Showing posts with label Christian Gonzales. Show all posts
Showing posts with label Christian Gonzales. Show all posts

Monday, December 20, 2010

Gol Gonzales Antar Indonesia ke Final Piala AFF

Akhirnya Indonesia sukses melangkah ke  final Piala AFF 2010 untuk menghadapi Malaysia. Indonesia melaju usai mengatasi Filipina 1-0 di leg II, sehingga unggul agregat 2-0. Tinggal 2 pertandingan lagi yang harus dihadapi timnas Merah Putih untuk mencatatkan sejarah pertama kali menjuarai Piala AFF tahun 2010.

Setelah memetik kemenangan 1-0 di leg pertama, Kamis (19/12/2010) lalu, kemenangan kembali dipetik oleh 'Pasukan Garuda' pada leg II, Minggu (19/12/2010) malam WIB.

Christian Gonzales kembali mencetak gol semata wayang dalam kemenangan Indonesia di leg kedua. Ia menjebol gawang Filipina beberapa menit sebelum babak pertama berakhir dengan tendangan jarak jauh.

Pertandingan berlangsung keras karena kedua tim sama-sama tampil ngotot, terlebih Filipina menerapkan permainan keras. Akibatnya, Azkals juga harus tampil minus satu pemain menjelang laga berakhir usai Christopher Greatwich dikartu merah.

Jalannya Pertandingan


Indonesia mencoba menekan sedari menit awal dari sayap kanan. Firman Utina mencoba melepaskan tendangan spekulasi yang masih jauh dari sasaran.

Filipina coba melakukan serangan balik tapi masih bisa dipatahkan. Indonesia gantian menyerang balik dan hasilnya tak jauh beda.

Cristian Gonzales terjebak offside saat berusaha mengejar bola pada menit empat. Usaha Yongki mengejar bola sesaat kemudian juga masih kandas di tangan kiper.

Pada menit delapan Cristian Gonzales terjatuh di kotak penalti saat dikawal dua pemain! Tapi tak ada pelanggaran.

Peluang emas untuk Indonesia pada menit 11! Gonzales mengejar umpan terobosan dari Yongki tapi bola lebih dulu ditangkap kiper.

Kemelut di depan gawang Indonesia lahir pada menit 12, tapi sepakan Phil Younghusband akhirnya melambung. Sebelumnya pemain bertahan Indonesia juga gagal mengalau bola dengan lugas.

Christopher Greatwich berbenturan dengan Nasuha saat berebut bola di menit ke-16. Wasit menilai pelanggaran dilakukan si pemain Filipina.

Bola kemudian dikuasai Okto di sayap kiri meski umpan silangnya ke muka gawang masih bisa dihalau bek Filipina.

Gonzales mencatat peluang emas pada menit 21! Ia berhasil menanduk bola di muka gawang meski arah bola masih mengarah tepat ke kiper.

Indonesia kemudian menciptakan kemelut di muka gawang Filipna meski tak ada yang bisa diubah jadi gol.

Setengah jam berjalan, belum ada gol tercipta. Indonesia terlihat masih kesulitan menembus pertahanan Filipina yang rapi.

Nasuha melakukan penetrasi dari tengah lapangan pada menit 3. Okto terlihat ikut berlari untuk menyongsong bola. Okto pada akhirnya bisa menguasai bola tapi sepakannya belum jitu.

Firman Utina melepaskan umpan tumit ke arah M. Ridwan, dengan dua pemain Indonesia berada di kotak penalti. Alih-alih mengoper, M. Ridwan malah melepaskan tendangan langsung yang masih melebar.

Pertandingan memanas pada menit 40 setelah Ahmad Bustomi diterjang dengan keras oleh Greatwich. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Greatwich.

Sesaat kemudian, Gonzales berada di depan gawang tapi kurang sigap menyongsong bola yang menuju ke arahnya. Peluang terbuang.

Gol untuk Indonesia pada menit 42! Dari luar kotak penalti, sepakan keras Gonzales tak tertahan untuk bersarang di gawang Filipina. Sebelum mengirimkan tendangan itu, sepakannya juga sempat dihadang bek Filipina.

Lima menit memasuki babak kedua, Yongki terkapar di lapangan setelah bertabrakan dengan Etheridge ketika sedang berusaha mengejar bola.

Zulkifli membuang peluang pada menit 55. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan yang masih jauh melebar.

Filipina nyaris saja menyamakan skor. Greatwich yang tak terkawal di tiang jauh berhasil menyambut bola umpan silang dengan kepalanya dan si kulit bundar menyisir tipis di atas mistar gawang Indonesia.

Okto! Dengan lihai ia mengejar bola dan mengecoh lawan di sisi gawang Filipina pada menit 63, meski sepakannya dari sudut sempit masih bisa dibendung kaki kiper Etheridge.

Markus berhasil mengadang sepakan keras pemain Filipina dari luar kotak penalti. Hamka kemudian menyapu bola yang tak bisa ditangkap Markus.

Kesalahan komunikasi di lini belakang Indonesia nyaris saja bikin Filipina bikin gol pada menit 79. Beruntung Firman masih bisa menyapu. Dari lemparan ke dalam, gawang Indonesia juga terancam walau bola masih tipis melebar.

Nyaris saja Arif Suyono langsung bikin gol beberapa saat usai dimainkan. Bola mengarah ke tiang jauh dan coba ditanduknya meski gagal.

Filipina harus bermain minus satu pemain setelah Greatwich mendapat kartu kuning kedua sehingga diacungi kartu merah, usai melanggar Markus pada menit 87.


Susunan pemain


Indonesia: Markus; Zulkifli, Maman, Hamka, M. Nasuha; M. Ridwan, Bustomi, Firman, Okto (Arif '85); Yongky Aribowo, Gonzales (Bambang Pamungkas '92).

Filipina: Etheridge; Gier, Boromeo, Del Rosario, Ray Anthony Jonsson; Gener (Margarse '57), J. Younghusband (Barsales '84), De Jong, Greatwich; P. Younghusband, Araneta (Caligdong '76).  

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Friday, December 17, 2010

Gol Gonzales Menangkan Indonesia

Gol Christian Gonzales
Dengan susah payah Timnas Indonesia akhirnya berhasil merebut kemenangan 1-0 atas Filipina di semifinal pertama Piala AFF, Kamis 16 Desember 2010. Bertanding dalam laga "away" di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, gol tunggal Indonesia dicetak Christian Gonzales di babak pertama.

Skor ini cukup mengecewakan mengingat tim Merah Putih menguasai pertandingan tapi selalu kandas oleh ketangguhan kiper Neil Etheridge dan juga rapatnya pertahanan Filipina yang menerapkan pola defensif dan hanya sesekali melakukan counter attack. Namun hasil ini jadi modal penting buat Indonesia untuk melaju ke leg kedua pada laga "home" semifinal Piala AFF pada 19 Desember mendatang di Stadion yang sama.
Sesudah unggul 1-0 di babak pertama, Indonesia juga masih tampil dominan di paruh kedua. Tepat di menit 51, tim Merah Putih sudah bisa mencetak peluang emas pertamanya lewat tendangan bebas Firman Utina dari luar kotak penalti.
Empat menit kemudian, kembali Indonesia mengancam lewat striker Cristian Gonzales yang adu sprint dengan satu defender Filipina di depan jala yang sudah kosong ditinggalkan defender lainnya. Namun Gonzales 'kalah' dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Masuknya Arif Suyono di menit 60 menggantikan Oktovianus Maniani juga menambah daya gedor Indonesia. Hanya tiga menit pasca menginjakkan kaki di lapangan, Arif bisa merepotkan Azkals -julukan Filipina- dengan teknik mencuri bola dan merangsek masuk pertahanan lawan. Sayangnya peluang ini masih gagal jadi gol.

Masuk menit 70, lagi Arif merepotkan defender Filipina dengan mengotaki serangan yang berbuah kemelut di depan gawang. Kembali, peluang ini gagal menjadi gol.

Filipina bukannya tidak menimbulkan ancaman di paruh kedua. Meski tidak setajam di babak pertama, Azkals nyaris saja menyamakan kedudukan di menit 73 setelah terjadi miskomunikasi antara kiper dan defender Indonesia.

Saat itu kiper Markus Haris Maulana meninggalkan posnya untuk mencegah jalannya bola. Tapi si kuit bundar masih melambung ke arah jala Indonesia dan membuat defender Indonesia, Zulkifli, turun ke mistar gawang untuk membuang bola.

Itu menjadi peluang terbaik Filipina sepanjang babak kedua. Sedangkan Indonesia meski  mencetak beberapa peluang lagi, tidak ada satu pun yang berbuah gol. Skor pun bertahan 1-0 untuk kemenangan Indonesia.

Susunan pemain

Indonesia: Markus Haris Maulana; M Nasuha (Beny Wahyudi'84), Zulkifli Syukur, Maman, Hamka Hamzah; Firman Utina, Ahmad Bustomi, Oktovianus Maniani (Arif Suyono'60), M Ridwan; Irfan Bachdim (Bambang Pamungkas'67), Cristian Gonzales.

Filipina: Neil Etheridge; Robert James Dazo Gier, Anton Edward, Roel Jimena, Jason Nicolas Mari Dantes; James Younghusband, Nestorio Braga, Ian Bayona Araneta (Emelio Caligdong'59), Ray Anthony Pepito; Christopher Greatwich, Philip Younghusband

Sumber : Vivanews
Selengkapnya...

Sunday, December 05, 2010

Indonesia Gunduli Laos 6-0

Tim Nasional Indonesia melanjutkan trend positif dalam pertandingan kedua Piala AFF 2010 dimana pada Sabtu 04/12 berhasil menggunduli Laos dengan 6-0 tanpa balas. Penampilan Indonesia yang impresif masih terlihat saat laga menghadapi Laos tersebut sehingga dari dua laga Timnas Indonesia sudah mencetak 11 gol dan hanya kebobolan 1 gol saat mengalahkan Laos 6-0 dan mengalahkan Malaysia 5-1 pada laga pertama. Tim nasional Indonesia memastikan melaju ke babak semifinal Piala AFF 2010. Kemenangan ini membuat Merah Putih tampil sebagai juara grup dan akan menantang runner up Grup B.

Meski masih menyisakan satu laga kontra Thailand, poin sempurna enam dari dua laga yang telah dilakoni membuat tim besutan Alfred Riedl dipastikan tampil sebagai juara Grup A. Sedangkan satu jatah lagi akan diperebutkan Laos, Malaysia dan Thailand.

Bertanding dihadapan pendukungnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu 4 Desember 2010, Merah Putih langsung tampil agresif. Bahkan belum genap 10 menit, Mohammad Ridwan tercatat dua kali mengancam gawang Laos. Sayang tak satupun berbuah gol.

Serangan bergelombang Merah Putih hampir ternoda pada menit 10. Tendangan jarak jauh gelandang Kaysone Soukhavong hampir menjebol gawang Indonesia yang dikawal Markus Horison. Beruntung, bola hanya mampu membentur mistar gawang.

Pada menit 26, stadion bergemuruh setelah wasit Daud Abbas menunjuk titik putih setelah bek Laos Saynakhonevieng Phommpanya mengganjal Christian Gonzales di kotak penalti. Firman Utina yang maju sebagai algojo sukses mengelabui kiper Sengphachan Bounthisanh. Indonesia sementara memimpin 1-0 atas Laos.

Indonesia berhasil menggandakan keunggulan di menit 33 lewat aksi M Ridwan. Berawal dari blunder pertahanan Laos, Ridwan berhasil mencuri bola dan merangsek ke kotak penalti Laos.

Ridwan sempat kehilangan keseimbangan, namun sempat menyepak bola yang membentur bek Laos dan bola meluncur ke gawang sendiri. Skor 2-0 buat keunggulan Indonesia ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pasukan Garuda tak mengendurkan serangan. Bahkan Firman Utina berhasil mencetak gol kedua di menit 50. Gelandang pengatur serangan Indonesia berhasil melepaskan tembakan menyusur ke sisi kanan gawang Laos yang gagal dihadang Sengphachan Bounthisanh. Indonesia unggul 3-0.

Pada menit 62, giliran Irfan Bachdim yang melahirkan petaka bagi Laos. Penyerang naturalisasi ini berhasil memanfaatkan umpan Christian Gonzales sebelum akhirnya mampu merubah kedudukan menjadi 4-0 buat keunggulan Indonesia.

Arif Suyono yang datang sebagai pemain pengganti kembali membuktikan kelasnya sebagai pemain supersub. Pada menit 76, Arif berhasil menyambar bola muntah hasil tembakan Hamka Hamzah. 5-0 buat keunggulan Merah Putih.

Dan pesta gol Indonesia ditutup dengan gol winger lincah Oktovianus Maniani pada menit 80. Putra Papua ini berhasil memanfaatkan umpan Bambang Pamungkas sebelum akhirnya menjebol gawang Laos.

Indonesia terus memburu gol. Namun hingga pertandingan usai skor 6-0 buat keunggulan Merah Putih tak berubah. Thailand akan menjadi ujian terakhir Indonesia di penyisihan grup pada Selasa 7 Desember 2010 mendatang.

Susunan Pemain
Indonesia: Markus Harison; Mohammad Nasuha, Zulkifli Syukur (Beny Wahyudi, 74'), Maman Abdurahman, Hamka Hamzah; Oktovianus Maniani, Firman Utina; Ahmad Bustomi, Muhamad Ridwan (Arif Suyono, 70') ; Cristian Gonzales (Bambang Pamungkas, 67'), Irfan Bachdim

Laos: Sengphachan Bounthisanh; Saynakhonevieng Phommpanya, Kitsada, Ketsada Souksavanh, Khamla Pinkeo (Soukhaphone, 54'); Lamnao Singto, Keoviengphet Lithideth, Kaysone Soukhavong, Konekham Inthammavong; Soukaphone Vongchiengkham (Kovanh, 54'), Khampheng Sayavutthi (Visay, 64')

Sumber : Vivanews
Selengkapnya...

Thursday, December 02, 2010

Debut Manis Irfan Bachdim dan Christian Gonzales di Piala AFF

Pertandingan resmi kompetitif di Piala AFF menjadi debut manis bagi pemain anyar timnas Indonesia Christian Gonzales dan Irfan Bachdim. Menghadapi Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno pada 01/12 kemarin benar-benar sebuah pertandingan yang special bagi keduanya. Permainan yang gemilang dari Gonzales dan Irfan Bachdim berbuah masing-masing sebuah gol. Gonzales mencetak gol di babak pertama yang membuat Indonesia leading 2-1 dan Irfan Bachdim mencetak gol pamungkas di masa injury time babak kedua sehingga Indonesia unggul telak 5-1.

Beberapa kali Gonzales merepotkan bek Malaysia dalam duel bola-bola atas dan sebagai tembok di lini depan. Sedangkan beberapa kali Irfan Bachdim melakukan pergerakan berbahaya dan melepaskan tembakan yang mengancam gawang Malaysia. Namun sebelum perhelatan Piala AFF 2010 yang baru kick-of Rabu (1/12/2010) kemarin, mungkin nama Irfan tak terlalu dikenal luas. Mungkin hanya segelintir yang ngeh dengan sosoknya, atau sekadar tahu sepintas lalu kalau ia merupakan satu dari sekian pemain keturunan Indonesia-Belanda. Irfan sendiri kini sudah bermain di 'Tanah Air' untuk membela klub Indonesia Super League Persema Malang yang meminangnya awal musim ini. Dengan ilmu sepak bola yang ia timba di Belanda, pemuda 22 tahun itu pun dengan cepat memberikan kesan bagus.

Setelah tampil apik bersama Persema, ia pun langsung mendapat tempat di tim utama klub asuhan pelatih Timo Scheumann itu. Performa Irfan juga mencuri perhatian Alfred Riedl yang menangani timnas. Ia pun lantas mendapat kesempatan berseragam 'Merah Putih'.

Debutnya diawali saat melawan Timor Leste dan dilanjutkan di laga versus Taiwan pertengahan bulan ini, keduanya dalam partai ujicoba. Meski tak mencetak gol, penampilan Irfan kala itu sepertinya cukup mengundang decak kagum dari Riedl.

Walhasil, Riedl memasangnya sebagai starter dalam laga perdana Grup A Piala AFF kontra Malaysia. Hasilnya? Irfan tampil cemerlang selama 90 menit laga dan turut menyumbang satu dari lima gol kemenangan Indonesia dalam partai yang berkesudahan 5-1 itu.

Duetnya dengan pemain naturalisasi Cristian Gonzales membuat pertahanan Malaysia kocar-kacir. Pergerakan Irfan yang dinamis hingga ke seluruh penjuru lapangan membuat para pemain 'Negeri Jiran' kerepotan menjaganya.

Lanjutkan permainan impresifmu Gonzales dan Irfan Bachdim.
Selengkapnya...

Indonesia Gelontor Malaysia 5-1

Baru kali ini saya menyaksikan timnas Indonesia bermain impresif sehingga bisa menghajar musuh bebuyutan Malaysia dengan skor telak 5-1 pada pertandingan AFF Cup 2010. Pelatih Riedl tak memasang Bambang Pamungkas sebagai starter, sebagai gantinya ia menduetkan Christian Gonzales dengan Irfan Bachdim di lini depan. Pilihan ini terbukti jitu karena Christian terbukti mampu memenangi duel bola dengan bek Malaysia, sementara pergerakan Irfan begitu merepotkan pemain belakang Malaysia. Satu nama lagi yang pantas mendapatkan pujian adalah Oktavianus Maniani. Okto mampu melakukan tusukan dari sayap kiri dengan baik dan nyaris terus berlari sepanjang pertandingan.

Hasilnya lima gol pun bersarang di jala Malaysia. Christian dan Irfan sama-sama menciptakan satu gol pada debut mereka berseragam Merah Putih pada pertandingan resmi, sementara tiga lainnya disumbangkan M. Ridwan, Arief Suyono dan gol bunuh diri Mohamad Asrarudin.

Berkat kemenangan ini, Indonesia memimpin klasemen sementara Grup A dengan nilai 3. Posisi dua dan tiga ditempati oleh Thailand dan Laos yang sama-sama mengoleksi nilai satu.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (1/12/2010) malam WIB, Indonesia langsung menekan sejak babak pertama dimulai. Namun Malaysia memberikan kejutan pada 'Tim Merah Putih'.

Sebuah umpan panjang dari lini belakang diterima oleh Mohamad Safee Bin Mohamad Ali di sisi kiri. Usai mengecoh Hamka Hamzah, ia melepaskan umpan kepada Norshahrul Idlan yang tak terkawal. Lewat satu sepakan kaki kanan, ia pun langsung melepaskan tendangan yang merobek jala kiper pengantin baru Markus Horison.

Namun, keunggulan Malaysia tak berlangsung lama. Pada menit 21, umpan Nasuha dari sisi kiri meluncur deras ke kotak penalti Malaysia. Ada Irfan Bachdim di sana, namun terkena kaki pemain Malaysia, Mohamad Asrarudin. Skor berubah 1-1.

Indonesia akhirnya berbalik unggul di menit 33 setelah bola di kaki pemain Malaysia direbut oleh Firman Utina. Firman pun langsung memberikan bola kepada Christian, yang usai menggiring bola sejenak, melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti dan gol. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Indonesia.
Beruntung bagi Indonesia gol Malaysia di menit 40 dianulir oleh wasit karena pemain Malaysia Mohamad Safee yang menanduk bola tepat di depan gawang Markus sudah lebih dulu terperangkap offside.

Indonesia yang terus menekan kembali mendapatkan peluang emas di menit 42. Irfan yang tengah berada di dalam kawalan pemain Malaysia, melepaskan tendangan canon kaki kanan dari luar kotak penalti. Tapi sayang bola hasil sepakan Irfan masih melebar di sisi kanan gawang Malaysia.

Indonesia memperbesar keunggulan beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Umpan satu-dua antara M. Ridwan dan Ahmad Bustomi diselesaikan dengan baik oleh Riidwan. Sepakannya dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau kiper Malaysia, Mohamad Sharbinee. Indonesia unggul 3-1.

Unggul dua gol membuat Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia. Pada menit 58, sebuah kerjasama apik antara Okto Maniani dan Firman Utina diselesaikan Christian Gonzales dengan sebuah sepakan kaki kiri.

Sial bagi Christian, tendangannya bisa ditepis oleh Sharbinee. Bola muntah sempat diincar Irfan Bachdim, tapi penyerang bernomor 17 itu sudah lebih dulu terperangkap offside.

Satu peluang lagi diciptakan Indonesia pada menit 61. Sial bagi Indonesia, tendangan M. Nasuha dari sisi kiri lapangan masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Malaysia.

Irfan memiliki kans bagus di menit 63. Ia melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti, tapi Sharbinee berhasil membloknya.

Okto Maniani benar-benar tampil brilian di sayap kiri Indonesia. Pada menit 74, pergerakannya di sisi lapangan dilanjutkan dengan operan matang kepada Christian Gonzales. Nama terakhir, usai mempertahankan bola dari bek-bek Malaysia, mengirim operan kepada Irfan Bachdim di sisi kanan.

Irfan pun langsung melepaskan tendangan keras kaki kanan. namun masih bisa dihalau oleh Sharbinee.

Dua menit berselang, gol keempat Indonesia pun lahir. Berawal dari umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Indonesia, bola yang jatuh di kaki bek Malaysia gagal dikuasai dengan baik. Arief Suyono yang baru masuk menggantikan M. Ridwan dengan cepat menyambar bola tersebut.

Setelah mengontrol sejenak, Arief pun melepaskan tendangan kaki kanan yang keras dan membuat Sharbinee kembali memungut bola dari jalanya.

Irfan akhirnya mencatatkan diri ke dalam daftar pencetak gol dalam pertandingan ini pada menit 90. Gol kelima Indonesia ini diawali umpan silang Okto dari sisi kiri, dan berusaha dijangkau Bambang Pamungkas namun gagal tetapi disambar dengan baik oleh Irfan yang berada di tiang jauh dan gol 5-1 untuk keunggulan Indonesia dan hasil ini tetap tidak berubah sampai pertandingan berakhir.

Susunan pemain :

Indonesia : Markus Horison (g), Zulkifly Sukur, M. Nasuha, Hamka Hamzah, Maman Abdulrahman, M. Ridwan / Arif Suyono, Firman Utina(c), Ahmad Bustomi / Toni Sucipto, Oktovianus Maniani, Irfan Bachdim, Christian Gonzales / Bambang Pamungkas

Malaysia : Sharbinee (g), Mohd Razman / Mohd Ashaari, Muslim Ahmad, Mohd Fadhli, Mohd Asrarudin / Mohd Sabree, Abdul Shukur / Amar Rohidan, S. Kunanlan, Safiq Rahim (c), Mohd Zainal, Idlan Talaha, Mohd Safee Sali

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Monday, November 29, 2010

Christian Gonzales Jadi Andalan Timnas Merah Putih

Timnas Indonesia sekarang memiliki striker haus gol yaitu Christian Gonzales. Meski punya skill tinggi, namun pria kelahiran Uruguay itu punya trek rekor sebagai pemain bertemperamen tinggi.

Setelah tujuh tahun berkarir di Indonesia, Gonzales akhirnya mendapat status WNI awal bulan ini. Impian penyerang berjulukan 'El Loco alias 'Si Gila' itu untuk memperkuat Indonesia pun tercapai.

Kedatangan Gonzales -- meskipun telat karena ia sudah berumur 35 -- merupakan berkah tersendiri bagi timnas yang akan berlaga di Piala AFF 2010 besok.

Status Gonzales sebagai salah satu tukang gedor ulung di Indonesian Super League (ISL) bisa jadi suntikan tenaga bagi lini depan timnas yang terlihat loyo dalam beberapa tahun terakhir.

Buktinya dari dua laga ujicoba kontra Timor Leste dan Taiwan lalu, striker Persib Bandung itu mencetak tiga gol. Itu merupakan impresi positif bagi Gonzales dalam memulai karirnya untuk "Murah Putih".

Namun ada sisi negatif Gonzales yang mungkin semua orang sudah tahu yakni ia dikenal sebagai pemain yang mempunyai tingkat emosi tinggi dan kerap bermasalah dengan kedislipinan.

Contohnya adalah saat ia dihukum satu tahun karena memukul pemain PSMS Medan saat masih memperkuat Persik Kediri dua musim lalu. Tapi hukuman itu akhirnya dianulir oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

Christian Gonzales selalu bermimpi, bersama istrinya untuk bermain di timnas. Maka, ketika mimpi itu datang, maka dia akan memberikan kemampuan sepenuhnya untuk memberikan yang terbaik.

El Loco bukan tipikal striker yang rajin mencari bola. Namun sejak memperkuat Persib, dan diputihkan kesalahannya, dia mulai rajin mencari bola dan mau ikut bertahan. Dengan adanya Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim, menambah motivasi pemain saat ini. Sejak Riedl masuk, menegaskan tidak ada senioritas. Ini bagus buat timnas Merah Putih.

Sumber : Detiksport
Selengkapnya...

Saturday, November 20, 2010

Meraba Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF

Bagaimana kekuatan timnas Indonesia di Piala AFF bulan Desember mendatang tanpa kehadiran bomber timnas Indonesia Boaz Salossa yang dicoret? Kita bisa sedikit meraba kekuatan timnas Indonesia yang akan diterjunkan di piala AFF pada saat timnas melakukan laga uji coba.

Timnas Indonesia melakoni dua partai ujicoba sebelum turun di Piala AFF Desember mendatang. Kemarin Bambang Pamungkas dkk bertolak ke Palembang, untuk menghadapi Timor Leste besok sore (21/11) di Stadion Jakabaring, dan dilanjutkan dengan menjamu Taiwan tiga hari berikutnya (24/11) di tempat yang sama.

Kemarin pagi, rombongan timnas meninggalkan Jakarta membawa 24 pemain dan 10 ofisial. Satu pemain, yaitu gelandang asal klub Persib Bandung Hariono, ditinggal dan dipulangkan ke klubnya karena belum pulih setelah sempat dirawat selama 3 hari di salah satu RS Jakarta karena terjangkit virus.

Pelatih timnas Alfred Riedl mengatakan akan memberi kesempatan kepada semua pemain untuk tampil. Dari laga ujicoba ini, tim pelatih akan berusaha mendapatkan gambaran skuad inti di Piala AFF nanti.

Di lini depan, kesempatan terbuka bagi striker naturalisasi Cristian Gonzales, dan pemain yang lahir dan besar di Belanda, Irfan Bachdim. Kesempatan keduanya untuk menjadi starter terbuka lebar, setelah Boaz Solossa dicoret dari tim karena tak kunjung bergabung dalam pemusatan latihan di Jakarta.

Meski saat ini Boaz dalam permainan terbaik bersama klubnya, Riedl yakin tanpa Boaz bukan persoalan besar. "Tanpa Boaz tidak akan terjadi masalah besar. Timnas masih memiliki beberapa pemain depan yang bisa diandalkan. Seperti Christian (Gonzalez) dan Irfan Bachdim," kata Riedl. "Selain mereka, kami juga masih memiliki Bambang Pamungkas dan Yongky (Aribowo)," lanjutnya.

Meski berstatus debutan, Riedl mengisyaratkan akan memberikan kesempatan starter kepada Gonzalez maupun Irfan saat melawan Timor Leste. "Christian memang baru akan memulai debutnya sebagai pemain timnas Indonesia. Tapi bukan berarti dia baru bermain di Indonesia. Dia sudah mengerti atmosfir sepakbola Indonesia. Jadi saya rasa, tidak terlalu sulit buatnya untuk beradaptasi. Begitu pula dengan Irfan. Dia pemain muda yang bertalenta. Dia mampu beradaptasi dengan baik di Persema. Saya rasa dia tidak akan kesulitan di timnas," bebernya.


Sumber : Jpnn
Selengkapnya...

Friday, October 29, 2010

Christian Gonzales Dipanggil Timnas

Akhirnya perubahan telah terjadi di Timnas Indonesia. Memang belum ada prestasi yang bisa dibanggakan sejauh ini. Tapi ada sedikit harapan cerah karena terobosan PSSI untuk menggunakan jasa pemain keturunan atau pemain naturalisasi akhirnya terlaksana. Pemain asal Uruguay Christian Gonzales adalah salah satu pemain keturunan yang dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk menghadapi Piala AFF bulan Desember mendatang. Selain Gonzales, pemain keturunan lainnya yaitu Irfan Bachdim yang kini merumput bagi Persema Malang juga dipastikan akan ikut dalam skuad yang berjumlah 30 orang itu. Irfan sendiri sebelum bermain di ISL ia berkutat di kompetisi sepakbola di Belanda.

Adapun susunan skuad yang ikut seleksi pemain Timnas Piala AFF adalah sbb :

Kiper: Markus Horison, Ferry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Made Wirawan
Bek: Zulkifli, Benny Wahyudi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Maman Abdulrahman, Hamka Hamzah, Yesaya Desnam, M. Roby, M. Nasuha, Slamet Riyadi
Gelandang: M. Ridwan, Arif Suyono, Toni Sucipto, Firman Utina, Eka Ramdani, Ahmad Bustomi, Hariono, Johan Juansyah, Oktovianus Maniani, Octavianus
Penyerang: Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Boas Salossa, Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo, Budi Sudarsono
Selengkapnya...