleh Cani untuk menjebol gawang Helton. Villarreal butuh tiga gol lagi untuk lolos ke final.

Di menit ke-22 Giuseppe Rossi melepaskan diri dari kawalan dua pemain lawan sebelum melepaskan tendangan yang sayang arahnya masih tepat di pelukan Helton.

Rossi! Sebuah peluang emas didapat Villarreal di menit ke-32 saat ia tinggal berhadapan dengan Helton dan Cani yang ada di sampingnya berdiri dengan bebas. Namun ia memilih untuk mengeksekusi sendiri bola itu dan malah menyamping di sisi gawang.

Porto akhirnya mendapat gol tandang mereka di menit ke-40 saat tembakan dari Hulk yang sebenarnya tidak kencang mengarah ke gawang. Tapi karena terbentur Musacchio, bola berbelok dan Lopez yang sudah mati langkah, tak mampu menepisnya.

Dua menit setelah restart Porto berbalik unggul lewat Falcao. Usaha Rolando dari sayap kanan mengirimkan umpan silang tak disia-siakan Falcao. Usai menerima bola di kotak penalti, tak terkawal striker Kolombia itu menceploskan bola ke jala Lopez.

Pada menit ke-56 tembakan keras Santi Cazorla dari jarak 25 yard masih bisa ditepis Helton.

Free kick Guarin di menit ke-64 dari jarak 40 yard masih menerpa mistar gawang Lopez.

Villarreal menyamakan kedudukan di menit ke-74 lewat tembakan kaki kiri Capdevilla dari jarak dekat, memaksimalkan umpan silang rekannya.

Enam menit setelanya tuan rumah mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Nicolas Otamendi terhadap Ruben. Rossi dengan dingin sukses mengelabui Helton dan bikin timnya kini unggul 3-2.

Susunan pemain

Villarreal: Diego Lopez, Musacchio, Nilmar (Senna 66'), Santi Cazorla (Marchena 57'), Marco Ruben, Cani, Capdevilla, Matilla (Mubarak 57'), Bruno Soriano, Rossi, Mario Gaspar.

Porto: Helton, Alvaro Pereira, Guarin, Joao Moutinho (Souza 52'), Falcao, Cristian Rodriguez (J. Rodriguez 32'), Hulk, Rolando, Sapunaru, Fernando (Ruben Micael 61'), Otamendi.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Friday, April 15, 2011

Villarreal Lolos ke Semifinal Liga Europa

Villareal
Meski bertanding di kandang lawan,Villarreal masih terlalu tangguh untuk Twente saat kedua tim berhadapan di perempatfinal Liga Europa. 'Kapal Selam Kuning' memetik kemenangan telak 3-1 untuk mengamankan tiket semifinal menghadapi FC Porto.

Bertanding di Stadion DeGrolsch Veste, Jumat (15/4/2011) dinihari WIB, Villarreal dalam posisi diunggulkan setelah menang 5-1 pada pertemuan pertama pekan lalu. Meski sempat tertinggal, skuad besutan Juan Carlos Garrido akhirnya mampu mengandaskan tuan rumah dan secara agregat menang 8-2.

Lolos ke babak semifinal, The Yellow Submarine akan menghadapi wakil Portugal FC Porto, yang sebelumnya juga memetik kemenangan atas Spartak Moscow dengan skor 5-2.

Berlaga di depan pendukungnya sendiri dan berusaha mengejar ketinggalan 1-5 di pertemuan pertama, Twente mampu unggul lebih dulu. Di menit 31 umpan Bryan Ruiz dari sisi kiri berhasil dibelokkan menggunakan tumit oleh Theo Janssen, dari momen tersebut si kulit bundar berhasil diarahkan ke gawang oleh Emir Bajrami.

Setelah menyudahi babak pertama dalam posisi tertinggal, Villarreal akhirnya mampu menyamakan kedudukan di menit 60 melalui eksekusi penalti Giuseppe Rossi. Wasit menunjuk titik putih setelah Dwight Tiendalli melakukan pelanggaran di kotak terlarang, yang membuat dia diganjar kartu merah.

Tujuh menit sebelum bubaran 'Kapal Selam Kuning' berhasil membalikkan keadaan, kembali melalui eksekusi penalti setelah Bart Buysse melakukan tekel pada Perez. Marco Ruben yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan sempurna dan mengubah skor menjadi 2-1.

Villarreal ternyata belum puas dengan kemenangan 2-1 karena di menit akhir laga mereka berhasil menjebol gawang tuan rumah melalui Cani. Skor akhir laga 3-1 untuk kemenangan Villarreal.

Sumber : Detiksport

Selengkapnya...

Benfica dan Sporting Braga Bertemu di Semifinal Liga Europa

Benfica
Meski ditahan PSV 2-2 pada Leg II perempatfinal Liga Europa, Benfica tetap lolos ke semifinal karena unggul agregat 6-3 setelah pada pertandingan Leg I unggul 4-1 atas PSV. Mereka akan bertemu Sporing Braga yang pada Leg II ditahan imbang 0-0 oleh Dynamo Kiev.

Langkah Benfica ke semifinal Liga Europa tidak terbendung walau gagal mengalahkan PSV Eindhoven di leg 2 perempatfinal. Benfica lolos dengan keunggulan agregat 6-3.

PSV yang bermain di kandang sendiri, Philips Arena, Jumat (15/4/2011) dinihari WIB, bermain agresif sejak awal karena mereka tertinggal 1-4 dari pertemuan pertama di markas Benfica.

Hasilnya, PSV sempat unggul 2-0 dan tinggal membutuhksan satu gol tambahan untuk melaju. Namun, klub Belanda itu malah kebobolan dua gol dari Benfica sehingga skor akhirnya jadi 2-2.

Jalannya pertandingan
Laga baru berlangsung 17 menit ketika PSV sukses membuka rekening golnya lewat Balazs Dzsudzsak yang menyambar bola dari jarak dekat usai menerima umpan silang Jeremain Lens dari kanan.

Delapan menit kemudian, PSV memperlebar jaraknya dengan mencetak gol kedua lewat Lens. Lens menendang bola muntah dari tendangannya sendiri yang sempat diblok kiper dan bek Benfica.

Namun Benfica tidak mudah menyerah. Di menit terakhir babak pertama, 'Si Elang' memperkecil ketertinggalannya jadi 1-2. Adalah Luisao yang mencetak gol ini dengan tendangannya usai kiper PSV, Andreas Isaksson, gagal menangkap bola lambung dari tendangan bebas.

Pada menit 63, Benfica sukses menyamakan kedudukan jadi 2-2 lewat gol penalti Oscar Cardozo. Penalti diberikan wasit usai Cesar Peixoto dilanggar oleh Antonio Marcelo di kotak penalti PSV.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta dan PSV harus merelakan tiket semifinal digenggam kuat oleh Benfica.

Dua Kartu Merah Warnai Melajunya Braga
Di semifinal, Benfica akan menghadapi klub sesama Portugal, Sporting Braga. Dalam leg 2 perempatfinal, Braga menahan imbang Dynamo Kiev 0-0 dan lolos berkat aturan gol tandang karena di leg pertama duel keduanya berkesudahan 1-1.

Dua kartu merah dikeluarkan wasit pada pertandingan ini, satu adalah kartu merah langsung buat pemain Braga, Paulo Cesar, di menit 29 dan yang kedua adalah kartu kuning kedua untuk pemain Kiev, Goran Popov.

Susunan pemain
PSV: Isaksson; Rodriguez, Marcelo (Vukovic 72), Tamata (Berg 72), Hutchinson, Dzsudzsak, Manolev (Niljan 85), Wuytens, Labyad, Bakkal, Lens

Benfica: Roberto; Cesar Peixoto, Luisao, Pereira, Jardel, Fabio Coentrao, Javi Garcia, Gaitan (Airton 79), Saviola (Aimar 67), Cardozo, Salvio (Martins 19)
Selengkapnya...

FC Porto Mantap Ke Semifinal Liga Europa

FC Porto
FC Porto menunjukkan jati dirinya sebagai calon juara Liga Europa setelah dengan mantap lolos ke semifinal Liga Europa usai menggilas Spartak Moscow 5-2 pada pertandingan Leg II perempatfinal. Dengan demikian Porto lolos dengan agregat 10-3.

Meski bermodal kemenangan 5-1 di leg pertama, wakil Portugal itu tetap tampil menyerang di pertandingan yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow. Jumat (15/4/2011) dinihari WIB. Hasilnya di menit ke-28 sepakan Givadinho Hulk berhasil membawa Porto unggul 1-0.

Di masa injury time babak pertama, tandukan Cristian Gabriel Barrotti Rodriguez merobek gawang tuan rumah untuk kedua kalinya. Porto unggul 2-0.

Dua menit babak kedua berjalan, tim tamu semakin mempertegas keunggulannya. Kali ini giliran Fredy Guarin yang mencatatkan namanya di papan skor.

Spartak Moskow sempat memperkecil ketinggalan di menit ke-52 usai tendangan Artem Dzjuba merobek gawang yang dijaga Da Silva Arruda Helton.

Namun begitu tak butuh waktu lama bagi Porto untuk kembali memperlebar jarak. Dua menit berselang sundulan Radamel Falcao Garcia memaksa kiper Andrei Dikan untuk memungut bola dari gawangnya untuk kali keempat.

Gol Ferreira da Silva Ari di menit ke-72 kembali membawa tuan rumah memangkas defisit.

Porto tak mengendurkan tekanannya. Semenit menuju bubaran, tim berjuluk Dragoes itu menambah keunggulan menjadi 5-2 kali ini lewat Ruben Micael.

Skor 5-2 untuk Porto bertahan hingga laga ditutup. Tim asuhan Andre Villas Boas itu melaju ke semifinal dengan agregat 10-3.

Di babak selanjutnya Porto menanti pemenang antara Villarreal kontra FC Twente. Semifinal digelar pada 28 April dan 5 Mei.

Susunan Pemain

Spartak Moskow: Dikan, Suchy, Shyeshukov, McGeady, K.Kombarov (D.Kombarov 46), Alex, Makeev, Carioca (Ibson 69), Dzjuba, Welliton (Ferreira da Silva Ari 46), Yakovlev

FC Porto: Helton; Perreira, Fucile (Sapunaru 28), Rolando, Otamendi, Moutinho (Ruben Micael 46), Cristian Rodriguez, Guarin, Fernando, Falca (James Rodriguez 72), Hulk

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Friday, April 08, 2011

FC Porto Hajar Spartak 5-1

FC Porto
FC Porto tampil impresif di perempatfinal Liga Europa dengan menghajar Spartak 5-1. Dengan hasil ini Porto menapak satu kaki di semifinal. Bagaimana jalannya pertandingannya?

Catat performa Porto di liga domestik berikut ini. Dari 25 kali laga yang sudah dijalani, skuad arahan Andre Villas Boas itu 23 kali menang dan dua kali bermain imbang. Imbasnya, Porto sudah dipastiakn keluar sebagai juara sebelum musim berakhir.

Porto kini mengoleksi 71 poin atau unggul 16 angka dari Benfica yang ada di posisi dua. Melihat catatan ini, tentunya hasil yang diraih atas Spartak di Estadio do Dragao, Jumat (8/4/2011) dinihari WIB, bukan sesuatu yang mengejutkan. Malahan menjadi penegasan atas performa impresif mereka sepanjang musim.

Radamel Falcao menjadi bintang kemenangan Porto dalam pertandingan ini, di mana Ia menorehkan hat-trick. Dua gol lainnya diciptakan oleh gol bunuh diri Kiril Kombarov dan Maicon. Satu gol Spartak dihasilkan oleh Kombarov sendiri.

Falcao membuka rekening golnya di menit 38. Umpan silang Alvaro Perreira dari sisi kiri disambut dengan sundulan menyelam oleh pemain bernomor 9 itu di tiang jauh. Kiper Andrei Dikan tak mampu menghalaunya.

Skor 1-0 itu bertahan sampai babak pertama selesai. Baru di babak kedua, Porto menggila.

Varela memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 pada menit 65 lewat tembakan voli dari dalam kotak penalti. Bola bersarang di pojok kanan bawah gawang Dikan.

Gol ketiga Porto datang di menit 70 dengan diawali sebuah sepak pojok. Bola yang disundul Maicon sempat dihalau Dikan, namun mengenai kaki Kombarov. Akibatnya, bola malah bergulir masuk ke dalam gawang. Skor berubah menjadi 3-0.

Kombarov kemudian membayar kesalahannya semenit kemudian setelah tendangan lob-nya berhasil mengelabui Helton. Spartak memperkecil kedudukan menjadi 3-1.

Porto kemudian menambah dua gol lagi di sisa lima menit pertandingan melalui Falcao. Gol keempat hadir setelah Cristian Rodriguez melepaskan umpan silang datar ke arah kotak penalti, Falcao pun langsung menyambarnya dari tiang dekat dan membawa tuan rumah unggul 4-1.

Gol penyempurna kemenangan Porto dihasilkan Falcao di menit 90 melalui sundulan setelah menerima umpan hasil tendangan bebas Fernando Belluschi.

Dengan hasil ini, Porto punya kesempatan lebih besar untuk melaju ke babak semifinal. Sementara Spartak punya misi relatif mustahil lantaran mereka setidaknya harus menang 4-0 pada leg kedua.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Villarreal Hajar Twente 5-1

Villarreal
Villarreal punya peluang besar lolos ke semifinal Liga Europa setelah menghajar Twente dengan skor telak 5-1 pada pertandingan perempatfinal Liga Europa leg I.

Villarreal menjamu Twente di gelar di El Madrigal, Jumat (8/4/2011) dinihari WIB. Gol-gol Villarreal diciptakan oleh empat orang pemain dan Nilmar menyumbang dua di antaranya.

Tim tuan rumah tampil mendominasi hampir di sepanjang pertandingan dan unggul hingga lima gol lebih dahulu. Sebelum Twente mencetak gol hiburan di masa injury time.

Carlos Marchena mengawali pesta gol Villarreal di menit 22. Memanfaatkan pertahanan Twente yang buruk, Borja Valero mengirim umpan terukur yang disambut oleh tandukan Marchena.

Sepuluh menit kemudian, Villarreal kembali memperoleh peluang. Santi Carzola melakukan pergerakan berbahaya dan memberikan bola kepada Nilmar. Pemain kedua yang disebut mecungkil bola namun hanya bersarang di belakang gawang Twente.

Amukan serangan Villarreal benar-benar meremukkan Twente. Wakil Spanyol ini berhasil menceploskan dua gol tambahan dalam rentang waktu sekitar lima menit.

Di menit 43, Villarreal kini menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. Cazorla mengirim umpan terobosan kepada Valero yang lolos dari penjagaan bek Twente. Dengan satu sentukan, Valero sukses menceploskan bola yang bersarang di pojok kanan bawah gawang.

Menjelang laga usai, gawang Twente robek untuk kali ketiga. Kali ini giliran Nilmar yang mencetak namanya di papan skor. Babak pertama pun ditutup dengan skor 3-0 untuk keunggulan tim berjuluk Kapan Selam Kuning itu.

Dominasi Vilarreal berlanjut di babak kedua. Kerjasama satu-dua antara Giuseppe Rossi dan Nilmar membeirikan ruang tembak bagi Mario Perez. Sayang sekali bola masih melenceng.

Baru lah di menit ke-54, Villarreal berhasil menambah pundi-pundi golnya berkat Rossi. Berawal dari umpan Valiano Bruno, Rossi mengejar bola dan melewati penjagaan para bek Twente. Ia lantas melepas sepakan keras dari jarak cukup jauh dan masuk.

Empat menit kemudian, Villarreal menyerang yang diprakarsai oleh Cazorla. Twente lantas melakukan counter attack yang cukup mematikan semenit kemudian.

Passing apik Theo Janssen diterima Marc Janko. Tapi bola sepakan Janko masih tipis melambung di atas mistar gawang Villarreal.

Meskipun telah unggul tiga gol, Villarreal sama sekali tidak mengendurkan serangannya. Mereka bahkan menguasai hampir 70 persen penguasaan bola.

Serangan Villarrea akhirnya membuahkan gol yang kelima. Rossi lagi-lagi mengarsiteki serangan ini, ia mengumpan bola kepada Nilmar dan lolos dari penjagaan Douglas di kotak penalti. Nilmar menyambut bola dan mudah saja menjebol gawang Twente.

Peluang lain didapat Twente di menit 83. Janko mendapat bola umpan Janssen tapi finishing buruk Janko urung menjadikan gol buat tim tamu.

Villarreal kembali mengancam lewat Cani empat menit kemudian. Sepakan jarak jaruhnya melambung tipis saja di atas gawang yang dijaga Mihaylov.

Twente akhirnya berhasil mencetak gol hiburan di masa injury time. Wisgerhof melepaskan umpan silang dan Janko yang berada di kotak penalti membuat tandukan dan gol. Pertandingan ditutup dengan kemenangan Villarreal 5-1.

Dengan hasil ini Villarreal hampir pasti lolos ke babak empat besar. Hanya kekalahan 0-4 di leg kedua pada pekan depan yang sanggup untuk menutup peluang itu.

Susunan Pemain:
VILLARREAL: Diego Lopez, Carlos Marchena, Mario Perez Gonzalo (Joan Capdevilla 71'), Jose Catala (Olivas Jose Alba Kiko 82'), Mateo Mussachio, Santi Cazorla, Borja Valero (Cani 79'), Soriano Llido Bruno, Nilmar, Giuseppe Rossi

TWENTE: Nikolay Mihaylov, Peter Wisgerhof, Oguchi Onyewu, Dwight Tiendalli, Roberto Rosales, Douglas Franco, Theo Janssen, Wout Brama (Denny Landzaat 76'), Emir Bajrami, Bryan Ruiz (Nacer Chadli 60'), Luuk de Jong (Marc Janko 30')

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Benfica Lumat PSV 4-1

Benfica
Benfica tampil luar biasa dan berpeluang lolos ke semifinal Liga Europa setelah melumat PSV 4-1 di leg I perempatfinal Liga Europa.

Bermain di kandang sendiri, Estadio Da Luz, Jumat (8/4/2011), Benfica bermain dominan dan mencetak gol lewat upaya Pablo Aimar, dua gol Eduardo Salvio dan Javier Saviola. Gol tunggal PSV dicetak oleh Zakaria Labyad.

Benfica membuka skor saat pertandingan sudah berusia 37 menit. Aimar menyambar bola liar di dalam kotak penalti dengan kaki kirinya untuk menggetarkan jala PSV yang dijaga Andreas Isaksson.

Tepat di menit terakhir babak pertama, Benfica menggandakan keunggulannya jadi 2-0. Berawal dari aksi Fabio Coentrao dari sayap kiri, bola lalu diumpankan ke tengah dan Eduardo Salvio menyonteknya jadi gol.

Enam menit babak kedua berlangsung, Benfica memerbesar kemenangannya jadi 3-0. Salvio memaksa Isaksson kembali memungut bola dari gawangnya dengan sebuah tendangan deras dari dalam kotak penalti.

Pada menit ke-80, PSV memperkecil ketertinggalannya lewat gol Labyad. Pemain yang baru masuk dua menit sebelumnya itu merobek jala Benfica dengan tendangan akurat dari jarak dekat.

Di menit terakhir pertandingan, Benfica melengkapi kemenangan jadi 4-1 lewat gol Saviola. Striker mungil asal Argentina itu menceploskan bola ke gawang PSV dengan tendangan kaki kirinya.

Hasil ini membuat Benfica punya peluang besar untuk lolos ke semifinal karena di pertandingan leg kedua di Eindhoven, tengah pekan depan, mereka tinggal butuh hasil seri.

Kiev Diimbangi Braga
Dari Kiev, Ukraina, tuan rumah Dinamo Kiev gagal memetik kemenangan karena diimbangi oleh tamunya, Sporting Braga, 1-1. Padahal, Kiev unggul lebih dulu di menit keenam berkat gol Andriy Yarmolenko.

Gol yang menghapus keunggulan Kiev tercipta akibat gol bunuh diri pemainnya sendiri, Ognjen Vukojevic, hanya delapan menit setelah itu.

Braga punya peluang besar buat lolos karena di laga kedua, 14 April mendatang, mereka bakal bermain di kandang sendiri. Skor 0-0 atau kemenangan dengan skor berapapun akan meloloskan Braga ke semifinal.

Susunan pemain
Benfica: Jimenez; Luisao, Maximiliano, Jardel, Fabio Coentrao; Aimar (Peixoto 78), Javi Garcia, Salvio, Gaitan (Jara 78); Saviola, Cardozo (Menezes 90)

PSV: Isaksson; Bouma, Pieters (Wuytens 72), Marcelo, Engelaar, Hutchinson, Dzsudzsak, Manolev, Bakkal, Lens, Berg (Labyad 78)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Dynamo Kiev Ditahan Sporting Braga 1-1

Dynamo Kiev
Dynamo Kiev berhasil ditahan seri 1-1 oleh tamunya Sporting Braga melalui pertandingan yang monoton dan membosankan di Valeri Lobanovski Stadium, Jumat (8/4) dinihari WIB.

Tuan rumah tampil menggebrak di enam menit pertama. Oleg Guslev mengirimkan umpan manja ke arah Yamolenko di kotak terlarang, dan sang striker melanjutkan dengan tandukannya sekaligus mengawali gol pembuka bagi Dynamo.

Dua menit berikutnya, tuan rumah lagi mengintimidasi tamunya. Sebuah sepakan deras Artem Milevsky dari jarak jauh nyaris berbuah gol. Sayangnya, tendangannya itu tidak menjumpai target.

Pada menit ke-13, tim tamu sanggup mengimbangi kendali laga yang dipegang tuan rumah. Sial bagi Dynamo karena tendangan keras Lima malah mengenai Vukojevic yang membuat arah bola berbelok dan mematikan gerak kiper Oleksander Shovkovski.

Sejurus kemudian, tuan rumah hampir berbalik unggul bila saja Artur tidak cekatan dalam meredam aksi Yarmolenko yang melesatkan tendangan ambisius.

Pada menit 20, penyelesaian buruk dari Milevsky belum juga mengubah kedudukan sebelum Artur lagi-lagi menggagalkan peluang yang digalang Gusev jelang rampungnya babak pertama.

Memasuki awal-awal 45 kedua, Artur lagi dibuat bekerja ekstra saat Artem Kravets menanduk bola ke gawangnya. Sang kiper melakukan penyelamatan gemilang.

Tuan rumah sebetulnya agak pincang setelah dikeluarkannya Andriy Shevchenko yang bermain sebagai pemain pengganti. Ia menerima dua kartu kuning. Kartu kuning terakhir didapat di menit 61 menyusul dirinya terus memainkan bola ketika wasit sudah menyatakan offside baginya.

Babak kedua tidak banyak tercipa peluang dan berjalan membosankan hingga akhirnya skor 1-1 pun menghiasi pertandingan ini. Setidaknya hasil ini memberikan keuntungan bagi Braga yang berhasil mencuri gol away.

Sumber : Goal.com
Selengkapnya...

Saturday, March 19, 2011

Inilah Hasil Drawing Liga Europa

Babak perempatfinal Liga Europa sudah diundi. Terjadi ulangan final Piala Champions 1987/88 di babak perempatfinal Liga Europa saat Benfica berhadapan dengan PSV Eindhoven. Pada pertandingan lain, Villarreal akan berhadapan dengan FC Twente. Inilah drawing Liga Europa babak perempat final.

Demikian hasil drawing babak perempatfinal yang dilangsungkan di Nyon, Swiss, Jumat (18/3/2011) malam WIB. Pertemuan PSV dan Benfica merupakan ulangan final Piala Champions (kini Liga Champions) musim 1987/88, di mana saat itu sang wakil Belanda menang adu penalti 6-5.

Laga babak delapan besar lain akan mempertemukan Villarreal dengan Twente. Di babak sebelumnya Villarreal berhasil menundukkan Bayer Leverkusen dengan agregat 5-3 sementara Twente unggul agregat 3-2 atas Zenit St. Petersburg

Undian babak delapan besar Liga Europa menguntungkan pencinta sepakbola Portugal karena tiga klub asal negara tersebut tak harus cepat-cepat saling menundukkan.

Selain Benfica yang menghadapi PSV, hasil undian mempertemukan FC Porto dengan Spartak Moscow dan Braga yang akan menghadapi ujian Dynamo Kiev.

Drawing 8 Besar Liga Europa
Porto vs Spartak Moscow
Benfica vs PSV Eindhoven
Villarreal vs Twente
Braga vs Dynamo Kyiv

Drawing Semifinal
Braga / Dynamo Kyiv vs Benfica / PSV Eindhoven
Porto / Spartak Moscow vs Villarreal / Twente

Jadwal
Perempatfinal: 7 dan 14 April
Semifinal: 28 April dan 5 Mei
Final: 18 Mei ( Aviva Stadium, Dublin)

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Friday, March 18, 2011

Klub Inggris Habis di Liga Europa, Klub Portugal Berjaya

Berbeda dengan di Liga Champions dimana klub Inggris berjaya, di Liga Europa klub-klub Inggris habis di babak perdelapanfinal setelah dua wakil yang tersisa Liverpool dan Manchester City disingkirkan lawan-lawannya.

Liverpool yang tampil menghadapi Braga di Anfield bermain dengan dominan namun tanpa arah. The Reds memenangi penguasaan bola hingga 63% tapi tak satu pun peluang yang mereka hasilkan berbuah menjadi gol.

Tampilnya Andy Carroll sejak awal tak banyak membantu. Kendati sang bomber kerap memenangi duel udara, tetapi peluang bersih jarang didapat oleh 'Si Merah'. Alhasil, menunggu mereka mencetak gol seperti menanti sebuah hal yang sangat lama untuk datang.

Braga akhirnya tertolong berkat kemenangan 1-0 di leg perdana, di mana mereka menang melalui gol penalti Alan. Os Arcebispos pun jadi satu dari tiga tim Portugal yang lolos ke perempatfinal.

Rekan senegara Liverpool, Manchester City, berhasil menundukkan Dinamo Kiev 1-0. Namun, hasil itu tak cukup untuk membawa mereka lolos lantaran di leg perdana kalah 0-2. Tiket ke perempatfinal pun menjadi milik Kiev.

The Citizens bermain dengan 10 orang sejak menit 36 setelah Mario Balotelli dikartu merah akibat melanggar Goran Popov. Usai laga, Roberto Mancini pun mengaku menyesal dengan kartu merah dengan yang diterima Balotelli itu.

Sementara itu, wakil Portugal lainnya selain Braga, FC Porto, sukses menggenggam tiket ke perempatfinal usai mengalahkan CSKA Moskow 2-1. Porto melaju dengan keunggulan 3-1 atas wakil Rusia tersebut.

Satu klub Portugal lainnya, Benfica, melaju usai bermain imbang 1-1 melawan Paris St Germain. Secara keseluruhan, Benfica unggul agregat 3-2, setelah menang 2-1 pada pertandingan perdana.

Selain Braga, Benfica, Porto, dan Kiev, emat klub lainnya yang sukses melaju ke perempatfinal adalah PSV Eindhoven, Villarreal, Spartak Moskow dan FC Twente Enschede. Belanda menjadi wakil kedua terbanyak yang wakilnya masih bertahan di Liga Europa sejauh ini.

Hasil Lengkap Babak Perdelapanfinal

Porto 2-1 CSKA Moskow (Porto menang agregat 3-1)

Liverpool 0-0 Braga (Braga menang agregat 1-0)

Rangers 0-1 PSV Eindhoven (PSV Eindhoven menang agregat 1-0)

Villarreal 2-1 Bayer Leverkusen (Villarreal menang agregat 5-3)

Manchester City 1-0 Dynamo Kiev (Dynamo Kiev menang agregat 2-1)

Paris St Germain 1-1 Benfica (Benfica menang agregat 3-2)

Spartak Moskow 3-0 Ajax Amsterdam (Spartak Moskow menang agregat 4-0)

Zenit St Petersburg 2-0 Twente Enschede (Twente Enschede menang agregat 3-2)

Sumber : Detiksport.com
Selengkapnya...